
Nazeera terkejut setelah membaca berkas yang dibawa oleh Alber.
"Bang..." Panggil Nazeera.
Tamar mengangguk. "Itu benar, Zee."
"Ja_jadi..." Tangan Nazeera gemetar sambil membaca berkas tersebut.
"Abang..." Panggil Nazeera sambil menangis.
Hu hu hu
"Ini beneran kan? Ngak bohong kan?" Ulang Nazeera sambil bergantian melihat Tamar dan isi berkas tersebut.
"Iya sayang." Tamar maju bermaksud ingin memberikan Nazeera dukungan.
Sedangkan Dedi masih bingung. Apa yang Nazeera baca. Alber bahagia melihat keluarga tuannya bahagia. Masalah yang satunya selesai. Gumam hati Alber.
"Kejarlah suami mu, Zee. Bantulah dia agar ingatannya kembali." Tamar memeluk Nazeera dengan sayang.
"Bang..." tak ada kata-kata yang diucapkan oleh Nazeera dikarenakan bahagia setelah mendapatkan kabar tentang suaminya. Inilah kabar yang ditunggu-tunggu oleh Nazeera. mengenai kabar tentang bahwa Jaya masih hidup.
Jay Aku sayang kamu, Aku mencintai kamu Jaya, aku merindukanmu mu, Aku sungguh merindukanmu, sangat merindukanmu Jay.
Hu hu huuu
Tamar memberikan tepukan di pundak sebagai dukungan kepada sang adik tercinta. sebenarnya Tamar masih merasa bersalah kepada istrinya. Namun, Setelah beberapa lama nama istirahat dan mengonsumsi obat, Tamar sudah mampu mengendalikan emosinya. Nazeera adik satu-satunya, dia adalah tanggung jawabnya. Dia juga mendapatkan pencerahan dari Alber untuk mendatangi Nazeera lebih awal, sedang Mitha. Biarkanlah wanita itu menenangkan pikirannya. Padahal, Mitha tak mengetahui jika Miko datang kepadanya dengan penuh amarah.
"Aku mau menemui dia sekarang bang." Gusar wanita itu.
__ADS_1
"Jangan sekarang. Aku yakin tuan Juventus masih memberikan pengertian kepada Jaya. Mengertilah Zee."
hhu hu hu
"Bang, Zee bahagia."
"Iya, Abang juga bahagia. Sudah yah. Jangan nangis lagi."
Setelah puas menangis, Nazeera sudah merasa tenang. "Bang. Aku harus bagaimana sekarang?"
"Terserah. Apa yang dikatakan oleh hatimu, maka lakukanlah." Tamar yakin, Nazeera pasti mengetahui langkah apa yang seharusnya dia lakukan.
"Bang." Cicit Nazeera. "Maafin akun yah bang." Ucap Nazeera pelan. "Gegara aku, Mitha jatuh di tang_"
"Iya." Potong Tamar. Padahal, hatinya juga tak kuat, tak rela untuk kehilangan calon buah hatinya. Mau menyalahkan siapa? Nazeera? Dia tidak mau melampiaskan kemarahannya kepada Nazeera, karena dia sangat mencintai adiknya itu.
"Abang pergi dulu."
Dedi dan Alber sudah pergi sedari tadi. Lebih tepatnya saat Nazeera menangis tersedu-sedu.
Tamar menghembuskan nafasnya. Apa yang dikatakan oleh adiknya memang benar.
***
Yaa Allah. Beribu kebahagiaan yang pernah Engkau berikan namun kadang aku lupa mengingat mu dan bersyukur kepada mu. Mungkin inilah hikmahnya mengapa Engkau memisahkan aku dengan suami ku, agar aku lebih dekat dengan-Mu. Yaa Allah terimakasih karena engkau masih mengizinkan diriku untuk berbakti kepada suami ku. Bantulah suami ku untuk mengingat siapa diriku yaaAllah. Wahai dzat Yang Maha Kuasa, berilah kemudahan untuk setiap urusan kami. aamiin.
Doa Nazeera dalam sholatnya.
"Zee..." Ketuk Tamar.
__ADS_1
"Ia bang. Bentar!" Buru-buru Nazeera membuka pintu. "Ada apa?"
"Nangis?!"
Nazeera jadi manyun dan cemberut. "Yahh, engga jadi jader lagi donk." Ujar Tamar pura-pura cemberut.
"Apa sih bang!" Rengek Nazeera.
"Sudah, ayo makan! Abang laper nih." Tamar langsung merangkul kepala adiknya sambil berjalan menuju dapur.
"Kyaaaa." Nazeera terkejut mendapatkan perlakuan seperti itu.
Sudah lama dia tidak bercanda lagi dengan saudaranya.
"Bang, jadi pergi?" Tanya Nazeera setelah selesai makan.
Tamar membalas mengangguk sebagai jawaban.
"Bang, Zee mau nanya. Informasi ini Abang datang dari mana?"
"Emmm..." Tamar pura-pura berpikir. "Dari mana yah." Kemudian melihat raut wajah Nazeera.
*Bersambung...
bismillah...
aku tau, tulisan green amburadul, Karena belum bisa mnjiwai setiap pemerannya... ini hanya karya receh yg tak ada apa2 nya dibandingkan dgn penulis senior lainnya. Green juga gak ada bakat dlm dunia kehaluan. tulisan green jelek. tapi terimakasih banyak buat yg sudah baca di part ini. tanpa kalian, mngkin green gak lnjut lagi nih cerita. intinya i lop yu... salam hangat dri green.
smg yg blm dpt jodoh, didatangkan jodohnya, dan yg udh dpt jodoh, di muliakan rumah tangga nya, diberikan keluarga sakinah mawadah warohmah... aamiin*.
__ADS_1
_Tamat_
tapi boong๐คญ๐