Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
Ditinggal Nikah (DN)


__ADS_3

aku jengah, ngakak, emm apa lagi yah.. Pokoknya semua emosi menjadi satu. 😂😂😂😂 Ngakak jungkir balik...


Gini nih jadi author... Mau tamatin ceritanya, syg banget sama pembaca setia ku yang jadi korban, apalagi dia yang pembaca goib... Ninggalin jejak gak ada sama sekali.


Aq gak tau siapa yang gak ada akhlak, dia yang pembaca goib tak tau terimaksi (ditaksirkan dalam like dan komen, apalagi vote) atau dia yang komen tapi pedas..


Menurut ku, yg gak ada akhlak itu dia yang pembaca goib tak tau terimksi, wlau sekedar tancap like aja jempolnya pada molor, tapi nikmatin ceritanya...


Sayang banget ama jempol ku... Lelah ngetik, pembaca ngelunjak naik trs, akh liat malah gak ada perubahan. Pembaca miris. Maunya di iya iya in.. Gratis. Padahalku cumn mau minta like nya doang 😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭


Kalau gak ada vote, like juga boleh sbg bentuk terimksih.. Miris banget kalian...Mau nya di iha iya in.


ASTAGFIRULLAH.... maaf aq emosi.


***


Jay, bangkit lu dari kubur, penggemar mu banyak. Mereka pada gak rela lu mati.


"Yaelah tor, padahal gue udh di kubur lu suruh bangkitin gue. Padahal udah enak enak di sana."


"Dodol! enak enak apanya, dosa lu selangit dan bumi. Siksa kubur yang ada."


"Iya juga yah. Hihi."


"Cengar cengir." Desis otor. "Kapan lu bangun dari kubur?"


"Lu mimpi ketemu gue, dodol. Gue dah baek2 di sini, jan ganggu gue."


"Jan kemana-mana dulu. Bangkit dulu dari kubur, penggemar lu banyak yang nyariin, termasu si susu Zee itu."


"Kampret, istri gue tuh."


"Lah, makanya lu bangkit dari kubur. harta lu banyak, gue gak sanggup habisin harta lu di dunia halu yg katanya gak habis 7 tanjakan."


"7 turunan bgo."


"Gmn mau hbis 7 trunan, anak lu kan cumn satu, dari LANRI LUNCH."

__ADS_1


"HAH?!"


***


"Zee, Dedi gak ikut sama kamu?" Tanya Tamar setelah baru menyadari apa yang kurang.


Nazeera cengir, "Hihihi." Mengingat kejadian beberapa jam yang lalu.


"Kena ketawa?" Ucap Tamar menyalaman mobil. Sedetik kemudian mobil melaju meninggalkan bandara.


"Gak apa-apa." Nazeera memainkan rambutnya, tapi senyum masih tampil di raut wajah.


Flashback On


Dedi berkunjung ke apartemen Jaya. Itulah aktivitas hari-harinya di negara X. Mengabdi dan berbakti pada seorang janda.


"Nona? Apakah Anda sudah siap?"


"Kamu duduk di sini, nikmati cemilan di meja itu." Tunjuk Nazeera menyodorkan minuman. Senyum terbaik tak lupa ia tampilkan.


Ada apa dengan nona? Kenapa dia jadi baik begini? Aku jadi curiga.


"Apa?" Ketus Nazeera.


Dedi menggeleng cepat,


Ampun deh, liat tatapan tajam janda miliader lebih menakutkan daripada tatapan tajam mak ku.


Dedi mengusap tekuknya merinding.


"Nona, kita ada rapat pagi ini." Ujar Dedi mengingatkan.


"Aku siap-siap dulu." Ucap Nazeera agar rencananya berjalan lancar.


"Sudah sono. Lu minum ini sama cemilan. Gak usah setegang gitu juga kali mau hadirin rapat." Gerutu Nazeera karena Dedi masih curiga.


Dengan langkah berat, pria itu menuju meja. Tak lupa dengan membawa minuman dari Nazeera.

__ADS_1


Wanita itu menuju kamar, ekor mata masih melihat kegiatan Dedi.


Sruupp


Dedi meminum minuman itu tanpa curiga.


Nazeera yang melihat itu kegirangan.


Yes, mampus lu Ded.


Nazeera besorak hati ria, sebentar lagi dia akan kembali ke tanah air.


"Jika aku meminta izin pada mu, aku sudah tau apa jawaban mu. Kau dan bang Tamar sama saja." Merasa menang?! Itulah yang dirasakan olehnya.


Detik, menit telah lewat. "Sedikit lagi." Nazeera mengintip dibalik kamar. Dilihatnya, Dedi sudah terkapar di atas sofa berwarna putih itu.


Hal pertama dialakukan ialah menghubungi Tamar melalui ponsel bahwa segala urusan Nazeera di negara X telah selesai dan hari ini akan kembali ke tanah air, bersamanya. Setelah terkirim, ponsel Dedi dimatikan. Kedua, dia mengambil kunci mobil Dedi di atas meja.


"Baiklah asisten Jaya tersayang, maaf atas sikap ku hari ini. Karena kau selalu melarangku untuk pulang kan? Inilah balasannya." Ucap Nazeera menatap sinis pria itu.


"Sabar yah? Dosis obat tidur dalam minuman itu hanya sedikit kok." Lanjutnya sebelum keluar dari apartemen.


Bersambung...


.


.


.


Boleh donk Vote, like juga...


Aku cmn butuh dukungan berupa like vote dan juga komen kalian.


Semoga kalian terhibur dengan tulisan receh otor satu ini.


Maapin emosi otor yah...

__ADS_1


JAYA BANGKIT DARI KUBUR...


__ADS_2