
cerita misteri kecut.
Seorang pedang menjual buah-buahannya. Seperti biasa, para pedagang menjual dengan berbagai cara, ada yang memanggil-manggil dengan memakai mikrofon adapula yang tersenyum ramah dan lain-lain.
"Bu, buah Langsat ini sepertinya manis, harganya berapa?"
"25 sekilo, deng! Buat oleh-oleh yah? Ini cocok kok buat oleh-oleh."
Pembeli tersebut masih memilah dan memilih buah di hadapannya, "Jika masih ragu, boleh kok di coba." Ucap penjual tersebut ramah.
Jika ditawari dengan gratis, siapa sih yang tidak mau. Jadi pembeli tersebut mencoba tanpa rasa sungkan.
"Gimana? Maniskan?" Tanya penjual tersebut.
Pembeli itu hanya berdehem. "Jadi beli, den?" Tanya penjual itu lagi dengan ramah.
Pembeli tersebut hanya menatap lalu menggeleng, "Maaf, saya ke sini hanya ingin membeli ikan." Balas pembeli tersebut dengan ramah pula.
'Dasar! Sudah makan gratisan juga sebagai bentuk percobaan, tau-taunya ngak jadi beli.' Dengus batin penjual tersebut.
'Hahaha, lumayan, makan gratis, kan halal, dia sendiri kok yang bilang'. Batin pembeli.
__ADS_1
Sekarang, penjual Langsat tersebut mencoba trik itu lagi. Memanggil para pembeli yang berlalu lalang. "Mba, Mas, Langsat nya. sekilo 25 rb. Di borong! Ayo! Ayo!" Teriak pedagang tersebut.
Beberapa lama kemudian, seorang pembeli mampir, "Harganya berapa?"
"25 rb sekilo, Mba."
Dan seperti biasa, para pembeli menanyakan hal yang sama tentang rasa, "Ini manis kok, Mba. Ini Langsat Polman, di Polman terkenal akan rasa Langsat yang sangat manis." Tutur penjual.
Pembeli itu manggut-manggut mengerti "Iya, saya pernah beli Langsat seperti itu, sekarang saya selalau mencarinya, tetapi penjual itu tak lagi saya temukan."
Pembeli itu tampak diam mendengarkan, "Saya boleh coba ngak, Mas?"
"Ohhh, silahkan, Mba." Seru Penjual.
"Iya, cuman 25 kok Mba sekilo."
"Ini sekilo rasanya seperti ini semua kan?"
"Iya, Mba. Dijamin wae dahh. Kalau ngak percaya, balikin aja deh jika rasanya tak seperti ini semua."
Pembeli itu jadi tergoda dengan rasa Langsat dan penuturan penjual.
__ADS_1
"Yasudah, saya mau 3 kilo yah!" Seru pembeli itu.
Penjual itu semakin bersemangat mendengar pelanggannya. "Baiklah, terimakasih Mba." Ucap penjual dengan senang.
Transaksi tersebut telah selesai, pembeli itu pergi dari penjual tersebut. Pembeli dan penjual sama-sama dengan hati riang gembira.
Setibanya di rumah, pembeli tadi mencoba hasil belanjaannya. Rasa yang dia coba telah berbeda dari sebelumnya. Amarahnya memuncak karena merasa ditipu oleh penjual tersebut.
Dia kembali membungkus Langsat itu, lalu menuju ke tempat tadi karena mengingat kata penjual itu, 'Jika tidak manis, boleh di kembalikan kok.'
"Dasar kau penjual penipu! Kamu bilang ini rasa Langsat semuanya sama. Sama-sama manis, tetapi apa?! Ini rasanya sangat kecut lebih dari yang aku bayangkan." Ucapnya dengan amarah.
Penjual itu sangat kaget, mungkin untuk pertama kalinya sebagai penjual ada pembeli yang datang kembali dengan membawa hasil belanjaannya.
Dengan terpaksa dia berkata, "Anda lebih bagus tertipu dengan 3 kilo Langsat! Sedangkan saya, Saya tertipu dengan satu mobil pickup, mba. Jadi kita hanyalah sama-sama korban kecut dalam hal jual beli." Tutur penjual.
hemm, kalian pernah spt itu ngak?
Hahaha, mungkin aja pernah yah?๐ค๐ค๐ค ahhh entahlah ๐๐
yang merasa tertipu angkat jejaknya๐คฃ๐คฃ๐คฃ
__ADS_1
ini iklan yah? ๐คฃ๐คฃbukan bagian dari cerita Nazeera dan Jaya๐.
lopiyuuuuuuhhhhh somayy ๐๐