Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
BAB 90 DITINGGAL NIKAH


__ADS_3

"Bagaimana?" Tanya Tamar.


Mereka masih duduk di cafe rumah sakit. "Ini Tuan..." Dedi menyerahkan berkas yang diinginkan Tamar sambil menguap. Kantung mata sangat jelas terpampang nyata di wajah Dedi.


"Apakah kau belum sikat gigi? Mulut mu sangat bau." Ucapnya mengibaskan tangan merasa jijik saat Dedi menguap besar di hadapannya.


Dedi melotot mendengar penuturan pria di depannya.


"Silahkan..." Ucap pelayan. Pelayan itu hanya senyum-senyum sendiri mendengar ucapan pelayan itu.


"Hem..." Tamar hanya berdehem. Sedangkan Dedi sangat malu hingga tak berani melihat pelayan itu apalagi untuk tersenyum.


Dasar bos jahannam.


Kutuk Dedi.


"Jangan mengutuk ku!" Tegur Tamar sambil memeriksa berkasnya.


Loyo lesuh lemas, tiga L sangat melekat dalam diri Dedi pagi itu. Sebenarnya, selama dia mengerjakan perintah Tamar semalam, dia sangat lapar, tapi dia diburu waktu hingga lebih memilih untuk bekerja.


Kruk kruk kruk


"Sebaiknya kau makan dulu, saya tak ingin di cap sebagai bos yang kejam, tak mengizinkan seorang asisten untuk makan." Titah Tamar mendengar bunyi perut Dedi.


Dedi patuh, itulah yang dia inginkan. Ingin memulai, tapi takut bos nya akan marah. Sekarang gak makan sebelum di perintah malah dia yang takut di cap.

__ADS_1


Hei tuan... Kamu memang tidak berkata demikian, tapi kau memerintah seakan-akan diri ku ini robot. Tak ada waktu makan karena desakan mu itu. Huft, menyebalkan. Aku sangat merindukan tuan Jaya, yang bisa di ajak bersahabat.


***


"Apakah kau sudah mengecek betul-betul asal usul ini?" Tanya Tamar.


Dedi mengangguk. Toh buat apa dia begadang jika tak betul-betul mengeceknya.


Euukkk


Dedi bersendawa panjang sebelum menjawab. "Ini anak da-"


"Kau itu memalukan sekali diajak makan. Tak bisa kah sendawa mu di tahan saja?" Tekan Tamar sengaja karena pelayan tadi sedang melewati dirinya. Suaranya yang lantang tak mungkin juga orang itu tak mendengarnya.


"Hahaha." Tawa hambar pun sengaja ia keluarkan. "Ekhem, dia itu anak dari tuan Juventus, baru saja anaknya lepas dari candu narkoba." Yakin Dedi atas data yang ia dapat. "Ibunya sedang sakit, tuan Juventus juga sudah tua, oleh sebab itu, sedikit demi sedikit tuan Juventus memperkenalkan anaknya ke dalam dunia bisnis. Meskipun anaknya tak menginginkannya. Tapi tuan Juventus mendesak anaknya demi ibunya. Itulah info yang saya dapatkan tuan. Di situ juga beberapa profil tuan Aldebaran saat di rumah sakit. Tidak ada yang mengetahui tentang anak tuan Juventus, karena anak itu adalah pecandu narkoba. Dan sekarang, tuan juventus baru memperkenalkan anaknya setelah dinyatakan 99% sembuh."


"Baiklah. Terimakasih infonya."


Tamar bediri dari duduknya, "Sekalian bayarkan makanan ini, saya lupa membawa dompet." Ujar Tamar dengan senyum devilnya.


Dedi mengerang kesal, tapi ia tahan. Toh dia adalah bawahan.


Sabar... Sabar... Badai pasti berlalu.


Dedi menguatkan dirinya.

__ADS_1


***


"Bagaimana kabar mu, susu Zee?" Goda Tamar seceriah mungkin.


"Baik." Malas beradu mulut hingga dia membalasnya singkat.


"Mana sih si susu yang strong? Kenapa jadi mudah tersentuh dan kesal begini?"


"Kapan abang ke sini? Kasihan Mitha bang jika kamu tinggalkan dia."


Mendengar nama Mitha, Tamar langsung mengubah raut wajahnya. "Sebaiknya kau makan makanan mu, setelah itu beristrahatlah. Ayah dan bunda tidak mengetahui keadaan mu."


"Bang..." Nazeera ingin mencurahkan isi hatinya. "A-aku..."


"Aku sudah tahu, Dedi sudah menjelaskannya." Potong Tamar. "Dia itu bukan Jaya, hanya sekedar mirip saja. Jika kau tak percaya, kau bisa melirik profilnya di sini." Tamar memberikan tumpukan kertas yang sudah ia terima tadi dari Dedi.


"Kau tau kan bahwa di dunia ini kita memiliki tujuh kemiripan?" Tanggap Tamar pada riwayat mitos yang pernah ia baca.


Deg


Tapi perasaan Nazeera mengatakan hal yang lain. Tatapan itu, mata itu... Itu sangat persis dengan yang Jaya miliki. Hanya saja... Memang benar jika sikap dan penampilan dia jauh berbeda dari Jaya yang ia kenal.


Bersambung...


Ayoooo, yang masih penasaran mana VOTE LIKE DAN KOMEN NYA?

__ADS_1


Buatlah otor smngt agar ANDA PUAS, SAYA JUGA PUAS. dengan cara memberikan V L K 💕💕💕💕💕💕💕💕


Happy Reading....


__ADS_2