Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
Box


__ADS_3

Tiga hari kemudian, Nazeera sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya sudah stabil. Perubahan drastis yang dialami Nazeera seperti berat badan menurun, begitupula dengan kosakatanya. Dia berbicara hanya seperlunya saja.


Tok tok tok


Satpam membuka kotak kecil yang hanya memperlihatkan wajah saja.


"Maaf, anda siapa?"


Penjagaan di mansion semakin diperketat oleh Tamar. Dia khawatir akan kejadian yang menimpa Jaya ada sangkut pautnya dengan Nazeera. Dia mencari tahu siapa dalang dibalik semua ini, tanpa memberitahu adiknya.


"Sa-saya Asyah, Pak. Asisten Nona Nazeera."


Penjaga itu mengernyitkan alisnya, 'Nona'. Berarti dia belum tahu jika Nyonya Nazeera telah menikah.


Batin penjaga itu.


"Maaf... Silahkan tunggu di sini." Ucap Penjaga itu kemudian menutup lagi kotak kecil itu.


Tok tok tok


"Permisi, Nyonya. Di luar ada tamu yang ingin bertemu. Namanya Asyah. Apakah anda ingin menemuinya." Tanya penjaga itu dibalik pintu.


"Tidak." Ujarnya.


"Baiklah nyonya."


"Tanyakan kepadanya kalau ponselku dipegang oleh bang Tamar." Teriak Nazeera lagi.


Penjaga itu melenggang pergi setelah mendengar perintah. Nazeera sendiri bingung, mengapa kakaknya itu sangat posesif, bahkan ponsel pun dia pegang.


"Maaf, Nona. Nyonya tidak ingin bertemu dengan siapa-siapa, dia ingin beristirahat. Oia, Pesan dari Nyonya Nazeera bahwa ponselnya sedang di pegang oleh Tuan Tamar."


Hah, mengapa Mba Nazeera sangat sulit untuk ditemui beberapa akhir ini. Padahal butik sangat membutuhkan dia. Kalau begini caranya, berarti aku lagi donk yang turun jari.

__ADS_1


Keluh batin Asyah.


Bip


Bip


Bip


Bersamaan dengan itu, kleskon mobil berbunyi ingin melintas masuk ke dalam pagar. Dengan sigap, penjaga itu membuka pagar saat mengetahui tuannya telah datang.


Jendela Tamar sedikit terbuka, hingga Asyah yang melihatnya langsung gemetar. Tangannya dingin, dia berusaha untuk menjaga posisinya agar tak jatuh.


Tamar yang sedang fokus menyetir tanpa memperdulikan seseorang yang sedang berdiri di dekat pagar.


Brak


Pintu mobil sudah tertutup saat Tamar telah turun. Dia menoleh sesaat ke pagar, kemudian meneruskan langkah ke dalam pintu. Saat tiba di pintu dia seperti mengenal sosok wanita yang berdiri dari sana.


Suara mobil yang siap dipindahkan ke bagasi mobil oleh pelayan menyadarkan mereka yang sama-sama tertegun.


Pagar sudah tertutup, Asyah masih diam di tempat. Mencoba menenangkan dirinya karena terkejut. Sedangkan Tamar masuk kedalam rumah, tanpa banyak siapa wanita itu.


***


Satu bulan kemudian...


Nazeera sekarang tinggal di apartemen Jaya. Dia masih tidak menyangka bahwa Jaya sudah tiada, hati kecilnya selalu berkata bahwa dia masih hidup.


Sebenarnya Tamar melarangnya, tetapi sifat keras kepala Nazeera kumat, hingga dia mau tak mau menyetujui keinginannya dengan syarat penjaga ataupun pengawal harus selalu ada di sisinya.


Seperti berjaga di pintu apartemen dan mengawalnya dimana pun dia berada. Cctv juga terpasang di apartemen itu.


"Jay, aku merindukan mu." Nazeera memutar cincin yang tersemat di jarinya.

__ADS_1


Nazeera berjalan menuju ruang ganti milik Jaya. Dia menyentuh satu persatu baju yang tergantung.


Dia mengambil sebuah baju kemeja. Dia mengingat baju itu pernah dia pakai di saat berkunjung di rumah Amma.


Wanita itu mendengus indra penciumannya di baju itu, berharap bau badan yang melekat pada baju itu akan menghilangkan rasa rindu di hatinya.


Aku jadi janda muda. Jaya, mengapa kau sangat bodoh? Aku menyadari bahwa aku mencintaimu di saat kau benar-benar meninggalkan ku. Aku mohon kembali lah dan aku akan mengakui perasaan ku pada mu.


Mata Nazeera tertuju di sebuah kotak yang tertutup rapat.


"Bibi..." Panggil Nazeera.


"Iya nyonya. Ada yang bisa saya bantu?"


"Box yang ada di lemari Jaya, emang bibi tau cara membukanya?"


"Owh, itu hanya tuan Jaya yang tahu nyonya."


"Yasudah, Terima kasih."


Bersambung...


.


.


.


Jan lupa Vote like and komen..


maap, hari ini aku ada tamu, jadi buat standby nulis ngak bisa.. nyicil takut salfok lagi😣


SELAMAT MENANTI...!!!

__ADS_1


__ADS_2