Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
Ditinggal Nikah (DN)


__ADS_3

"Bunda...." Teriak keras Nazeera saat di pintu utama mansion.


Tamar terkekeh geli melihatnya.


Derrrttt Deerrrtttt


Ponsel Tamar berbunyi, "Tuan, Nona Nazeera hilang?! Saya sudah mencarinya di kantor dan juga di apartemen ini. Juga di beberapa restoran." Seru suara di seberang sana terdengar gusar nan panik.


"APA?!" Tamar menatap bingung ponsel di genggamannya.


"Ded? Kamu coba jelasin sedetail mungkin. Sekarang Nazeera ada di sini, bagaimana mungkin kamu mengatakan hal itu?" Tanya Tamar seraya masuk ke mansion mengikuti langkah adiknya.


"APA?!" Sekarang giliran Dedi yang terkejut.


Tut tut tut


Tamar mematikan panggilan sepihak.


"NAZEERA?!" Bentak Tamar.


Orang yang di panggil langsung meremang, Mampus, batinnya menepuk kening.


"Bunda..." Rengek wanita itu di belakang Raha.


"Jelaskan pada ku." Tamar belum mengurangi intonasi suaranya.


Mise duduk dengan tenang menghiraukan dua orang yang sedang berperang. Raha yang menghidangkan beberapa jenis makanan hanya menatap senyum, berusaha menyembunyikan sakitnya.


"Bunda... Kenapa bunda jadi bekerja begini? Biarlah pelayan yang mengerjakannya." Tegur Tamar naik pitam.


"Gak apa-apa. Bunda masih kuat kok."


Nazeera memicingkan mata menatap Raha.


Hal apa yang di sembunyikan bunda pada ku?


"Zee?" Tamar menatap tajam janda itu. "Jelaskan pada ku. Kenapa Dedi mengira kau menghilang?" Tak ada lagi Tamar lembut suara.


"Bun... Bang Tamar memarahi ku." Rengek Nazeera manja lengan sang ibu.


Tamar melihat hal tersebut sudah mengetahui, jika itu adalah bagian dari sandiwaranya.


"Ck." Tamar berdecak geram. "Selama kau jafi janda, kau semakin cengeng." Desisnya.

__ADS_1


"Katakan padaku, jelaskan apa yang terjadi, kenapa Dedi mengira kamu menghilang?" Lanjutnya masih intonasi tinggi. Kekhawatiran dia tak lepas hanya untuk keluarganya, termasuk sang adik.


Tamar ikut bergabung di dekat Mise, Raha dan juga Nazeera.


"Ekhem." Suara deheman dari Mise pertanda agar menyudahi masalah tersebut. Yang terpenting sekarang kan sudah selamat.


Tamar menghembuskan nafas kasar, "Kau berhutang penjelasan pada ku." Ketus Tamar mengambil minuman sajian Raha.


Yeee, tadi melarang bunda menghidangkan ini. Sekarang minum tanpa di hidangkan lebih dulu. Dasar kakak gak ada akhlak.


"Apa?!" Ketus Tamar masih marah.


Uwekkkk


Nazeera menjulurkan lidah nya merasa menang.


"Ekhem." Lagi-lagi Mise berdehem sebagai lampu merah untuk mereka berdua untuk menyudahi.


***


Malam harinya, Nazeera masih uring-uringan merasa tak tenang di dalam kamarnya.


"Bagaimana yah? Aku butuh solusi."


Hikz hikz hikz


"Zee..." Panggil seseorang di luar pintu.


Ceklek


"Hey jader, apa yang kau lakukan?" Tanya Tamar langsung masuk begitu aja di kamar adiknya.


Nazeera mengerutkan alis di tengah-tengah tangisnya. "Kau... Siapa lagi yang jader. Janda milyader." Tanjuk Tamar bergumam di akhir kalimat.


"Dasar, abang durhaka!" Umpat Nazeera tak terima.


Tanpa seizin yang punya kamar, Tamar merebahkan dirinya di kasur, menopong kepala menggunakan tangannya menghadap sang adik, "Ceritalah..." Ucapnya mengusap punggung Nazeera agar mau berbagi kisah.


Diperlakulan seperti itu membuat janda tersebut semakin menangis.


Hikz hikz hikz


"Bang... Jaya sudah menikah." Jelas Nazeera dengan suara bergetar.

__ADS_1


Tyor


Tamar menoyor kepala wanita itu, menurutnya, Nazeera sudah tak normal setelah ditinggal nikah.


"Emang dia sudah menikah." Sahutnya.


"Iiihhh, abang dengar dulu penjelasan, Zee." Sarkas wanita itu mengusap toyoran pria di depannya.


Huuuusssttt


Nazeera membuang ingusnya panjang.


Uweeeek


Tamar merasa jijik, "Kenapa kau sangat jorok sekali jadi janda?! Mentang-mentang sudah jadi janda kaya raya." Tamar mengubah posisinya duduk bersilang karena kesal atas sikap adiknya.


"Coba kau ceritakan? Kenapa Zombie itu sudah menikah?" Tanya Tamar serius menatap Nazeera yang masih mengumpat.


Bersambung...


.


.


.


Gimana? Puas ngak dengan ceritanya? Pasti pada penasaran kan? Yuhuiiii...


Jika liat like dan komen banyak, aku bakal ninggalin kerjaan ku untuk up satu eps lagi... Tapi jika tidak, yaa selamat menunggu ampe mood ku bagus kembali...


Terimakasih buat yang senantiasa menyalurkan jempol untuk vote dan juga komen...


Oia,,,, Green punya karya baru, 'Wanita Kedua'...


Tapi, up nya hanya saat2 mood saja. Nama pemeran di sana saya ambil dari penggemar babang Jaya dan Juga Nazeera, sang janda milyader...


yuhuiiiiiiii.... Komen pedas boleh, asal jangan mnghujat yah.. Love sekebon



oia,,,, yang ingin tau ig otor, silahkan yah..


IG: greenteach21

__ADS_1


__ADS_2