
Jaya langsung kembali ke kamar sang istri. Setelah melihat tidur sang istri begitu damai dengan polesan gaya tidur yang begitu menggoda iman.
"Istriku begitu bening ditengah-tengah sinar yang redup ini." Jaya mengusap dagunya kasar. Dia harus kuat menahan diri.
Karena tak ingin pikirannya semakin kalut, Jaya memilih melanjutkan tidurnya, walau hal itu sedikit sulit.
"Nasib sikecil. Sabar yah." Jaya mengusap sesuatu yang rasanya ingin melengsang keluar.
"Good night, sayang." Jaya mengecup kening istrinya.
...****************...
"Good morning..." Melihat Nazeera membuka mata, Jaya langsung memberikan ciuman pagi di bibir istrinya.
Nazeera langsung menutup bibirnya. Dia menjadi tak percaya diri.
"Jay... Jangan cium dulu. Aku bau jigong."
"Hehehe. Justru hal itu memberikan rasa tersendiri." Candanya. Namun itu berhasil membuat Nazeera sangat malu.
"Sudah akh. Aku mau ke kamar mandi." Nazeera turun dari tempat tidur. "Kenapa kamu gak bangunin aku?" Wanita itu melihat ke arah jam. Ternyata sudah jam 06:19. "Jadinya kan aku terlambat sholat subuh. Sudah mau hampir setengah tujuh." Lanjutnya mendelik kesal. Dia langsung saja bergegas ke kamar mandi. Menuntaskan rutinitas pagi seperti biasa.
Nazeera tahu bahwa Jaya sangat jarang melaksanakan kewajibannya di hadapan Tuhan dan berharap suatu saat nanti suaminya akan menjadi imam dalam sholatnya.
"Iya iya... Maaf sayang." Setelah mengatakan itu, Jaya juga bergegas keluar kamar untuk menemui sang ipar. Pria itu tak ingin menggoda Nazeera karena takut kebablasan.
Ceklek
"Selamat pagi tuan." Ujar sang pelayan ketika berpapasan dengan Jaya.
Jaya membalas dengan anggukan kemudian melanjutkan langkahnya.
Ceklek
"****!!!" Umpatnya ketika membuka pintu kamar Tamar. Pria itu langsung berbalik membelakangi Tamar dan juga Mitha.
"Sial. Kalau mau berbuat adegan +21 pintunya dikunci dong."
"Njiiir..."
__ADS_1
Mitha dan Tamar tersentak kaget. Hal yang dilihat Jaya tak sesuai dengan perkiraannya.
"Loe sendiri kenapa masuk kamar gue kayak gitu?" Balas Tamar tak kalah kesal.
Prak
Jaya langsung menutup pintu keras.
"Cepetan. Gue tungguin 5 menit di ruang kerja loe." Teriak Jaya langsung melenggang pergi. Suasana hatinya di pagi hari sedang kacau.
Di dalam kamar, Mitha dibuat malu dan takut. Malu terhadap Jaya dan takut terhadap Tamar.
"Puas kamu?!" Bentak Tamar membuat Mitha jadi salah tingkah sekaligus takut.
Bagaimana tidak malu, Mitha sedang berada di kungkungan Tamar dalam keadaan memakai handuk.
Awalnya, Mitha telah selesai mandi. Tiba-tiba wanita itu berteriak menjerit kesakitan di dalam kamar mandi.
"Aaaaaaa..." Ringis Mitha tiba-tiba. Dia berpegangan ke dinding karena kakinya yang tidak bersahabat. Rasanya kaki tak mampu untuk dijadikan tumpuan dan sangat sakit seperti tertusuk beribu jarum. Mungkin itu hanya bagian dari pasca patah tulang.
"Hikz hikz hikz."
Brak
Karena tak mampu menjangkau beban tubuh, Mitha menjatuhkan tubuhnya di lantai. Duduk selojoran. Dia tak peduli, kimono yang dia pakai akan basah atau tidak.
"Ibu... Ayah..." Rupanya kebahagiaan masih belum berpihak padanya. Dia masih sering merasakan sakit. Bukan sakit di bagian perut karena lapar saat bersama Miko dulu, melainkan yang paling sakit ialah di hati. Wanita itu menelang semua perlakuan pahit dari Tamar.
Tok tok tok
Tamar yang juga bersiap untuk mandi setelah Mitha selesai, langsng diliputi rasa kaget mendengar jeritan orang yang jatuh dari arah kamar mandi. pria itu sangat khawatir nan cemas terhadap istrinya. Tapi bagaimana lagi, namanya juga Tamar. Manusia batu. Pria itu tak akan mengakui perasaannya.
Tamar bergegas ke arah kamar mandi, "Mit..."
Mendengar suara ketukan. Mitha berusaha menguatkan diri. Menggigit bibir bawahnya untuk menahan sakit.
"I-iya..." Sahutnya pelan.
Merasa Mitha sedang tak baik-baik saja, tanpa pikir panjang Tamar langsung membuka pintu tanpa meminta izin terlebih dahulu.
__ADS_1
"Mitha!" Tamar kaget melihat keadaan istrinya.
Hikz hikz hikz
Sekuat apapun Mitha untuk berusaha kuat, dia tetap tak mampu. Jiwa perempuannya muncul begitu saja jika ada yang perhatian padanya.
"Kenapa bisa seperti ini?" Tanyanya sedikit kasar. Itu dikarenakan hatinya sedang kusut karena kaget.
"Ka-kaki ku sakitnya ka-kambuh, Mas." Cicit Mitha gugup. Dia tak berani melihat wajah suaminya yang diliputi rasa marah.
Tamar menarik nafas pelan, kemudian ikut berjongkok dan memperhatikan kaki Mitha yang terdapat beberapa memar akibat jatuh dari tangga. Setelah itu, dia langsung menggendong Mitha ke tempat tidur.
Hatinya sakit mendengar tangis Mitha walau tak begitu nyaring. Dia tahu jika istrinya masih syok mendengar bahwa dia keguguran. Calon Ibu mana yang tak akan sakit jika mengetahui dirinya keguguran.
Inilah kekhawatiran Tamar, tidak ada anak yang menjadikan mereka untuk bisa bersama kembali. Itu artinya, pernikahan hanya akan berlangsung selama enam bulan saja.
Namun naas. Saat akan menaruh Mitha di tempat tidur, dia juga ikutan terdorong. Alhasil, Tamar mencium pipi Mitha. Bersamaan dengan itu, pintu kamar terbuka. Terdengarlah suara Jaya yang megumpat.
Tamar ingin bangun, tapi ditahan oleh tangan Mitha. Dia tidak ingin jika Tamar berdiri. Takutnya, jika Tamar berdiri maka Mitha akan terlihat oleh Jaya. Beruntungnya, Jaya hanya melihat tubuh Tamar yang memakai handuk dan mengungkung Mitha.
...****************...
Hai readers green.
apa kabar? Lama tak bersua. Green bahagia bisa kembali nulis. Setahun belakangan ini, green lagi nyelesaiin study jadi nulisnya aku tinggalin dlu... Ternyata di apk ini ada pembaruan. Trll banyak iklannya saya lihat, dan promo di lapak2 lain juga gak bs green lakukan secara berturut2 dan cepat2 spt biasa. mesti nungguin dl beberapa menit br bs promo lagi... haduuuuhhhh
Smg green bs tetap melanjutkan nulis tanpa hambatan apapun di masa akan datang.
itu juga sebenarnya tergantung dari readers memberikan green semngat dan dukungan. Mohon diberi walau cmn 1 iklan saja untuk di tonton🙏
Teimksih buat readers yg msih setia sm cerita green mba Mami Vanya Kaban, Hayyumah M, Marntina Alfarizq, Juliet Danang, Bless_Elsha... Dan yang lainnya... Nama ini adalah nama yang dari awal sampai sekarang sll ada di beranda otor... trmksih banyak yahh💚
Buat yang baru ngikutin cerita green jangan bosan2 yah.
Like subscribe dan komen yah
tips satu iklan jg gpp😄😄
green terhura😥😢😢
__ADS_1
igeh: greenteach21