Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
2 Pekan Lagi


__ADS_3

Jaya sudah berada di rumahnya. Nazeera sudah beristrahat seperti keinginannya. Melupakan urusan kerja mungkin lebih baik untuk saat ini, begitu fikirnya.


Sore hari, Tamar datang menjenguk adiknya. Dia tidak memberikan kabar akan kedatangannya. Jadi Nazeera tetap berada di kamar menikmati waktu tidur yang panjang.


Tok Tok Tok


Berulang kali Tamar mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban. Dia menekan gagang pintu ternyata tidak terkunci.


"Zee, Abang baru datang setelah dapat kabar dari Jaya." Ucap Tamar menaruh beberapa makanan di atas meja.


Tamar mendekati Nazeera, "Ya ampun. Bocil bangun. Sudah sore." Ucapnya mengguncang tubuh Nazeera.


Nazeera membuka matanya, dia melihat sosok laki-laki yang amat disayanginya. Wanita itu langsung duduk dan memeluk pria yang ada di hadapannya.


"Abang, Zee kangen." Rengek Nazeera dalam pelukan Tamar.


Selama kedatangan Jaya, Tamar lebih fokus pada pekerjaannya. Karena menurutnya sudah ada Jaya yang akan menghiburnya.


Tamar mengelus kepala Nazeera, "Iya bawel, abang juga kangen kok."


Nazeera melepaskan pelukannya dan berlari ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya.


"Abang sudah sholat belum?" dan mendapat anggukan dari Tamar.


"Aku baru bangun, Zee sholat dulu yah?" Sambungnya seraya memakai mukenah.


Tamar mengangguk, lalu duduk di sofa kamar Nazeera. Dia mengerjakan sesuatu di gadget miliknya. Setelah Nazeera selesai, wanita itu menghampiri Tamar.


"Bang, kenapa ngak ngabarin dulu?" Tanyanya seraya duduk di samping Tamar.


"Sengaja. Buat ngasih surprise." Balas Tamar tampa mengalihkan pandangannya.


Nazeera melirik bungkusan di atas meja.


"Abang tau banget kalau Zee belum makan." Ucapnya sambil membuka bungkusan di meja. Terdapat beberapa makanan dan kue cokelat kesukaan Nazeera.


"Iya donk. Abang kan peramal." Ucapnya menyimpan gadget di saku celananya.


"Kalau peramal bukan di kantor tempatnya bang. Tapi di tempatkan pada tempat yang seharusnya." Ucap Nazeera dengan memakan potongan kue cokelat.


"Emang dimana? Jangan bilang di pasar malam." Ucap Tamar mengambil potongan kue untuk di berikan oleh wanita cantik yang ada di dekatnya.

__ADS_1


"Di tempat sampah bang." Ucapnya membuka mulut untuk memakan pemberian dari Tamar.


Tamar mendengar ucapan Nazeera menjadi kesal. Dia memakan sendiri kue yang ada di tangannya.


"Ihhh, Abang. Itu kan punya Zee." Protes Nazeera dengan wajah cemberut.


"Abang kan yang bawa. Ngak apa-apa donk." Bantahnya dan ingin mengambil lagi potongan kue di atas meja. Dengan sigap, Nazeera mengambil kue tersebut.


"Abang yang bawa. Berarti ngak boleh makan. Jangan seperti kucing lah bang. Dia yang bawa sendiri, dia pula yang makan sendiri." Ucap Nazeera memegang erat kue tersebut.


"Itu kan hewan, Abang kan manusia. Masa iya di bandingkan dengan hewan." Ucapnya memelas.


Nazeera memakan sendiri kue yang di berikan oleh Tamar, dia tidak peduli dengan orang yang berada di dekatnya.


Tamar melihat adiknya tersenyum melihat tingkahnya. Sepertinya sudah normal. Pikirnya diiringi dengan senyuman.


Aku bersyukur dek melihat kamu ceria seperti ini. Semoga kamu dapat melupakan Akhyar.


"Bang? Kenapa?" Tanya Nazeera melihat Tamar senyum sendiri.


Tamar hanya menggeleng dan minum air putih milik Nazeera yang ada di atas meja. "Dua pekan lagi acara pernikahan Akhyar." Ucapnya menghembuskan nafas pelan dan menyimpan gelas ke tempat semula.


Nazeera menghentikan kegiatan makannya saat mendengar ucapan Tamar. Matanya berkaca-kaca, tetapi dia tahan. Wanita itu meluruskan pandangannya, tak ingin membuat kakaknya khawatir.


"Abang akan datang, karena almarhum adalah partner kerjaku yang sekarang dilanjutkan oleh Akhyar." Terang Tamar lalu berdiri.


"Abang ngak nginap di sini?" Tanyanya.


"Tidak. Abang ingin ketemu sama Ayu. Dia sudah kembali ke tanah air." Ucap Tamar mengedipkan matanya. Nazeera terkekeh melihat kelakuan Tamar.


Ayu adalah kekasih dari Tamar, sekaligus teman dari Nazeera. Wanita yang sedang memakan kue tersenyum senang mendengar kabar dari kakaknya.


"Buruan nikahi Ayu. Ingat umur Bang. Ntar ditinggal nikah lagi." Kekeh Nazeera pada Tamar yang kini sudah di dekat pintu.


***


Malam telah tiba, Nazeera tidur bersama Onni. Selama mendapat kabar tentang pernikahan Akhyar, Nazeera selalu ditemani oleh Onni. Menurutnya akan lebih baik jika ada seseorang yang selalu menemaninya. Tidak ada kecangguan diantara keduanya.


Nazeera tampak gelisah dalam tidurnya. Dia memikirkan perkataan Tamar tentang pernikahan Akhyar sisa dua pekan lagi.


Onni yang sudah tidur dengan lelap, wanita paruh baya itu tidak merasakan kegelisan Nazeera. Mungkin dia sedang lelah hingga tak menyadari majikannya tidur dengan gelisah. Sudah miring ke kiri dan ke kanan tapi tetap tidak bisa tidur.

__ADS_1


Dia mengingat berbagai kenangan saat bersama mantannya. Aku ingin bangun dari mimpi buruk ku. Batinnya mendesah. Air matanya sesekali menangis, tetapi lama-kelamaan menjadi tangisan yang pilu.


Nazeera melirik jam di gadget miliknya. wanita itu bangun lalu menuju ke kamar mandi untuk berwudhu dan melaksanakan sholat lail.


***


Mungkin ada sebagian dari kita pernah mengalami seperti apa yang dialami oleh Nazeera. Ini jadi semacam musibah psikologis yang cukup mempengaruhi kehidupan kita.


Kesukaan pada sesuatu merupakan salah satu kecenderungan pada diri setiap manusia. Suatu saat, kesukaan tersebut menimbulkan kesedihan akibat hasrat manusia akan kebahagiaan harus terputus di tengah jalan atau justru tidak terpenuhi.


 Segala kesedihan pasti ada penyembuhnya. Kita hanya perlu untuk selalu berbaik sangka dan memohon yang terbaik kepada Allah SWT.


Manusia tidak seharusnya menggantungkan harapannya kepada manusia lain karena hanya akan menimbulkan rasa kecewa.


Rasa kecewa yang timbullah yang membuat sakit hati muncul, baik sakit hati iri, dengki, dendam ataupun sakit hati lainnya.


Obat sakit hati yang paling ampuh adalah berwudhu, shalat dan membaca Al-qur’an. Karena ketiga hal tersebut dapat menyejukkan hati yang sedang panas.


Namun apabila sakit hati itu masih mengayomi isi hati dan pikiran, lebih baik membaca doa supaya dijauhkan dari perbuatan yang dapat merusak keimanan kita sebagai seorang muslim.


***


"Yaa Allah, jika memang dia yang terbaik untuk ku maka dekatkan dan mudahkanlah. Tetapi jika dia bukan yang terbaik untuk ku, maka kuatkanlah aku, aku ikhlas yaa Allah, aku rela karena aku tahu, semua yang Engkau berikan adalah yang terbaik untukku.


Kuatkan diriku tentang kenyataan ini. Engkau Yang Maha Kuasa atas segalanya. Buat aku melupakannya karena Aku sudah ikhlas sepenuhnya terhadap takdirmu." Doa Nazeera di iringi dengan deraian air mata.


Bersambung...


.


.


.


Halo Assalamu'alaikum para pembaca Ditinggal Nikah, jangan bosan yah. Mohon krisarnya🙏 calangeooo.😂😂 Aku padamu😍


Natizen : Thor, suara Nazeera kan bagus tuh, suruh dia nanyi Ku menangis yah di pernikahan Akhyar.


Author : Klo ngambil lagu itu, ntr azab nya nyusl lagi.


Natizen : iya. Azab sll ada klo ada api.

__ADS_1


Author : Itu asap woi😂


__ADS_2