Ditinggal Nikah

Ditinggal Nikah
Rencana Jaya


__ADS_3

Jaya pergi dengan mobil sang istri dengan senyum merekah.


"Ahh... Dedi memang the best." Pujinya saat melihat dekorasi untuk makan siang romantis bersama sang istri.


Jaya Alfredo kemudian bergegas berlalu setelah memeriksa tidak ada yang kurang. "Sayang sekali Dedi kali ini tak ada." Ujar Jaya bergumam sambil tersenyum kecil.


"Baiklah. Saya ingin membeli hadiah untuk istriku dulu." Ujarnya kepada para pelayan.


"Baik tuan." Balas sang pelayan menunduk.


Para pelayan awalnya merasa kaget atas kehadiran Jaya Alfredo. Manusia yang banyak diinginkan oleh wanita menjadi reinkarnasi kembali. Rupanya pria itu masih hidup. Atau memang berita kematian tentang dirinya memang hoax?


Tau ahh, para pelayan dan otor juga bingung.


Jaya sudah memasuki sebuah mall. Entah apa yang akan dia beli di sana. Pria itu memasuki sebuah pakaian wanita. Matanya menelisik setiap pakaian yang terpajang. Pada akhirnya, pria itu membelinya juga.


Banyak para wanita yang hadir di sana menertawai tingkah Jaya yang terbilang konyol tapi juga romantis.


Sang kasir hanya senyum-senyum sendiri menerima barang yang disodorkan oleh pengusaha sukses itu.


Jaya membayar dengan memakai kartu yang diberikan oleh tuan Juventus kala itu. Nanti dia akan mengurus semuaya jika urusannya dengan Nazeera telah selesai, termasuk kembali ke lingkungan perusahaan.


Tapi sepertinya beban Jaya semakin bertambah. Karena perusahaan tuan Juventus tak mungkin dia tinggalkan begitu saja.


"Terimakasih tuan. Selamat datang kembali." Ujar sang kasir ketika selesai menghitung barang Jaya. Kemudian menyodorkan kembali black card miliknya.


Jaya Alfredo sudah keluar dari mall. Dia berpikir, apa lagi yang kurang? Dia tidak boleh menyia-nyiakan kesempatannya.


"Aku sudah tak sabar menunggu malam tiba..." Jaya mengusap dagunya sambil membayangkan apa yang akan terjadi malam nanti.

__ADS_1


...****************...


"Nona Nazeera, ada yang mencari anda. Katanya dia adalah utusan tuan Jaya." Ujar salah satu pelayan ketika melihat Nazeera telah tiba.


Nazeera menghentikan langkahnya. "Kakak ipar ke kamar saja untuk beristrahat."


Mitha mengangguk lalu pergi.


"Siapa bi?"


"Aduh... Saya tidak bertanya siapa namanya nona."


Nazeera mengangguk. "Dimana dia?"


"Ada di ruang tamu nona." Ujar pelayan kemudian pamit melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.


"Apa kabar nyonya?" Ujarnya basa basi. Hena sudah lama tidak melihat Nazeera. Ini kali pertama dia melihat sang majikan. Wajah Nazeera sudah tidak tirus seperti kali pertama Hena lihat dulu.


"Ada apa?"


"Saya diperintahkan oleh tuan Jaya untuk menjemput anda nyonya." Balas pelayan Hena.


Nazeera menaikkan alisnya, dia menjadi bingung. "kenapa Jaya tidak mengatakan apapun padaku, bi?"


Bukannya Nazeera tidak percaya kepada wanita di depannya. Tapi kenapa Jaya tidak mengatakan apapun adanya.


"Sebentar bi. Saya telepon Jaya dulu."


Hena megangguk patuh. "Minum duly bi minumannya." Titah Nazeera saat melihat minuman sudah di sajikan ole pelayan rumahnya.

__ADS_1


"Terimkasih nyonya." Ujar Hena sungkang.


Nazeera memriksa ponselnya, kemudian langsung menelfon Jaya Alfredo, suaminya.


"Ada apa sayang? Apakah kamu merindukan suami mu ini?"


Mendengar ocehan Jaya membuat Nazeera tersenyum. "Aku tidak merindukanmu sama sekali." Ujarnya sambil tertawa.


"Ku pikir kamu menelfon ku karena merindukan suami mu ini," Balas Jaya ikut terkekeh.


"Hahaha. Oia, ada apa kamu menyuruhku untuk ikut ke bi Hena? Kenapa kamu tidak mengatakan sebelumnya padaku?"


"Tidak apa-apa sayang. Hanya tidak ingin mengganggu istri ku saja. Aku takut tak bisa menahan diri ketika mendengar suaramu di telepon. Aku takut jika rinduku tak bisa dilawan dengan logika jika menghubungimu."


"Dasar gombal." Nazeera terkekeh. "Terus kenapa kamu menyuruh bi Hena ke mansion?"


"Oh, dia sudah datang? Ikutlah padanya."


"Kenapa?"


"Ikut saja sayang. Tidak usah banyak bertanya yah. bye bye sayang. I love you. Umwaah."


...****************...


bismillah...


mohon ninggalin jejak yah readers.


igeh: greenteach21

__ADS_1


__ADS_2