Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
menang tanpa bertarung


__ADS_3

Keluarga lanlan merasa tidak aman detik demi detik.Semua sudah tidak nafsu makan.Mereka semua sudah bersiap siap lebih awal.Kilat segera di beri makan lebih pagi kali ini.Sejak masuk ke dalam kota,kilat menjadi tunggangan keluarga jika ingin pergi. Namun Gerbongnya masih gerbong umum dengan dua atau tiga penumpang.


Dua paman dengan beberapa prajurit bergegas memperbaiki gerbong kereta yang baru.Kali ini gerbong di buat cukup besar dengan dua kuda tambahan.Seharusnya semua orang harus bisa di peras kedalam nya.Lagipula kali ini mereka tidak memiliki banyak barang tambahan selain selimut dan panci.


Selagi mereka menanti ada satu prajurit yang akan memberikan kabar perkembangan di pintu gerbang beberapa jam sekali. Kabar terakhir mengatakan kota sudah di kepung namun pihak kerajaan kali ini sudah siap tempur.


Prajurit kerajaan harus nya bertempur dengan baik menemukan lawan yang sebenarnya tidak sebanding.Lawan kali ini hanya lah prajurit dengan cangkang lembut.Mereka kurus kering namun semangat mereka tidak pantang menyerah.Mengingat nasi lembut yang harum semangat itu bangkit berkali kali lipat.


Tidak ada pangeran ke tujuh yang jadi komando kali ini. perang kali ini murni karena dorongan perut. Mereka cukup gigih hingga mampu menewaskan berpuluh-puluh prajurit gagah yang gemuk. Perang masih berlanjut sampai tengah hari.Pihak musuh kelelahan dan juga lapar memutuskan untuk mundur selangkah.


Musuh mundur tapi jendral tian tidak.Menurut nya ini kesempatan emas.Jendral segera membagi dua pasukannya.Satu pasukan berjaga-jaga di pintu gerbang satu pasukan lagi mengejar musuh yang mundur.


" Jendral Tian itu bagus ,aku yakin dia akan berhasil melumpuhkan para pemberontak kali ini"nenek lan berkata dengan penuh harap.


" kita hanya berdoa semua akan selesai kali ini.Jangan sampai pintu gerbang berhasil dibobol.Aku tidak nyaman untuk bepergian seperti sebelumnya"Timpal nenek sun galau


" Perang ini sudah berlangsung begitu lama.Aku rindu rumah,bagaimana keadaan ladang ladang , kebun buah. apa mereka masih milik kita nanti nya "


"itulah gunanya hakau keluarga, bukan kah harta benda kita masih ada terdaftar di negara sehingga itu menjamin kita untuk kembali"jelas kakek sun.


" aku harap begitu juga suamiku"

__ADS_1


Di waktu mereka masih muda mereka juga pernah. mengalami hal ini jadi mereka yakin negara pasti cukup bijak dalam hal kependudukan.Hanya saja kaisar telah berganti tentu saja kebijakannya juga berubah. Entah itu baik atau buruk.


Pembawa pesan tidak datang menjelang hari gelap.Itu membuat beberapa orang kebingungan.Ketika pembawa pesan kembali ini sudah keesokan harinya.


"Bagus ini sudah selesai hahaha"


"Hah benar kah? "


"Ya ini sudah di konfirmasi kan. Jendral tian turun langsung mengejar pangeran ke tujuh.Kalinini jendral tian memasang perangkap bagus"


"Jebakan? "


"Hahaha sebenarnya ini cukup lucu sih, tapi.Dengar ya.Di tempat jauh jendral sudah memperkirakan para pemberontak akan lari ke sana.Jadi ada beberapa pleton di daerah itu dengan menyamarkan diri sebagai desa yang kembali.Mereka di sisipkan dengan prajurit wanita yang tangguh"


Kebetulan sekali ketika mereka datang,mereka sedang duduk di meja besar dengan sepanci sup yang hangat.Tak mau repot pemberontak langsung menyergap masuk.Hal pertama yang di lihat adalah panci panas yang di pegang gadis muda yang lembut.


Tentunya selain lapar perut pemberontak juga lapar bagian lain.Kali ini setelah makan daging masih ada daging lembut lainnya yang bisa di nikmati.


Prajurit yang lari berjumlah lebih dari seratus orang.Di bawah kepemimpinan pangeran ke tujuh mereka membongkar desa dan menemukan dua keluarga lain dan segera mengumpulkan nya ke tengah.


"ini bagus ....ini bagus...sekali ini kami menemukan beberapa kilo ubi jalar dan gula merah.juga ada sayuran liar dan kita bisa makan besar hari ini hahaha hahaha"

__ADS_1


" tunggu dulu "


"Ada apa pangeran ?"tiba-tiba lelaki gagah yang dipanggil pangeran itu mendekati para penduduk yang menggigil dalam posisi diikat di tanah.


"Siapa kalian dan kenapa kalian ada disini. katakan juga dari mana datangnya bahan makanan ini" tanya nya ketika meletakkan pedang dingin di leher seorang lelaki tua.


" ampunkan...kami...tuan..kami....kami ....kami..berasal dari desa ini tuan .kami sudah bersembunyi sejak lama. Sebenarnya kami duduk di pintu gerbang kota xi. Pada akhirnya kami bisa mengumpulkan beberapa kilo ubi jalar ini setelah berhemat berhari-hari .Baru semalam kami pulang ke desa kami ini dengan harapan kami bisa hidup lebih baik..tapi.. "lelaki itu jelas jelas gemeteran.Para gadis juga menangis ketakutan.


Pada awal pangeran ke tujuh jelas ragu dengan kelompok orang yang kembali. Tapi dengan argumen tadi jelas tidur menemukan celah.Kenyataan memang banyak pengungsi di depan pintu gerbang yang kabur melarikan diri entah kemana.


Kemungkinan besar karena desa mereka tidak jauh maka dari itu mereka kembar pulang untuk sementara. Keberadaan ubi jalar juga mengidentifikasi hal ini. Bukan kan pihak kota memang memberikan ubi jalar mentah alih-alih bubur ubi jalar yang matang.


Untuk sekarang perut yang lapar mengaburi penilaian lainnya.Apalagi prajuritnya sudah menyita satu panci besar bubur ubi jalar dengan rebusan sayuran liar hangat.Air liur prajurit yang lapar jelas menetes ke tanah.


Tak membutuhkan waktu lama bagi pangeran ke tujuh memberikan izin agar prajuritnya menambal perut.Sepanci bubur ubi jalar segera berpindah ke dalam perut yang kosong itu.Namun hal yang tidak terduga terjadi setelah nya.


Tiba-tiba prajurit pemberontak kejang kejang dengan mulut berbusa.Ada sejumlah rajun bekerja lambat di panci bubur itu.Ratusan prajurit gugur dengan perut penuh.


Karena tidak ikut makan malam itu juga pangeran ke tujuh di borgol setelah bertarung dengan jendral tian.Pemberontakan segera di tumpas begitu pangeran ke tujuh di bawa pergi.


"Jadi.begitu saja? " sun Qie berharap haisl akhirnya ini tapi menurut nya kejatuhan pangeran ke tujuh tidak lah bagus.Seharusnya ada adegan berdarah-darah fi mana mana bukan dengan cara curang begini. Siapa itu jendral tian yang mau mengambil jalan mudah untuk menang, ckckck. kemenangan yang tidak cantik.

__ADS_1


"Ya begitu saja, hahaha jendral tian menang telak tanpa satu oun korban dari pihak jendral hahaha. Aku cukup kagum dengan jendral tian ini"


Seorang prajurit yang mengagumi seorang jendral yang bisa membuat kemenangan mutlak tanpa korban itu lebih dari pada bagus.Jendral tian dengan otak lebih berguna dari pada seorang jenderal dengan otot.Sungguh bagus...


__ADS_2