
Dua hari berlalu secara damai.Pagi ini ibu mertua sudah ke pasar bersama Sun zie menjual dagangan.Ini juga membawa beberapa pot ukuran panci ke kota berisi beberapa bagian kecil saos untuk bahan promosi.
Namun begitu sabun cuci akan di jual karena sudah dalam bentuk potongan kecil. Ini di hargai 1perunggu.Namun ukuran nya cukup pandang sekitar 30centi.Sabun bisa dipotong lagi sesuatu permintaan nya. Harga sabun di luar adalah 1perunggu 40 wen. Ukuran nya juga hanya setengah ukuran Lanlan.Mahal memang jadi hanya orang berkantung tebal yang mampu membeli tapi sabun Lanlan hanya berharga satu perunggu tapi masih bisa di potong untuk memberi ruang bagi kalangan bawah.
Ibu masih percaya diri dengan sabun cuci ini.Nyata Lanlan akan membuat sabun beraroma untuk mandi dan rambut di rumah. Hari ini khusus untuk promosi tak perlu takut akan tak laku.
"Nenek berikan satu pon berubah dan dua ikat sayur"
"Baik " nenek sun dengan cepat membungkus bahan yang di minta namun berkata lugas
"Nona maukah anda saos ini? "
"Saos? "
"Benar, ini saos dari cabai dan tomat. Ada juga kecap manis dan kecap asin.Gula dan garam itu mahal kan tapi kecap kami murah.Ada juga sabun cuci, ini masih bagus dari kita mencuci dengan abu "
"Saos, kecap? berapa harganya? "
"Hari ini semua adalah semple gratisan, ambil dan coba di rumah. Akan dapat tiga semple gratis setiap membeli sayur ku ini.Bila suka ayo beli di kemudian hari"tawar nya. Warga miskin yang mendengar datang dengan malu.Semua suka hal hal yang gratis ini.Apalagi bahan ini masih baru dan layak dicoba hanya karena gratis.
" Baik tolong bungkus ya nek"Katanya bersemangat, dia memilih kecap manis dan kecap ikan serta saos cabai gratis
"Nenek apa kami juga bisa meminta bahan gratis?"Kata pembeli yang baru datang. Dia cukup tertarik dengan kata kata gratis. Nenek menolak dengan alasan yang masuk akal.
"Tidak bahan gratis di peruntukan bagi pelanggan yang membeli barang saya jadi beli lah dulu sayur dan buah nya"kata nenek sun tegas.
"Baiklah ambilkan aku tiga ikat sayur dan satu pon buah ini" kata nya malu.
"Baik" nenek senang sayur nya laris manis
"Lihat lah, ini saos cabai dan ini saos tomat.Makan bersama sop juga bagus. Ada juga kecap manis jangan untuk di minum ini untuk bumbu masak agar lebih manis. Yang ini kecap ikan ada juga kecap udang gunakan di masakan dengan pintar makan makanan akan berasa seperti hidangan laut yang nikmat dan murah. Bayangkan kalian makan bubur ubi jalar dengan kecap manis pasti lebih gurih.Atau bubur putih dengan tambahan kecap udang atau kecap ikan ini, biaya masak akan lebih irit dan makanan akan lebih bersemangat " kata nenek seraya membunuh kan beberapa kecap dan saos ke dalam daun keladi yang di bakar
"Ohh benar kah? "
"Tentu saja, ini produk baru untuk di coba tpi besok kembali dan katun padaku apa ini bhagia atau tidak"
"Baik nek, jadi aku beli sayur mahal nya dua ikat dan berikan aku saos cabai ,kecap udang dan kecap manis nya"
"Baik tapi silakan kan lihat sabun ku ini, ini bagus dan berbisa banyak juga ada wewangian nya"tawarnya lagi
"Sabun?tidak apa apa nek, sabun mahal kami tak perlu baik gunakan abu masih murah dan terjangkau"
"Oh ini tidak mahal, lihat,harga satu potong hanya satu perunggu dan aku bisa memotongnya beberapa garis untuk mu agar lebih murah"
"Bisa dipotong? "
"Tentu saja, lihatlah sabun ku ini ada sekitar lima puluh garis yang sama. Satu garis berharga dua wen saja"
__ADS_1
"Dua wen? "
"Ini benar, ada juga sabun untuk khusus untuk mandi dengan tiga wangian berbeda.Ada lavender, melati dan mawar. Untuk rambut akan ada wangian persik yang harum. Baunya akan bertahan di rambut dan membuat rambut halus sepanjang hari"
"Adakah sabun nya nek, aku mau lihat"
"Itu produk baru, masih ada lagi yang tidak bisa ku bawa tapi ayo dipesan sekarang jadi besok aku akan membawa nya"
"Berapa harga sabun mandi dan sabun rambut? "
"Sabun mandi juga dalam bentuk seperti sabun cuci ini hanya saja permukaan nya lebih halus dan wangi, harganya sesuai 50wen saja.sampo akan datang dalam pot dengan harga 80wen "
"Mahal nek masih mahal"
"Ini baru lagi pula, kita tidak akan mencuci rambut setiap hati kan. Dan sabun mandi juga bisa di gunakan di tubuh secukupnya saja bisa bertahan satu bulan penuh bulan di pakai sendiri hanya cukup di simpan di
tempat kering" kata nenek membujuk
"Apa ada barang contoh juga? "
"Oh kebetulan harga sabun dan sampo aslinya mahal jadi tidak ada bahan contoh nya"
"Sayang sekali nek, tapi biarkan aku pulang memberi tau nona muda , besok mungkin ada kabar"Dia hanya lah budak dapur tapi potensi sabun mungkin bisa menaikan poin nya di mata majikan.
"Baik, akan nenek bawa beberapa barang nya besok "
Sementara nenek berpromosi di pasar, sunzie aktiv masuk ke restoran dan rumah minum kalangan atas. Sun Zie mengenal seseorang yang bekerja sebagai pencuci piring di belakang.
Pemilik rumah minum meminta dia menunggu di dapur sebelum dia datang. Pemilik rumah minum adalah lelaki tua berperut besar namun sedikit ramah. Ini adalah rumah minum ke tiga yang di datangi sun zie Namun rumah minum sebelum nya menolak untuk bertemu sebelum sun zie masuk.
"Anak muda, kata kan apa yang kau bawa? "pemilik rumah minum bertanya langsung karena dia cukup sibuk. Rumah minum nya berhutang banyak hingga di kelimpungan mencari pemasukan baru.
" Tuan aku membawakan produk sendiri berupa kopi dan teh, tuan"
"Hem aku tau teh, itu cukup mahal tapi masih di produksi sendiri? "dia mengelus elus janggut nya yang memutih. Teh hanya ada di kota besar jadi dia akan membelinya jauh jauh masih dengan ongkos transportasi yang mahal. Kalau benar ada teh di sini maka ini akan lebih memuaskan lagi.Biaya transportasi akan dipotong nakal dengan mudah.
"Ya dari itu harga nya cukup murah hanya saja produk ini hanya sedikit jadi barang ini hanya akan di jual di satu tempat namun tak akan lama lagi untuk kami menjual nya secara bebas, produk kami juga memakai kelas nya sendiri Ada kelas dua dengan harga 50 wen per ons dan satu perunggu pertama ons untuk kelas satu"orang tua ini mengangguk angguk seraya berpikir. Harga di kota adalah satu perunggu belum di potong biaya transportasi nya, ini lumayan bila di coba.Cukup menjanjikan
"Hemm baik, tapi mari kita lihat kopi? apa itu? "tanya nya lagi.
"Hargai nya masih sama dengan teh pernah ons, ini lima puluh wen dan satu perunggu dikelas satu"jelas sun zie.
"Cobalah dulu tuan aku membuat contoh nya di sini dan aku akan menyeduh nya untuk di coba"Sun Yat menunjukkan dua bungkus kopi dan dua bungkus teh.Setiap bungkus adalah kelas berbeda.
"Silahkan"kata nya ramah.Sunzie ingin meminjamkan dapur.
Sun zie menyeduhkan satu cangkir kopi di kelas dua dan satu cangkir kopi kelas satu. Begitu juga dengan teh. Ada dua cangkir teh yang berbeda beda.
__ADS_1
Dalam sekejap wangi kopi menguar ke udara. Wanginya tersebar sampai ke depan. Ini harum...
"Silakan di coba tuan"Sun zie menerus mampan kopi dan teh di meja.
Pemilik rumah minum menyesap kopi sedikit dan memicing senang. Kopi akan laku di sini dan ini masih baru.Tapi menyesap kopi kelas satu membuat dia mengigit lidah. ini nikmat sekali.Mari kita pilih kopi kelas satu.
Giliran teh di sesap dia menemukan rasa teh sama seperti teh yang di beli dikota besar.
Namun teh di cangkir kelas satu begitu berbeda. Ada rasa manis yang samar juga wanginya berbeda. hmmmm.....sedaapp...
"Kopi juga bisa di tambah sedikit gula atau susu segar. Kalau musim panas begini masih bisa ditambah es . Kami sudah menikmati es kopi susu di rumah dan ini membuat ketagihan"
"Begitu? "
"Benar tuan, kebetulan kami memiliki sapi yang baru melahirkan di rumah" jelas sun zie lagi.Padahal ini sebuah resep tapi dengan mudah di berikan begitu saja.
"Hemm ini bagus, baiklah mari kita masuk dan mencari harga nya"Tiba-tiba saja dia semakin ramah dan mempersilahkan sun zie masuk ke kantor nya.
" Kami akan meminta kopi dan teh di kelas satu, kupikir siapkan satu kg dulu untuk setiap bahan untuk besok apa bisa kau mengolah nya? "
Sun zi tercengang tapi dengan cepat menyesuaikan keadaan.Satu kg yang artinya sepuluh perunggu jadi ada dua puluh perunggu hanya hari.
"Oh bisa tuan, kebetulan sekali produk kelas satu madih ada di rumah kami"
"Bagus lah, mengenai resep minuman yang kau bilang tadi apa mau di jual, aku akan membayar satu emas tapi silakan tulis resep nya"
"Emas? "
"Apa kurang, oh maaf aku sedang dalam kondisi tak memuaskan sekarang jadi hanya satu emas yang bisa. ku beri"katanya cemberut, dia benar benar tidak punya uang lagi.
"Oh tidak masalah tuan, mari kita tulis IOU nya" Sun zie menyegel surat IOU dengan cepat dan menerima satu emas sebagai bayaran.Dia pulang dengan senyuman dan mengirim satu perunggu untuk teman yang membantu nya tadi. Mari pulang mengemas kopi dan teh untuk besok.
tok.. tok.. tok...
"Masuk" pemilik rumah minum mempersilakan budak nya masuk.Lelaki kecil dari ruang depan masuk dan menyapa.
"Tuan, maaf"Katanya pelan
"Ya ada apa? "
"Itu tuan hemm. ada yang bertanya, wangi apa di dapur dan minta di buatkan "Rupanya bau wangi kopi tercium sampai ke ruang tamu di depan. Dan itu mengundang rasa penasaran pengunjung yang datang.
"Apa masih ada sisa kopi nya"Tanya nya.
"Masih ada tuan"
"Oh begitu, tanyakan apa mau dingin atau panas, atau pakai susu atau tidak kebetulan sekali kami juga memiliki susu segar setiap hari, gunakan 50 wen kopi dengan gula atau 70 wen kopi susu. tambahkan nilai lima wen bila ingin di tambah es "perintah nya.Dia ingin melihat reaksi dari kopi ini.
__ADS_1
"Baik "
"ini bagus..bula ini sukses makan aku bisa membayar hutang ku lebih cepat"mari kita lihat kinerja kopi....