
Keluarga sun makin sibuk setelah kembali dari liburan.Begitu banyak pekerjaan sebelum hitungan mundur di lakukan.Setelah di pikirkan lagi, masih ada beberapa proyek baru yang di temukan. Tapi masih ada beberapa poin yang bahkan belum tersentuh.
Bukit lapin tidak memiliki banyak hal, seperti minyak lampu bahkan kain kasa.Jadi ada proyek eksport import dengan jalan barter.
Adapun panen harus di kebut bahkan perumahan para budak baru segera di tender ulang.
Saat ini ada tiga sampai empat ratusan orang yang melamar sebagai budak dan ratusan lainnya segera masuk untuk menjadi pekerjaan lepas dengan banyak bakat.
Segera lanlan bingung bagaimana untuk men tranfer kan tanah untuk sekian banyak nya budak baru. Jadi lanlan memutuskan untuk berhenti menerima budak baru alih-alih membuka lebih banyak orang pekerja lepas.
Beruntung waktu di ruang ajaib sangat membantunya untuk memotong waktu, asisten juga segera bergegas ke departemen lain ketika menerima tugas.
Semuanya sibuk bahkan mereka sangat jarang makan bersama akhirnya.Tapi ini wajar karena mereka mengejar waktu.
Sun Yat juga sibuk sekali. Ini adalah waktu tersibuk dalam hidup nya tapi ini berbalas dan dia cukup senang.
Dalam waktu hanya satu minggu, dia menyelesaikan sketsa lebih dari lima puluh set perhiasan.Lima di antara nya adalah milik keluarga.Ada beberapa pengrajin perhiasan yang fi temukan dan ada beberapa pekerja lepas lagi jadi mereka bekerja tanpa tidur demi memastikan perhiasan akan bisa di pajang di toko yang lebih penting harus ad perhiasan di tubuh masing-masing wanita di keluarga Sun ini.
Ada tiga wanita dalam keluarga, Ibu lanlan dan sun lie. Mereka harus bisa memakai perhiasan baru pada waktu pembukaan.Baju baru yang senada juga di perlu kan. Jadi dia juga merancang beberapa desain baju bahkan membentuk satu posisi desain khusus untuk baju pekerja.
Baju yang di maksud adalah baju seragam. Dan setiap posisi memiliki baju berbeda.Mereka harus memakai nya di pembukaan.
__ADS_1
Departemen desain juga telah menetapkan beberapa desain bahkan untuk setiap hari yang berbeda.Mereka cukup baru dan berkelas namun mengingat jumlah nya yang ratusan dan waktu yang terbatas, jadi hanya baju pembukaan yang bisa di selesai kan tepat waktu.
Mereka cukup sibuk tapi cukup beruntung ada budak baru yang bisa di pilih.Rata rata wanita desa selalu menjahit pakaian nya sendiri jadi mereka tidak kekurangan bakat untuk ini.Bahkan lansia pun siap bertempur dengan jarum dan benang di tangan.Mereka akan di bayar cukup mahal di akhir bulan jadi siapa yang menolak.
Adapun pekerjaan sun Qie main menumpuk mengingat lanlan langsung membuka beberapa poin pekerjaan lagi. Dia bergegas menuju pusat kota dan menunjukkan ke sana ke sini bersama beberapa asisten.
Ada puluhan kepala toko di pusat kota. Setiap kepala toko akan membawahi beberapa pegawainya yang di ambil dari pekerja lepas. Sedangkan asisten kepala dan kasir akan di tempati oleh budak. Para budak akan mendapatkan baju seragam rapi pekerja lepas tidak.
Pekerja lepas hanya akan bertugas sebagian seles dan pembersih lantai.Bahkan office boy juga di pegang oleh pekerja lepas ini. Mereka harus bekerja keras tapi gaji masih serendah sepuluh koin perak plus makan siang.
Karena pekerja lepas tidak memiliki rumah dinas maka mereka hanya bisa menyewa perumahan dengan lima sampai tujuh koin perak sebulan.Beruntung nya rumah sewa berukuran dua kamar dengan satu kamar tamu.
Dengan begini mau tak mau para pekerja lepas merasa iri dengan para budak di bukit lapin , jadi ada beberapa orang lagi yang melamar posisi budak tapi posisi budak terlanjur penuh dan mereka harus menunggu putaran berikut nya dan berharap agar bukit lapin masih akan berkembang dan membuka kembali posisi budak. Tapi itu akan jauh di masa depan, untuk sekarang pekerja lepas hanya bisa menangis dan menyesalinya.
Ayah mertua juga makin sibuk menulis dan mencatatkan bakat bakat para budak baru.Para asisten juga sibuk melaporkan beberapa bakat pekerja lepas dan siapa yang harusnya di tunjuk kan kemana.
Semua orang sibuk bahkan itu juga berlaku untuk ibu mertua yang entah sejak kapan hidup menganggur seharian.
Dia bersikeras meminta tanggung jawab untuk penyediaan konsumsi khusus di hari pembukaan. Meskipun begitu banyak budak yang ikut dari belakang.
Dalam kurun waktu itu, dia sibuk berlarian dari bukit ke laut , dari perikanan dan pertanian bahkan kabur ke pabrik tepung untuk memastikan beberapa hal tersedia cukup.
__ADS_1
Di malam hari dia juga meminta budak untuk menuliskan beberapa menu utama dan mencari tau siapa saja dan apakah ada alergi khusus yang di derita oleh para undangan.
Apakah seseorang membenci sesuatu bahan dan siapa yang menyukai satu bahan.Sebenarnya itu rumit tapi semua terbantu ketika Paman ke tiga kembali dengan beberapa pesanan dari luar.
Dia tau bukit lapin pasti akan butuh bantuan jadi dia pulang lebih awal. Paman ke tiga pulang dengan membawa beberapa ratus lagi pekerja lepas dan segera terjun ke lokasi masing-masing.
Untuk sementara ada banyak hotel yang segera di bersihkan dan akan produktif ketika para tamu mulai berdatangan.Ada beberapa tamu yang datang sebelum waktu nya jadi mereka menempati sebuah villa kecil di luar gerbang kota yang memang di peruntukan untuk itu. Kedepan nya villa ini akan di berdayakan sebagai rumah dinas penjaga kota.
Meski pun demikian tidak ada tamu yang bisa mengeluh karena fasilitas yang disediakan cukup memuaskan dan makanannya sedikit berlimpah dan ini langka di masa masa pasca kegelapan ini.
Rumit tapi pasti berhasil karena sejujurnya para tamu yang di undang juga tidak begitu berharap bahwa kota baru ini akan menjelma begitu indah dan apik.
Siapa yang percaya dalam waktu hanya lima bulan tempat ini akan berubah begitu besar. Mereka hanya datang untuk mencari muka demi beberapa ton beras lainnya.
Meskipun pihak kota bukit lapin tidak menjanjikan itu tapi sebenarnya beberapa kota masih berpikir akan ada jalan untuk ke sana.
Pada dasarnya para tamu tidak begitu antusias tapi salah satu tamu undangan yang datang lebih awal merasa dirinya tidak di hargai sebagaimana semestinya.
Entah bagaimana sejak beberapa hari ini, dia sudah mengalami flu dan terkadang bersin tanpa sebab.Semakin mendekati gerbang kota bukit lapin entah mengapa hatinya gelisah tidak menentu ....
Sial....
__ADS_1