
Kemenangan mutlak dari jenderal tian,membuat semua orang senang termasuk keluarga lanlan yang pada awalnya galau. Mereka sekarang tidak perlu berangkat dan tidak perlu pergi kemana-mana.Mereka kembali masuk ke kamar masing-masing dan bersantai menunggu hari hari bahagia kembali berlalu dengan damai.
Tapi kedamaian itu sedikit lebih lama ketika mereka sadar itu sudah lebih dari satu bulan setelah nya. Waktu satu bulan itu digunakan untuk pembersihan lebih lanjut pada kroni kroni pangeran ke tujuh sampai ke akar-akarnya dan itu adalah pemusnahan tujuh keturunan dari para pemberontak. Jelas-jelas itu menandakan akhir dari nyawa ribuan manusia yang tidak bersangkutan namun itulah peraturan dari negara yang sebenarnya tidak logis menurut lanlan secara pribadi.
Dari sekian waktu itu lanlan sudah keluar dari kurungan nya. satu bulan kembali berlalu sejak pemusnahan massal itulah dan tidak tahu menahu tentang hal itu hanya tahu berdiam diri dan merawat anak anaknya. wanita di era ini memang tidak diharapkan tahu tentang hal-hal di luar rumah dan itu juga berlaku untuk lan lan.
Ketika itu surat perintah dari kaisar baru sudah tertulis di dinding pengumuman kota. Di dinding tertulis tentang pemulangan warga desa kerja tempat asal masing-masing dengan beberapa syarat yang berlaku.
Pada saat itu sun Qie dan sun yat sudah tahu membaca jadi setelah mereka membaca papan pengumuman mereka pulang dengan antusias. Kali ini ada beberapa kabar yang menyenangkan setelah hari hari sulit. Mereka bisa pulang.
Tapi mereka tidak pernah menduga saat ini di pekarangan mereka ada sebuah rombongan besar dengan arak-arakan datang ke rumah kediaman sun rombongan dari kerajaan yang tentu saja menjemput pangeran baru sun long.
"Ibu aku...
" Tidak.. tidak jangan panggil aku ibu alu tidak pantas hehehe "Lanlan tentu nya senang identitas Along sebesar ini. Dia dapat peti harta karun hahaha.
" Tapi aku senang jadi putra mu, ibu lan"
__ADS_1
"Hehehe a.. eh. hamba tau pangeran hamba tau tapi ini jelas tidak pantas. Tolong beri kami wajah"ketika itu semua orang tercengang tak menyangka.Sun lie yang selalu membully A long segera bersembunyi di sudut ketakutan.Dia tau akhirnya akan tidak bagus jika A long mempermasalahkan dia di kemudian hari.
"Nenek.. kakek. semua nya. Jangan lupa kan aku,Sun long, baik? "
"I.. ya.. iya.. hehehe" semua orang jadi canggung. Apalagi ketika A long yang kiranya bernama long Jue bertahan di pelukan lanlan. Long adalah nama keluarga aslinya bukan nama belakang. Semua orang telah salah sangka ketika pertama kali dia menyebutkan kata "Long" pertama kali.
Hari ini semua gejolak politik sudah lebih baik jadi kaisar memerintah kan agar Long Jue kembali meraih gelar nya sebagai putra pertama dari kaisar baru yang kelak pasti akan menyandang gelar putra mahkota. Selama ini ayah dan anak itu telah bertukar kabar ratusan kali tanpa orang lain tau. Jadi mereka telah mengerti kondisi masing-masing.
"Ibu lanlan ada hadiah dari kaisar long, lihat" kata Long Jue setelah dia sedikit lega. Dia menyerah kan sebuah dekrit dari kaisar sebagai hadiah anugrah penyelamatan pangeran khusus pada lanlan sendiri.
lan lan bergetar dan tidak percaya dia akan mendapatkan aku anugerah ini secara pribadi sebenarnya dia tidak pernah berpikir demikian tapi dia tetap saja gembira dengan hasil yang didapat nya meski ini tidak terduga
seorang kasihmu yang telah berdiri tidak jauh dari lokasi itu datang mendekat dia dengan perlahan membuka de keriting berupa selembar kain yang dirangkai sedemikian rupa dengan tulisan tangan langsung dari kaisar ketika dia membuka.
Ketika kasim itu membuka dekrit tersebut, semua orang tiba-tiba berlutut seolah-olah ada kaisar asli di depan.ketika itulah kasim itu berkata dengan lantang.
"sebagai anugrah penyelamat hidup pangeran long jue dengan ini rakyat dengan nama lanlan akan di angkat menjadi putri daerah dengan nama lanniang.Dengan bukit laping sebagai daerah pribadi berkuat kuasa setelah dekrit ini di bacakan."
__ADS_1
lanlan yang tidak mengerti arti dari dekrit itu segera menerima dekrit itu dalam pelukannya.Namun dia sedikit aneh dengan reaksi dengan orang-orang di sekelilingnya. Dia tidak begitu peduli tapi kenapa mereka semua tercengang sehingga satu butir telur bisa lolos di mulut masing-masing adakah itu sesuatu yang bagus.
Dengan satu dekrit resmi ada satu lagi surat menyertai dekrik itu. Lanlan memutuskan untuk membacanya nanti setelah semua nya nyaman.
Dua suami dengan dua mertua memandang dirinya dengan pandangan penuh cahaya bintang. Lanlan bingung namun bersikap cuek saja.
Yang lanlan pedulikan sekarang adalah kepergian dari along.Pangeran baru bersama kaisar yang baru saat ini. Ada perasaan haru biru di dalam hati semua orang. dalam kurun hampir dari satu tahun, anak itu masuk ke dalam hati keluarga lanlan dan mereka tidak pernah ragu akan kualitas dirinya. Jadi ketika dia pergi,itu pasti akan meninggalkan sedikit rasa pahit di hati masing-masing orang. Mungkin ini adalah pertemuan mereka yang terakhir kalinya. Kelak tidak akan ada jalan untuk menatap langit.
Adapun tiga anak yang lainnya hanya menahan tangis tapi sejujurnya lanlan cukup kagum dengan anak-anak itu.Pada titik ini mereka hanya berdiri dengan mata merah menyala tanpa setitik air mata pun di mata mereka. Mereka jelas kehilangan salah satu anggota keluarganya tapi mereka cukup sabar.
Ketika long jue melangkah keluar dari pintu.Dia bergerak perlahan penuh keanggunan naik ke gerbong kereta mewah yang telah disediakan.Saat itulah lanlan melihat pandangan tidak rela dari mata bocah itu.Dia jelas merasakan pandangan sedih dan kehilangan di matanya.
Anak itu masih juga anak-anak yang polos yang di paksa dewasa sebelum waktu nya.Sampai pada detik detik terakhir pandangan mata lanlan dan keluarga tidak lepas dari sang pangeran kecil.Tapi tidak dari keluarga itu yang bisa melihat setitik air mata di ujung matanya hatinya seketika pecah tak terkendali.
"ibu lanlan ,aku akan merindukanmu.Merindukan hari-hari bahagia yang tidak akan pernah datang lagi dalam hidup ini. Hari di mana aku menjadi seorang anak sepenuhnya.Terima kasih semuanya atas kasih sayang tanpa pamrih ini. Suatu hari aku akan membalas kasih sayang kalian tunggulah aku"tekadnya dengan mata merah.Air mata yang tumpah tanpa di sadari membasahi baju brokat nya.
"Slamat tinggal, ibu peri ku".....
__ADS_1