
Semua hal yang terjadi kemudian mengalir bagaikan air sungai.Setelah menemukan gudang penuh dengan bahan makanan, dua paman dengan percaya diri pergi ke pasar. Mereka berjalan ringan sambil menarik sun yat bersama sama.
Sementara itu bibi pertama dan dua nenek bergerak membersihkan seluruh rumah. Ada begitu banyak ruang yang harus di bersihkan.Mereka sangat sibuk namun hanya berhenti ketika. mereka akan memasak.
Tanpa sun yat mereka memasak hidangan biasa. Hanya tumisan sayur sederhana dengan banyak cabe. Banyak nya beras di gudang membuat mereka sampai menggigit lidah memasak nasi putih. Dulu di desa keluarga lanlan memakan ini sepanjang hari tapi sejak mengungsi, mereka hanya memakan bubur nasi encer dengan beberapa irisan daging tipis.
Ada bacon kering di gudang, jadi mereka memakai bacon asin yang di asapkan sebentar.Bacon asap layak di santap bersama nasi putih hangat. Nenek sun juga menarik beberapa genggam tepung dan mengocok nya dengan telur dan daun bawang. Buatlah beberapa keping dadar ini untuk setiap orang agar perut penuh sepanjang hari.Sayang sekali, ruangan lanlan tidak bisa menghasilkan telur.
Makhluk hidup tidak di benar kan di sana.Seandainya bisa, maka lanlan pasti akan menyimpan ratusan ayam petelur dan menikmati telur setiap hari. Rupanya dewa selalu mengambil untung rugi, cih.
Adapun anak anak juga sibuk sejak pagi. Mereka menemukan beberapa buku yang seperti nya tertinggal tanpa sengaja oleh tuan rumah. A long adalah orang terpelajar. Dalam usia muda dia telah menyelesaikan pencerahan. Pencerahan di sini sama dengan sekolah setingkat SD.Tiga anak yang lain nya bahkan belum mengenal satu huruf pun. Mereka memandang Along sebagai dewa untuk hal ini.
Kecepatan A long dalam pencerahan sangat mengagumkan sekali. Kali ini A long menikmati rasa nya di sanjung anak anak lain. Jadi hari ini dia akan mengajar kan beberapa huruf untuk tiga anak yang lain
Kedepan nya A long pelan pelan menemukan tempat nya di kelompok lanlan. Suatu hari dia juga melupakan identitas aslinya tanpa dia sadari. Dirinya hanya lah Along,bocah kecil delapan tahun yang hidup tanpa beban sama sekali berbeda jauh dengan seseorang di masa yang lalu.
__ADS_1
Semua orang begitu sibuk sepanjang pagi, bahkan Sun Qie aktiv berjalan jalan pagi agar tubuh nya kembali segar seperti sebelumnya tapi lanlan baik baik saja di ranjang empuknya.Dia bangun ketika matahari sudah meninggi ketika orang orang sudah lama meninggal kan meja sarapannya. Dua kelelahan entah kenapa.
Mengeluarkan banyak item sekaligus mungkin menyita stamina nya.Begitu bangun dia mendapati tidak ada siapa pun di kamar,Lanlan langsung menghilang dalam sekejap untuk mandi berendam di ruangan nya.
Sambil berendam dia mengunakan pikiran untuk panen raya. Kerena dia memiliki bisnis jual beli, maka dia tidak boleh libur panen seperti biasanya.Jika dia dulu hanya akan panen dan menanam kembali jikalau punya waktu senggang. Sekarang dia harus rutin melakukan ini.
Jika orang bisa melihat bagaimana kondisi ruangan saat ini, pasti mereka akan pingsan.Di ruangan yang hanya berukuran dua lapangan sepak bola ini. di pinggir ruangan adalah pepohonan tinggi dengan buah buahan dan berbagai jenis pohon penting lainnya yang selalu berbuah tanpa mengenal musim. Bunga bunga berwarna warni tumbuh mekar di bawahnya. Ada juga barisan tebu dan lusinan serai.Mereka tumbuh padat dengan beberapa rimpang seperti jahe kunyit dan sebagainya.
Di dunia asli susunan yang tidak wajar ini pastinya membingungkan tapi tidak di dalam ruangan lanlan. Di tengah ruangan ada tumbuhan seperti padi, jagung,ubi jalar,kentang dan gandum ada juga kedelai.
Meskipun hanya beberapa petak untuk setiap jenisnya, tapi hasil nya bagus dan gemuk. Satu petak menghasilkan hasil yang sama jika orang memanen untuk setu hektare.
Sebenarnya waktu di ruang selalu berbeda, bila lanlan rajin dia bisa panen dua kali dalam sehari. Jadi dalam satu hari ada hasil panen satu hektare. Bayangkan bila lanlan memanen setiap hari maka hasil akhirnya pasti mencengangkan.
Di sisi gudang saat ini, persis di samping lanlan sedang berendam ada beberapa bahan makanan yang telah lanlan panen sejak di perjalanan.Karena gudang tidak memenuhinya syarat lagi, maka hasil panen sekarang jelas menggunung. Lanlan sengaja membiarkan hasil panen begitu saja di tanah.
__ADS_1
Sebelum di khawatir mau di kemana kan barang barang ini. Jadi dia dengan frustasi menumpuk nya begitu saja. Sebenarnya dia agak bosan di jalan jadi dia akan sesekali datang memanen dan membuat beberapa produk dan melemparkan nya secara acak. Lagipula ini tidak memakan energi, hanya pikir kan maka jadilah. Tanpa sadar bagan bahan ini benar benar sudah memenuhi sepertiga ruangan.
Untungnya meskipun ruangan nya terbatas tinggi nya sama seperti di luar. Itu tidak terbatas. Memanfaatkan ini lanlan mengatur semua bahan dengan meninggikan nya jadi membentuk bukit bukit kecil namun menjulang ke atas. Ini benar benar hemat ruangan.
Sekarang lanlan memanen dan menanam di saat yang sama.Di detik itu juga bulir bulir padi segera di ubah menjadi beras putih yang berkualitas. Tebu segera di peras dan di masak menjadi gula, minyak juga di peras dan di seduh ke dalam tong. Tidak lupa ribuan kelopak bunga di seduh menjadi minuman beralkohol tinggi ataupun anggur buah yang bagus untuk kesehatan.
Lanlan melakukan semua nya dalam sekali jalan.Ruangan berisik sekali dengan ribuan pekerja tak terlihat.Ada ribuan buah yang harus di selesai kan. Ada beberapa minyak yang harus di peras.
Cukup merepot kan jadi lanlan berpikir karena ini lah dia kelelahan.Terlalu ambisius juga tidak bagus bagi tubuh. Untuk itu lanlan berendam lebih lama dan minum lebih banyak air surgawi.
Lanlan pikir gunungan bahan ini tidak akan bertahan lama jika semua yang dia pikir kan nya berjalan di jalur yang dia tentukan. Jadi mana ada waktu bermain main.
Dalam kurun waktu satu jam di dunia asli lanlan sudah keluar dengan segar. Namun dia kelelahan lagi dan kembali meringkuk di ranjang. Untungnya dia sudah makan enak di ruangan nya jadi dia sudah tidak khuatir akan lapar. Hanya saja orang lain pasti berpikir dia kelaparan dan sangat takut dia sakit.
Tanpa dia sadar dia telah melakukan hal ini sejak seminggu yang lalu. Dia tidak begitu sadar. Hanya panen dan pergi ke gudang ketika malam kemudian tidur lagi dan panen lagi lalu ke gudang lagi. Begitu terus menerus.Semua orang khawatir dengan dia yang semakin pucat setiap harinya. Dia juga jarang keluar untuk makan hanya tidur di kamar seharian...Ayo bawa lanlan ke dokter...
__ADS_1