
Ketiga suami mempunyai karakter yang berbeda-beda. Yang pertama adalah Sun Zie orang yang sedikit pendiam namun lebih banyak aksi. Aura nya sebagai kakak pertama terlihat ketika tak ada satu adik pun yang mau membantahnya. Ketika dia cacat pun adik adik nya tak bisa melawan meski hanya kata-kata. Kekerasan hatinya yakin bisa memikul tanggung jawab yang besar.
Ketika masih dalam keluarga besar dirinya tak pernah mengeluh meskipun semua hewan yang di dapatnya di hutan uang nya tak pernah mampir di kantong sendiri. Pernikahan nya pun di berikan oleh keluarga tanpa pernah berfikir.
Meskipun hidup tak pernah mudah dia tak mengeluh. Tak ada yang tau tentang ibu sun lie dan sun dani yang memarahinya setiap malam.Sun Zie ikut berduka untuk istrinya ketika itu.Dia bekerja di rumah dan di ladang bagai kuda dan sapi perah.
Meninggalkan istrinya sendiri di sarang harimau untuk beberapa minggu ketika dia pergi ke gunung dia yakin hidup ibu dua anak ini tak mudah. Dia tau istrinya ini bangun begitu pagi karena bertugas membuat sarapan untuk orang yang begini ramai karena aya nya hanyalah putra ke dua dari kelompok ini.
Dalam susunan keluarga, anak pertama mengambil peran sebagai ahli waris di kemudian hari.Keuntungan menjadi putra pertama adalah memiliki hak atas sumber daya keluarga untuk kepentingan nya seperti sekolah dan mengelola beberapa aset lain.
Keluarga besar memiliki lima anak.Dua di antara nya adalah gadis,Sun daya yang di jual sama seperti lanlan bedanya fia di jual sebagai budak ketika usianya 11th.Sampai sekarang tidak ada kabar mengenai nya.
Sun thi nie masih beruntung bisa menikah dengan keluarga lain di usia 15th.Kabarnya pihak lelaki hanya petani dengan keluarga besar lainnya.
__ADS_1
Putra ke tiga memiliki tiga putra sama seperti ayah sun Zie. Sun Quan, 20, sun lin zie 18 dan sunzau 16 . Semua nya di usia menikah tapi kemampuan keluarga terbatas meski demikian setelah perpisahan keluarga inti mulai melihat ke arah mereka dan berinisiatif mencarikan mereka istri di tahun depan.
Anak pertama bekerja di kota sebagai tukang perabot dengan sepuluh perak sebulan. Anak ke dua belajar menjadi pemburu di gunung mengantikan sun zie ketika keluarga berpisah. Meski masih pemula dia cukup menjanjikan. Dan anak ke tiga sibuk bertani seperti sun Qie.
Awalnya hanya ayah mereka dan Sun Quan yang bisa menghasilkan dalam keluarga tapi ketika keluarga ini berpisah Sun lin zie juga bisa menyumbang sedikit dan sunzau juga memiliki tubuh kuat untuk mengelola ladang. Selain itu istri dari paman ke tiga sun zie ini masih berteman dengan nenek sun yaitu bibi cai yang aktif menitipkan sayuran liar ke pasar untuk nenek sun. Hidup nya juga sulit dalam keluarga namun tidak berdaya menilak hasil kerja keras nya di pakai oleh keluarga pertama
Keluarga ini memiliki 20 hektar ladang padi 18 hektar jagung dan 20 lagi untuk ubi jalar. Keluarga sun besar juga memiliki hampir 30 hektare lebih kebun buah dan ini adalah hitungan setelah pembagian. Jadi ladang yang di berikan pada keluarga sun lanlan hanyalah ujung kuku di mata mereka, plus beberapa perak setiap tahun yang harus di bayar keluarga sun lanlan sebagai biaya berbakti.
Dulu sebelum berpisah keluarga sun zie masih bisa di pandang karena di anggap menghasilkan. Namun sejak kemalangan demi kemalangan terjadi keluarga ini malah menjadi pihak kosumsi terbanyak dengan tenaga kerja yang tidak memadai. Apalagi ketika sun zie jadi cacat dan istrinya kabur mereka hanyalah sampah dalam keluarga.
Putra sun pertama memiliki dua putra dan satu putri. Dua putra adalah sun guan usianya 28 th masih di atas sun zie punya istri namun belum memiliki anak.Di usia ini masih setia sekolah demi cita cita keluarga namun harapan tipis sekali. Meskipun demikian keluarga masih mendorong nya agar maju dan membayar mahal untuk keputusan ini.
Putra ke dua sun wen menikahi Ran ran dan memiliki dua putra kembar. Masih sekolah dan berhasil masuk ujian daerah namun gagal di tingkat nasional. ini masih membanggakan keluarga dan masih di biayakan agar ikut dalam ujian lagi th depan. Dua putra kembar akan sekolah beberapa tahun kemudian seandainya ayah mereka menyerah di kemudian hari.Apalagi yang akan membanggakan bila keluarga bisa menyekolahkan anak akan lebih dari satu.
__ADS_1
Ada dua putra dalam keluarga pertama yang pergi ke sekolah.Biaya sekolah sangat besar di era ini di sini ada dia di waktu yang sama.Selain itu keluarga pertama tidak ikut menyumbangkan tenaga hanya tau bagaimana menyimpan semua uang yang di hasilkan pihak lain untuk kepentingan sendiri. Dalam hitungan ini pihak keluarga putra ke tiga di tekan ke lobang api tanpa akhir.
Putri dari putra pertama adalah gadis satu satunya dalam keluarga, dia tumbuh sebagai putri sombong layak nya Huangdi yang lain.Namanya sun xixi usia 14 tahun sekarang sepupu sun zie.
Perpisahan termasuk baik untuk keluarga sun meskipun kedepan nya sulit.Awalnya Ayah mertua menolak tapi berkat dorongan dari sun zie yang berkata mereka bisa jadi semua terjadi dengan mudah.
Di sinilah keyakinan tentang sun zie terjadi. Meskipun cacat dia masih bisa mendominasi dalam kelompok baru ini.Dengan cepat dia menyusun rencana.Menyerahkan ladang kecil pada sun Qie dan rumahnya pada sun yat. Sementara dia mengerjakan pekerjaan ringan seperti memancing di sungai dan membuat jebakan kecil di bawah gunung. kemampuan pemburunya tak hilang dengan kaki yang cacat.
Dua anak anaknya akan membantu memetik sayuran liar ketika dia pergi melihat lihat jebakan nya. Meskipun buruan kecil bisa di dapat namun itu jarang sekali.Namun masih bisa menyumbang dalam keluarga.
Terkadang dia membuat beberapa bakul kecil yang di gunakan di rumah.Ini sedikit sulit dan tidak menghasilkan uang namun masih cukup bagus bila di banding kan dengan kehidupan di rumah.
Kepergian istrinya pun dia tak menyalahkan, karena dia tau sulitnya hidup baginya,dia iklas.Hanya saja perkembangan sun dani membuat dia sedikit sakit hati.
__ADS_1
Ini lah yang membuat dia cukup cepat menerima lanlan masuk ke dalam keluarga.Apalagi membuat sertifikat nikah atas namanya, anak anak butuh ibu dan rumah juga perlu seorang wanita. Menikah beda dari membeli wanita, terkadang budak lebih baik lagi. Mereka sulit untuk pergi.