
Selagi Sun Zie berkemas untuk berangkat ke bukit lapin. Lanlan telah melalui dua bulan setelah bukit lapin terbuka untuk umum.Dia sekarang tidak begitu di "perlukan".Hanya keseharian seorang ibu rumah tangga yang nyaman bersama dengan puluhan budak di rumahnya.
Saat ini setelah semua pekerjaan sudah teratur dan bisa di lepas, sebuah peristiwa penting terjadi.
Pernikahan paman Ketiga Lan.
Jika di sebutkan sebagai pernikahan, ini tidak lah sama. Paman ketiga sebenarnya hanya mengambil selir. Tepat nya dua selir dalam satu minggu.
Bibi ketiga telah dan harus menjalani hukuman nya seumur hidup.Kesalahan yang di lakukan nya bersifat fatal tapi dia tidak busa menolak.
Ingin menolak?
Sekarang Lan ting sudah di bawa kembali ke kediaman resmi paman ketiga. Dia di jadwal kan untuk menikah satu bulan setelah ayahnya memiliki selir.
Pasangan nya di pilih langsung oleh paman ketiga dari status budak, mantan sarjana muda dari kota besar.
Namanya Tong Fupakpay.Keluarga nya adalah bangsawan kelas bawah yang cukup bergengsi di kota namun mengalami gangguan dari keluarga kelas.
Akibat nya keluarga besar ini di buang dan di jual sebagai budak belian.Kejadian ini terjadi dalam masa masa sulit.
Dalam perjalanan itu, dia berpisah dengan seluruh keluarga besarnya.para tuan yang budiman sangat jarang mau membeli satu keluarga sekali gus. Yang di jual lebih awal adalah tiga saudari perempuan nya.
Satu saudari adalah dari Ibu yang sama, dua lainnya adalah dari selir ayahnya. Tak lama seluruh keluarga terjual berurutan. Para selir bahkan istri nya sendiri sudah menjadi selir seseorang.
Yang paling pahit nya, istrinya sendiri lah yang menawarkan diri pada sang tuan dengan cara merangkak ke ranjang penjual budak.
Dengan tubuhnya sendiri dia berhasil meminta penjual budak menemukan seseorang yang bisa menariknya menjadi selir. Dan itu berhasil sukses besar dalam satu langkah.
Dua memiliki dua anak perempuan lagi tapi dua duanya meninggal di jalan karena kelaparan.
Sebenarnya dia juga terjual pada akhir tapi tuan yang membeli nya mengalami kemalangan di jalan dan dia kembali ke penjual budak.
Bukan dia bodoh mau kembali ke penjual budak, hanya saja orang tuanya masih ada di sana. Mereka belum terlalu tua tapi mereka belum pernah bekerja keras jadi mereka menua dengan cepat dan belum ada yang tertarik.
Penjual budak menghargai kebaktian seorang anak jadi dia memutuskan agar Tong Fupakpay tidak akan di jual sebelum orang tuanya laku.
Mereka masih menunggu beberapa bulan sebelum kabar tentang putri lanniang yang sedang mencari budak melek huruf di perbolehkan pergi dalam satu keluarga besar.
__ADS_1
Ini adalah kesempatan besar dan keluarga Tong menyambutnya dengan tegas. Mereka bergerak mendaftarkan kan diri untuk menjadi budak di bukit lapin dengan satu harapan terakhir. Susah namun masih berkumpul.
Begitu lah cara mereka sampai ke bukit lapin, karena dia melek huruf maka dia dengan cepat menemukan posisi sebagai seorang guru tetap dengan gaji besar dan perumahan gratis.
Tidak pernah dia menyangka hidup nya akan lebih baik di bawah status budak nya.Dia masih puas hanya ada pertanyaan lain yang mengganjal di hatinya. Tapi bisakah dia bertanya.
Peristiwa bersejarah ketika bukit lapin di buka untuk umum, dia melihat dan mengalami ya sendiri.Fia mengambil tugas sebagai budak penyambutan kala itu dan pembangunan di bukit lapin juga mencengangkan dirinya.
Sifat seorang intelektual segera bangkit dalam darahnya tapi segera di tekan dengan kenyataan pahit.
Dia hanya lah seorang budak..
Hanya berselang satu bulan setelah bukit lapin di buka, dia mendapatkan tawaran dari pihak bukit lapin yang mencari suami untuk seorang gadis kecil.
Semula dia menganggap kabar ini agak aneh. Mungkin saja sang gadis adalah gadis dengan berbagai kekurangan fisik hingga tidak bisa menemukan suami yang layak selain dari status budak.
Meskipun ragu tapi dia masih ikut dalam antrian panjang calon suami. Ini hanya formalitas karena dia telah di undang dan masuk kualifikasi calon yang di tetap kan.
Kenyataan nya berbeda ketika dia melihat calon "Pengantin" yang duduk dalam kondisi tertekan. Gadis kurus berkulit kuning pucat dengan mata mengambang. Usia nya hampir sama dengan saudarinya yang telah dijual.
Waktu bergulir tidak terasa sampai lh beberapa hari kemudian dia kembali mendapat kan undangan audisi mencari menantu ini. Dia pada dasarnya lolos tahap awal dan di pastikan maju ke tahap selanjutnya.
Malas namun penasaran dengan sang gadis calon pengantin.Ini lah yang terjadi, dia kembali antri dan melalui sejumlah formalitas.
Hanya saja sang gadis gagal tampil. Entah mengapa ini membuat hatinya sedikit kecewa.
Dia kembali pada rutinitas awalnya, menjadi seorang guru di salah satu sekolah yang di dirikan di bukit lapin.Dua minggu setelah audisi dia kembali di panggil. Undangan mengatakan ini adalah tahap terakhir. Hanya ada tiga calon termasuk dirinya sendiri dan peluang untuk menang sangat lah besar.
Terjadi pergolakan dalam keluarga Tong, ayah ibu tomg menolak pernikahan ini.Mereka menilai putra hanya akan menikah ke keluarga Lan bukan sebaliknya nya.
Sebagai budak belian mereka tidak bisa menolak ide untuk menjadi menantu rumah tapi keluarga ini hanya memiliki satu putra yang harus menjadi akar keluarga.
Meski pun hanya lah budak tapi tidak sama dengan hilangnya keturunan selanjutnya.Menjadi menantu keluarga Lan pastinya keturunan yang di dapat dalam pernikahan hanya akan di namai Lan bukan Tong. Jadi lupakan saja.
Setelah bertengkar selama beberapa hari,pada akhirnya Tong Fupakpay mengalah. Di audisi selanjutnya di langsung mengundurkan diri dengan sengaja melakukan kesalahan demi kesalahan.
Tapi niatnya untuk mengundurkan diri malah menarik di mata Paman ketiga. Jadi dia bertanya untuk lebih jelas lagi. Apa sebabnya dia menolak.
__ADS_1
"Aku putra satu satunya,jadi hasilnua tidak bagis untuk keluarga kami"
Hanya itu tapi hati paman ke tiga sudah menentukan pilihan nya. Pada hari yang sama lamaran resmi segera datang ke pintu keluarga Tong.
Awalnya keluarga ini berat untuk menerima rapi mereka tersenyum pada akhir nya.
"Lanting adalah putri dari tuan muda Lan.Dia manusia bebas tapi setelah menikah bisa langsung masuk ke pintu keluarga Tong" kata kata mak comlang terlalu mengiurkan.
Masuk ke pintu artinya adalah calon istri hanya akan menjadi menantu rumah Tong bukan sebaliknya.
"Sebagai mas kawin nya, pihak Perempuan akan menemukan kembali keluarga besar Tongyang telah menjadi budak terlepas itu selir seseorang dengan catatan pihak yang terkait sudi tinggal di bukit lapin dan pihak Tong juga sudi menerima"
Tentu saja ibu dan ayah Tong menjawab cepat, mereka sudah merindukan keluarga yang lain. Bisa bersama lagi adalah surga.
Tanpa di tunda segera lamaran di terima dn Mas kawin segera di cari ke seluruh penjuru negri.Barulah pada minggu terakhir kabar dari keluarga yang tersisa di dapat.Tiga saudari dan empat saudara lelaki di temukan lebih awal.
Empat saudara lelaki Tong dua diantaranya menjadi budak pelayan , Dua lagi menjadi prajurit kecil. Semua saudara lelaki dan saudari perempuan sudi kembali kecuali sang istri yang menolak kembali menjadi budak belian. Dia sudah nyama di kamar belakang seseorang.
Rombongan "Mas kawin" Dalam perjalanan pulang.Segera setelah mereka sampai maka pernikahan akan di langsung kan secepatnya.
Dari itu sebelum pernikahan Lan ting fi adakan, maka pernikahan Paman ke tiga harus beres dulu. Kali ini paman ke tiga mendapatkan gadis muda yang baru belasan tahun. Masih tiga tahun di atas Lanting.
Budak yang di pilih adalah gadis muda yang masih perawan namun dengan kondisi yatim piatu. Mudah sekali menemukan gadis dengan ciri ciri ini. Mereka duduk berbaris pada awalnya.
Yang di cari sebenarnya adalah karakter, jadi mereka di kumpul kan di dalam satu rumah dalam satu bulan. Mereka tidak sadar telah di mata matai dalam waktu itu jadi mereka telah mengeluarkan sifat asli masing-masing.
Penghujung bulan dua calon selir di pastikan.
Huang Santi, gadis putih dengan mata bundar berusia 19th.Pemalu dan lebih banyak mengalah.Akan masuk menjadi selir pada minggu pertama
Ruan ding, Gadis dengan wajah oval namun bersifat ceria tapi rendah hati. Usia 19th pinggang kecil dengan bokong lebar. Masuk menjadi selir pada minggu ke dua.
Adapun bibi ke tiga,telah jatuh pingsan ketika melihat langsung calon lawannya di masa depan. Dia wanita tua dengan dua anak yang sudah besar. Bisakah dia bertarung di kamar belakang..
Paman ke tiga.. 🤤
Bisa nambah?
__ADS_1