Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
pacaran


__ADS_3

Setelah perbincangan yang lama, empat orang segera berjalan lagi di pasir putih yang penuh dengan wisatawan dari berbagai negara.


Untuk Sun Yat, dia tidak asing dengan pemandangan ini. Dirinya telah pergi ke berbagai tempat hiburan hanya untuk menemukan Lanlan.


Tapi bagi dua saudara, ini adalah hal yang baru. Sun Zie juga kerap melihat nya di dunia maya, akan tetapi melihat langsung dengan mata kepala adalah hal yang berbeda.


hasilnya, dua saudara begitu betah berlama lama di pantai. Begitu banyak gadis cantik yang memakai pakaian berbahaya.


"Kakak pertama, apa mereka tidak kedinginan.? "tanya Qie Qie heran. Para gadis begitu tidak peduli dengan beberapa mata tapi justru merasa tertantang. Lihat saja gunung kembar mereka sudah seperti pameran gratis. Ada yang super besar tapi jatuh seperti jantung pisang tapi ada juga yang bentuknya mini tapi bagus dan bulat penuh seperti buah apel. Qie Qie menekan ludah...


"Entah lah, siapa peduli, liat saja kalau punya mata, oke.! "Kata Zidane acuh tak acuh.


Dia tidak peduli dengan yang lain tapi pemandangan ini hanya membuat dia tegang.Lihat saja di sudut sana, ada bule yang ciuman di depan banyak orang tanpa malu.


Ohh tidak.. tiangku... berdiri.. sial.


Lanlan di mana... Lanlan sayang, daging...


Selagi dua saudara tidak berkedip, ada tiga gadis cantik dengan bikini seksi datang menghampiri. Mereka sudah penasaran ketika melihat tiga orang lelaki tampan yang berjalan di pasir.


" Hai...


"Ah.. hai juga.. hehehe."Sun Qie menjawab dengan ragu. Apa mereka marah dan dia ketahuan ngintip. Gadis gadis dengan pertunjukan baik. bahkan tempat rahasia nya saja di buka di tempat umum. Juka di zaman mereka dulu, para pelacur pun tidak akan mau memakai nya. Tapi sekarang ini seperti jamur di musim hujan.



"Tampan, boleh kenalan nggak.? " Tanya seorang gadis yang sama sekali tidak malu.


"Hah?. "


Dua saudara mematung, untung ada Sun Yat yang tidak canggung. Dia segera berkata kata dengan berani. Niatnya jelas sekali.


Beri mereka kakak ipar yang baru, lupakan Lanlan. Maka lanlan hanya akan menjadi miliknya seorang.


"Hai.. kenalkan, sahabat saya, ini Qie Qie dan ini Zidane. Mereka baru pertama kali ke bali. Jadi yah..belum begitu familiar, hehehe. " Dua saudara masih fokus pada lokasi lokasi indah yang ada di tubuh tiga gadis di depan nya. Jadi mereka tidak mendengar apa yang Sun Yat bicara kan.


"Begitu, ohh kalau begitu, izinkan kami pergi untuk memperkenalkan bali secara pribadi. Bagaimana? "tanya satu gadis yang senang dengan kabar ini. Di temani oleh pria tampan di bali, bukankah itu akan populer di instagram mereka. Ini adalah kesempatan yang langka.

__ADS_1


"Ohh silahkan saja, kebetulan sekali saya ada keperluan. Dan tolong terima ini untuk biaya perjalanan kalian Pergilah yang lama, oke. "kata Sun Yat yang setuju tanpa berpikir.


Dalam hati, Sun Yat masih menambahkan kata "jangan pulang sekalian ".Tapi tidak mungkin kata kata itu di lepaskan begitu saja, bisa bisa dua saudara membunuhnya lebih dulu.


"Hahaha kami tidak perlu uang,kami masih punya" katanya canggung. Mereka benar benar tidak menginginkan uang tapi siapa yang mau menolak nya.


Tolak satu tangan tapi terima dengan tangan yang lain.


"Ohh sampai lupa,kami menginap di hotel xxx. Tapi jika kalian ingin pergi ke hotel lain, gunakan saja kartu credit itu, oke!. "Katanya lagi, tadi dia tidak benar-benar berharap dua saudara akan pulang ke hotel mereka malam ini.


Bukankah sudah ada tiga daging segar di depan mereka sekarang. Tinggal tarik dan pilih saja lalu coblos.


"Oke...!. "jawab satu gadis dengan senang hati.


Rezeki nomplok, dapat pria tampan di bayarin pula.Jadi pengen tau daya tempur nya di ranjang. hei..


Dalam sekejap dua saudara segera di bawa kabur oleh tiga gadis cantik. Sun Yat tertawa ringan melihat keduanya menjadi kaku tapi tidak menolak pergi bersama gadis gadis berbikini.


Dasar mesum...


Sun Yat segera berbalik kembali ke hotel tempat Lanlan berada. Misi untuk menyingkirkan musuh cinta ,sudah sukses besar. Sekarang adalah saat nya pergi honeymoon, Lanlan tunggu di sana..


Masih bermimpi indah di dunia mimpi.


Sun Yat masuk ke kamar lanlan dengan niat buruk. Dia berjingkrak agar tidak menimbulkan suara yang akan membangun kan lanlan.


Ketika iru Lanlan sedang tertidur di ranjang nya. Wajahnya dulu agak bulat tapi sekarang lebih oval dan berisi.


Tangan Sun Yat mulai beraksi, menyelusuri lekukan indah tubuh yang dia rindukan selama bertahun-tahun.


Tubuh ini sebenarnya berbeda jauh dengan Lanlan yang dulu. Sekarang dia lebih berisi di bagian yang seharusnya berdaging. Namun tipis di bagian pinggang.


Dulu biasa saja tapi ukuran dadanya naik pesat di era modern. Bibirnya merah alami tanpa polesan lipstik. Buku matanya terlihat jelas seperti memakai buku mata palsu tapi Sun Yat tau itu adalah bulu mata asli dalam sekali pandang.


Lanlan nya memang beda dari wanita kebanyakan.


Tak tahan lagi, Sun Yat segera menyapu bibir ranumnya dengan lembut. Menyesap nya seperti anggur mahal. Sesekali lidahnya menyapu bibir nya sehingga basah dan lembab.

__ADS_1


"Uhh...


Lanlan yang tertidur tiba tiba merasakan sesuatu yang tidak beres. Dia merasakan bau nafas yang familiar.Hanya satu kali sapuan, dia tau ini kelakuan siapa.


Sudah berapa lama dia tidak. merasakan sentuhan lembut yang memanjakan ini.


Hanya ciuman, apa salahnya.


Jadi Lanlan hanya pura pura tertidur demi menikmati layanan ganjil dari bibir tipis Sun Yat.


Dia juga membiarkan ketika tangan tangan nakal itu meremas satu tempat yang tidak seharusnya. Hanya bisa mendesah dalam. "tidur " nya.


Tapi ketika bibir nya ingin pergi ke lembah terdalam, Lanlan jelas menolak itu. Dia masih perawan, Oke.


"Sun Yat.. kau... "


"Sayang.. kau.. kau bangun.. hehehe maaf aku.. aku. merindukan mu, sayang. " kata Sun Yat yang tersipu malu, dia tertangkap basah.


"Sun yat, aku juga merindukan mu tapi sekarang aku bukan lagi istrimu, ingat?. " katanya pelan. Entah untuk siapa dia berkata yang jelas itu adalah kebenarannya.


"Pacar, bagaimana jika kita pacaran, tidak akan macam macam kok, palingan di sini, disini dan di sini, bisa.? " Tanya nya merendahkan suara yang persis seperti berbisik bisik.


Tapi tangan nya jelas menunjukkan arah yang dia mau, Jika menjadi pacar, jika tidak ke arah khusus dia juga bisa bermain main di daerah lain.


Lanlan memikirkan hal itu. Jika itu Sun Zie, dia pasti menjarah nya sesuka hati. Dengan Sun Qie dia tidak bisa jamin. Tapi berbeda dengan Sun Yat.


"Oke...


Lanlan segera menjawab setelah berpikir lagi.Lagipula berondong nya ini masih tampan. Tidak ada yang rugi.


" Hahaha benar kah, kita pacaran sekarang?. "tanya nya tidak percaya. Tidak boleh neko neko tapi nyerempet dikit masih lumayan. Lanlan menganggukkan kepala nya seperti ayam mematuk nasi.


" ohh sayang ku, terima kasih,hahaha "dia langsung mencium Lanlan lagi dan bersemangat. Kali ini secara terang-terangan. Lanlan yang tidak menolak juga terkesan menikmati servis nya.


Lanlan juga tidak marah ketika Sun Yat bermain di bukit kembarnya yang penuh dan manis. Ya, tubuh Lanlan begitu manis bahkan keringat nya berbau bunga lavender.


Dalam beberapa menit lanlan segera hanyut dan terpana di bawa oleh pesona berondong nya yang imut. Dia mendesah beberapa kali ketika Sun Yat mengigitnya dengan lembut. Biarkan dia berpetualang di atas bukit, lanlan hanya perlu menikmati nya.

__ADS_1


Mereka saling pagut salam waktu lama sampai lah lanlan ingat untuk pergi ke pertemuan nya. Dia enggan tapi besok masih ada. Sun Yat memerah lega , dia akhirnya memiliki status khusus untuk Lanlan tersayang. Seorang pacar.


Sun Yat yang beruntung...


__ADS_2