
Kemeriahan penyambutan para tamu undangan sudah berlalu di kediaman resmi lanlan. Saat para tamu terpana dengan layanan hotel bukit lapin, dia menyaksikan pertemuan kembali dengan suami pertama yang acuh tak acuh.
Penampakan reaksi sun Zie tak membuat lanlan berkecil hati. Dia dengan segera mencari sekretaris nya untuk menyelidiki sepak terjang sang Jendral sejak dua tahun kebelakang
Meski pun di satu sisi , lanlan merasakan sesuatu yang aneh di hati tapi dia berusaha menekankan perasaan itu.Bukan kah dia pernah mendengar kan rumor tentang sang Jendral yang telah bertunang dengan putri seorang menteri di kota pusat.
Adapun jarak antara seorang bangsawan dengan petani sama seperti langit dan bumi.Seorang gadis yang belum menyentuh tanah pastilah lembut dan sehalus Giok. Status tinggi dengan sendok emas sejak lahir ,lelaki mana yang menolak surga.Bagaimana sastra dan puisi cinta yang di perdengarkan untuk jendral dari gadis manja. Itu pastilah lembut.
Di banding dengan dirinya sendiri yang bersuami banyak juga telah melahirkan pastinya telah kehilangan tempat di hati sun zie dalam sekilas pandang.Jangan tanya tentang puisi dan merangkai bunga, lanlan hanya tau makan dan bergumul dalam keseharian untuk menghasilkan koin koin. Lanlan hanya tidak akan menteloreri penghianat dalam pernikahan meski itu tidak di sengaja sekalipun.
Ketika seseorang amnesia, dia akan lupa segala nya tapi hati tidak akan pernah lupa.Selayaknya seseorang amnesia berat tapi tidak lah kaki lupa bagaimana mengayuh sepeda.
Tapi lanlan tidaklah kekurangan suami.Jika benar hatinya sudah berpaling, pensiun kan saja dia.Hanya saja amnesia lah yang menjadi semua nya belum jelas. Jadi untuk sekarang semua perasaan harus di tekan, tunggu hingga di pulih sepenuhnya.
Untuk sembuh bukan masalah sulit, lanlan punya senjata ter curang di dunia.Beri dia minum mata air tanpa di encer selama beberapa hari pasti hasil nya bagus.
Saat ini, ibu mertua sedang berbincang ringan dengan putra nya ini.Lanlan sudah mengedipkan mata mengisyaratkan agar dia berhati-hati dalam berbicara. Pasien amnesia kerap kali terangsang oleh sesuatu yang familiar dan akhirnya tidak akan bagus jika di paksakan.
Di sisi lain, sang Jendral merasakan perasaan terintimidasi di depan seorang wanita tua yang tidak di kenal.Dia yang selalu bisa menumbangkan musuh hanya dengan aura sekarang hanya duduk patuh mendengar ocehan tidak penting nya.Tapi anehnya lagi wanita tua ini bukan saja kebal dengan aura seorang jenderal dia malah melakukan serangan balik yang membuat jendral merinding takut.
Satu kali wanita tua ini meminta nya untuk makan bubur millet yang selalu di kosumsi rakyat jelata. Bagaimana dia seorang jenderal besar bisanya patuh dengan kata-kata yang lembut tapi memaksa ini.
Dia mau menolak tapi tangannya tak mau bekerja sama, hanya menerima dan menyesap nya dengan patuh. Meski tidak jijik dengan makanan yang satu ini tapi dia memang belum pernah memakannya tapi kenapa lidahnya seakan familiar dengan rasa ini..
__ADS_1
Keluarga menyeramkan...
Ooo lihat lah dua bocah yang menatap nya dengan mata berkaca kaca. Pandangan macam apa ini. Di manapun orang bahkan tidak akan mau mengangkat wajah ketika mendengar namanya di sebut tapi lihatlah dua bocah yang tidak takut sama sekali.. aneh.
Sejak pertama kali masuk ke kediaman resmi Tuan putri lanniang, jendral besar duduk tidak nyaman seakan ada pisau di bokongnya.perasaan ini sungguh tidak nyaman.
"Ayo, jendral, makan lah bubur ubi jalar yang manis ini hehehe" lanlan hanya melihat bagaimana ibu mertua dari tadi memaksa jendral untuk makan bubur millet, Ada juga bubur ubi jalar. Ibu mertua pasti merasakan dorongan untuk datang dan merengkuh sun zie ke pelukan nya tapi ini tidak lah benar, dia sakit dan melupakan keluarga tanpa di sengaja
Bagaimana ibu mertua tidak melihat, sudut mulut sang Jendral bergerak gerak tidak nyaman.Mungkin dia sedikit terangsang. Dan pasti tidak akan lama untuk segera ingat dan memberi kepastian hukum.
Dalam hukum negara lanlan dan sun zie adalah pasangan dan jika ada dua suami lain yang pada akhirnya juga di akui negara itu tidak lah sama.Mereka berbeda satu sama lain.
Sun zue pribadi yang tegas dan bertanggung jawab penuh pada keluarga meski pun dia memiliki keterbatasan ketika itu. Adik adiknya masih bisa dia kendalikan untuk mengatur keluarga.
Lanlan terduduk di kursi berbeda dua meter dari kursi Sun zie. Hanya duduk dan merenungi mau di bawa kemana hubungan dia dan suami pertama.Jadi selain ibu mertua tidak ada lagi suara lain di ruangan ini.
Sunyinya sampai suara jarum jatuh pun bisa terdengar.Cangggung....
Sedangkan di pikiran Jendral sendiri, dia sedikit bingung dengan sajian sederhana ini.Saat ini di meja, makanan lezat dan harum tertata rapi dan elegan tapi kenapa dia di suguhin semangkuk bubur millet. hah..
Angsa panggang yang keemasan, telur Bebek asin yang renyah dan harum.Mi beras dan sop babi pedas yang membuat air liur meleleh di meja.
Lima ekor ikan yang di goreng keemasan di susun rapi berbaris bagai prajurit yang gagah tapi terlihat menggugah selera karena ada sesuatu yang merah di atasnya, dan sepertinya itu pedas dan enak. hemm.
__ADS_1
Nasi putih yang harum teronggok di sisi seakan memangil nya dengan angkuh. Sejak perang sangat sulit untuk memakan nasi putih yang berkelas. Kebanyakan orang harus rela mencampur sesuatu di dalam nasi agar panci bisa penuh.Ketika pangan tiba, para bangsawan adalah kelompok pertama yang memiliki nasi sedang kan para prajurit harus bersyukur dengan bubur nasi yang encer.
Meski pun negara sedang berbenah tapi nasi adalah salah satu bahan langka dan layak di perebut kan tapi itu belum giliran prajurit.Tapi perut tidak mengenal drajat dan status, dia berdeguk keras memberontak minta di isi.
Sebagai Jendral besar yang membawa banyak jasa, tidak lah pantas untuk dia bergerak mengejar nasi putih di meja tapi kenapa dia malah di suguhkan semangguk millet hambar dan semangkuk bubur ubi kering.
Yang mengesalkan lagi, wanita serakah berani menyajikan segelas air putih hanya air putih, ini...
Beruntung dua anak yang menatap nya segera di tarik pergi oleh si kentang panas, jika tidak mungkin dua bocah juga akan melakukan hal aneh lainnya.
"Nyonya? "
"Ya jendral besar tian yang agung!! " lanlan menjawab selagi menyindir. Tentunya sang Jendral tercengt. Dari nadanya saja sudah terdengar ada kebencian tidak terlihat di sana. Ada apa ini, padahal ini adalah pertemuan pertama mereka. Anehnya lagi dia merasakan kebahagiaan unik di lubuk hatinya tapi justru ini mengundang tanda tanya, ada apa sebenarnya?
Yang anehnya keseluruhan keluarga ini terlihat tidak terbebani dengan aura besar yang dia miliki tapi justru mampu menariknya lebih dalam. Dan dia lah yang justru kalah sebelum berperang.
Tapi wanita serakah hanya diam mengawasinya tanpa berkedip.Apa sebenarnya yang di pikirkan wanita yang satu ini.
Suami ke empat???
mungkinkah itu????
ooooh tidak..
__ADS_1