
Lanlan masuk kamar dengan enggan. Ada serigala di dalam menantinya masuk mau makan sup putih. Begitu Lanlan masuk ke kamar,sun zie menangkap nya tanpa aba aba.
Tak sabar buka puasa paket makanan di buka sendiri dengan tergesa-gesa gesa. Berharap makanan ini akan memakai bahan berbahaya dengan warna merah.Hasilnya Sun zie haus tiba-tiba.
"Suami ku " Aura penarik magis dari suara ******* nakal membuat Sun zie makin haus saja.Tak cukup satu botol susu, botol susu lain juga digenggam kuat.Di hisap kuat hingga tak bersisa.Minum sana minum sini tapi masih haus tak terkendali.
Lanlan menyerah dalam kesenangan,tak kuat menahan lemparan ombak demi ombaknya. Hanya jeritan dan ******* yang menyertai setiap kali ombak datang dan pergi. Sun zie makin lapar belum cukup.
Dia benar benar lapar juga haus. Melihat bukit dengan ujung merah muda dia minum sampai kenyang. Lanlan tak berdaya tapi juga tak menolaknya.Tak ada satu jengkel kulit pun yang luput dari jejak sun zie. Sepanjang malam lanlan di goda lagi, terus menerus.
Lanlan menyesal pada akhirnya, kenapa bisa jatuh pada serigala berbulu ini. Dia ganas sampai ke detik terakhir.
Istrahat beberapa menit langsung lanjut mendaki hingga udara dingin masih bisa membuat mereka berkeringat sepanjang malam. Lanlan capek, pinggang nya seakan patah tapi dia masih menyambut gembira setiap hentakan dalam dengan jeritan tertahan. Kapal makin tengelam dalam gelombang kuat sangat kapten.
Sial nya matahari sudah akan berujung tapi Sun zie masih minta satu putaran lagi.Mana bisa menolak setelah di setrika semalamam.Apalagi tanpa penutup lebih mudah masuk dan keluar.
Sun zie sempat berpikir kenapa rasanya berbeda dari istri nya dulu. Apa karna yang dulu hanya mampir sebentar tanpa melihat bagaimana ayam tanpa bulu ini di kupas. Lanlan secara tak sadar mencerahkan pengetahuan nya tentang ini. Ada lebih banyak variasi di dalam nya.Lanlan mengajarkan minum susu dari sumbernya akan membuat kita ketagihan.Dari itu Sun zie minta lagi haus lagi dan lapar lagi.
Sun zie tak sadar matahari mulai menampakan diri ketika pintu di ketuk pelan. Di luar ada beberapa tamu yang datang sepagi ini. Dengan malas Sun zie bangun dan berpakaian seadanya.Sebelum berangkat dia menarik selimut lagi pada Lanlan yang kelelahan.Sudut bibir Sun zie melengkung puas.
"Kakak lanlan sudah bangun? "
"Biarkan dia tidur lagi,Jangan di ganggu "
"Ya kak"Sun Qie melirik ke kamar Lanlan dan mencurigakan masuk setelah kakak nya pergi. Dia sibuk melihat Lanlan yang tertidur lelap.
Di bukanya selimut tebal yang menutupi tubuh ranum ini.Lanlan meringkuk tanpa sehelai benang. Masih dalam keadaan mata tertutup tapi masih bisa mengeram marah, dia masih trauma pada sun zie. Lanlan hanya takut dirinya akan di terkam lagi.
"Hemm jangan lagi, tolong! "
Glekkk
Air liur sun Qie menetes.....
Sun Qie menatap lama pada tubuh Lanlan yang putih bening seperti telur di kupas. Tak di sangka tubuh polos Lanlan sekarang ini penuh dengan warna merah ke biru biruan jejak nakal dari sang kakak.
__ADS_1
Sun Qie mendesah kasian tapi sebelum pergi dia mencuri ciuman di dahi Lanlan dengan sayang. Kakak ku ganas amat.. ckckckck
Di luar ada dua paman Lanlan dan sepupu yang berniat membantu membuat gudang.Ada tiga lagi lelaki besar untuk membantu pertukangan agar lebih cepat.Mereka tak sabar mulai berbisnis es.
Di ladang paman dan sepupu dari keluarga inti datangll membantu sebagai rasa terimakasih atas rahmat ulat sutra. Menjelang siang nenek Lan juga datang dengan dua menantu untuk memetik jagung yang gemuk.
Semua berbagi tugas agar cepat selesai.Sun Qie di ladang, sun Zie di rumah membangun gudang, sedangkan Sun Yat menyiapkan makan siang untuk semua di bantu nenek Sun.
Ada dua hidangan hari ini, bubur putih dengan kelinci bakar yang harum. Beberapa roti putih kukus dengan daging babi lembut.Tumisan pakis liar di tambah ke hidangan.
Semua sibuk hanya Lanlan yang masih bobok cantik di kamar.Saat sadar Lanlan terus pergi ke ruang ajaibnya untuk berendam beberapa jam lagi di mata air surgawi. beruntung waktu di sana lebih lama bila tidak. mungkin sampai siang Lanlan belum juga keluar.
Berendam di mata air surgawi membantu tubuh nya rileks ketika lelah bertempur.Perbaikan dari luar sampai ke dalam membuat dia kembali segar bercahaya. Akhirnya Lanlan keluar ketika sun Yat dan ibu sedang memasak.
"Sayang tidur lagi sana" Kata sun Yat. Mertua pura pura tak tau jadi dia santai
"Aku mau membantu "
"Tidak usah hari ini ada daging babi jadi kau kembali ke kamar mu"
"Itu bagus menantu, buatkan ayah mu juga, semalam ayah mertua mu bilang, es kopi juga enak"
.
Akan ada kopi hitam, teh kosong juga kopi susu dan teh susu.Ada susu stroberi untuk anak anak.Untuk dianggap akan ku buat es buah dengan banyak susu segar ya ibu mertua? "
"Itu bagus, mereka belum pernah minum kopi dan teh, lalu apa itu susu stroberi? "
"Ini hanya campuran susu sapi dengan air sari stroberi, akan manis dan enak juga"
"Lakukan "
"Baik"
Hari masih pagi jadi kopi panas dan teh panas si siap kan dalam teko berbeda. Ada dua teko lain berisi kopi susu dan teh susu yang bikin mata melek.
__ADS_1
Stroberi dari ruang ajaib segera di hancur kan dengan kain tipis di perasaan untuk di amabil airnya. Masak sebentar dengan tambahan susu dan sedikit gula putih.
Satu paket di antar ke tempat gudang di buat, satu lagi di bawa ibu mertua ke ladang.Kali ini panen padi seperti panen raya, mereka bekerja sama menyelesaikan tiga hektare padi dan tiga hektare jagung.
"Wah air apa ini, hitam tapi enak juga dan aromanya wangi "
"Paman Lan xiu, ini namanya kopi. Pohonnya di ambil di gunung kembali di tanam di belakang. Sekarang dia berbuah lebat. Lanlan ahli dalam menyeduh nya.Coba juga yang di tambah susu, ini masih manis dan lembut"
"Susu? "
"Oh ya maaf belum bilang, sapi kami melahirkan dan dia punya susu, lanlan memeras nya setiap pagi. Taukan paman lanlan merubah susu segar menjadi bubuk agar bertahan lebih lama"
"Kejutan apa lagi yang ada di rumah kalian? "
"Ya ada kopi, susu, teh, ulat sutra.Ayam itik, sapi,ikan apalagi setelah ini? "
"Jangan lupa ada es sekarang! "
"Ya kau benar hahaha "
Semua nata beralih ke sekeliling rumah melihat kandang kandang besar yang menjanjikan. Rasa iri meningkatkan membuat rasa ingin meniru pekerjaan yang sama di rumah masing masing.
Paman pertama kabur ke belakang mengajak beberapa orang melihat apa itu kopi dan teh.
Kopi dan teh adalah produk terbuang di gunung hanya karena mereka tidak pandai mengolah nya. Melihat pohon apa yang di panggil kopi ini mereka berdecak tak percaya.
"Bukan nya pohon ini yang selalu kita lihat di gunung? "Pohon ini banyak sekali di gunung tapi siapa yang bisa menduga buahnya bisa di minum.
"Ya aku juga selalu melihat pohon ini, jadi ini lah kopi dan ini teh? "Lanlan hanya menanam dua pohon kopi dan dua pohon teh tak banyak hanya saja mereka berbuah gemuk dan lebar akibat mata air surgawi Lanlan. Pohon teh daunnya di petik setiap pagi tapi tak ada habisnya nya, pucuk di petik tapi pagi besok masih akan tumbuh dengan cepat.
"Kata Lanlan begitu, bukti nya sekarang kita merasakan bagaimana enak nya kopi'Kata sun Yat bangga.
" Apa bisa di jual? "
????
__ADS_1