Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
kontroversi


__ADS_3

Beberapa detik lalu, lanlan masih bergegas marah seperti macan betina tapi sekarang berubah dalam sekejap menjadi lotus putih. Menangis pilu dan meratapi nasib di tanah.


"Huwaaa, kami di aniaya, huwaaa... "


???


???


"Lanlan kau? "


"Ya hiks.. hiks.. kepala desa, kau orang yang adil kan, Katakan padaku sekarang.. hiks.. hiks.. kenapa dua suami mengalami masalah yang sama di saat yang sama. hiks.. hiks.... Kenapa tidak kemaren ketika mereka makan sayur liar? "


????


"Masuk akal"


"Kau benar, mengapa ya? "


"Tentu saja mereka di jebak.. hiks.. hiks.., kau lihatlah.. hikss.. kami makan nasi putih sekarang.. hiks... dengan daging seminggu sekali.. ja.. di.. hiks siapa yang mau melewati nya huwaaaa"Lanlan menampar dada dan menangis dengan keras. Dia sendiri mengagumi acting nya yang langka.. hehehe.


"Astaga aku baru sadar ini ini tapi apa mungkin ini jebakan? "Ada suara saran sumbang mulai berpikir goyang.


" Aku tak tau ini"


"Oouh ini mungkin juga, iyakan, keluarga ini baru saja bangkit dan lihatlah Li ana, bukan kah dia adalah porselen antik di rumah nya? "


Li ana adalah sosok gadis lembut yang indah hingga jadi kembang di desa. Meskipun tinggal di desa kecil tapi dia sama sekali tak pernah ikut bekerja keras. Jari tangan nya lembut dan lembut karena dia bahkan tidak pernah mencuci piring di rumah.Tangan halus nya bahkan tak pernah menyentuh pisau dapur. Garam dan gula pun dia sulit membedakan . Tempramen nya agak sombong dan semua orang tau bagaimana dia jijik setiap kali nama keluarga sun di sebut.


Dengan sifat nya itu, bila memang kejadian berlaku bukan tidak mungkin masalah ini sampai ke tahap yang lebih extrim tapi mengusulkan sebuah pernikahan.. ini jelas harus dipertanyakan.

__ADS_1


"Apa kalian bilang, putri ku menjebak Sin Qie? perkataan apa ini, bagaimana bisa putriku yang sempurna bisa melakukan ini, ada antrian panjang di pintu rumah kami untuk nya, kenapa menjebak lelaki yang vulgar ini? "bibi li meraung marah bagai singa yang terluka. Mata nya menatap liat ke orang orang


"Kakak Lan, aku jujur kak, aku tak melakukan itu. Kata kan kak Qie katakan bagaimana kau memeluk ku di ladang ohhh, aku.. aku,, ibu!! "Li ana menangis mengerikan berhamburan masuk ke pelukan ibunya menambahkan penampilan tak bersalah.


???


" Kasian....


Pendapat warga mulai terbelah dua, mereka adalah orang satu desa jadi sedikit sebanyak tau bagaimana hati nurani masing masing.Tiga suami tak tau menjawab, diam seperti patung.


"Oh begitu, jadi katakan pada ku, kenapa kau pergi ke ladang kami hiks.. hiks.. kalau benar suami ke dua ku menginginkan mu kenapa dia tak datang ke tempat mu tapi hiks..hiks..kamu yang datang ke tempat nya, katakan? "


"Itu.. itu.. Kakak Qie memanggilku jadi aku datang, tak taunya dia ..dia..berniat buruk"jawab gadis itu sibuk menyeka air mata nya yang jatuh di sudut mata indah nya. Tapi bisa di lihat bagaimana dia gugup di sini. Lanlan mulai mendapatkan angin.


"Ohh jadi kalau ada lelaki yang memanggilnya maka kau akan datang dengan berlari? atau itu hanya karena dia adalah Sun Qie? hiks.. hiks.. aku tau kau selalu datang ke ladang kami akhir akhir ini ..huks..huks...katanya mau bertanya mengapa beras kami gemuk dan subur. Kalau itu niat mu mengapa kau yang datang bertanya bukan kah kau masih punya ayah masih punya saudara lelaki? atau hiks..hiks...lelaki di keluarga mu tak peduli apakah padi kalian gemuk atau kurus? hiks.. hiks... katakan kepala desa, apa cerita nya masuk akal? "Dari sini sudah bisa di tebak akhirnya dan semua sudah berbicara dan mulai condong ke rahasia lanlan.


"Ohh benar, aku ingat minggu ini dia selalu datang ke ladang padahal sebelum nya dia takut gelap karena matahari kan? "


"Ya benar benar lotus putih kan? '"Li ana mulai mencium gelagat aneh para warga, dia tak bisa gagal karena reputasi ya sudah terlanjur hancur. Buru buru dia berkata


"Tidak tidak begitu, kakak Lan, Aku memang jarang ke ladang tapi tidak di pagi hari, cuaca pagi masih bagus jadi aku keluar mencari angin, tak tau nya kakak Qie yang selalu mengajak ku mampir dan berbicara santai tapi entah mengapa pagi ini.. dia.. dia.... ibu, aku tak bersalah bu.. "


"Lanlan kau fitnah putri ku yang malang, kau egois sekali, serakah dasar istri bersama"Bibi li mulai. menujukan lanlan dengan jari nya yang bengkok.


"Kakak Qie,apa kau tidak mau bertanggung jawab pada ku? "Tambah Li ana masih menangis di pelukan ibu nya. Tapi lanlan segera bangun dan berkata lagi...


"Oh hiks hiks.. kau benar, ayo suami ku, ayo bicara" lanlan menghapus air mata nya dengan semangat. Tiba-tiba semua mata beralih pada Sun Qie yang terluka. Sekarang dengan bantuan Sun yat dia duduk meski agak susah.


"Dia.. menjebak.. ku'" kata sun Qie susah payah dia menunjukkan jari pada dengan mata bengkak.

__ADS_1


" Apa? oh benar sini Qie di jebak"


"Aku tak percaya ini, ini benar benar luar biasa"


"ckck...


" Cantik cantik hatinya hitam, Ohh putraku lebih baik melajang dari punya istri berhati hitam ini ckck "


"Kakak Qie, bagaimana aku menjebak mu kak, kau tega hik.. hik.. "Jerit Li ana putus asa. Andai ****** satu ini tak datang pasti besok dia akan jadi nyonya sun yang bisa membeli beberapa budak. Tapi rencana yang sudah di atur tiba-tiba di rusak begitu saja.


"Awalnya kami bicara biasa tapi tak tau dia tiba-tiba pusing dan akan pingsan jadi aku... membantu tak sadar ada yang datang tapi mengapa kau tiba-tiba memeluk aku? " tambah Sin Qie


"Ooooo


" Hah.. lotus putih.. hahaha. benar benar bagus "Semua mata sudah berpindah arah.


"Kakak Qie, kau... kau memfitnah ku. tadi kau yang memeluk aku tiba-tiba, banyak yang menyaksikan nya"


"Tapi aku yakin mereka melihat hanya ketika posisi kalian yang tak wajar kan.. hiks.. jiks.. apa jangan jangan kau sengaja memeluk suamiku hanya ketika kau sadar ada orang yang lewat? begitu? "Lanlan langsung memotong agar pemikiran warga tak kembali berpecah


"Tidak benar?"Li ana menggeleng kepala tak mau menyerah begitu saja.


"Ya ya mungkin saja begitu, lagi pula kami emang biasa lewat di jalan yang sama setiap pagi"


"Kau benar, aku juga biasa lewat situ di jam jam berikut"


"Hh pasti ni... hahhaa


" Ya sudah jelaskan tak salah lagi ckck "

__ADS_1


"tidak. kakak Lan.. tidak begitu! "sanggah nya. Dia mulai terjerat masuk ke dalam perangkap sendiri. Bila gagal masa depan nya benar benar tak bisa di selamat kan. Ayo berjuang li ana....


__ADS_2