Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
calon Ratu yang gugur


__ADS_3

Dalam sekejap mata, satu bulan berlalu. Dalam jangka waktu itu, lima gadis calon ratu gugur secara tidak terduga.


Gadis pertama dengan undian no dua.Dia gugur karena mengaku demam sepanjang minggu dan tidak dapat lagi tinggal di rumah karantina.


Yang katanya rumah karantina adalah rumah yang hanya ada dua kamar kecil. Pihak penyelenggara akan mengantarkan bahan makanan secara berkala setiap minggunya.


Bahan makanan ini tidak cukup untuk di makan oleh dua orang. Tuan dan pelayan.


Hanya saja akan ada kompetisi keahlian yang jika menang akan mendapatkan bahan makanan tambahan. kompetisi akan di buat tiga hari sekali.


Banyak gadis yang merasa keahlian nya terlalu mahal jika hanya untuk di tukar dengan beberapa bumbu dapur.


Mereka mencoba segala cara untuk menghubungi keluarga besar agar bisa memasok beberapa bahan.Tapi itulah sifat dasar karantina. Mereka sepenuhnya terisolasi dari dunia luar.


Mereka adalah gadis gadis yang lemah. Selalu hidup di tapak tangan. Menjadi giok emas di rumah. Sekarang harus bisa bertahan hidup di luar sepenuhnya.


Paa awalnya mereka berpikir, akan menempatkan rumah megah dan mewah tapi kenyataan nya. Rumah ini adalah rumah lebih hanya sebesar istal kuda di rumah mereka.


Begitu sampai, semua perbekalan di sita. Hanya menyisakan beberapa helai pakaian yang di batasi.


Hidup agak. menyedihkan sekali.Gadis pertama yang gugur, awalnya baik baik saja. Dia makan tanpa rasa takut lapar tapi dengan jahat mengambil jatah makan pelayannya.


Akibat nya tiga hari setelah itu, pelayan itu jatuh sakit sehingga tidak lagi bisa melayaninya.Dia harus memasak beras dengan kayu bakar. Tidak tahan dia memilih menyerah meskipun tau keluarga nya pasti akan kecewa.


Jadi dia melaporkan diri dan gugur secara otomatis.


ini adalah kompetisi bertahan hidup bukan kompetisi pemilihan calon Ratu yang anggun. Sungguh kejam para penyelenggaraan acara. Mereka menyiksa para calon dengan cara cara yang arogan.


Bagaimana bisa calon ratu di paksa untuk tidur di ranjang keras dam memasak bubur demi untuk menghemat makanan.

__ADS_1


Gadis kedua yang gugur adalah gadis dengan nomor lima.


Dia masih bisa hidup dengan pelayan yang setia. Pelayan ini memilih meminum air beras untuk kenyang sementara tuannya bisa makan nasi semangkuk penuh.


Tapi tenaga nya berkurang dengan cepat, dia mudah mengantuk di hari kerja.Di minggu itu dia mengambil tugas untuk memotong kuku tuan nya, hasil ya jelek sekali.


Tuannya adalah Nona paling cantik di rumah jadi dia haria sempurna di setiap kesempatan. Dia bisa mentolerir isi mangkuk nya tapi ketika jari jarinya sudah tidak lagi sempurna maka dia menampar wajah sang pelayan dengan keras.


Plak... Plak... Plak...


"Beraninya kau, pelayan rendahan! "


"Ampun kan rendahan ini, nona, rendahan ini tidak sengaja, ampun nona"ucap pelayan itu terbata bata. Terlihat jelas di matanya jika di benar-benar takut pada nona nya ini.


"Hei , kuku nona ini lebih berharga daripada nyawa mu,seenak nya kau meminta ampun, hah? "Sekali lagi di menendang nya di perut sehingga perut yang memang sudah kosong itu menjadi semakin sakit. Dengan terluka dia meringkuk di pinggiran dan di hukum keras beberapa hari kemudian.


Dalam tiga hari si pelayan setia di pukul terus menerus tanpa ampun. Jatah makan nya yang hanya sesuap air beras juga di hentikan. Akibat nya si pelayan tidak lagi bisa membantunya. Pelayan nya sudah sekarat hanya karena kuku.


Di rapat pagi, perlakuan nya kepada pelayan di bicara kan oleh para menteri. Para menteri ini gagal mengenal siapa kan nona dengan no sekian. Mereka tidak ikut ketika no di cabut. Jadi mereka memang berdebat murni tanpa berpihak.


"Yang mulia sungguh bijaksana, tapi izinkan rendahan ini bertanya, kenapa metode ini yang di pakai. Ini bukanlah kompetisi bertahan hidup di alam liar melainkan pemilihan seorang Ratu "


"Mentri memang benar sekali. Tapi melalui matode ini, kita bisa tau bagaimana dengan sifat dasar gadis itu.Kaisar ini ingin mencari Ratu yang mengerti kesulitan rakyat kecil. Penyabar dan tidak mudah di provokasi.Seorang Ratu yang bisa hidup bersama kaisar ini, dia saat kaisar ini sedang berjaya ataupun di saat kaisar ini sudah turun tahta"


"Ohh benar, bukankan gadis nomor lima cukup pemarah dan tidak ramah dengan pelayannya?" kata seorang menteri kepada mentri di samping nya.


"uuh putri siapa ini, pasti buka dari putri keluarga kami" jawab mentri di sebelah nya. Tapi dia jelas tidak tau memang gadis nomor lima adalah putri nya sendiri.


Setelah menjalani debat yang panjang di minggu ke dua , gadis dengan nomor lima di nyatakan gugur.

__ADS_1


Pengadilan menyatakan bahwa sikap nya yang arogan jelas tidak cocok dengan kriteria seorang Ratu yang mulia.


Ketika gratis nomor lima itu dipulangkan betapa terkejutnya menteri yang telah berkata-kata di awal. Pada waktu itu barulah dia tahu gadis nomor lima adalah miliknya sendiri jadi dia merasa malu dengan teman sesama menteri di persidangan pagi.


Wajah nya menghitam karena malu...


Dua gadis lain gugur dengan alasannya sama mereka terlalu kasar dengan pelayannya sendiri. Ketika peristiwa ini di bicara kan lagi di sidang pagi .Banyak menteri yang telah menyerahkan putrinya sebagai calon Ratu, tidak mau berkata-kata kasar Mereka takut akan terkena aib sama seperti menteri yang sebelumnya.


Contohnya seorang menteri yang putrinya telah keluar pertama kali yang diberi gelar dengan nona terhormat ke sembilan.Meskipun dia telah keluar untuk minggu pertama tapi dia keluar dengan sukarela .Berbanding dengan gadis-gadis baru di kembalikan, mereka keluar dengan nama yang tercemar.


Meski kemudian mereka mendapat gelar yang lebih kurang sama ,tapi cerita tentang penyebab mereka tersingkir telah tersebar ke khalayak ramai.


Ini terjadi karena kompetisi ini telah memasuki ranah perjanjian nasional. Kaisar sendiri tidak menghalangi hal itu malah terkesan membuka diri.


Jika di ditanya mengapa,kaisar muda hanya akan berkata bahwa dia tidak ingin rakyat salah paham akan hasil akhir dari kompetisi ini.


kompetisi ini murni dan adil.


Ada pun sun lie sendiri, dia adalah gadis yang telah mengenyam pahit manis kehidupan. Menghemat makanan adalah biasa Untuk nya sejak kecil. Dia pintar dalam hal itu.Sepertinya A long memakai cara ini hanya untuk dia.


Tapi dia sendiri tidak sadar dan terus fokus untuk menghemat makanan.Dia juga pernah mengusulkan kompetisi aktiv tapi tidak ada gadis calon Ratu yang mau berpartisipasi. Jadi dia berpikir untuk menghemat makanan pada akhir nya.


Untuk menghemat bahan makanan dia memutuskan untuk membuat bubur dari dua genggam beras. Dengan bubur ini dia kan makan bersama pelayannya tanpa rasa malu.


Setengah dari beras dan gandum di giling menjadi tepung. Lalu tepung itu kemudian dibuat menjadi roti dengan isian seadanya. Ini akan ada setiap waktu, jika mereka meras kurang mereka akan mengukus nya kembali untuk menganjal perut.


sebenarnya sedikit aneh bagi para menteri ini. Para gadis itu bisa saja membuat satu kompetisi mandiri yang aktif dan bisa memenangkan beberapa bahan makanan lagi. Tapi mereka menolak untuk melakukan itu.


Alasan nya cukup ringan, keahlian mereka terlalu mahal untuk ditukar dengan satu pon beras.

__ADS_1


Kaisar muda yang agung hanya bisa tertawa di dalam hati.. hehehe


__ADS_2