
Meski agak memalukan tapi lanlan cukup pusa dengan ruangan baru.Paling tidak permintaan gubenur bisa di cukupi untuk sementara. Tinggal berharap kondisi sulit ini akan cepat berlalu.
Dengan ruangan yang lebih besar lanlan harus menata ulang semoga nya kembali.Jadilah dia terus di ruangan hingga larut malam. Sebelum tidur lanlan pergi untuk mengisi ulang gudang terlebih dahulu.Sekarang kandungan lanlan sudah enam bulan dan dia seperti akan meledak.Berjalan jalan juga sedikit tidak nyaman. Ketika berjalan lanlan memegang perut besar dan berjalan pelan dengan Sun yat di sisinya.
Sun yat selalu khawatir, apalagi semua sudah mengkonfirmasi kan bayi ini adalah milik nya.Ini adalah milik pribadi bukan milik bersama jadi ini sangat berbeda sekali. Dia cukup Protektif dan berubah menjadi wanita tua yang selalu ngomel tak jelas.
"Hati hati sayang, ohh pelan kan jalan mu.Lihatlah buka matu lebar lebar ketika ingin berjalan Ingat kau memiliki dua tubuh sekarang.Sebenarnya sayang mau apa sih hah? kan bisa panggil aku jadi tidak perlu keluar kamar juga kan"Omel nya selagi sibuk memegang ujung baju lanlan. Dai begitu takut lanlan jatuh gara gara tersandung baju.
"Iya suamiku iya, aku ada perlu dengan paman. Lagi pula aku bosan di kamar terus. Sesekali ingin mengambil angin. Oh kilat kemana?"Sejak ketahuan hamil, lanlan tidak di izin kan keluar rumah. Sin yat juga mengantarkan makanan langsung ke kamar. Dia tidak ingin lanlan sibuk. Biarkan dia istirahat dan makan lebih banyak sayur dan buah. Tapi lanlan ingin sekali keluar melihat lihat, dia benar benar bosan duduk di kamar.
"Kakak pergi ke pasar sejak pagi jadi dia membawanya"jelas Sun yat yang ingin menarik lanlan kembali kekamar nya.Dia selalu khawatir tanpa sebab.
"Oh begitu ya, tapi biarkan aku duduk di luar sebentar, boleh kan? " mata lanlan berkedip kedip memohon.Sun yat akhirnya mengalah tapi tetap tidak meninggalkan la lanlan sendirian padahal lanlan hanya ingin duduk di ruang tamu. Atau pun di dapur melihat bagaimana bibi dan dua nenek membuat makanan.
Setelah hampir satu jam duduk, akhirnya empat lelaki pulang dengan senyuman.Kelihatan nya mereka mendapatkan kabar baik.
"Ayah mertua keliatan nya senang sekali, ada apa?"
"Hohoho kelihatan sekali ya hahaha"
__ADS_1
"Lanlan, kabar nya pemberontak hampir di kalahkan di mana-mana. Jika terus begini bukan tidak mungkin kita bisa kembali. Bukankah itu kabar bagus"
"Benar kah itu, itu bagis sekali. Akhirnya kita bisa bernafas lagi.Rakyat sudah begitu banyak menderita.Tapi.. apa kalian mendengar kabar dari suami pertama? " Tiba-tiba wajah semua orang kembali masam. mereka hanya mengeleng pelan. Sebenarnya semua orang tidak lagi membuat harapan semua. Jika tidak ada kabar berita mungkin saja sun zie telah pergi.Hanya Lanlan yang masih berharap dia akan kembali.
"Ayah mertua,dermawan sudah menyetujui permintaan gubenur.Ada stok dua kali lipat kali ini.Hanya saja dengan jumlah stok sebanyak itu, dia harus pergi ke kota kota lain. Tapi hanya bisa berjanji untuk satu tahun setelah itu dia tidak yakin bisa melakukan nya lagi"
*Ini kabar baik menantu. kabar baik hahaha, jadi kapan di mulai? "
"Kurasa besok sudah bisa"
"Lanlan paman sebenarnya tidak enak tapi...
" Tapi apa paman? "
"Ah paman tapi.....
" Kami masih hidup dam aman sampai sekarang semua berkat kalian.Kejadian terakhir membuat paman tidak enak.Apalagi ini semua adalah kerja keras kamu sendiri. Kami hanya lah topeng di depan orang orang.menurut paman tidak pantas kami meminta lebih.Sekarang paman membuat uang satu koin beberapa perungu hanya untuk satu hari.Jika stok di tambah maka paman mungkin tidak bisa meletakkan wajah di depan kalian "Paman pertama adalah orang yang masuk akal. Apa yang di lakukan nya belakangan ini bisa di lakukan sun Qie sendirian.
Sebelum matahari menampakkan diri, para pengepul sudah tiba untuk memindahkan barang barang.Tugas paman hanya melihat lihat dan menghitung beberapa kg barang itu.Setelah selesai tunggu waktu tengah hari untuk menerima uang lagi.Hanya itu saja, jafi dua paman berbincang dan menetapkan bahwa keberadaan mereka sebenarnya tidak di perlukan hanya saja lanlan Memberikan keluarga kelahirannya wajah,
__ADS_1
Mengingat keluarga lan lama ini sudah makan di periuk besan jadi mereka tidak enak.Cukup sampai di sini bantuan dari lanlan.mereka berpikir untuk pindah ke tempat lain seandainya lanlan menolak ide mereka.
"Jadi....
" Kami ingin pindah lalu akan mencari jalan untuk menghasilkan uang sendiri "
"Paman aku mengerti maksud paman. Begini saja, rumah ini terlalu besar untuk kami bagaimana jika paman membayar biaya untuk setengah rumah.Mengenai pekerjaan, bagaimana jika paman jadi pengepul dan membawa barang ke pasar?" lanlan sudah nyaman bersama dua paman ini. Sejauh ini mereka baik bauk saja.Apalagi yang mereka sampai la adalah hak baik dari hati nurani. Mereka orang jujur.
" Ayolah paman, lanlan benar, jalan ini lebih baik.Bukannya di sayap kiri ada dapur dan sumur sendiri jadi kenapa tidak kalian menyewa setengah harga.Lagi pula nenek lan pasti kesepian jika kita berpisah. Nanti ketika lanlan melahirkan kami perlu bantuan kalian"
Di sini yang paling tidak enak hati adalah paman ke tiga.Dia tidak akan melupakan hal hal yang memalukan itu. Seandainya mereka bisa bersabar sedikit mungkin saja sekarang mereka masih bersama bisa memakan nasi putih dengan banyak minyak kacang. Tapi nasib berkata lain...
"Kakak aku aku pikir ini baik kak.Politik sekarang belum begitu jelas, berpisah tidak bagus.Hari para berontak kalah, itu belum cukup jelas.Jika keadaan kembali memburuk maka kita bisa pergi bersama sama lagi dengan cepat"
"Kau benar adik, baik begitu saja sudah bagus.Mari kita bersiap siap pindah ke sayap timur.Sebaiknya kita pergi mencari gerobak memulai usaha kita sendiri"kata paman pertama bersemangat.Aturan begini dia lebih nyaman.
" Baiklah, kalau begitu usaha kita di serahkan pada ayah mertua dnan suami ke dua"
"Kalau urusan dapur di serahkan pada ku.Aku bisa melakukan nya ada ibu juga yang membantu"
__ADS_1
"Hohoho sekarang aku hanya perlu jadi ikan asin "pengertian kata ikan asin mengacu pada seseorang yang malas bergerak tapi uang mengalir deras.
Tapi jika Lanlan berpikir ulang, dirinya yang di pupuk sekarang bukan lagi ikan asin yang berjemur di pantai sepanjang hari tapi mungkin ikan... buntal? atau kura kura?