
Perbincangan antara wanita di sungai semakin panas dan panjang.Beberapa wanita tertarik pada tawaran Lanlan yang langsung tanpa di saring.
Betapa susahnya hidup keluarga sun dulunya v tapi masih mampu memberikan mahar beberapa perunggu dan seekor babi. Ketika roda kehidupan berputar, pastinya akan ada tambahan mahar yang sempurna.
Kehidupan para gadis tidak mudah, mereka akan langsung di tawarkan ke sana ke mari di usia 15th.Tidak banyak keluarga kaya di desa tapi detik ini keluarga ini di kata kan mampu.jadi dua lelaki 'Lajang' di keluarga sun jadi incaran mata mak comlang dengan telapak tangan gatal.
Di kata kan dia lelaki lajang itu karna sertifikasi pernikahan hanya pada putra pertama.Meskipun posisi istri bersama di benarkan oleh perangkat desa namun ini tidak berkekuatan hukum sama sekali. Pekerjaan ini mirip dengan nikah siri di dunia modern.
Hal ini juga yang membuat Lanlan susah untuk pergi.Semua surat penting nya sudah di daftar kan kedalam kartu keluarga sun. Jadi kemana pun dia pergi hanya akan tersandung hukum negara. Beda dengan istri lama sun zie yang kabur, mereka tidak memiliki sertifikasi pernikahan sebelum nya.
Andai kan surat ini di abaikan makan Lanlan akan pergi dengan mudah.Tak perlu ragu di mana akan tinggal. Bisa di gubuk reot di gunung misalkan. Dia gadis dengan ruang ajaib.
Perbincangan di sungai tanpa di sadari di dengar oleh sun Yat yang bermaksud membantu Lanlan mencuci di sungai. Wajah dunia Yat merah padam mendengar Lanlan menawarkan keluarga sun ke pada keluarga lain
Ketika debat semalam, sun Yat berfikir ini hanyalah kemarahan untuk sekejap.Hanya perkataan di angin lalu. Tapi mendengar perbincangan ini bisa di pastikan Lanlan serius.
Sun Yat pulang dengan wajah buruk.Disaat ini dia saudara lain dan ibu sudah pergi ke ladang.Hanya ayah yang sedang tidur di kamar nya. Sun Yat bergegas pergi menceritakan masalah ini pada yang lain. Istri bersama mereka serius ingin pergi dari rumah.
Di ladang dua suami lanlan dengan ibu mertua sedang mana nenek padi yang gemuk.Hasil panen tahun ini begitu mengembirakan.Dua anak juga ikut membantu panen kali ini. Mereka sudah berkeringat sejak pagi.
"Kakak, ibu? "
"Sudah datang yat'er? "
"Ya bu, kemarilah sebentar ada yang mau ku bicarakan "
"Ada apa , kenapa wajah mu buruk, apa beras di rumah sudah habis? " sun Qie bercanda dengan adik bungsu nya karena hatinya sedang senang.Tapi kenapa Wajah Sun Yat serius sekali.
Tiga orang duduk di rumput di bawah pohon menunggu berita apa yang akan di sampai kan saudara mereka.Tak lama wajah wajah ini ikutan merah padam.Masalah yang di pikir akan selesai dengan waktu akan melebar jadi besar. Hati wanita sedalam laut dan itu benar.
"Bu? "Mereka meminta solusi dari nenek sun yang tak bisa menebak pikiran lanlan yang aneh.
__ADS_1
" Mari kita lihat beberapa hari lagi, biarkan hati nya dingin.Jangan takut keadaan akan baik baik saja. Lalu selesai semua ini dulu.Masih ada banyak yang perlu di lakukan "
"Ya bu " Ketiga nya melanjutkan lagi memanen padi gemuk di ladang.Hal hal Lain akan di pikir kan nanti.Memanen padi dan jagung adalah hal yang di nantikan oleh petani. Panen padi di lakukan setelah padi matang dalam waktu satu tahun.
Padi tahun ini bisa di panen lebih awal dari ladang orang lain. Apalagi padi mereka tumbuh subur gemuk dan padat. Di perkiraan hasil nya bisa lebih dari panen tahun lalu.Orang orang memandang keluarga ini panen dengan iri.
Siang ini Lanlan khusus mengantarkan makan siang ke ladang. Dia pergi ke ladang setelah membersihkan rumah memasak dan menyajikan makanan untuk kakek Sun. Kakek Sun sekarang lebih sehat dan mulai bertenaga di tulang. Wajah nya sudah berdarah dan lebih muda beberapa tahun dari sebelumnya.
Hari siang lebih panas dari biasanya, Lanlan yang sebelum nya tidak pernah ke ladang merasakn sengatan panas di kulit. Kulit putih nya dengan cepat berubah kemerah-merahan.
Sun Qie tak nyaman dengan ini. Dia menyukai kulit putih Lanlan jadi dia meminta Lanlan untuk tidak turun ke ladang melainkan duduk di bawah pohon yang rindang.
Lanlan menurut tak menolak sama sekali.Dia juga tak senang dengan panas matahari.Seandainya ada sunblock pastinya akan lebih nyaman. Dia memiiki ide ini tapi sudah tidak mood.
Sebenarnya Lanlan juga bisa saja membuat es buah dengan senyawa kimia yang di belinya di pasar tapi lagi lagi dia menepis semua ide di benakmu nya. Hati nya keras hingga berpikir untuk menikmati sendiri es buah dengan susu di ruang nya nanti.
Sun Yat masih berfikir tentang masalah di sungai, entah kenapa dia nyaman dengan Lanlan sekarang. Dia tak berfikir wanita lain bisa membuat dia senyaman ini kelak jadi dia berkata
?????
"Apa? "
"Ayo makan sama-sama di sini enak udara segar hehehe"Sambung Sun Yat lagi dengan malu malu.
"Tidak tidak, apa yang tuan kata kan di awal tadi? "tanya Lanlan tak percaya, mungkin penderitaan nya sedang rusak.
"Sayang? "
"Ya itu, hahaha panggilan apa itu hahaha"
"Khusus untuk mu,mulai sekarang jangan panggil tuan lagi. kalau sayang mau bisa panggil suami ku atau apapun yang kau suka " Mata Sun Yat berkedip kedip dengan senyuman canggung nya tapi jantung Lanlan jadi meloncat keluar. Senyuman nya melebar sampai ke telinga, lanlan menyukai ini.
__ADS_1
Wah dari mana datang nya Romeo ini, duh imuttt... pengen di cium deh
"Ibu ibu aku juga akan panggil sayang boleh? "Sunlie menyukai panggilan ini tapi nada ini tak pantas untuk anak-anak. memalukan sekali.
"Hus itu panggilan khusus kami untuk ibu Lanlan, kalinya hanya tetap dengan ibu saja ingat? " Kata sun Yat menasehati mereka.
"Tapi kenapa paman? "
"Itu panggilan tanda sayang paman pada ibu lanlan karena hanya dia wanita paling penting di hati paman sekarang atau nanti " kata Sun Yat serius.
Semua orang.. '"...... "
"Aihh so sweet aaaaaa.....! Lanlan ingin loncat loncat sekarang. Ayo karungin sun Yat bawa pulang hmmmm.. muahh....
Dua anak mengantuk setuju mereka mengerti hanya dengan sekali bicara. Mereka kembali bertempur dengan nasi. Lanlan senang sekali, Tiba-tiba berubah pikiran.
Tangan nya masuk ke keranjang yang sejuk tapi memang di tutup.Dia menarik satu teko besar es buah dengan susu sapi segar.Beberapa mangkok anamel juga di ambil cepat agar tidak ada yang curiga.
"Apa ini bu? "
"Ini es dengan buah dan susu. Ini dingin enak dan manis ayo di minum" Lanlan menyajikan es buah ke dalam mangkok untuk anak anak dan ibu mertua. Namun dia menyajikan mangkok paling besar untuk Sun Yat. Senyum Sun Yat makin lebar.
"Sayang.. es nya "Ini sun Qie yang menadahkan mangkok es meminta es tambahan lagi.Untuk sesaat Lanlan beku di tempat.
" Sayang "Ini Sun zie orang yang paling irit bicara.Ibu mertua memerah mendengarkan kata kata yang menurutnya tabu ini. Dia sendiri pun tak pernah di panggil sayang sama suaminya.
Lanlan "...... "
"Sayang? "
"Sayang? "
__ADS_1
"Sayang? "