
Kemunculan anak-anak di pulau lapi nyatanya membuat perubahan di hati Lanlan dan dua saudara ini.
Meski begitu mereka juga cukup berhati-hati karena Sun Yat juga pernah mengalami ilusi yang sama.Memiliki wajah yang sama tapi jiwa mereka jelas berbeda.
Untuk antisipasi akan kejadian yang sama maka mereka hanya melihat dari jauh bagaimana anak-anak ini berkembang. Maka diputuskan lah jika pulau lapin kan menjadi pendonor tetap bagi panti asuhan tersebut.
Sun Qie akan segera mengurus beberapa hal tentang panti asuhan tersebut. Dia berinisiatif untuk memanggil pengurusnya ke kantor untuk masalah donor.
Beberapa surat perjanjian segera di tulis dengan rapi.
Sebagai langkah awal sang pendonor maka pulau lapin akan memberikan hak kepada anak-anak panti asuhan untuk memilih apa saja yang mereka inginkan termasuk boneka beruang coklat yang sempat menjadi pertengkaran kecil itu.
Bisa dibayangkan bagaimana bahagianya wajah anak-anak itu nanti ketikan mereka menerima hadiah. Khusus untuk enam anak,mereka akan diberikan beasiswa sehingga mereka dewasa.
Ini untuk menjamin keberlangsungan sekolah enam anak. Hanya saja pemilik panti asuhan tidak tau mengapa enam anak mendapatkan beasiswa khusus tapi tidak menolak melainkan berterima kasih.
Pihak panti asuhan di haruskan membawa enam anak ke pulau lapin setiap tahun tanpa terkecuali .
Ada banyak lagi persyaratan yang lain.
Semua akan segera di urus tapi Lanlan tidak pergi untuk masalah itu,dia hanya ingin bersama anak-anak lebih lama yang pasti dia ingin mengkonfirmasi sesuatu.
Tidak peduli tentang apa pun,Lanlan masih bersedia mendekati enam anak yang terlihat bingung dengan kedatangannya.
Lanlan berusaha tersenyum kearah mereka yang tersipu malu dan lebih memilih menundukkan kepalanya .Jika tidak malu dia pasti akan memilih memeluk mereka dan menangis tanpa peduli dengan yang lain.
" halo anak-anak, apa kabar ?" kata Lanlan ramah. Lanlan bahkan mengulurkan tangannya untuk kenal lebih lanjut. Tapi sepertinya anak-anak tidak terbiasa dengan itu, mau tidak mau lanlan menarik lagi tangannya yang telah ter ulur.
" yang kecil ini siapa namanya ?" tanyanya lagi tapi dia masih tidak mendapatkan respon yang dia inginkan. Hanya saja Lanlan tidak akan berputus asa begitu mudah.
" Baiklah, kalau begitu kasihan sekali dengan boneka beruang nya ya.Seharusnya ini akan diberikan kepada anak yang bisa menjawab pertanyaan tadi!" kata Lanlan pura-pura sedih.
Mendengar kata boneka beruang dua anak mana nggak ada kan kepalanya dengan cepat. awalnya mereka saling pandang tapi pada akhirnya malah berebutan ingin menjawab pertanyaan itu.
"Aku ,aku nama ku Suniwang,bisa di panggil Wang saja atau awang mungkin atau terserah bibi saja hehehe "katanya tersenyum manis dan tertawa dengan sungkan
"Aku bibi,aku. Namaku Suryanto yang manis,panggilan nya ,Ya ya .usia baru empat tahun.Ini kembaran ku namanya sutianto bisa di panggil dengan tian tian saja .Ha sudah ku bilang Sutianto itu tidak enak kan,seharusnya ada nama yang bagus,sultan mungkin" katanya tertawa.
Suryanto ini adalah lelaki kecil dan yang di sebut tian tian adalah kembaran nya yang jelas tidak mirip sama sekali.
Yang membuat Lanlan semakin patah hati adalah nama mereka yang hampir mirip dengan nama anak-anaknya. Bukankah si kembar depannya ini juga dipanggil dengan yanyan dan tian tian.
Alangkah bagus nya,jika ini benar benar mereka. Tapi...
" oh bibi,jangan lupa aku juga kembar kenalkan ini adalah adikku,namanya hemme ah lupa tapi panggil nya zenzen yang lebih keren dari tian tian" Kata huang seraya tersenyum dia pikir jika disebutkan bahwa mereka kembali pasti hadiahnya akan ada dua juga.
Lanlan ingin melompat mendengar nya,lengkap sudah apa yang dia pikirkan.Sun Huang adalah Lelaki kecil yang masih di sebut dengan huang.
Dia bercerita jika sebenarnya dia telah dibuang sejak bayi di depan pintu panti asuhan menjadi awalnya namanya adalah buang. Semakin besar dia semakin marah ketiga dia disebut dengan nama aneh itu. Makanya terakhir agar tidak marah lagi namanya diubah menjadi huang. Sedang saudara kembarnya diberi nama zenzen oleh si penemu pertama yang memiliki nama yang sama.
Menurut Lanlan ,mereka ini adalah reinkarnasi dari anak pertama yang dilahirkan dengan kondisi kembar anak dari sun yat.Sun Huang dan Sun zetian. Mereka bukan saja memiliki kemiripan wajah yang sama dengan anak-anak tapi juga memiliki nama yang mau hampir sama.
Yang lucunya lagi dua pasang kembar lainnya juga mengalami hal yang serupa. Mereka adalah anak dari Sun Qie sendiri yang sekarang menjadi suami satu-satunya.Sun gaya yang masih di panggil dengan yaya tapi anehnya bernama lengkap Suryanto?
Dan Sun batian sekarang menjadi Sutiana dan masih awet dengan nama panggilan Tian tian.
Tapi ada apa dengan Sun Qie dan dua anaknya.
Ayahnya SunQie beringkaranasi dengan nama sukiman dan lihatlah putranya yang aslinya bernama sun gaya sekarang bisa menjadi suryanto?
Sedangkan putri Sun Qie alias Sun batian yang manis kenapa bisa diberikan dengan nama sutiana?
Ohh memang sah ,ayah dan anak,hahaha.
Pastilah dua anak yang manis itu adalah dua kakak beradik, anak tirinya yang baik ,anaknya Sun Zie alias zidane.
Sun Lie dan Sun Dani
Lahir dengan mama yang hampir mirip,Lili dan Dani.
Dua anak itu masih setia mendampingi empat anak yang lain, Ups itu adalah adik adik nya sendiri atau bisa juga di bilang sepupu.
Lanlan mendekati mereka berdua dan memeluknya tiba-tiba entah kenapa dia menjadi menangis terharu dengan moment ini.
Mereka masih saja setia menjaga empat adiknya dengan gagah berani, melewati waktu yang sangat panjang. Meskipun pada dasarnya mereka hanya melakukan itu menurut insting. tapi bagi Lanlan ini adalah sebuah hadiah besar dari kelahiran kembali.
" terima kasih ya kakak Lili , terima kasih ya, kakak Dani karena telah menjaga adik-adik mu dengan baik " kata Lanaln terisak
Kedua adik beradik itu hanya mengejutkan mata karena mereka tidak mengerti sama sekali. Di kelahiran kembali kali ini, Lanlan tidak tahu bahwa keduanya masih saja adik beradik kandung. Yang entah bagaimana dititipkan di pantai asuhan yang sama dengan empat anak.
Dalam kondisi biasa keduanya memang kerap diminta untuk mengasuh adik-adik yang lain di panti. Mereka tidak merasa itu adalah beban tapi itu adalah sebuah tanggung jawab. Tapi kondisinya berbeda jika sudah menyangkut empat adik yang mereka temani kali ini.
jika mereka mendengar salah satu dari empat anak ini menangis ada perasaan menusuk di jantung tanpa diketahui. Oleh karena itu mereka terkadang lebih rela dihukum daripada mendengar salah satu dari mereka menangis.
Tidak ada yang bercerita tapi kejadian ini terlalu lama dan hanya diketahui oleh segelintir orang. Di panti asuhan kerap kali kekurangan dana yang mengakibatkan makanan pokok seringkali harus dipotong dan diberi menurut jatah untuk masing-masing anak.
Tidak tega melihat empat anak makan dengan tidak cukup mereka berdua bahkan rela memberikan jatah masing-masing dengan tulus.Sedangkan keduanya harus mau mengenyangkan perut dengan air tajin belaka.
Hanya penjaga saja yang tahu masalah ini karena di kemudian hari keduanya mengalami penyakit magh. Mereka di bawah ke rumah sakit terdekat karena keduanya begitu kurus dan hampir pingsan.
Justru karena keduanya dibawa ke rumah sakit lah, maka ada pihak yang merasa hati nuraninya terketuk.Yang pada akhirnya mengirim beberapa dana dan bahan makanan yang bisa menyelamatkan perut anak-anak beberapa bulan ke depan.
Akan tetapi Lanlan tidak tau cerita itu ,yang dia tau sekarang adalah ini memang mereka. Empat anak kandung dan dua anak tiri nya yang baik.
Dia masih saja memeluk kedua mantan anak tirinya ini seraya menangis terharu. Sehingga pemandangan itu menarik mata beberapa orang yang lewat.
" Bibi tidak perlu berterima kasih kepada kami,sudah sewajarnya kami merawat adik adik di panti kan.Ini karena kami sudah besar dan bisa diandalkan " kata Lili alias Sun Lie dengan gaya orang dewasa.
Sungguh anak yang bukan anak anak biasa.
" baiklah bagaimana kalau kalian semua ikut bibi pergi berbelanja?" tanya Lanlan yang sudah sedikit tenang ini.
__ADS_1
Kata berbelanja sangat ajaib bagi anak-anak panti asuhan. Menurut mereka sangat jarang ada orang-orang yang mau mengulurkan tangan tapi jika anda bertemu dengan seseorang yang murah hati, jangan pernah menolak rezeki.
Keduanya mengangguk dengan cepat. Meski sejujurnya mereka tidak mengenal siapa orang yang tiba-tiba mendekati mereka ini tapi bukankah ini adalah hal yang langka apalagi dua adik kecil itu sudah begitu menginginkan sebuah boneka beruang.
Walaupun tidak kenal tapi ada perasaan mendalam ketika tubuh dipeluk oleh bibi. Perasaan hangat, nyaman dan menyenangkan.
" bibi ,bisakah aku memelukmu sekali lagi ? tanya Lili dengan berharap ,matanya berbinar penuh rasa malu dan takut di tolak.
Tentu saja Lanlan tidak menolak, dia bahkan yakin jika jauh di lubuk hati keduanya, mereka pasti bisa mengenali rasa yang akrab kepada pelukannya.
Lanlan bukan saja maju untuk memeluk keduanya tapi bukan dia tidak malu untuk mencium keduanya dengan penuh kerinduan yang tertahan.
"Anak anak,ayo kembali ke penginapan kalian untuk mandi dan berganti pakaian kita akan bertemu satu jam dari sekarang dan pergi berbelanja bagaimana?" kata Lanlan yang di sambut dengan jerit kesenangan dari anak anak.
" Benarkah kita akan berbelanja bibi ? akankah aku dibelikan boneka beruang yang besar?" kata Zenzen senang.
"hemm tidak hanya boneka beruang kalian juga bisa memberi sepatu dan pakaian atau mau mainan yang lain, mobil-mobilan mungkin?"
" oh apakah aku bisa meminta mobil-mobilan pakai remot ,tidak aku harus pilih robot robotan yang seperti di tv, tv itu loh?" tanya nya dengan ragu
" tentu saja bibi akan memberikannya untukmu dan kau bisa memilih warna apa yang kau suka?" katanya langsung tanpa memilih. Siapa anak yang tidak suka boneka beruang dan mobil-mobilan. Tapi..
" oh bibi ,belikan aku boneka beruang yang berwarna pink ya ,soal nya kan ,aku perempuan ?" kata tian tian dengan genit ala anak-anak.
"Hahahaha tentu saja sayang tapi ada syarat nya?" kata lanlan dengan serius.
"Apa?apa?" tanya mereka semua tidak sabar lagi malahan terkesan mendesak
" mulai sekarang bibi hanya akan memanggil namamu sebagai huang saja dan kamu sebagai dan zenzen saja,lalu kamu yang manis sebagai ya ya dan tian tian sebagai tian tian tidak ada nama yang lain " Lanlan berkata begitu karena dia kasihan kepada anak-anak yang mendapatkan nama aneh seperti ayahnya sukimin.
Tapi perkataan Lanlan itu membuat anak-anak semakin bingung . Bukankah nama mereka memang itu jadi apa yang berubah. Tapi demi mainan,anggukkkan saja kepalamu seolah olah kau mengerti.
Setelah berbicara beberapa menit lagi akhirnya mereka berpisah dan memutuskan akan bertemu lagi di sini satu jam mendatang.
Lanlan kembali ke rumahnya dengan gembira, hari ini dia akan menghabiskan beberapa uang demi anak-anak tercinta.
Sudah lama,sudah terlalu lama bahkan.
Setelah berpisah selama ribuan abad hal pertama yang diinginkan anak-anak adalah boneka beruang .Sekarang jangankan boneka beruang pabrik boneka beruang pun akan ibu belikan untuk kalian semua,anak anak ku sayang.
Lanlan bersiap-siap dengan cepat dan sibuk sendiri di rumahnya Begitu juga dengan anak anak yang antusias mendengar mereka akan jalan jalan dan membeli beberapa mainan lagi. Empat anak malah mengerutu karena takut telat dan bibi akan berubah pikiran.
Uuh kenapa lama sekali..ouuc.
Ketika beberapa orang sedang sibuk mempersiapkan segala sesuatunya di lapangan, di depan pintu gerbang para kontestan yang mendapatkan undian hadiah datang dengan heboh.
Sangking nya antusias nya beberapa dari mereka malah menjadi jerit kesenangan.
Yang tua bahkan mengalahkan kan orang muda.
Di perjalanan kali ini nenek Gino bertemu dengan tiga orang nenek tua lainnya yang kebetulan diajak pergi oleh anak dan menantu mereka.
Karena mereka hampir se usia jadi mereka cepat akrab dan bisa menemukan titik temu di dalam pembicaraan mereka.
Tentu saja sebagai lansia mereka akan berbicara ke arah yang lebih condong terhadap perkembangan anak-anak dan cucu mereka masing-masing.
Nenek Gino tidak menyembunyikan efek dari jamu buatannya dia malah menyarankan kan nenek nenek lain melakukan hal yang sama paling tidak kosumsi lah sendiri dan rasakan khasiat nya nanti. Dia adalah saksi hidup.
Si Gino pula masih menyedihkan dengan datang bersama beberapa tas besar di tangan. Ahh cewek banyak nek,tapi tas mu menghalangi ku..
Yang paling lucu adalah keberadaan dua kakek tua yang mengikut serta di belakang nenek Gino. Setelah melalui perjalanan panjang menuju pulau lapin ,mereka mendapati bahwa sebenarnya begitu banyak wanita cantik yang bisa mereka baik melalui koneksi uang.
Ada banyak nenek tua yang bisa mereka goda selain neneknya Gino , mantan kembang desa. lu mereka pikir jika kondisi mereka sudah tua dan tidak layak lagi bersanding dengan gadis muda. Tapi lihatlah cara kerja uang yang bisa membuat orang tua bisa terlihat muda.
Kepercayaan mereka melambung ke tingkat extrim.Mereka bahkan duduk di samping janda muda yang baru bercerai nona luci.
Bersaing lagi di dalam meraih cinta seorang janda.
Mereka sudah biasa bersaing satu sama lain sejak muda lagi. Beberapa waktu ke belakang itu adalah persaingan memperebutkan neneknya si Gino tapi kali ini mereka mendapatkan calon target yang lebih muda.
"neng ,abang ya punya ratusan hektare sawit.Sekarang hitung aja hasilnya sebulan!"kata kakek ikal yang membual dengan luci yang tidak tega mengusir orang tua.
" Woi aki tua sableng,anak anak mu tidak perlu uang lagi hah?jangan percaya neng,dia banyak sawit tapi anak nya segudang.Nahh liat abang , sawit sih tidak banyak hanya puluhan lah tapi anak cuma dua sudah menikah pula "kakek Ali tidak mau kalah,masih banyak janda di belakang tapi kenapa janda yang dia lihat pertama kali juga masuk ke mata aki tua tidak tau diri itu.
"Hei kalau neng Lusi mau,bisa saja tulis wasiat kan beres tu kau sj yang sirik dasar udah tua,hitam jelek ehh miskin lagi!" bantahan nya. Surat wasiat sih bisa tapi mati pasti masih lama lah, hahahaha.
"Ikal kau..kau..
"Ya aku, ada apa?" tantangnya dengan dagu tinggi.
"Mati lah kau cepat si tua bangka , nanti arwah istri mu akan menghukum mu di dalam kubur karena gatal " kutuk kakek Ali marah. Ah.... mengutuk tidak bayar kan itu gratis jadi kutuk saja sesuka mu.
"Hahahaha ngatain diri sendiri ya, li Hahahaha "
"Sialan kau ...
Mereka masih bertengkar yang membuat banyak telinga tidak nyaman Tapi mereka jelas akan berpisah sebentar lagi jadi tunggu saja lagi.
Seperti yang diperkirakan setelah mereka dituntun masuk melewati gerbang depan semuanya segera dialokasikan ke perumahan.
Perumahan yang dikatakannya ini lebih mirip seperti apartemen mewah.
Satu apartemen untuk satu nama yang terdaftar.
Contohnya si Gino yang mendapatkan satu apartemen lengkap dengan isinya tapi dia harus hidup bersama nenek nya dan dua kakek yang baru saja naik daun.
neneknya tanya sangat gembira mendapatkan apartemen mewah ini meskipun hanya untuk satu minggu ke depan.
Bahkan kamar mandi apartemen ini pun tidak bisa di sanding kan dengan kondisi rumahnya sendiri.
Apartemen ini sudah seperti kamar hotel berbayar.
__ADS_1
Tapi apartemen ini hanya memiliki tiga kamar yang artinya dua kaki harus mau berbagi satu kamar bersama-sama selama tujuh hari tujuh malam di pulau lapin.
" Tidak, aku tidak mau satu kamar dengan tua bangka yang mau mati ini!" kata kakek ikal yang menolak keras ide berbagi kamar.Dia hanya ingin sendirian di kamar mewah ini.
" hah apa kau pikir aku tidak layak!" tapi kakek Ali juga tidak mau dan tidak sudi.
Mereka masih bertengkar tanpa bisa menemukan jalan terang nya.Jadi gino segera datang dengan niat melerai.
" Kalau kalian tidak mau berbagi jadi apa solusinya ?" tanya si gino yang tidak mau ambil pusing tingkah dua kakek yang semakin menjadi-jadi ini.
Baru tiba pasti gino capek dan mau ngaso di kamar dulu siapa tau tahun depan di undang lagi kan Lalu dia bisa berduaan dengan mira sang tunangan.hehehe
" Solusinya senang saja ,kau harus tidur di sofa sana, bukankah kami sudah membayar mahal perjalanan ini?" sanggah kakek Ali yang ogah di usir dari kamar mewah.
" Kali ini aku harus setuju denganmu ikal, aku datang tidak gratis" katanya angkuh.Tapi dia juga benar sekali. Dia menghabiskan banyak uang hanya untuk bisa datang.Apa salahnya jika si gino berkorban sedikit secara dia yang nebeng gratis.
Nenek Gino juga berpikir demikian jadi dia harus mengikhlaskan dua kamar untuk dua kakek yang membayar sementara cucu kesayangannya harus rela tidur di sofa.
Tapi sebenarnya sofa yang dimaksud juga berukuran cukup besar dan nyaman untuk tidur. Tidak ada yang dirugikan di sini hanya saja perlakuan ini membuat Gino sakit hati.
Lagi-lagi Gino harus kabur membawa hatinya yang terluka.
Tinggalkan saja kisah beberapa orang pemenang kontes hadiah jalan-jalan gratis ini .
Kembali kepada lanlan yang sudah menunggu kedatangan anak-anak di lokasi yang telah mereka janji kan.
Anak-anak akhirnya datang dengan berteriak dan memeluk lanlan tanpa malu-malu seperti pertama kali bertemu.
Mereka sepertinya bersyukur bahwa bibi tidak berubah pikiran seperti yang mereka pikirkan.
Ketika datang mendekat, ada dua orang dewasa sebagai penengah. Setelah Lanlan berkata beberapa menit, mereka akhirnya bersedia meninggalkan enam anak ke tangan Lanlan dan yakin akan keselamatan enam anak tersebut.
Betapa senangnya hati Lanlan ketika dia berjalan dengan digandeng oleh anak-anak antara kiri dan kanan.
Sun Qie tidak diberitahu tentang kondisi enam anak ini karena Lanlan ingin memilih memiliki waktu berharga hanya bersama mereka tanpa campur tangan dua saudara.
Mereka harus sibuk di hari pertama pembukaan pulau lapin. Yang artinya ini adalah juga hari pertama pembukaan toko baju dan perhiasan milik Sun Yat.
Jadi mereka tidak perlu diganggu dengan hal ini tapi nanti lanlan akan mengatakan juga pada akhir hari.
"Oke kemana kita pergi pertama tama?"
"Toko mainan?" mereka semua setempat menjawab termasuk dua saudara kandung, Lili dan Dani.Mereka sudah tidak canggung lagi.
"Baik lah ,ayo pergi dan beli hahahaha " Lanlan juga tertawa bahagia sama seperti anak anak.Bebas dan lepas.
Mereka tiba di sebuah toko empat tingkat yang agak mirip seperti supermarket kecil.Meski kecil barang barang nya cukup lengkap.
Anak anak menarik Lanlan ke tempat di mana ada boneka beruang.
Ada begitu banyak ukuran dan warna yang bagus,Tian tian hampir tidak dapat memiki yang mana.
Dia menyukai boneka beruang cokelat dengan dasi biru tapi boneka beruang warna pink dengan topi juga tampak manis.
ooh tidak mungkin , ada beruang yang paling besar di sudut kiri bukankah itu enak untuk dibawa tidur.
"Tian tian mau yang mana sayang?" tanya nya karena tian tian sudah bingung sejak masuk ke toko.
"hemme,tau bibi,yang coklat bagus yang pink juga bagus tapi yang gede juga bagus hah yang mana dong?" kata tian tian yang mengundang gelak tawa.
",hahaha kenapa repot nak,bagaimana jika bibi beli tiga tiga nya untuk mu jadi kau tidak perlu memilih?" tawar Lanlan
Tian tian meledak dengan kesenangan sesaat tapi yang segera mengangguk lucu.
"Oke,pelayan, bungkus ketiganya ya!" ujar lanlan kepada pelayan yang ada. Pelayan dengan cepat segera menarik boneka dan membungkus nya dengan rapi.
Mendengar jika tian tian mendapatkan yoga boneka sekaligus, tiga anak segera menjadi serakah lagi.
"Bibi aku juga mau tiga,boleh?"pinta yaya dan zenzen serentak
"Tentu saja sayang tapi kau harus bayar kan ?'" ucap lanlan yang bikin anak anak merasa tidak enak hati.
"Hemm bayar?tapi yaya tidak punya uang bibi" dia tidak memiliki uang saku jadi lupakan saja. Mata yaya mengembangkan dengan cepat oh sedihnya.
"Bibi tidak bilang harus bayar dengan uang lho!"
"Jadi?" tanya yaya lagi.
"Hemm bagaimana jika satu mainan satu ciuman?" Lanlan hanya menunjukkan pipinya yang anak anak segera mengerti.
tanpa berkata dua kali anak-anak segera berhamburan dan berkeliling untuk menemukan sesuatu yang mereka suka.
Contohnya Zen zen yang memilih boneka beruang yang sama seperti kepunyaan tian tian tadi . Hanya saja dia memilih dengan warna berbeda yang katanya agar tidak tertukar.
Setiap kali dia menarik satu boneka beruang dia akan berlari ke arah Lanlan dan bergegas mencium pipi kanan dan pipi kiri lalu lari ke arah counter.
Setelah meletakkan boneka yang dia mau dia berlari lagi ke arah boneka yang satunya dan melakukan hal yang sama lagi.
Di pikirannya inilah cara berbelanja yang benar dan baik.
Hanya perlu mencari seseorang yang sudi membayar mu dan cium saja dengan cepat.
Huang memilih mobil-mobilan dengan remot pesawat berwarna putih.Tapi dia tidak akan melepaskan boneka beruang juga.Boneka beruang yang coklat tapi ukuran yang besar. Kalah kan tian tian.Siapa bilang cowok tidak boleh main boneka , huh.
Yaya tidak mau kalah langkah,ambil mobil paling besar yang dirinya bisa duduk ooh ada sepeda motor mainan yang bisa di naikin dan mampu berlari di jalanan, hahaha ,ambil saja dan pergi cium bibi itu.
Semua bergembira di toko dan akhirnya ada begitu banyak mainan yang mereka ambil.
Dani dan kakak nya sedikit malu tapi masih menarik mainan yang mereka suka.Lili dengan kotak musik dan boneka muslim cantik nya dan Dani dengan pedang leser dan seperangkat mobil perang.
Sore yang menyenangkan .
__ADS_1