
Nenek sun datang mendekat pada nenek lan yang makan di sudut sendirian.Sop sayur nya belum di sentuh sedikit pun, pandangannya sedikit kabur.
"Jian belum makan? " yang jian adalah nama asli nenek lan sebelum menikah.Dia adalah pengungsi di masa lalu yang berhasil selamat.Bertemu dengan suaminya di tahun yang sama dan menikah kemudian kembali ke desa dan tinggal di sana sampai sekarang. Tidak ada yang tau identitas lamanya kerena dia adalah satu satunya yang selamat dalam keluarga nya di tahun itu. Kemungkinan besar perjalanan ini membuka memori lama yang menyakitkan untuk nya. Dalam perjalanan itu ada cerita yang menyedihkan, dia kehilangan orang tua nya dan kehilangan semua anggota keluarga. Ayah Ibu nenek lan mati ketika tak sengaja makan jamur beracun. Nenek lan tak menyadari hingga lan nenek sun menepuk bahunya pelan
"Ehh.ohh ini baru mau mulai hehe"Nenek sun duduk di samping nya dan diam diam melirik sup sayur yang pahit.Dia menarik nafas panjang.
" Ada apa dengan mu akhir akhir ini, kau rausejak aku menikah dalam keluarga sun kita sudah berteman kan tapi baru kali ini ku lihat kau tak fokus, ada apa? "
"Sing, sejujurnya aku tak enak dengan kejadian itu, Ku pikir kami menyusahkan kalian.Aku mau pisah saja tapi mengingat kondisi qie'er, aku...
Wanita separuh baya ini tak bisa melanjutkan kata katanya lebih lanjut hanya saja wajah nya makin buruk saja.
" Jangan slalu menyalahkan diri, ini bukan salah mu"
"Aku tau ini sepenuhnya salah Huangdi tapi aku juga mengambil bagian dari itu.Dia adalah menantu pilihan ku sejak awal. Dengan memaksakan diri menukar lanlan tapi aku kecewa dengan hasil nya" dia bukan lagi gadis muda jadi enggan menangis tapi jelas air matanya hendak bergulir jatuh ke pipi.
Dia menyukai ciuman bayi antara Huangdi dan lancahay tanpa berpikir kesenjangan status.Ciuman bayi ini di buat oleh suaminya sebelum meninggal dengan kakek Huangdi yang juga telah tiada. Ketika itu status mereka masih sama-sama petani tapi keluarga huang mampu menaikkan status baru melalui Ayah Huangdi yang kala itu mampu pergi sekolah hingga dia mampu jadi sipir kecil kemudian naik pangkat setelah beberapa tahun berlalu.
Meski demikian ciuman bayi tetap tidak di lupakan oleh nenek lan.Dia kemudian menuntut janji pada pihak huang dan pihak sana meminta sejumlah mahar yang harus di penuhi.
Nenek lan tidak bodoh dia bisa menebak arah dari keluarga huang dengan mahar begitu besar tapi nenek lan tetap enggan berpisah.
__ADS_1
Keputusan menjual lanlan sebenarnya cukup rumit tapi tidak ada jalan lain.Hanya saja alih-alih ke kota dia lebih rela menyerah kan lanlan pada keluarga sun meskipun keluarga ini terkenal miskin di desa. Nenek sun adalah sahabat baiknya dan nenek lan yakin lanlan beruntung mendapatkan mertua sebaik dia.
Tapi kesialan datang silih berganti, rumah tak nyaman sejak gadis itu masuk.Mau tak mau nenek lan menyesalinya tindakan nya yang di anggap memaksakan pernikahan beda status.
"Jangan di pikir kan,perjalanan kita masih jauh,Jangan menyusahkan anak anak "
"Tadi aku sempat pergi ke kelompok lain kau tau ada orang tua yang memilih makan racun tikus demi menghemat makanan untuk anak-anak nya. Aku juga sempat berpikir demikian tapi aku masih waras "
Kisah dua suami istri yang entah bagaimana kaku di balik selimut dengan berpegangan tangan jadi pembicaraan orang ramai.Memang banyak orang yang berpikir demikian malah ada anak yang memaksakan hal itu dan mendorong orang tua nya ke arah itu.
Orang tua sudah bersusah payah membesarkan anak dengan penuh kasih berharap akan jadi sandaran di hari tua. Kasih orang tua memang begitu rela mengorbankan jiwa demi buah hati tapi sikap anak. anak yang memilih kematian untuk orang tua nya adalah hal yang paling menyedihkan.Harga kasih sayang tak lebih mahal datang segenggam bubur panas. Keegoisan anak anak terlihat di saat saat sulit ini juga yang berlaku pada keluarga sun dan keluarga lan. Keluarga sun meninggal kan tanpa memilih sedikitpun pada keluarga sun ini dan keluarga lan malah masih berbaik hati.
Di saat ini juga terlihat bagaimana anak anak keluarga lan di uji.Dua menantu mengeluh di sepanjang jalan,mereka masih cukup diam di banding menantu baru Huangdi.Beberapa waktu ini ketika bekal habis kedua nya membuat ulah , bertanya tanya siapa yang kelebihan kepingan sayur di mangkok masing-masing.
Lalu dia sadar menantu kedua yang adalah mertua langsung Huangdi berpihak pada Huangdi secara terbuka. Nenek lan memilih mengalah dengan menyerah kan setengah dari isi mangkok nya. Andai dua putra nya berbakti mereka pasti berkata tidak tapi mereka hanya diam ketika isinya mangkok di serahkan.
"Jangan putus asa, juga jangan salah kan anak anak. Ini adalah saatnya kita membuka topeng yang selama ini di pakai orang.Kita jadi tai siapa yang benar benar tulis atuau tidak"
"Ah kau benar,aku kurang beruntung tapi tak bisa mencoba lagi hehehe"ucap nenek lan terkekeh kekeh
" Tapi kau cukup beruntung menurut ku, kau mempunyai cucu sebaik lanlan kan? "
__ADS_1
"Hemm dia menantumu sekarang jadi kau lah yang beruntung bukan aku"
"Hehehe kau benar hahaha hanya saja kita bisa berbagi keberuntungan kalau kau mau?" nenek sun menyerahkan botol air panas pada nenek sun dan. meminta dia menyesap nya dengan pelan.
gluk...
gluk...
"Ah ini...
" hus.. diam dan minum, baik? "
Nenek lan menyesap lagi dan lagi dengan senyuman.sup ini enak dan masih cukup panas. Keluarga sun masih memiliki sup rupanya. Dia minum sampai tetesan terakhir.Perutnya berterimakasih
"Kita harus kuat agar tak menyusahkan anak anak, jadi harus menjaga kondisi.Tapi aku tak bisa mengungkapkan nya kau tau bagaimana sikap menantumu bukan?"nenek lan mengangguk cepat dia juga mengerti ini dan tidak akan menyalahkan keluarga sun ini.
" Begini lah kita untuk kemudian, kalau kau setuju mala.. bla.. bla.. bla... "
Di sini nenek sun menceritakan perihal perbekalan dalam gerobaknya. Perlu kerjasama antara orang tua dan anak anak agar perjalanan ini aman.
"Baiklah aku setuju,lanbao kemari " nenek lan memanggil lanbao agar datang kemudian menyerahkan mangkuknya pada cucu lelakinya itu. Bocah itu masih lapar tentu senang dengan pemberian nenek. Huangdi melotot melihat lanbao makan dari jatah neneknya. Dia tak terima dan kembali protes.....
__ADS_1
. .