
Lanlan pulang bersama anak anak terlebih dahulu. Anak anak capek setelah sejak pagi dan lanlan di saran kan untuk pulang tidur siang.Sebenarnya Lanlan menolak karena ibu mertua saja aku masih di ladang tapi dia enak enakan di kamar. Tapi karena memaksa ya sudah Lanlan pulang dengan senyuman.
"Ayo anak anak kita tidur siang "Sejak Lanlan ada di rumah anak anak punya kebiasaan ini. Tak. ada yang membantah lagipula anak anak perlu mengisi energi agar tumbuh lebih sehat.
" Ya bu "Jawab Sunlie dan adik nya serempak. Mereka menyukai kebiasaan ini.Dari Lanlan mereka tak lupa mencuci tangan dan kaki sebelum ke kamar tidur.
Lanlan pergi menyapa mertua nya dikamar, lelaki tua itu duduk di kang menatap jendela dengan menerawang jauh. Karena panas dia sedikit berkeringat.
" Ayah mau kopi? "tawar lanlan
"Boleh juga, tapi jangan yang panas"
"Apa mau kopi dingin? "
"Dingin, boleh juga menantu perempuan, sekarang cuaca sedikit panas "
"Mau pakai es? "
"Es? "
"Ya es ayah mertua, mau, bisa di campur kopi atau teh "
"Dari mana datang nya es ini ,apa mahal? "tanya nya
"Tidak juga, kita bisa membuat nya sendiri"
"Buatan mu? "Tentu saja dia terkejut. Es barang paling mahal di musim panas. Mereka sebenarnya di bawa dari tempat jauh dengan musim dingin. Di angkut melintas negara adalah hal sulit. Tapi gafis ini berkata dia membuat es batu sendy, apa kah pendengaran kita rusak.
"hmm, tadi di ladang, aku membawakan mereka es dengan buah buahan, tapi takut tulang ayah mertua tak boleh dingin "Ini adalah dry ice, lanlan membuat nya di ruang ajaib.
"Hmm bawakan kopi es saja , aku mau coba es kopi"
"Baik sesap pelan pelan
__ADS_1
es... es... dingin.. hmmm
"Apa ayah mertua menyukai nya? "
"Ini bagus Lanlan, andai bisa meminumnya setiap hari di musim panas ini pasti bagus. Kau bahkan bisa saja menjual nya ke kota, panas panas begini pastikan laku"
"Ayah mertua, ini ide bagus, aku akan memikirkan nya dulu"Lanlan hatinya bagus hati ini. Entah kenapa lanlan jadi ingin membuat bisnis baru berbasiskan es batu. Tapi tetap tak mau repot.
Lanlan pergi ke ruang ajaib nya dan mengambil beberapa kertas dan menuangkan ide ide baru. Kali ini dia akan akan melibatkan keluarga Lan.Menuliskan beberapa ide lagi tulis dan tulis sampai dia puas.
Setelah menulis Lanlan memakan ayam panggang dan anggur. Semalam dia membuat beberapa drum bir anggur hitam dan menyimpan nya di gudang.
Tak hanya anggur dia juga membuat anggur buah persik dan biru apel yang harum.Semuanya di simpan di ruang ajaib tak takut hilang. Kebun buahnya sudah akan berubah dan Lanlan alan membuat bir dengan hasil kebun. Tapi sekarang ini dia sudah memesan beberapa Blok sarang lebah di kota.
Saat pohon berbunga akan ada madu manis. Madu harga nya mahal. Itu satu perunggu lima wen sebotol kecil.Lanlan ingin menggunakan madu untuk produk nya tak perlu di jual juga cukup makan sendiri.
Seperti nya kebun buah tiga hektare akan menghasilkan, pundi pundi uang yang berkesinambungan.
Merasa waktu menyiapkan makan malam tiba Lanlan keluar dari kamar. Dia mendapatkan Sun Yat sudah pulang dan mulai menangani masakan makan malam lagi.
"Sayang? Tangan mu halus jadi aku tak tega melukaimu jari jari indah mu. Biarkan aku saja "
????
"Kamu, tu.. an..
" Suami ke tiga sayang, panggil aku begitu "pintanya serius.
" Hemm su.. dah lah.di mana tu.. eh suami pertama? "
"Di belakang memberi makan sapi"
"Emm aku ada sesuatu sebenarnya, bisa kita bicara? "
__ADS_1
"Tunggu sebentar, akanku panggil kakak yang lain" Sun Yat bergerak ke belakang menemukan sun zie yang memberi makan sapi. Dia berbicara sebentar di saat itu sun Qie juga sudah pulang jadi mereka menemui lanlan bersama sama.
"Sayang ada apa? "
"khas, ini, ini ada ide usaha lain. Ku pikir setelah ini, apapun masalah nya kita harus berbicara dulu hingga tidak menimbulkan kesalahan lagi"
"Ide apa? "
"Lihat lah dulu, Ini es,berikan ide ini pada keluarga kelahiran ku. Mereka bisa apa menjual es ke kota.Besok bisa bawa es sebagai contoh terlebih dahulu. Cari pembeli baru proses dan mengantar kan ke kota"
Tiga suami melihat lihat gambar yang ada. Mereka buta huruf tapi gambar bisa di mengerti. Menjual es batu kepribadian keluarga Lan.Keluarga Lan akan mencari dan menjual es ke kota.
Gambar di buat tidak begitu bagus, hanya bisa di sebut sebagai gambar anak anak. Tak perlu bagus kalau gambar nya bagus tentu nya akan di pertanyakan, kapan Lanlan belajar menulis dan menggambar.
Dikertas ada hambar wanita yang mewakili Lanlan membuat es yang berasap. Lalu gambar lrlali ke kota membawa es kepada seseorang dong gambar ke tiga lelaki tadi mengambil es dari sisi wanita.Uang di berikan dan es di bawa kemudian es di bayar orang kota. Gambar terakhir hanya lah lelaki dan wanita itu berdiri di bawah hujan uang. Mudah dan simple ini juga mudah di mengerti.
Mengenai cara membuat es, itu di gambar di kertas lain. Di gambar seperti nya ada ruangan penuh es dan beberapa blok papan lagi entah untuk apa. Yang jelas ini butuh tukang kayu tapi semua lelaki desa cukup akrab dengan pertukangan. Bila mau membayar akan lebih cepat apa lagi kebanyakan orang belum sibuk memanen padi.
"Sayang, kepala mu isinya apa? "SunQie mrmgacak acak rambut panjang lanlan dengan gemas.
"Aku pintar kan suami ku? "Wanita di mana-mana suka di puji kan. Pengen tiummm....
"Ya sayang ku pintar sekali, beda dari yang lain"
"Hem pergilah ke keluarga kelahiran ku sekarang, jadi mereka punya waktu memikirkan nya. Tidak perlu modal hanya beli es setelah dapat pesanan. Mengenai transportasi nya juga harus jelas. "Bahan dry es banyak menumpuk di ruang ajaib jadi tak khawatir lagi. Ketika belanja lanlan biasanya kalap hanya ternganga ketika barang di hitung kembali.
"Baiklah, akan ku selesai kan ini "Kata sunQie. Dia akan mengambil tanggung jawab ini.Akan selesai sebelum makan malam.Lanlan berkata lagi.
"Suami ku, aku kepanasan beberapa malam ini, bisakah membantu ku membuat es di kamar agar dingin. ataupun Suami bisa memegang kipas untuk ku di malam hari "Tawar lanlan sengaja.
????
Apa masa hukuman sudah di cabut, tapi suami yang mana yang dapat giliran. Mimisan lagi...
__ADS_1
Sedang sun Qie dan Sun Yat-sen ternganga, Sun zie telah terbang mengemasi kamar.Keluar masuk mengisi bak mandi di kamar lanlan.Dua adik mendengus kesal. Kata nya semua harus di bicara kan dulu tapi mengapa kakak pertama melanggar aturan yang baru di buat.Kakakkk.....