Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Ngambekan ala Lanlan


__ADS_3

Perjalanan ke kota terasa lama bagi Lanlan, ada ribuan barang yang hendak dikembalikan beli tapi di atau tau jalan sama sekali. Tapi bagi Lanlan ini hal kecil.


Sampai di kota Lanlan pergi ke sudut kota mencari pekerjaan harian.Di sana dia menemukan anak remaja kurus yang bersedia ikut dengan nya keliling pasar.


"Kamu akan di bayar satu perunggu, jadi ayo tunjukkan pada ku toko alat dapur yang bagus"


"Satu.. perunggu? "


"Ya satu perunggu tapi mungkin ini sedikit lama"Remaja berkulit hitam kurus ini bergetar menahan rasa harus. Beberapa hari mangkal di tempat ini namun tak ada orang yang mau memakai tenaga nya.


Beberapa wen juga tak mengapa tapi orang hanya akan memandang nya sebelah mata karena melihat tubuh kurus yang tak akan tahan mengangkat beban. Tapi hari ini ada gadis muda dengan baju kasar namun bersih dan rapi mau memakai tenaga nya itupun dengan bayaran satu perunggu.Ayo jangan pingsan...


"Tak masalah nona, silahkan kami kan mengantarkan nona ke toko yang di maksud " satu perunggu hanya untuk menunjukkan jalan siapa yang bodoh akan menolak pekerjaan mudah ini. Remaja itu sangat senang.


Toko peralatan dapur hanya lah sebuah kedai kecil berupa bengkel untuk membuat wajan periuk dan sebagainya. Kadang-kadang orang suka memesan peralatan baru namun barang jadi juga masih tersedia.


Oke mari beli wajan besar, spatula, panci besar untuk memasak di ruang ajaib.Teko air juga perlu.


Beberapa barang seperti ember kayu besar untuk Lanlan mandi juga di beli.Kursi goyang yang super nyaman tak luput dari sitaan.Tak lupa beberapa rak kayu besar siap pakai. Lanlan tak mau repot memesan barang cukup barang jadi karena dia sulit pergi ke kota.

__ADS_1


"Hmm apa bisa buat sesuatu yang sama dengan gambar ini? " tanya Lanlan pada pemilik bengkel. Ini adalah bentuk sederhana dari penyulingan gula merah. Gila di era ini masih berwarna merah jadi Lanlan ingin mengekstrak gula merah menjadi lebih putih di ruangan nya. Jadi satu kantong gula merah akan di beli di toko kelontong.


"Bisa nona, ini hanya 70 wen siap dalam dua hari" kata penjaga toko


"Dua perunggu 20 wen bila siap sebelum aku datang lagi, bagaimana? " Tentu saja tawaran Lanlan cepat di setuju. Harga yang di tawarkan dua kali lipat dari harga aslinya. uang di bayar di muka dan minta di antar dalam satu jam lagi ke gerbang kota


Tentu saja ada uang ada usaha,jadi penjaga toko bergegas mencari pengrajin tambahan secepatnya. Lanlan cukup puas tanpa berpikir uang nya hilang dalam sekejap.Uang ada untuk di hambur hamburkan, jika uang habis ayo cari lagi. Oooh indah nya berbelanja hehehe


Tak sampai di situ Lanlan juga memesan beberapa cetakan khusus untuk sabun batangan. Sabun ini nantinya lengkap dengan namanya di atas cetakan ini.Akan ada sabun dengan aroma bunga yang berbeda di ruangan nya. Sabun sabun ini asalnya akan di jual di kota untuk menambah uang dapur tapi saat ini lanlan berubah pikiran.Hanya untuk memanjakan diri sendiri di ruangan ajaib nya. Bukan kah ini menyenangkan.


Ke toko kelontong Lanlan membeli beberapa bahan kimia untuk membuat beberapa jenis wewangian dari bunga bunga di ruangannya. Ada juga senyawa kimia pembentukan es. Lanlan ingin makan es buah yang dingin di hari yang panas. ayo beli yang banyak hahahaha


Beberapa mangkok anamel besar, keranjang buah.Juga botol botol kecil yang di maksud menyimpan minyak wangi buatan nya.


Mari pindah toko, cari pasar untuk melihat anakan pohon lain. Di sini Lanlan menemukan pohon cocoa ini coklat sungguh.. hehehe.


Benih kacang kedelai juga di beli, mari kita buat kecap manis. Maka dua kg kacang kedelai di beli .. hitung lagi apa yang kurang.


"Oh ya minyak beli. minyak yang banyak oke"pikir nya.

__ADS_1


"Kemana lagi nona?"


"Toko bumbu rempah, beli sepuluh ayam panggang , sup ayam,beberapa roti isi ayam, ooh jangan lupa kompor. Juga kasur kapas yang nyaman" Lanlan kalap lagi. tanpa sun Qie dia belanja bagai tidak ada hari esok.


Tak mau lama Lanlan sudah mencatat daftar barang yang akan di beli di toko kelontong. Ini super duper lengkap untuk seorang wanita desa. Satu keping emas habis di toko ini saja. Bayangkan kan satu keping Emas setara dengan dua puluh juta hanya untuk beli barang dapur dengan jumlah besar. Lanlan minta barang barang nya di antar ke gerbang kota.


Bagaimana dengan pasar ikan. Lanlan kan mencari ikan bagus, udang dan beberapa kepiting lagi lagi dengan harga melampaui batas. Ruangan Lanlan tidak memungkinkan untuk memelihara sesuatu yang bernyawa tapi semua bahan laut ini akan tetap sama tanpa khawatir busuk. Jadi ayo beli yang banyak. Tetap saja antar barang ke pintu gerbang.


"San san,bisakah kau pergi membeli lima puluh roti isi ayam juga lima ekor ayam panggang, ini uang nya! " pintar Lanlan pada remaja itu. Hanya alasan saja karena barang yang di antar ke gerbang harus segera di simpan di ruang ajaib nya. Dan itu tak nyaman dengan remaja itu di sisi. Mendapatkan uang remaja itu bergegas pergi membeli pesanan Lanlan.


Begitu remaja itu pergi makan semua barang langsung di lempar ke dalam ruangan ajaib.Tak perlu khawatir lagi dengan lapar. Ada banyak bahan-bahan untuk mengisi perutnya di masa depan.


Tugas nya sekarang hanya lah mampir di pasar desa membeli beberapa daging babi untuk keluarga sedang dirinya hanya akan makan tumisan sawi di meja makan nanti padahal bo'ong hahaha. Lanlan puas dengan itu. Rasakan keluarga sun, kalian ke laut aja...


Sementara dua anak menangis dirumah. Tak biasanya Lanlan pergi takut nya ibu baru juga pergi seperti ibu kandung mereka.Merek sudah menangis sejak pagi buat sini Qie pusing dan urung ke ladang.Sun zie masih ke pasar kota hari ini besok sudah mulai memanen jadi hari ini hari terakhir sun zie dan ibu ke kota.


"Yat'er, kenapa kau kasi ijin. Bagaimana kalau dia juga kabur? "Desah sun qie. Ayah nya duduk merenung ikut khawatir. jangan jangan...


"Maaf kak, aku tak berpikir jauh. Lanlan masih terluka, ku pikir dengan jalan jalan sedikit dia akan merasa lebih baik " kata sini Yat menunduk. Tangisan anak anak semakin keras lagi.

__ADS_1


"Ibu.... jangan pergi buat.. hikss. "


"Paman.. buat ibu pulang huwaaaa... "


__ADS_2