
Udara makin dingin salju pun mulai tampak di mana mana.Kepala sun zie masih agak sakit ketika bangun dari pingsan nya. ketika dia berusaha menetralkan kondisi nya samar samar dia mendengar nenek lan menangis menceritakan sun lie yang di bawa kabur orang lancahay. Sun zie bangun tergesa gesa hanya untuk kembali merosot ke salju dengan geram.Tak ada kata yang terucap tubunya hanya bergerak pelan namun makin cepat dan cepat di setiap detiknya. Karena belum fit tubuh nya jatuh berkali kali.
Hati nya mendidih mengingat bagaimana sepasang suami istri licin itu menganiaya dia dan saudara nya. Terakhir mengambil gadis kecilnya dengan tujuan buruk.
"Putriku... tunggu ayah nak, tunggu.. " kata sun zie di benak nya. Dia masih mencoba bangun setelah jatuh lagi. Terus berusaha lagi dan lagi dia tertekan ketika satu tangan datang membantu nya berdiri.
Bukan berterima kasih tapi sun zie melayang kan tinju lemah ke arah orang itu. Itu adalah ayah kandung lancahay
buk.. buk.. buk..
"Zie'er.. tenang.. tenang lah.. "
"Seharusnya kami tidak mengajak kalian" pendek tapo kata katanya lansung menusuk jantung keluarga lan yang lain.Air mata nenek lan kembali jatuh rak terkendali.
"Zie'er.. paman minta maaf zie'er, ini tidak pernah terpikirkan,, sekali lagi maaf "sun zie menarik baju paman ke tiga lanlan dan meninju nya lagi berkali kali tanpa paman itu mengelak Dia terus saja meninju nya sampai dia puas dan melepaskan pegangan nya sendiri. Kemudian dia kembali berjalan patah patah.
" Zie'er? "
"Aku akan pergi mencari mereka. Mungkin belum jauh, Huangdi agak repot untuk di hibur"Huangdi adalah sosok yang pemarah dan dia pasti masih begitu sombong nya hingga di pastikan haris berhenti untuk istirahat berkali kali.
"Baik.. kami ikut"Paman pertama bangun dan bergerak. Dia juga merasa bersalah dalam hal ini.Perubahan dari keluarga nya mengapa dia tak terpikir kan sebelumnya.
Bagaimana Huangdi yang sombong mau mengemong anak anak dekil seharian, itu pasti untuk mencari informasi tentang keping emas dan perak pada masing-masing orang.
Huangdi malas dan angkuh tapi bagaimana dengan ipar dan keponakan nya lan ting. Apa otak mereka gesar ke laut.
__ADS_1
kedua paman lanlan pergi dengan menopang tubuh kekar sun zie. Mereka berjalan pergi meninggalkan rombongan dengan harapan tipis pada karakter Huangdi.
Beruntung ada jejak kaki di salju yang bisa di ikut.Meskipun agak ragu tapi ketika secarik kaun di temukan di ranting, itu menjelaskan mereka di jalan yang benar. Mungkin kain Huangdi yang berbahan lembut tersangkut tanpa sengaja di sana.
"Semoga si sombong capek" keluh paman ke tiga kesal. dia memang tak menyukai menantunya ini tapi melihat ibunya bersikeras dia tidak punya pendapat lagi.
Berjalan jauh paling melelahkan ketika salju turun. Di perkira kan salju akan makin tebal beberapa waktu lagi.Rombongan ini harus bergegas menemukan sun lie sebelum jejak di salju makin hilang.
Beberapa mil kemudian ada titik terang, ada lekukan di salju menandakan beberapa orang pernah beristirahat di sini pad a satu waktu.Ini di perkiraan peristirahatan ke tiga dari kelompok penghianat itu.Benar saja, si otak perkara merasa lelah untuk berjalan jauh.
Sun zie makin semangat lagi, sekarang dia sudah bisa berjalan cepat untuk mengejar ketertinggalan nya. Jarak harus bisa di persempit lagi.
Tak sampai setengah jam keberadaan kelompok itu ditemukan dengan asa nya asap untuk memasak.kelihatan banget mereka pada jadi budak sang ratu dari jauh. Bibi dan lanting sibuk membuat api untuk memanaskan botol air panas.
Ini botol air panas lanlan. Mereka menemukan isi dari botol itu.Tak perlu di tanya darimana dia tau keberadaan botol air itu.Di bawah gerobak ada hampir lima belas botol air yang memang di manipulasi lanlan di sana tapi isinya nyata.Dia mengambil semua nya tanpa sisa.
Sun zie langsung terjun ke lokasi tanpa takut, putri kecil nya tidak di lokasi.Sun lie yang selalu akur dan sabar dengan segala kondisi yang ada di keluarga.
"Sun.. zie...
" Ayah! "
"Ayah"
"Paman kalian datang? " bagaimana ini.. ahh.
__ADS_1
Buk.. buk... buk...
Kata kata lancahay langsung di bungkam dengan bogem mentah oleh paman pertama sementara paman ke tiga langsung menampar wajah istri nya dengan satu tamparan telak
Plak..
"Suami ku kau tega? "
"Tanya kan itu pada diri mu sendiri kenapa kau tega, mana sun lie?"kata nya marah matanya terbuka lebar dengan detak jantung tak terkendali.
"Ahh dia.... aku tak tau...
Bibi ke tiga tak kuasa melawan kekuatan seorang lelaki.Di rumah ayah dari lancahay tak pernah sekali pun memukuli nya dan inilah pertama kalinya dia merasakan hal ini.Tapi dia sedikit pun tidak akan menyesalinya.Dia harus memperjuangkan masa depan anak anaknya.Tapi dia tak kuasa menjerit karena menahan sakit.
" Katakan cepat kata kan jangan sampai aku membunuh mu"
"Ahh... tidak aku.. aku tidak tau.. ahkk...
Sementara itu saat ini Sun zie sudah masuk memukul lancahay beberapa kali tanpa ampun. Sepupu lanlan itu tidak berkutik karena jelas kalah kuat. Dia jarang bekerja di ladang hanya sesekali turun itupun setelah gerah mendapatkan omelan dari nenek lan. Sementara sun zie sudah ke pegunungan melawan hewan buas sejak muda. Terkadang dia baru pulang setelah digunung berhari-hari.
Sekarang pertengkaran jelas tak seimbang. Ada sun zie dengan kekuatan harimau sementara lancahay anak kemarin sore. Lancahay hanya bisa menepuk sekali ketika dia merasakan beberapa tinju sekaligus.Kondisi lancahay bisa di bilang buruk kali ini. Dia kalah telak.
Di sisi lain ada bibi dan suaminya yang sedang berdebat seraya paman yang bermain tangan.Sisi lain ada paman pertama menampar wajah gadis muda polos lanting.Ada juga Huangdi yang memilih jadi penonton jarak jauh tapi dia adalah otak dari kejadian dan dia memiliki rencana B
Dia sudah mengantisipasi segala nya.Tapi kehadiran nya sebagai wanita muda di anggap mudah hingga lawan meremehkan diri nya. Tapi dia adalah wanita cantik dengan otak encer.
__ADS_1
Ketika inilah Huangdi ambil posisi,selain menyimpan jamur beracun ke panci sup dia juga menghaluskan nya menjadi serbuk yang lumayan ampuh.Mungkin efek nya tidak begitu kuat tapi masih lumayan bagus buat pertahanan. Langkah kaki indahnya datang mendekat perlahan-lahan. Pertama kalinya harus lah sun zie....