Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
hasil kesepakatan bersama


__ADS_3

Lusinan Kertas bergambar berpindah-pindah dari satu ke satu orang.Kali ini Lanlan tidak menyembunyikan apapun selain ruang ajaibnya tentu saja.Hampir puluhan ide di gambar secara ringkas namun masih bisa di tebak. Lanlan meminta mereka memilih satu dari semua ide untuk di berikan pada bibi han yang malang.


"Ada beberapa pot berisikan saos cabe, saos tomat,dan berbagai kecap.Ada juga beberapa wewangian sabun dan beberapa obat yang akan aku teliti lagi" Lanlan menyerah pot yang di maksud. Pot pot ini sebesar panci saos.Sabun telah ada di belakang dan di pakai oleh keluarga hanya saja ini tidak. untuk di jual lagi. Sekarang lanlan mengusulkan menjual semua produk yang ada termasuk kopi dan teh.


"Ini....


" Inilah maksud ku ibu mertua, sebenarnya kita tinggal di ladang emas. Hanya saja kita belum pernah mencoba membuka rahasia.Sekarang aku memikirkan keadaan bibi han yang sudah awam. Mungkin ada baik nya usaha kita bisa di kembang kan di desa agar semua orang bisa ikut mengambil keuntungan dari gunung "


"Aku ingin membeli satu atau dua toko di kota kabupaten, kita akan menjual produk buatan kita sendiri . Bila ini di lakukan maka akan ada kebutuhan akan pot pot kecil.Tanyakan pada putra pertama bibi apakah dia mampu membuat pot-pot ini ini dengan harga sedikit murah. Ini masih bisa membantu mereka secara ekonomi"


Semua ide lanlan di tuangkan ke atas kertas adalah sebuah konsep supermarket kecil. Hanya saja produk yang tersedia adalah buatan sendiri dan hasil dari desa tonsan. Semua barang akan ada id sini termasuk ikan ayam telur dan daging. Masalah nya semua bahan tidak akan bisa di sediakan oleh Lanlan sekeluarga jadi memungkinkan kerja sama penduduk.


Tujuan Lanlan adalah membantu warga agar lebih memanfaatkan semua yang ada di gunung hingga bisa berdaya jual.


"Tapi ini akan memakan uang yang tidak kecil'Kata ibu. Sewa toko di kota itu 50 perunggu harga ini mencekik leher.Harga ini bisa menanggung kehidupan sebuah keluarga besar selama tiga tahun penuh.


" Ibu mertua, bukankah rumah bibi han ada di dekat pasar? sewa saja dulu, perbaiki sedikit di sana sini"Upaya ini bisa mengurangi sedikit biaya sewa, ini juga memungkinkan keluarga han bisa bertahan hidup.Hidup dari hasil sewa tidak buruk.Sebenarnya ini hanya keuntungan timbal balik. Lanlan akan meminta sewa murah pertahun dengan pertimbangan, rumah nya harus di bangun dengan sedikit biaya lagi.


"Apa bisa suami ku? "Ibu mertua mengerutkan kening tak mengerti.Apa mungkin bisa balik modal bila toko di buka. Barang barang nya bagus tapi ini agak berbeda resiko karena modal yang cukup besar.


"Coba saja, aku percaya pada visi lanlan" kata ayah mertua yang kagum dengan lanlan.Hari untuk untuk dua menambah poin lagi untuk nya. Kepala ayah mertua mengangguk pelan. Dia menyesap kopi pelan pelan.


"Hemm, jual juga kopi dengan pot kecil itu enak" ujar nya yakin.


"Bagaimana? "


"Ku rasa ingin ide bagus. Kita jalani dulu coba untuk produksi sendiri nanti kalau ada kemajuan baru kita pikir kan lagi"Tiba tiba saja semua beralih pikiran.Hanya yakin pada Lanlan.


"Aku akan kembali kota melihat apa yang kurang"Sun zie menawarkan diri.Dia sedikit akrab dengan kota kabupaten akhir akhir ini.


"Dekorasi ini harus persis seperti yang kuminta. Tidak boleh sama dengan toko kelontong yang menumpuk kan barang dimana mana"

__ADS_1


"Baik "


"Berapa harga pot kecil ini? "Ayah mertua melirik gambar lagi dan bertanya.Biasanya ukuran pot yang di bakar sedikit besar tapi bisakah putra pertama han melakukan hal kecil ini.Lagipula mereka minim dana dan lokasi.


"Minta lah harga 3 wen per pot. Tak perlu kuat karena hanya sekali pakai.Tapi pastikan gambaran nya timbul agar bisa di lihat"


"Apa masih bisa untung? "Tiga wen hanya untuk pot kecil. Dengan biaya produksi semua akan jadi naik berkali kali lipat, adakah yang akan membeli.


"Cari tau dulu, pot nya kecil lagi pula tak perlu bagus yang penting tutup nya harus pas hingga bahan akan tahan lama"Lanlan berkata jujur sebenarnya harga pot ini akan sedikit mahal bila hanya untuk sekali pakai. tapi semua wajib di coba.


"Baiknya hal ini di serahkan pada ayah mertua dan ibu mertua. Bicara kan masalah ini pada bibi han secepatnya agar kita juga akan lebih mudah bergerak"


"Hemm baik lah,kalau begitu mari kita keluar dan cari tau bagaimana akhirnya"ibu senang mendapatkan hal yang lebih baik dari pada jual diri.Lagi pula putra putra nya masih memandang kami sebagai orang tua. Buktinya ayah masih akan bicara di depan.Anak anak nya akan bersinar di kemudian hari.


" Ibu mertua, hanya satu yang aku pikir baik, bagaimana dengan melek huruf? "


"Sekolah? "Tanya ibu mertua


Lanlan memikirkan Sun dani dan Sun Lie.Sun lie adalah seorang gadis muda tapi Lanlan seorang dari dunia modern yang tidak akan membatasi jenis kelamin. Di matanya anak anak hanya lah anak anak. Mereka semua punya impian besar untuk meraih bintang.


"Lanlan, ini bagus tapi biasanya anak anak yang ke sekolah adalah anak anak dengan harapan jadi petugas besar.Tapi ada hukum di negeri ini tentang pedagang. Sistem Strata mengatakan bahwa pedagang adalah Strata paling rendah sebelum budak.Petani bahkan lebih tinggi dari pedagang. Para pedagang tidak di izinkan bekerja di pemerintahan semua orang tau itu"Jelas ayah mertua. Menurut hukum negara, pedagang tidak akan pernah memisahkan kakinya dunia politik baik itu di sektor kecil mau pun besar.


Status warga terbagi menjadi beberapa bagian. Ada bagian atas yaitu para bangsawan. Bagian Menengah adalah para menteri dan pegawai pemerintah termasuk tentara bupati,atau pun hanya seorang sopir penjara.. Bagian paling akhirnya di isi oleh dokter, petani, pedagang baru terakhir para budak yang tergolong paling rendah dan layak di bunuh. Sedangkan dua status terakhir dilarang mengikuti ujian nasional hingga tidak di perbolehkan berpartisipasi dalam politik.


Itulah sebab nya tidak ramai warga yang mau ke kota untuk menjual barang meskipun itu sayur liar. Mereka masih mengganggap pekerjaan sebagai pegawai walaupun bergaji rendah tapi masih mewah dan di pandang mulia di banding pedagang. Mereka lebih memilih menitipkan barang ke nenek sun daripada menjual sendiri.Tak mau menjadi batu sandungan bagi anak anak.


Adapun mengapa paman Lanlan ikut bisnis es, karena mereka memakai nama keluarga sun sebagai batas. Begitu juga usaha benang sutra yang mengandalkan nama sun sebagai dasar karena masih ada beberapa anak yang pergi ke sekolah. Hal inilah yang memicu kemarahan Lanlan. Pada akhirnya mereka tidak mendapatkan apapun dari transaksi tapi reputasi keluarga Lanlan di pertaruhan kan di sini.


Era ini semua ide bisa di jual ke mana pun dengan harga murah tidak ada hak paten di sana apapun bisa di tiru orang lain. Bagaimana bila ada pihak yang menjual ide Lanlan alih alih mengerjakan nya sendiri.Reputasi lanlan akan tercemar bila Lanlan ingin membuat hal sama dengan produk. Dia akan di kecam karena ketika ide di jual itu memakai IOU


Ringan nya adalah si pemikiran alias penjual ide tidak boleh membuat benda yang sama namun di peniru bebas. Karena itulah pedagang di anggap lemah. Jadi jaga ide mu jangan sampai orang tau,kecuali kau ingin menjual nya.

__ADS_1


Oleh karena itu, membeli budak masih relevan dari pada mencari pekerja. Mereka lebih di percaya dan murah. Adapun surat perbudakan yang di tanda tangan adalah surat penyerahan hidup mati. Bila suatu hari seorang budak di pukul sampai mati ataupun tidak di beri makan berhari-hari maka majikan tidak bisa di tuntut. Kedepan nya budak bisa di jual lagi bila majikan tidak menyukai hasil pekerjaan mereka.


"Tidak bisa jadi pegawai tapi melek huruf masih bagus untuk usaha kita kedepan, Ku saran kan kita semua belajar sesuatu paling tidak beberapa karakter sederhana, melek huruf untuk pedagang adalah suatu ke harusan"Cari saja seseorang yang bisa mengajar kedalam keluarga tak perlu guru atau master.Lanlan juga bisa belajar lagu. Di dunia modern dia takpernah belajar apapun dari karakter cina kuno namun bahasa Inggris Lanlan tidak bisa di pandang sebelah mata. Tapi menggunakan bahasa Inggris di sini maka Lanlan akan di cap sebagai monster. Lanlan memiliki IQ tinggi jadi alan cepat belajar.


"Baik lah, kita akan belajar pelan pelan sayang"


"Hemm apapun katamu sayang"


"Hemm.. hemmm.. baik di putuskan begitu, biarkan bibi han dan putra nya masuk" ayah sudah memutuskan menerima dan akan menyerah kan hasil nya pada keluarga han. Bisa atau tidak hal ini di lakukan.


Lanlan dan para suami keluar membiarkan pasangan tua melakukan semua.Lanlan berlalu akan memeriksa ulang apapun yang akan tertinggal.tapi di tahan sun zie yang mencuri ciuman di dahi nya.


"Suami ku kamu....


" Ayo masuk kamar "


"Hah.. ini..


" Kakak, biarkan Lanlan istirahat, malam ini bagian ku kan"


"Masih siang! "Lanlan menangkap aura aneh di mata Sun zie. Bulu halus Lanlan berdiri tak sengaja merinding takut takut. SunQie juga menangkap bau bau pencurian jatah. Dia tak terima


"Kakak pertama, kau....


" Aaaahhh...


Sun Zi memikul Lanlan bagaikan karung beras tak peduli sun Qie yang merenggut marah.Minggu ini giliran nya bagaimana bila Lanlan memilih alasan capek. Siallll


"Kakak... Kakak.. kakak...


Tuk.. tuk.. tuk...

__ADS_1


Sun zie tak mendengar hanya masuk ke kamar dan menutup pintu rapat rapat.Sun Qie memukul pintu dengan marah tapi tak berdaya. Mendengus pergi ketika mendengar Lanlan berteriak pelan.


__ADS_2