Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Sukiman itu tidak enak.


__ADS_3

Di kamar rumah sakit, Lanlan banyak berpikir. Dengan gaji besar dia juga memiliki konsekwensi yang besar juga. Dia tidak punya waktu untuk bersosialisasi bahkan terkadang dia tidak punya waktu untuk dirinya sendiri.


Kehidupan santai di dunia lain, membuat Lanlan berpikir jika kehidupan nya di era modern sedikit salah. Sekarang dia telah berusia tiga puluh tahun tapi belum memiliki pasangan hidup alih alih seorang pacar.


Jadi hal pertama yang harus dilakukan adalah mengatur ulang hidup nya lagi dari awal. Setelah beberapa waktu,lanlan memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya.


Gaji lanlan sekarang berkisar enam juta sebulan. Ini belum dengan intensif lain .Jika dia ada tugas di luar kota, dia juga kerap mendapatkan banyak bonus yang terkadang bisa mencapai gaji bulanan asli.


Untuk ukuran ini, jika di pikir lagi, ada rasa sayang melepaskan semua nya. Tapi dia tidak lagi mengingat apa yang harus dia pegang jika masih ada di sana. Dia banyak melupakan masalah menyangkut hal pekerjaan.


Karena sakit dia bisa ambil liburan untuk satu bulan kedepan. Ketika masuk ke kantor dia akan langsung mengajukan pengunduran diri dan menerima kompensasi lagi.


"Ahh. pekerjaan ku..! "keluh nya tidak senang.


Lanlan masih ingat, betapa sulitnya dia mendapatkan pekerjaan ini.Tapi sekarang dia benar benar tidak ingat lagi tentang nama beberapa bakteri berbahaya. Dia bisa belajar lagi jika mau, tapi resiko pekerjaan juga tidak benar untuk tubuh mu.


Jadi lempar kan saja.


Lanlan sedikit bosan di kamarnya. Dia di perbolehkan pulang sore ini. Masih ada dua jam lagi.Santai saja dulu.


Tapi di luar ada kebisingan yang aneh. Dia kamar nya agak kedap suara tapi dia mendengarnya ketika ada perawat yang masuk semalam. Suara bisa masuk jika pintu kamar terbuka. Suster datang lagi untuk memeriksa kondisi nya. Jadi Lanlan langsung bertanya karena penasaran.


"Suster, ada apa ribut ribut di luar? "


"Ohh ada seorang pemuda yang masuk karena kecelakaan lalu-lintas. Dia sempat koma tanpa harapan hidup. Tapi dia bangun setelah beberapa hari. Hanya saja dia lupa dengan namanya sendiri. Dia malah tidak tau dia ada di mana" terang suster yang cantik itu.


"Oh kasian, mungkin amnesia ringan"


"Entahlah, hanya saja dia bilang namanya Sun Qie.Dia lucu, padahal kami menemukan dia dengan surat lengkap.Namanya Sukiman yang baru datang dari desa"kata Suster itu ringan. Anak itu bisa di bilang sedikit tampan tapi namanya sedikit menyedihkan sekali. Sukiman.. ckck


"Hah, apa sus, dia bilang namanya si.. siapa?"Apa dia tidak salah dengar, ini Sun Qie, apa mungkin dia juga... ohh astaga.

__ADS_1


"Sun Qie, dia pikir ini era yang masih mengenal kaisar. Kami bingung juga karena anak ini baru datang dan tidak punya uang untuk membayar tagihan rumah sakit"katanya lagi.


" Oh suster, seperti nya aku kenal dengan seseorang dengan ciri ini. Apa bisa suster mencari tau , siapa dia. Siapa tau ini orang yang aku maksud"kilahnya.


Mata Suster ini berbinar, jika pemuda itu memang kenalan mungkin wanita ini bisa membayar tagihan nya. Tapi jika kenal, kenapa dengan dokumen nya, aneh saja.


Lanlan seperti bisa membaca kata hati suster ini jadi dia berkata lagi "Aku mengenalinya lewat sosmed. Jadi aku khawatir salah orang. Anda tau begitu banyak orang yang menipumu di internet? "


"Ohh benar sekali, baik akan kami tunjukkan secepatnya. Lagipula dia sudah bisa keluar jika tidak ada maslah lain dan nona juga akan keluar sore ini bukan? "Lanlan segera mengangguk kan kepala nya.


Dia meminta Suster itu menunjukkan kamar tempat pemuda itu berada.


Di kamar itu, ada banyak pasien lain. Pemuda yang di tunjuk menyusut menjadi bola di satu sudut. Dia seperti nya ketakutan tapi wajahnya tidak mirip dengan Sun Qie sedikit pun. Pemuda ini sedikit gelap sedangkan Sun Qie putih dan lembut. Tapi sebelum nya Sun Qie memang berkulit gelap karena kerja di ladang.


Mungkin dia belum melihat wajah nya secara keseluruhan. Tapi wajar saja jika mereka tidak sama, lanlan di dunia modern juga berbeda wajah dengan Lanlan di era jadul. Lanlan mengerti itu. Hanya saja dia perlu memastikan jika ini memang jiwa lain dari Sun Qie.


Lanlan hanya melihat dari pintu tapi tidak masuk. Dia harus memastikan dulu dari perilaku nya. Tapi pemuda itu tidak bergerak di kasurnya.


"Sun Qie?"


Pemuda itu menarik wajah nya untuk melihat ke arah Lanlan.Tapi dia menyusut lagi dengan malas. Dia pikir wanita ini sedikit cantik tapi sedikit tua. Tapi wangi nya hampir sama dengan wangi tubuh Lanlan.


"Sun Qie?" masih tidak ada reaksi. Jadi lanlan masih berkata sedikit berbisik.


"Suami ke dua? "


Mendengar itu, kepala pemuda yang aslinya adalah Sun Qie ini segera menoleh lagi dengan heran. Dia bertanya..


"Lanlan?"Lanlan segera menganggukkan kepala nya dengan senyum.


" Sayang? "tanya nya tidak percaya

__ADS_1


"Ya ini aku"jawab lanlan lagi. Di akhir bisa menarik nafas lega. Ini memang Sun Qie yang dia kenal. Suami ke dua.


"Ahh kenapa tua? " keluhnya. Lanlan nya begitu muda dan manis sedangkan wanita ini.. ah sulit dikatakan. Senyum Lanlan langsung terbang ke langit, sialan. Tapi dia benar.


Lanlan di era modern jarang merawat diri, dia terlalu sibuk. Karena tidak punya pacar, jadi dia juga tidak peduli dengan perawatan diri. Tapi Lanlan bisa berubah lagi setelah mengkonsumsi air mata Surgawi. Dia tidak melakukan itu di rumah sakit. Dia memutuskan untuk meminum nya dengan santai di rumah nanti.


Sebenarnya wajahnya tidak begitu buruk, hanya ada banyak flek hitam dan kulit sedikit kusam dengan rambut lepek. Dengan Mata air surgawi, itu akan segera beres.


"Jadi apa sekarang?"Kata Sun Qie lemas. Dia sadar beberapa hari dan takut dengan beberapa hal yang baru saja dia lihat.


"Mau ikut aku pulang? "Sun Qie mengangguk karena hanya Lanlan yang dia kenal. Apa lagi Lanlan adalah istri sendiri.


" Baik, tunggu sebentar lagi, akan selesai sore ini"usul nya


"Baik! "kata Sun Qie setuju.


"Bukan " baik" tapi ganti dengan kata"oke " bagaimana?"


"Ohh Oke, oke.. hehehe"kata kata baru dan dunia yang baru, ahh istri juga baru. Sedikit jelek tapi lumayan lah hehehe


Lanlan kembali ke kamar nya dan dia sudah di tunggu oleh suster tadi. Dia menyerahkan dokumen yang lanlan minta.


Karena identitasnya sudah di ketahui jadi Lanlan setuju untuk membayar tagihan Sun Qie. Dia menyelesaikan nya dalam satu jam.


Jadi Lanlan pergi dengan Sun Qie di sisi nya yang cemberut. Lanlan hanya tersenyum simpul karena tau kenapa.


Dia bilang, Nama Sukiman itu tidak enak..


Hahaha ..Sukiman.. hahaha


Dari Sun Qie menjadi Sukiman... 😁

__ADS_1


__ADS_2