
Suasana canggung sedikit mencair gara gara es buah. Pemahaman baru tentang Lanlan yang mudah di bujuk dengan kata-kata manis terekam kuat di benakmu tiga suami.
Ladang yang akan di panen jadi saksi bagaimana amatir nya mereka untuk menuju lagi dan lagi. Ini membuat Lanlan gerah tapi aku suka itu.
"Hari ini cukup panas tapi bisa dingin karena Lanlan ya kak"
"Hmm kau benar,Sayang dari mana es ini? " wow kata kata sayang berceceran di bibir mau tak mau lanlan tersipu malu.Di dunia sebelum nya Lanlan tak pernah mendengar kata kata manis karena dia jarang bergaul dan belum pernah punya pacar.
"Aku buat sendiri "Lanlan tersenyum
" Es nya manis tapi kalah manis dengan senyuman Lanlan ya kak. beberapa hari tak melihat Lanlan tersenyum aku jadi lupa apa rasanya gula"
"Eeh..
" Susunya kental harum, tapi masih kalah detail susu yang itu, masih kenyal harum lagi, kapan bila bisa di makan lagi ya "Uh Sun zie nakal tapi gombal nya receh beneran. Dia sengaja menyindir sementara ibu masih di depan nya.
" Sudah sudah,Pekerjaan masih banyak cepat lanjutkan lagi "Ibu menyelamatkan. Mereka tidak lelah apa memuji Istri bersama ini sepanjang siang.Huh apa wajah tua ini belum cukup di permalukan.
" Ibu lapar ku jadi hilang melihat wajah cantik istri ku ini bu,aku hanya ingin menatap nya lagi dan lagi " Sun Yat masih ingin menggoda lanlan tapi beku mendengarkan kata kata Sun zie
"Aku bahkan ingin memakan...... nya...
?????
"Sun zie kau ini semakin nakal ya!"ibu mulai gerah sendiri
" Nakal itu perlu kalau sama istri sendiri,yakan sayang?"ucap Sun Qie tersenyum penuh arti. Dia bahkan mencolek sedikit jari Lanlan. (modus bang)
__ADS_1
"Aaa.. tuan... " Lanlan mulai berkata manja sangking senang nya. Dia merasa terbang di awan.Kabur ajalah tapi nggak bisa lari. hehehe
Sun Zie tak mau kalah, datang dan duduk di samping Lanlan. Tak berkata tapi langsung aktif menarik Lanlan ke dalam pelukan nya.
"Aaaa"
"Panggil aku suamiku! "
"Tuan? "
"Suami ku!! "
"Su.. suami ku? " Lanlan geli sendiri dengan panggilan ini, Masalah nya dia punya tiga bukan satu.
"Hmm suami pertama "
"Oohh ya benar, su.. suami pertama "
"Suami pertama ku? "
"Hem begitu saja"
cupp
Sun zie mencuri satu ciuman di pipi Lanlan tanpa banyak kata.Dia puas lalu terjun ke ladang dengan lengkungan penuh di bibir nya. Hatu Lanlan alan lari ke mana ,terkejut sebentar dan melirik ke yang lain.Dua suami membeku di tempat ,air liur seakan akan mau keluar.Mengenai Sun Qie yang membeku Lanlan melihat nya dan mengerti.
Cupp
__ADS_1
Cupp
Satu ciuman untuk masing-masing suami.Mereka juga puas dan pergi memanen padi dengan gembira.Merasakan energi tambahan di tubuh hanya gara gara satu ciuman. Lima menit kemudian Ibu duduk kembali di sisi Lanlan,. Dia masih menyukai menantu ini jadi ayo bujuk dia..
"Lanlan ibu tau kau merasa tidak enak dengan kejadian kemaren. Bukan maksud suamimu untuk membuat keputusan sepihak hanya saja ikatan yang ada tak mudah di lepas hanya dengan satu surat kertas bukan?" Lanlan tak suka berbicara tentang ikatan seperti ini tapi dia juga harus di beri pengertian yang mendalam.
" Ketahui lah menantu,sudah wajar bila kita egois dan berpisah bukan karena benci tapi demi kebaikan orang banyak.Jika kami keluar ini mungkin menghemat beberapa bulan untuk makanan.Bila ayah dan ibu mengalami hal yang sama mungkin keputusan kami juga akan sama.Beberapa orang masih akan berpikiran yang sama menantu ku.Jadi jangan salah kan keluarga inti"
"Apa ibu tidak berdendam? " Lanlan tak sepemikiran dengan orang kuno ini , ada apa dengan darah. Apa hebat nya itu. Dia ingin membantah tapi pasti ibu mertua menolak gagasannya.Pemikiran wanita dan lelaki adalah setara hanya maju beberapa abad kemudian.
"Tidak menantu, ini perilaku wajar tapi putra putra ku di didik dengan baik hingga mereka masih menyimpan hati bersih untuk keluarga lama. Seharusnya ibu bersyukur meskipun munafik bukan ibu berkata tidak marah"Kata nya lembut dan menenangkan.
"Mengapa ini wajar, adapun menjual aku adalah ini masih wajar? " Lanlan bertanya mengenai keluarga lan.Baiklah bila berpisah itu wajar demi perut tapi di jual hanya dengan biaya satu babi dan beberapa perunggu saja. Harga diri gadis lemah ini hanya segitu.. ckvkvk
"Nenek mu ya. Begini Lanlan menantuku.Usia sepupu lelaki mu sudah lewat.Bertunang lebihi dari dua tahun ingat? "
"Hmm
Di memori Lanlan menang sepupu mu ini telah bertunangan lama.Sebelum kejadian pihak wanita bertanya bagaimana kelanjutan pertunangan ini karena waktu yang terbuang. Mau lanjut atau bubar. Putri mereka cantik dan pelamar nya berbaris di pintu.
" Mereka butuh uang juga,Tapi tabung uang kosong apa bisa di lakukan lagi. Pernah satu waktu ada mak comblang yang datang menawari nenek mu 2 perak.Kau tau perak, itu bisa 200 keping perunggu.Harga ini di butuh kan untuk menjual mu sebagai budak di kabupaten. Tapi nenek mu khawatir dengan gosip di desa beberapa bulan sebelum kau masuk ke keluarga kami"Sambung nya.
"Biasa juga para gadis di jual sebagai budak, bila mereka beruntung hasilnya mereka bisa makan kenyang berpakaian bagus.Tapi gosip terakhir ada dua gadis budak yang di hukum mati dengan cara di pukul di papan, nenek mu tak mau kau mengalami ini.Jadi datang dan menawarkan pada hari itu. Awalnya kami menolak tapi dia gigih dengan datang setiap hari. Katanya walaupun susah paling tidak kau masih ada di desa yang sama.Itulah kenapa ada sertifikat pernikahan untuk mu. Agar nenek mu yakin kau tidak akan sia-sia"Kenang nenek Sun. Dia bangun dari duduk nya dengan suara masam
"Jadi sebenarnya niat nenekmu itu baik hanya saja seperti kata suami mu mereka tak berdaya.Aslinya masih ada kasih sayang di hati, percaya lah menantu " Nenek Sun kembali terjun ke ladang melanjutkan proses menuai nya. Dia lega karena telah menyuarakan isi hati pada menantu yang keras kepala ini.
Usia Lanlan sudah lewat masa menikah tapi nenek terlalu pemilih. Kasih sayang nyalah yang menahan Lanlan di rumah meskipun hadir bahan gosip di desa.Usia 17th di desa ini bisa di katakan perawan tua di masa ini.Lanlan belum menikah dan tak punya mahar yang di simpan. Salah siapa? Ini salah keadaan, salah pemikiran.
__ADS_1
Lanlan tercengang sebentar sebelum sadar.Masyarakat ini hanya berpikir polos tapi tak bisa berpikir buruk. Mereka tidak serakah mungkin Lanlan hanya berpikir buruk saja.Apa kah yang salah justru Lain-lainnya yang egois.
Lanlan memang egois, dia masak asal-asalan tapi justru makan enak di ruang ajaib nya. Minum kopi susu di selingi roti kukus yang harum. Terkadang bubur putih dengan ayam panggang. Lanlan malu dengan diri sendiri sekarang.Maaf suami ku......