Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
dua dunia


__ADS_3

Jauh di tengah lautan yang luas, sebuah kapal besar terombang-ambing di hempas gelombang. Kapal yang semula pergi dengan tujuan negara Kekaisaran sekarang telah berputar arah akan kembali ke bukit lapin.Tempat paling indah sekaligus paling makmur yang pernah di lihat oleh siapa pun di era ini. Hanya saja rombongan ini tidak tau jika bukit lapin telah berganti rupa.


Perjalanan pulang ini lebih nyaman dari sebelum nya setidaknya ini adalah pendapat dari keluarga Sun. Makanan yang semula hampir kosong sekarang tidak menjadi masalah lagi.


Meskipun hanya ada beberapa kentang dan beberapa macam sayuran itu masih lebih baik.Beberapa waktu setelah itu, ada juga beberapa potong ubi jalar dan jagung yang direbus.


Semakin hari makanan juga semakin bertambah, ada sesekali telur yang di tambahkan ke dalam menu harian. Dua hari kemudian ada daging ayam tua rebus dengan beberapa biji beri yang bergizi.


Orang orang yang menstabilkan kerja kapal juga tidak bertanya kenapa tong air yang semula menipis sekarang selalu dalam keadaan penuh meskipun mereka jelas minum dan menggunakan nya untuk keperluan harian.


Jika di tanya kakek Sun selalu bilang, mereka memiliki stok air yang cukup untuk sampai ke bukit lapin. Anak anak juga sudah tidak serewel di awal. Mereka cenderung diam di kamar nya tanpa sedikit pun bersuara.


Dengan makanan yang cukup air bersih yang berlimpah, sekarang perjalanan ini tidak begitu melelahkan seperti sebelumnya. Apalagi suasana nya lebih kondusif tanpa tangisan anak anak yang meracuni telinga.


Tapi mereka semua tidak tau, anak anak yang selalu berisik masih sama, hanya saja mereka telah perpindahan lokasi.


Di ruang angkasa, empat anak yang selalu membuat tekanan darah naik ini sebenarnya sedang aktif berlarian dari ujung ke ujung ruang.


Mereka tidak menyadari jika mereka sebenarnya masih ada di atas kapal yang bergoyang goyang perlahan.Di dalam ruangan ini, tentu saja mereka tidak alan mengalami mabuk laut yang sebelumnya mereka derita.


Bersama dengan empat anak, dua saudara dengan serius selalu memperhatikan gerak langkah nya. Andai ingin memetik buah, Sun Dani segera memanjat dan memetiknya untuk mereka.


Sebenar nya ini tidak di perlukan jika saja satu dari empat anak mengerti meminta dengan ruang hanya dengan pemikiran. Tapi mereka begitu polos dan biarkan waktu yang menjawab nya.


Do saat yang sama, dua lansia bertugas menanam dan. memanen sesuatu.Mereka sudah membentuk gudang dengan meminta Yaya memikirkan bentuk gudang.

__ADS_1


Dengan pemikiran yaya, sebuh gudang sebesar rumah segera datang dan terhampar begitu saja.Sekarang gudang sudah setengah penuh dengan bulir-bulir jagung juga kentang yang bisa di panen tiga hari kemudian.


Karena mereka tidak memiliki benih, hanya kentang jagung dan ubi jalar yang bisa mereka tanam di ruang angkasa.


Beruntung ayam tua yang di selamat kan, bisa bertelur lebih awal dan sekarang beberapa ayam muda juga sudah terlihat. Nenek Sun sengaja menyisakan beberapa telur untuk di tetas kan. Sisanya untuk menambah kan kedalam menu harian.


Dalam tiga hari, ayam tua di potong menjadi sup bergizi di panci besar. Nenek membuat jam. pasir untuk mengukur waktu luar, jadi mereka keluar sesekali untuk melayani makanan para penjaga bayangan yang telah beralih profesi sebagai pelaut ini.


"Suami ku, lihat lah anak anak ayam ini, begitu gemuk nya. Bagaimana jika kita membuat ayam bakar untuk makan siang? "


"Ambil dua ekor cukup, oh tambah kan satu lagi, itu lebih baik. Yang di sana sedang bertelor jangan di ganggu"Ayam bakar lebih enak jika ada cabai yang pedas tapi mereka tidak punya benih sekarang. Tapi masih bagus jika bisa makan ayam panggang.


"Baik, nanti jika kita tiba di bukit lapin mari kita bawa beberapa hewan lagi. Anak anak juga suka dengan ikan air tawar"kata Nenek Sun.


Mereka cukup aman di dalam ruangan dari di luar di atas kapal.Sekarang mereka hanya harus menunggu waktu untuk tiba kembali ke bukit lapin.


Ruangan ini akan di alih fungsi kan sebagai sebuah rumah keluarga. Anak-anak tidak akan keluar jika tidak diperlukan. Sungguh nyaman hidup sebagai kura kura yang membawa rumahnya kemana-mana.


Nenek dan kakek Sun diam diam bersyukur atas rahmat yang tidak terduga ini. Meskipun taruhan nya adalah tinggal di sini sampai akhir dunia, itu juga tidak masaalah. Mereka sudah cukup puas.


Di saat keluarga Sin masih terjebak di dua dunia, A long juga sedang berada di istana dingin. Hukuman dari ayah Kaisar atas pemikiran nya yang sesat.


Yang disebutkan sebagai istana dingin sebenarnya hanya terdiri dari ruangan besar terbatas dengan satu rumah bobrok yang sama kumuhnya dari rumah rakyat jelata. Di dalam ruang rumah itu hanya ada satu meja dan satu dapur kecil dengan peralatan masak seadanya.


A long ada di sini tanpa perawatan pelayan yang biasa dia miliki sejak dia memasuki istana. Sungguh perawatan yang bertimbang balik dengan yang biasanya dia terima sebelum nya. Sekarang dia harus melakukan apa-apa pun sendiri, masak dan mencuci pakaian nya sendiri.Hanya saja beberapa bahan masakan tidak tersedia disini. Para pelayan dari luar hanya bisa masuk satu minggu sekali dengan beberapa barang dapur itu pun dalam jumlah yang sedikit.

__ADS_1


Seperti yang di harapkan, dia terisolasi seluruh nya dari dunia luar.


Hari ini along sedang kebingungan melihat keadaan dapur yang sebelumnya telah dibersihkan dengan susah payah.


Dia datang ke sini setelah dia melihat seorang pelayan datang dengan membawa beberapa bahan makanan untuk stok nya selama satu minggu.


Menurutnya bahan makanan yang datang sekali ini sungguh berbeda dari stok yang di bawa kesini minggu lalu.


Minggu lalu pelayan hanya membawakan dua pon beras, dua pon tepung,beberapa bumbu dan segenggam jagung juga sepotong ubi jalar.


Kali ini mereka juga membawakan bahan yang sama tapi dengan tambahan satu keranjang roti kukus besar. Beberapa Ham dan sosis tambahan.


Ada juga satu sup ayam dengan panci besar, jika dia berhemat mungkin bisa di panas kan untuk makan satu minggu lagi.


A long segera pergi ke dapur dan menyusun segala nya agar lebih rapi. Hatinya begitu senang dan bersemangat. Mungkin ayah Kaisar sudah tenang dan memikirkan dirinya sekarang.


Memikirkan hal ini lebih dalam,sekarang A long akan menjalani hukuman nya dengan tenang.Tapi dia masih berpikir pemikiran pemikiran itu bukanlah pemikiran yang sesat, tapi pemikiran baik yang bisa membuat negara berkembang dan lebih maju dari sebelumnya.


Hanya saja ayah Kaisar belum bisa menerima ide-ide ini.Tapi ayo menunggu dengan sabar,siapapun yang akan menjadi raja kelak dia tidak peduli sama sekali. Yang dia peduli adalah tentang kasih sayang ayahnya yang masih bisa di lihat nya sekarang.


Tapi A long terdiam di tempat ketika tangannya tanpa sengaja membalik mempan dengan isi sosis.Di bawah mampan jelas tertulis kata-kata" Mommy "


Seni tulisnya sangat berbeda dengan gaya tulisan di era ini yang menggunakan gaya tulisan cina lama, ini adalah gaya tulisan khas yang dipelajari nya dari Lanlan sewaktu dalam pelarian. Tulisan yang tidak pernah ada hanya bisa dipikirkan oleh ibu peri.


Along kecewa lagi.. ini bukan dari Ayah Kaisar nya...

__ADS_1


__ADS_2