Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
berlomba-lomba


__ADS_3

Sederhana nya hidup adalah bisa makan kenyang tidur lena dan pakaian bagus.Ini adalah impian semua orang. Terlebih lagi warga desa. Saat ini semua impian ini seperti jadi nyata bagi Sun keluarga.


Pulang dari pasar sayur, ibu mertua menangis bahagia. Dia mendapatkan 1 perunggu 63 wen. Sun zie pulang dapat 1perungu 20 wen.Total keseluruhan penghasilan mereka berdua 2 perunggu 83 . Uang yang paling banyak bisa di hasilkan dalam keluarga. Jangan kan ibu mertua, ayah mertua pun ikut menangis bahagia.


"Ibu simpan saja uang yang ibu hasilkan sendiri.Aku akan menyimpan dan mengelola uang dari suami ku.Uang dari ibu akan bisa di gunakan di masa darurat" saran Lanlan.


Kali ini ibu mertua tak menolak. Sebenarnya dia juga ingin memegang uang sendiri.Tapi jangan kan uang, milet pun jarang ada di rumah.Sekarang dia bisa menyimpan uang siapa bilang dia tidak senang.


"Ini bagian Sun zie, ambillah untuk keperluan rumah" kata ibu mertua. Lanlan mengambil nya dengan senyuman. Meski tak banyak ini adalah penghasilan suami , mengambil nya adalah satu bentuk penghormatan untuk mereka.


Sun zie segera bergegas memandikan sapi dan memberi makan sapi.Dia akan menghargai sapi ini sejak sekarang.


"Lanlan,apa sayuran nya tidak akan habis bila di jual setiap hari? "


"Sesekali aku dan anak anak akan ke gunung mencari nya, atau warga bisa juga nitip sayuran liar nya pada kita jadi ibu hanya mengambil 10% dari hasil jual catatan sayuran nya bagus dan sayuran yang tidak habis akan di kembali kan" masalah sayur liar akan habis juga jadi pikiran Lanlan, apalagi kalau pendapatan nya lumayan. Sistim titipan belum ada tapi bagus di coba. Mungkin ini akan jadi pemasukan lain untuk keluarga. Sedangkan sayuran liar dari rumah pasti akan berbeda dari sayuran warga karena itu harga harus berbeda.


"Baiklah, kalau begitu ibu akan mencarinya pada bibi cai" Ibu segera pergi ke liar mencari bibi cai.

__ADS_1


Bibi cai adalah istri dari adik ayah mertua. Meskipun sudah berpisah rumah tapi hubungan mereka masih baik baik saja. Bibi cai tidak pernah bisa membantu dari segi ekonomi tapi dia membantu dari segi mental.


Jadi Bila ada sesuatu yang baik di keluarga, kenapa tidak memikirkan bibi cai di depan. Lanlan tidak akan campur tangan dalam hal ini tapi dia hanya akan menambah kan kuantitas mata air di sumur.


Esok pagi nya ibu mertua masih berjualan di pasar sayuran. Tapi ada yang berbeda dari hari sebelumnya. Pelayanan yang membeli sayuran mahal sudah menunggu di lapak nya.


"Nenek aku sudah menunggu sedari pagi. sayuran semalam sungguh berbeda dan enak. Hati ini aku akan membeli semua sayuran mahalnya.Tamu yang datang juga memesan beberapa ikat.jadi bisakah aku membeli kesemua nya hari ini? "Ucapnya ragu ragu, takut nya ada yang sudah memesan terlebih dahulu.


"Te tentu saja bisa, semua nya berjumlah 1 Perunggu 80 wen hehehe " orang itu tak ragu membayar tapi sebelum dia pergi ibu memanggilnya kembali.


"Kali ini ada beberapa pon bery liar dan anggur hitam liar juga stroberi liar. Yang ini juga kelas satu harganya 70 wen ,kg, maukah anda mencicip nya terlebih dulu? " Buah ini tentu saja dari ruangan Lanlan. Lanlan pura pura pergi ke gunung untuk mencari nya. Buah manusia dan besar. Meski mahal pasti laku.


Untuk lebih jelas, lanlan langsung mempraktekkan bagaimana tata cara penitipan berlaku. Setiap 70wen ibu akan dapat 7 wen untuk nya sendiri. Uang untuk Lanlan akan di serahkan pada nya sedang kan uang untuk ibu akan masuk ke kantong ibu secara otomatis.


Hari ini Lanlan menitipkan buah buahan saja, kedepan nya ibu akan di dorong untuk menyewa satu warung kecil. Lanlan sengaja menyediakan satu kg buah untuk uji coba para pembeli.


"Hemm bery ini manis malah lebih manis dari bery biasa.stroberi nya juga manis beri aku dua kg setiap jenis" ucap nya. Pagi ini karena ada buah contoh jadi pembeli banyak yang tertarik.Satu jam kemudian buah buahan nya habis tak tersisa. Melalui ini ibu dapat komisi 75 wen.

__ADS_1


Sayuran Lanlan juga menghasilkan 3 Perunggu lebih. mulai besok ibu akan menjual sayuran liar dari bibi cai.Sayuran liar di lahan samping hanya bertahan satu minggu . Sekarang lahan baru mulai di tanam jadi stik akan di dapat dari orang lain dan sistim titipan mulai di berlakukan.


Ada tiga bibi yang mau melakukan hal ini. Semua dari keluarga Sun. Meskipun berpisah, ibu mertua tidak akan melupakan akarnya. Dia tau semua tak berdaya saat itu tak mungkin bisa menyalahkan orang lain.


Saat sistim titipan di mulai, Lanlan menyarankan agar pulang tak lebih dari sebelum waktu makan siang. Bila sayuran tidak habis maka bisa di konsumsi sendiri oleh yang nitip. Tapi titipan tidak boleh sama dengan orang lain. Maka persaingan akan sehat.


Ketika pulang ke rumah, ibu mulai menghitung uang lagi. Dia mendapatkan 5 perunggu bersih.ini karena dia membawa lebih banyak varian.


"Ibu bisakah aku nitip telor ayam, ayam sedang rajin bertelur. Ada 12 ayam yang bertelur hari ini, sedangkan semalam ada 15telur.bisakah ibu menjual nya? " Tanya sun Yat, dia juga bisa menghasilkan uang. paling tidak uang untuk membeli obat nya sendiri. Ayam itik kelinci dan babi adalah tugas nya.


"Apa, ayam mu sudah bertelur? " tanya ibu.


"Tentu saja bu, aku hanya memasakkan bubur ubi jalar di campur rumput untuk pangan babi. Sedikit ku beri pada ayam hasil nya ayam jadi gemuk dan cepat bertelur, itik ku juga akan bertelur sebentar lagi"


"Uang nya tolong beli dua puluh anak ayam kembali,juga lima ekor itik besar, oh ya bu, tanyakan pada pelanggan ibu, adakah yang mau membeli ikan. Kalau ada yang pesan, aku akan menangkap nya pagi hari. Aku membayar sunlie dan adik nya untuk mencari bibit ikan lagi " Sun Yat berkata penuh semangat seolah olah uang sudah ada di gengaman nya. Ibu mertua dan ayah mertua tercengang.


?????

__ADS_1


Ada apa ini, kenapa tiba tiba semua nya bisa menghasilkan uang. Tidak anak, menantu sekarang cucu pun bisa menghasilkan uang. Apa ini sebuah perlombaan


__ADS_2