Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Selamat datang, cinta


__ADS_3

Setelah menimbang dan berpikir lama, Sun Zie mulai mendapatkan jawaban dari teka teki ini.Dia memilih bertanya pada ayahnya yang memang menolak berbicara dengan nya sekarang.


Setelah berpikir ulang, dia baru menyadari apa yang dia lakukan sebenarnya membuat hati lanlan terluka.Apalagi dia ingat, bagaimana dia menarik paksa pakaian Lanlan tepat di depan mata banyak orang.


Kala itu dia tidak berpikir jernih,lagipula itu adalah gerakan reflek nya saja karena takut akan terjadi sesuatu kepada kaisar yang telah di pujanya bertahun-tahun yang lalu.


Seakan akan kejadian itu terulang kembali di memori, bagaimana kulit Lanlan berubah menjadi jelek ketiak Sun Zie merogoh nya di segala arah. Beberapa tangan mencoba merobek pakaian dalamnya karena mungkin saja lanlan menyimpan nya di sana.


Dia melupakan wajah mesum kaisar saat itu, istri nya hampir di telanjangi oleh nya sendiri.Sikap santun di era ini mematahkan hubungan lelaki dan wanita.Suami istri sah pun akan tabu untuk bergandengan tangan.


Wanita pada dasarnya harusnya bersikap pemalu dan sopan. Mereka juga selalu berpakaian tertutup demi kesopanan itu sendiri.Sangat jauh berbeda dengan wanita di era modern.Yang selalu berlomba lomba untuk mengecilkan lagi ukuran baju nya dan memamerkan kulit mulus ke mana mana.


Sejak datang ke zaman kuno, Lanlan langsung menempatkan dirinya ke dalam tradisi lama. Dia memakai pakaian yang serba tertutup demi menjaga kehormatan nya sebagai wanita.


Sedangkan apa yang di lakukan oleh Sun Zie yang membuka paksa pakaian istri di hadapan banyak orang sama dengan melakukan hubungan intim di Khalayak ramai. Nama baik Lanlan sebagai seorang wanita baik baik jatuh hingga tidak tersisa. Bahkan dia menjadi lebih rendah dari seorang pelacur yang menjajakan diri tapi masih tetap tertutup di mata banyak orang.


Istri bersama berubah menjadi istri nasional...


Entah bagaimana Sun Zie melupakan masalah sepenting itu.Sekarang setelah di ajari oleh keluarga besarnya, barulah dia mengerti letak permasalahan nya. Dia memang sungguh layak di lempari ke sungai kuning...


Ketika Sun Zie sedang meratapi kebodohan nya sendiri, beberapa mentri sudah menyatakan dukungan nya pada proposal mentri Gu.


Hanya segelintir mentri yang menolak ide itu, jadi langkah kedua langsung di lakukan satu minggu setelah nya. Mengajukan proposal langsung ke kaisar muda yang Agung.


Proposal lamaran segera di tulis dan di kirim bersama dengan surat dukungan dari dua puluh mentri.Di sana menyatakan sebab mengapa Putri Sun layak menjadi calon Ratu masa depan.


Implikasi nya adalah, bukit lapin.


Harapan ke dua puluh mentri agar ada sepuluh lagi bukit lapin yang baru.Mereka berpikir, meskipun keluarga Sun mengungkapkan semua teknologi yang ada tapi hasilnya akan selalu berbeda jika di lakukan oleh keluarga ini.


Untuk menetralisir makar lain di kemudian hari, hubungan ini juga layak untuk di lakukan. Kekuatan serangan keluarga Sun bisa menghancurkan Kekaisaran dalam satu hari, jika ini di miliki oleh negara. Bukan tidak mungkin negara akan bisa mendominasi di seluruh benua timur.


Surat permintaan itu sampai di meja kaisar Long Jie setelah makan siang. Dengan malas dia melirik dokumen itu,entah bagaimana dia bisa menebak jika ini pastilah dokumen tentang calon Ratu masa depan. Hanya saja dia sudah malas dan tidak bersemangat jadi dia menyerahkan keputusan nya kepada menteri Gu untuk memilih tanpa memandang bulu .

__ADS_1


Kaisar Yang Agung bahkan tidak memiliki kuasa tentang hidup nya sendiri...


Dengan begitu proposal yang dibuat menteri Gu, tidak di baca sama sekali oleh kaisar Muda Long Jie yang Agung.


Sore hati berikut nya mentri Gu mendapatkan izin masuk ke istana. Tujuannya hari ini untuk mendapatkan jawaban tentang proposal yang ditulisnya.


"Menteri besar Gu..... " panggil Kaisar Long Jie ketika dia melihat mentri Gu datang.


"Panjang umur seribu tahun yang mulia Kaisar Long Jie yang Agung" dia berseru dengan berlutut hormat pada Kaisar muda.


"Bangun lah"


"Baik"


"Apa mentri Gu datang untuk bertanya kan proposal lamaran yang rerakhir? "


"Yang mulia"


" Yang mulia tidakkah melihat siapa gadis yang akan dijalankan? "


" Tidak perlu bukankah itu sama saja? "jawabnya resah, tidak ada raut wajah bahagia seperti yang di bayangkan oleh mentri Gu sebelum nya.


" Tidak kah yang mulia merasakan sesuatu setelah melihat gambar nya? "


"Kaisar ini bahkan tidak perlu melihat itu lakukan sak yang terbaik menurut mentri Gu, Kekaisaran ini membutuhkan seorang Ratu"


"Yang mulia, kalau begitu mari batal kan saja, baik? "


"Kaisar ini sudah lelah, biarkan saja"


"Yang mulia? "


"Kasim, kirimkan proposal itu kepada Kaisar muda "

__ADS_1


"Baik'


Kasim yang ditunjuk bergerak ke sisi lain dari meja kaisar .Sebenarnya meja itu tidak jauh ,hanya berjarak sekitar satu meter dari meja kaisar yang asli. Tapi memang begitulah adatnya. Seorang Kaisar tidak akan mengambil apapun yang tidak ada di mejanya.


Dengan gerak lamban kasim itu meletakkan proposal di depan kaisar. Kaisar muda tidak bersemangat untuk mengambilnya tapi dia merasa kasihan dengan menteri Gu yang telah bersusah payah dalam beberapa bulan ini. Maka mari luangkan sedikit waktu untuk menyenangkan.


Dengan "huh" lembaran itu di buka tapi jari halus Kaisar segera kaku begitu mata ini menangkap sesuatu yang familiar.


Gambaran seorang gadis manis yang telah mengisi hatinya tiba-tiba membuat matanya segar. Jantung nya langsung berderak kencang sekencang kuda yang berlari di padang pasir.


Mata nya yang selembut awan seakan bisa menyihir Kaisar muda dalam sekejap membuat kaisar lupa diri. Gadis dari bukit lapin.


Meski Sun Lie telah memasuki istana, tapi itu adalah terakhir kalinya dia melihat sosoknya lagi.Kaisar hidup terkurung di istana sehingga tidak bisa bertemu dengan sengaja. Sedangkan Sun Lie sendiri tidak boleh masuk ke istana lagi jika tidak di panggil ataupun jika dia bisa mendapatkan undangan resmi.


Jadi gambar ini seakan menurunkan hujan di saat kemarau panjang. Dalam waktu itu, ada senyum kecil di wajahnya.


"Kemm... kehmmm.. Kaisar Yang Agung? "dari wajah nya, mentri Gu tau, tebakan nya benar. Dia merasa beban yang di pukul nya selama beberapa bulan ini akhirnya jatuh juga.


"Mentri Gu, ohh. kasim cha, anugrah kan sepotong kain sutra bulan mengambang pada mentri Gu"Kaisar Long Jie tergagap-gagap tapi segera tegak lagi dan memberi anugrah kepada Mentri Gu. Ini adalah bentuk dari hatinya karena dia juga memiliki beban sendiri.


Jika bisa, dia akan menerbitkan dekrit pernikahan untuk Sun Lie tapi dia tidak mau menghancurkan persahabatan lama hanya gara gara ini. Dengan proposal ini, dia memiliki sebab yang bagus.


"Baik"


Tak lama sang kasim itu datang lagi dengan sepotong kain bulan mengambang.Dia menyerahkan nya kepada mentri Gu dan mentri Gu berterima kasih kepada Kaisar muda sebelum pergi.


"Yang mulia, rendahan ini mengundurkan diri"ucapnya


" Baik, pergilah "


Kaisar muda tidak memandangi nya melainkan kepada gambar Sun Lie di tangan. Tapi mentri Gu tidak tersinggung malahan dia ikut berbahagia. Dia tersenyum di dalam hati nya dengan tulus.


Cinta, selamat datang ke istana...

__ADS_1


__ADS_2