
keindahan dan kelezatan berpadu dengan pemanjaan penglihatan. Inilah yang di rasakan para tamu saat ini.Mereka sedang duduk di ruang terbuka persis di depan hotel saat akan makan malam.
Jangan pikir kita bisa melihat kursi yang di susun cantik di sini.Ini hanyalah hamparan permaidani besar dengan meja kecil untuk setiap orang.
Di meja kecil ada satu piring ayam panggang hangat keemasan.Dengan taburan wijen di atas nya. Harum nya membuat mulut Anda berdecak.
Acar ikan kering yang renyahnya sampai ke tulang.Dengan warna kuning yang menarik di isi oleh ikan ikan kecil yang tersusun rapi bagaikan prajurit. Ini indah dan mengenyangkan.
Sup mie sedap dengan selusin daging iris beraroma daun bawang lezat.Ada sayuran kering sebagai topingnya. Aroma sup nya menerawang ke mana mambuat lidah tak sabar ingin mengunyah
Gorengan kaki kelinci dengan kecap pedas manis di taburi butiran wijen seperti butiran salju. Penampilan antara hitam dan putih yang terlalu indah untuk di lihat.
Untuk makanan pokoknya adalah nasi putih yang langka. Di sebut langka sebenarnya untuk di luar bukit lapin saja tapi di dalam bukit lapin ini sudah pemandangan biasa saja.
Mungkin inilah salah satu sebab para tamu undangan ini sedikit melangkolis.Makan di pantai pada hari pertama makanan pokoknya masihlah butiran jagung utuh dan ubi jalar yang di cincang halus.
Itu masih bagus karena dengan posisi tinggi, orang masih jarang memakan butiran jagung utuh alih alih bubur jagungnya. Jadi ketika mendapatkan suguhan itu gari mereka masih tergerak tapi bandingkan dengan sekarang. Ada satu mangkok penuh nasi putih lembut. ohh bisakah minta nasi tambahan...
Jadi makan di pantai yang indah sangat berbeda dengan makan di kaki bukit.Dengan hidangan yang memanjakan lidah mereka di hibur oleh hamparan padi yang menguning dan aroma bunga yang mengangkasa.
Hampir semua tamu makan dengan mata mengembun. Tapi tidak dengan empat anak yang baru daja makan dengan cara elegan.
Bersama lanlan mereka sudah terbiasa makan dengan menu sebegini.Cara makan yang elegan juga di ajari oleh lanlan sebelum nya.Di tambah mereka bergaul dengan a long membuat cara makan tiga bocah itu masih seimbang dengan gaya makan bangsawan kelas atas.
__ADS_1
A long memang selalu makan dengan hidangan lengkap dalam hidup nya.Satu satunya waktu fia mengalami kelaparan adalah masa pelarian bersama ayahnya. Meskipun hanya dua bulan tapi itu sudah membuat dia belajar apa artinya lapar.
Di sinilah dia mulai menghargai rakyat miskin.Dan pandangannya terhadap sosok wanita juga berubah total.
Tidaklah dua belajar bagaimana keluarga ini bisa makan kenyang setiap hari di saat saat sulit hanya karena di komandokan seorang wanita tanggung. Ibu perinya.
Jika bukan ayahnya adalah kaisar saat ini maka jangan salah kan dia yang akan mengusulkan ibu peri sebagai ibu sambung meski pun ayah bau itu akan bergelar suami ke empat.
Sejak bersama ibu peri, dia akan selalu bercerita untuk membuat anak anak tidur dan itu termasuklah a long sendiri. Karena mereka kebetulan belum berpisah kamar.
Along menyukai cara ibu peri bercerita, tapi cerita yang paling horor menurutnya adalah peran wanita dalam memulai peperangan besar. Katanya di awali oleh rasa cemburu karena kaisar tidak akan pernah adil di dalam istana belakang.
Istana belakang rupa nya adalah tempat perang terselubung yang tidak pernah mati.Wanita cantik selalu tersenyum tapi bisa membunuh mu dalam diam. Mereka terkadang mampu menarik simpati dan membuat gelombang besar di saat yang sama.
Sun zie masih tidak menyentuh makanan nya sendiri. Dia masih mencari jawaban atas kepingan memori yang tidak lengkap itu. Tapi jangan pikir dia sendirian saat ini. Dia duduk satu meja dengan ibu mertua putri lannniang.
Wanita tua ini selalu berbicara banyak tapi pikiran sun zie yang kosong membuat dia tak begitu mendengar apa katanya.
Mangkok nasinya sudah penuh dengan berbagai macam daging empuk.Ini sudah menyerupai bukit kecil. Dia jadi khawatir dengan cara wanita tua ini antusias padanya
"Nak jendral, kenapa tidak makan. Ohh apa kau tidak begitu menyukai nasi putih, hem? " kata katanya yang lembut menenangkan hati sun zie tapi dia merasakan fenomena ini adalah aneh. Jadi dia mulai membuka mulut nya.
"Ibu..adakah kita saling kenal? "
__ADS_1
" kau...kau berpikir apa nak jendral? "ungkap ibu sun senang. Ini adalah sebuah kemajuan. Dalam satu hari dua sudah mengubah panggilan dari nyonya ke ibu. Bukan kah ini pertanda baik. Tapi kata lanlan jangan terlalu di paksakan.
" Tidak ada, hanya saja ini.. ini aneh. Ibu di mana Putra pertama mu? "
Jantung ibu mertua lanlan ini langsung copot mendengar kan pertanyaan itu. Dia hanya ingin mengatakan "Itu kamu" tapi bukan kah ini hanya akan memicu nya lebih cepat dan itu buruk bukan.
"Dia.. dia pergi ke luar kota hehehe.Hanya akan kembali agak lama"
"Begitu ya" akhirnya sun zie lega. paling tidak dirinya bukanlah putra pertama yang artinya suami pertama wanita serakah itu. Dia ...berbagi wanita.. hem.. tidak mungkin..
Ibu yang gugup segera merapikan keringat di dahinya. Dia harus mundur sekarang. Memicu nya lebih cepat pasti akan buruk jadi mari mundur selangkah. Rencana nya dia akan tidur di hotel kaki bukit Malam ini agar bisa mendampingi sang Jendral di pagi hari tapi rencana nya berubah total.
"Kami akan pulang ke kediaman resmi setelah selesai makan" kata kata itu di tujukan kepada para budaknya. Begitu kata kata ini jatuh satu dari mereka segera pergi untuk mempersiapkan kereta dan satu lainnya pergi untuk merapikan barang bawaan nya. Beberapa tetap tinggal untuk membantu nyonya sun.
"Baik lah ibu, maka hati hatilah di jalan" ucapnya enteng.
Mereka masih berbincang bincang tentang bukit lapin setelah itu.Adapun empat anak sudah selesai makan dan mulai berangkat ke kamar hotel setelah menyapa nenek nya terlebih dulu.
Kembali ke kamar hotel yang nyaman, gosok gigi dan masuk ke selimut lembut. Di saat itu juga beberapa tamu segera berpencar begitu juga dengan ibu mertua lanlan yang bergerak ke kediaman resmi.Mari mundur selangkah untuk maju dua langkah.
Sun zie hanya mendesah lega mendapati kereta yang menjauh tapi dia kembali di serang oleh kepingan memori yang sebelumnya samar samar tapi sekarang ada beberapa wajah yang jelas tapi kenapa wanita serakah itu ada di sana..
Mungkinkah...
__ADS_1