Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
selamat kali ke dua


__ADS_3

Permintaan pihak li sungguh tak masuk di akal tapi keluarga Li masih bersikeras tak ingin berpaling. Tanah ladang padi keluarga sun hanya lah tiga hektare masih bisa di bilang sedikit bila di banding kan dengan tanah keluarga lain tapi ini akan di minta secara paksa oleh pihak lain tanpa berpikir dua kali.Bagi kebanyakan warga tanah adalah sumber kehidupan yang jarang di jual belikan.Tapi gerakan keluarga li membuat warga tercengang tak sadar dengan mulut ternganga lebar seakan sebutir telur bisa lolos dengan mudah nya.


"Apa kalian sudah gila? uang emas dengan tanah ladang?"Kepala desa wang mendadak linglung, baru tau ada warga nya berwajah palsu dan serakah.


"Woow hahaha, inilah wajah asli nya kan, tidak ku sangka ckckckck"Nenek lan meradang maju ingin mencakar wajah nyonya li.Beruntung dia di pegang istri kepala desa bila tidak..


" Nyonya sun, jangan pikir kami serakah dengan uang. Putri ku ini sudah di lamar orang dengan hantaran dia kali lipatvdari itu. Aku hanya mengingat bagaimana kita hidup satu desa jadi berpikir jangan menyusahkan mu. Lagipula Putri kami yang cantik ini juga akan jadi nyonya sun pada akhirnya kan'


"Puih, mimpi saja kalian hahaha.Ayo ayo ke yamen sekarang, Aku tak takut. Biarkan reputasi putri kalian hancur jadi debu sekalian hahaha, baru kita lihat siapa yang mau menikahi nya kembali" nenek sun sesumbar penuh percaya diri. Awalnya dia adalah sosok yang cinta damai tak pernah sekalipun berselisih faham dengan warga lain.Tapi putra putranya adalah batasan.


Beberapa bulan hidup berjualan di kota kabupaten, dia banyak berbicara dan mengenal cukup banyak orang. Secara tak langsung temperamen nya berubah, nenek sun yang sekarang sudah berani berdebat ke depan meski di kelilingi banyak orang.


"Ayo.. ayo pergi" nyonya li pantang di provokasi, meskipun ketar ketir tapi nyalinya masih ada lagipula dia tak berpikir nenek sun akan benar benar ke yamen.Li ana juga berpikiran sama seperti ibu nya jadi dia demy mendongakkan dada pura-pura maju berjalan.


"Ayo ibu mertua, suami pertama, bawalah gerobak sapi mati kita semua berangkat ke yamen.Jangan kalah dengan ****** kecil ini"


"Apa kau bilang, ******? "


"Ya itu kau kan? "Tanya lanlan pada Li ana. Gadis manis itu mendadak ingin pingsan.


" Kau..


"Kau yang murahan kecil, putri ku adalah giok hijau sedang kan kau batu di sungai. Wanita tak tau malu, ada tiga lelaki di satu ranjang, puih.. " nyonya li meludah ke tanah dengan jijiknya. Sebenarnya dia sudah galau melihat gerakan keluarga ini yang seperti nya memang berniat ke yamen.Jadi dia mengulurkan waktu agar pihak sana bisa berubah pikiran.


"Hei bibi li, ingat, aku lanlan, hanya membuka kaki untuk suami tapi putri mu rela melemparkan diri pada suami orang katakan siapa yang ****** kecil di sini hah"Tiga suami tersipu maling dengan kata kata kotor yang keluar dari bibir lanlan tanpa di sensor. Dai gadis tak tau malu..


" Lanlan...

__ADS_1


"Kau yang pelacur kecil sial,Sun Qie tak cukup daging di rumah tentu saja di kelaparan.Putri ku yang cantik pasti dia tergoda untuk merayu. Putri ku ini amat polos dan rapuh tak tahan dengan rayuan manis.Lagipula huh.. daging satu di bagi tiga siapa bilang itu cukup. Lelaki biasanya punya lebih satu wanita bila punya uang tapi lucunya mereka punya satu daging saja sungguh sial"


"Nyonya li, simpan kata kata kotor mu itu,siapa yang bilang cerita kamar putra ku pada mu, apa kau mengintip nya atau kau iri? katakan saja kau iri, punya satu suami saja tak becus , jaga suamimu itu kudengar dia menyimpan selir di kota"


"Nyonya sun.. kau?"


"Ya aku, aku ingin ini selalu pergi ke kota tentu saja aku tau.Kalian makan sayur liat di desa tapi selirnya punya daging di kota, oh kasian nya"Aib nyonya li di bongkar paksa oleh nenek sun tiba-tiba. Memang kabar itu selalu berhembus menjadi sebuah gosip kecil tapi tak siapa yang akan membicarakan masalah ini di depan orang nya seperti nenek sun. Kembali desas desus terdeny


"Oh lagipula siapa ayah nona li? ada siapa yang tau? "


Ya aku ingat, nona li di lahirkan prematur tapi kabar nya nyonya li hamil duluan entah benar atau tidak "


"Astaga, aku tak tau. Ini kabar baru!"


"Hemm tapi aku juga mendengar kabar itu tapi ya....


"Bukan kau saja, aku juga mau kok"


"Hei.. putra mu sudah merangkak di rumah tapi aku masih bujang meskipun miskin sih hehe"


"Cantik, jebak kita dong, istri bersama juga boleh kok hahaha"


"Kalian memfitnah putri ku? ayo. siapa berani berkata hah? "nyonya li marah dan melebar kan matanya hingga dia tampil menyeramkan sedang kan li ana wajah nya sudah menghitam.


"Nyonya li. Kau menikah bukan kah dengan cara culas tapi sekarang ini akan melakukan hal yang sama pada putra ku juga, ooo tidak mungkin"Nenek sun dan lanlan tersenyum sinis sedang Li ana sudah mulai tak percaya diri.


"Ibu....

__ADS_1


" Jangan percaya An'er, mereka hanya membuat gosip baru"


"Tapi bu...


" Oh Ibu mertua, mungkin apa kata orang, ibu dan anak adalah sama itu benar bukan. Dulu ibunya sekarang putri nya ckckck tak tau mau"


"Benar sekali, Malang benar nasib rumah masa depan mu li ana.Hanya mengandalkan wajah cantik tapi nilai nya kosong"


Terkena gosip panas, li ana malu hingga menangis beneran di tanah. Dia sampai tersedu sedu seakan akan ingin pingsan. Para warga menelan biji melon dan bergumam tak jelas beberapa waktu hingga kepala desa angkat bicara.


"Kmmm.. jadi kita ke yamen? "


"Tak perlu aku pribadi tak menginginkan menantu ini. Pergi dan simpan lah sendiri puih... " Nyonya li malu dan marah. Tanpa imbalan emas dan tanah ladang,dia merasa ini sia sia lagi pula bila pun akan menikah sunQie pastikan jadi menantu rumah yang tak kalau sia sia dengan Sun Yat.


" Satu keping emas dan tanah nya? "tanya lanlan keras seraya menyindir


"Kalau menantu tak ku ingin apalagi hantaran nya, kalian adalah hantu di siang hari. Ayo putri ku, kita pulang lagi pula kau akan memiliki jodoh terbaik bukan orang mesum tak berguna ini" Li ana di tarik paksa dan pasangan ibu dan anak ini ini menjauhkan diri namun masih saja mengumpat dan mengutuk tak jelas


Kepada desa mengusap dada bersyukur.Masalah bisa berakhir damai. Setelah itu para warga juga berangsur-angsur pulang ke rumah masing masing.Lanlan dan ibu mertua kembali ke rumah dengan lega. para suami masing-masing merasa gugup tak jelas karena tadi lanlan berkata ganjil dengan pelan hingga tidak ada yang mendengar selain mereka.


"Kalian tidak cukup daging? Di belakang ada dua sapi betina dan dua babi betina, pilih dan kenyang kan perut"


Suami pertama "....... "


Suami ke dua "..... "


Suami ke tiga "..... "

__ADS_1


__ADS_2