Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
bartender muda


__ADS_3

Pertama kalinya, dua saudara merasakan naik pesawat. Mereka akan pergi ke bali urusan bisnis Lanlan.Tapi bagi dua saudara ini adalah untuk liburan sekalian cuci mata secara gratis dan tidak terganggu secara moral. Melihat para gadis cantik yang memakai bikini di pantai, ini membuat cara pandang mereka berubah ke arah yang baru.


Tapi itu baru kata Lanlan mereka belum melihat langsung.hanya untuk pergi liburan,dua saudara segera menelusuri dunia maya untuk mencari tau kondisi baki secara keseluruhan.


Kenyataan nya ini adalah surga nya para pencari kesenangan.Selain itu mereka akan bisa melihat orang orang yang berbeda kulit dari berbagai negara.


Mereka tiba di bali dengan mulus dan langsung menarik taksi ke sebuah hotel berbintang. Memesan dua kamar VIP untuk tiga malam selanjutnya.


"Mari istirahat dulu, besok siang kita pergi lagi. Kebetulan pertemuan hanya akan di buat sore besok jam tiga di pinggir pantai"katanya memberi tau. Dia merasa sedikit lelah , sudah begitu lama dia tidak naik pesawat lagi.Mungkin sudah berabad-abad juga, jadi dia merasa sedikit mual. Beruntung dia tidak muntah di pesawat, jika itu terjadi, akan sangat memalukan sekali.


"Tapi lanlan, aku sedang ingin ke pub sebentar. " Sun Zie lebih maju daripada adiknya. Dia sudah beberapa kali ke dunia remang remang. Tapi jangan pikir jika Sun Zie akan " bengkok".Dia hanya merasa jika di pub dua akan bisa menemukan "naga" di sana. Baginya hidup tanpa darah seperti makan tanpa garam.Lihat saja perbedaan antara tiran jaman behula dan zaman modern.


Tidak ada niat untuk masuk terlalu jauh ke dalam tapi hanya untuk bersenang-senang dan mengingat masa lalu. Baginya dengan dekat ke api dia masih akan bisa ingat siapa itu Sun Zie. Tapi dia juga tidak munafik, dia menyukai kehidupan damai dengan menjadi Zidane. Jadi sesekali menyelam tapi tidak akan membuatmu mati lemas.


Lanlan tidak begitu peduli dengan apa yang ingin mereka lakukan. Baginya mereka hanya anak burung yang suatu hari akan terbang jauh dan mungkin tidak akan pernah kembali lagi. Dia harus bersiap jadi tidak perlu untuk membuat ikatan terlalu kuat.


Setelah cek in, lanlan masuk ke kamar nya untuk beristirahat sedang kan dua saudara segera berangkat ke sebuah pub yang mereka temukan di google maps.


Mereka benar benar akan membuka mulut dengan lebar ketika bertemu dengan wisatawan. Ada yang berkulit putih dengan bola mata yang sebiru laut. Ada juga dengan rambut berwarna kuning dan putih seputih uban wanita tua.Uban di kepala ibu tua Sun masih kalah putih nya sama dengan bule dari luar ini.


Sun Zie mengajak Sun Qie untuk duduk di meja bar. Peramu saji adalah seorang bartender muda yang berkulit putih. Seperti nya baru berusia belasan tahun. Tapi Sun Qie merasa familiar ketika melihatnya. Tapi dia tidak mengerti mengapa.


Bartender segera menyiapkan minuman pada beberapa orang dengan cepat. Dia begitu pandai dalam mengelola minuman beralkohol sehingga beberapa gadis selalu terpana dengan gerakan nya yang lincah ketika meracik minuman beralkohol itu.


Plok... Plok.. Plok...


"Kakak pertama, apa bagusnya dia, hanya guncang sana goncang sini, camput ini campur itu, huh siapapun bisa!" kata Sun Qie mendengus. Jika saja dia datang ke sini lebih awal pasti dia akan lebih bagus lagi.


"Sun Qie, hati hati kalau bicara, oke"


"Kiki kakak, ki.. ki.Lagipula siapa juga juga Sun Qie itu, nama yang sudah kadaluwarsa"


Tok...

__ADS_1


"Auu ..kakak pertama, kau..


Sun Qie di ketuk di kepala, dia malu sekali karena ruangan penuh dengan orang dewasa dan wanita cantik. Kakak nya ini sungguh tidak punya perasaan.Bagaimana pikiran para gadis yang cekikan melihat dirinya yang tampan di getok di jidat.


" Siapa juga kakak mu,nama ku Zidane "sergah Sun Zie yang menyukai nama Zidane. Lagi pula untuk kelahiran kembali ini, dia tidak punya hubungan darah dengan Sukiman yang lahir di desa terpencil.Dirinya adalah raja hacker di dunia maya.


Sun Qie tidak menjawab karena itu adalah kebenarannya. Disisi lain sang bartender berhenti meracik ramuan nya, tangannya bergetar karena gugup..


Tapi ini hanya reaksi untuk beberapa detik, setelah itu dia kembali aktiv meracik minuman yang di pesan.


Dua saudara masihSih bermain di pub sampai jam sudah menunjukkan jarum ke dua.Mereka memutuskan pulang ke hotel dan tidur.


Tanpa mereka tau, ada seseorang yang mengikuti mereka sejak mereka keluar dari pub sampai lah mereka tiba ke hotel tempat mereka menginap.


Di pagi hari, Lanlan seperti biasa nya memesan sarapan pagi ke kamar nya. Tapi ada sesuatu yang baru hari ini. Sarapan sampai sebelum dia sempat memesan nya terlebih dahulu.


Tanpa di duga, sarapan nya adalah bubur lima harta beserta kopi susu yang harum. Ada juga tiga roti kukus besar dengan isi tumisan ayam cincang dengan kubis.


Setelah sarapan yang kaya, lanlan bersiap siap untuk pergi ke pantai lebih awal dari perjanjian. Dia ingin menikmati udara pantai sebelum nya.Dua saudara itu, cuekin aja.


Lanlan pergi sendirian ke pantai kuta. Sesampainya di pantai, Lanlan dengan pede tingkat dewi, segera berganti pakaian dengan bikini yang di belikan Sun Zie kemaren.



Bikini dengan warna yang dia suka. Lanlan ter senyum senang dengan penampilan nya sekarang. Jika dulu dia tidak akan pernah mau memakainya tapi dengan tubuh yang sudah di pelihara air mata surgawi, dia mereka tampil beda. Serasa semua perhatian hanya tertuju kepadanya. Perasaan ini seperti nya nyaman. hehehe.


Jangan malu dengan bikini karena begitu banyak orang dengan bikini yang lebih menantang mata lelaki. Lihat saja pemandangan asri di pantai kuta.



Di kejauhan ada sesosok lelaki muda berkulit putih yang memandang lanlan dengan tatapan sendu. Dia berdiri di pinggir pantai tidak bergerak seperti manekin plastik.


__ADS_1


Lanlan tidak ambil peduli, dia hanya ingin berdiri di pantai untuk merilekskan pikiran nya yang kusut. Tapi dia tidak menyangka jika pemuda itu yang diam di tempat bergerak cepat dengan memeluk dari belakang. Mereka berpose seperti pose Titanic karena Lanlan kebetulan sedang merentangkan tangan nya untuk menghirup udara pantai.


Belum lagi Lanlan terkejut dengan kelakuan pemuda itu, tiba tiba ada dua bayangan yang berlari cepat ke arahnya.Satu tangan menarik pemuda itu sehingga fia jatuh terjengkang ke bebatuan.



Bukan marah atau sedih, anehnya pemuda ini justru tertawa riang. Dia tertawa terus tidak berhenti. Sampai lah Sun Zie, sang bayangan mengenalinya dan terkejut.


"Kau.. bartender di pub? "


"Ya, saya"katanya santai, dua berdiri dan menepuk nepuk celananya yang terkena pasir.


" Kau mengikuti ku? "


"Lanlan, kami tidak mungkin meninggal kamu sendiri an, apa lagi pakaian mu sekarang benar benar mengundang mata jahat. " jelas Sun Qie. Dia juga tidak menyangka jika pemuda bartender yang imut sebenarnya orang yang mesum.


"Hei mesum sial,kabur sana sebelum wajah tampan mu itu jadi berubah biru. " sergah Sun Qie lagi.


" Hahaha seperti nya aku merindukan itu setelah berabad-abad,bolehkah?" katanya menantang tanpa takut.


"Kurang ajar, kakak ayo kak " Sun Qie tidak mau berurusan dengan polisi jadi kakak pertama pasti cocok, bukan dia.


"Oke.oke, boleh pukul tapi boleh kenalan? "tawarnya tanpa takut.


Lanlan merasa aneh, masak orang yang mau di gebukin minta kenalan. Tapi sudahlah, dia tidak peduli. Melihat Lanlan hanya diam, jadi dua saudara itu, mau tak mau setuju saja. Jadi pemuda itu mengulurkan tangan dan berkata


" hehehe, hai kakak pertama Sun Zie, hai kakak kedua Sun Qie. Aku adik mu Sun Yat hehehe"


Sun zie ???


Sun Qie : bagaimana dengan namanya, pasti lebih buruk dari pada sukiman kan.


Lanlan :berondong kuuuuu.... tampan

__ADS_1


__ADS_2