
Suasana canggung di kediaman resmi lanlan masih berlanjut sampai ketika sang Jendral besar berani mengatakan tidak dengan mangkuk tambahan yang lagi lagi di sodorkan padanya.Perutnya sudah penih dengan ubi jalar dan millet.
Makanan ini membuat kerongkongan nya kering jadi dia buru buru menarik gelas dan menyesap nya tanpa malu. Ketika air masuk tiba tiba dia merasakan manis dan segar. Tubuh juga lebih rileks dan dia mengendurkan segala otot yang tegang secara tiba-tiba. Mata jendral segera berbinar cerah.
Tapi dia segera menelan kata katanya ke perut ketika dia melirik sang putri yang menatap nya penuh arti.Sementara putri lanniang sendiri merasakan kemenangan tak terhingga ketika melihat mata air nya di telan seutuhnya. Dia cukup yakin keampuhan mata air ini.
Bagaimana sosok sun zie bisa selamat ketika dia mengalami luka parah di masa lalu jika tidak karena dia yang telah mengkonsumsi air ini sejak mula.Karena mata air maka tubuhnya berbeda dari tubuh orang lain. Dia lebih kuat dan tahan banting.
Juga memiliki gerakan gesit yang membantu membasmi musuh. Kemampuan ini membuatnya memungkinkan melatih seni beladiri dengan cepat dan akurat. Selain itu air ini juga memiliki efek bagus untuk IQ seseorang. Contohnya Sun dani yang awalnya adalah anak dengan IQ buruk tapi berubah drastis dalam dua tahun dia bahkan sudah menyelesaikan tingkat dasar.
Jika hanya amnesia, menurut lanlan hanya seujung kuku. Hanya saja sang Jendral masuh perlu untuk mengkonsumsi nya dalam waktu lebih lama. Sedangkan saat ini kehadiran nya hanya lah sebentar.
Kali ini dia datang sebagai tameng bagi kentang panas.Along..
Ups.. sekarang dia bergelar putra mahkota. Datang dengan penyamaran sebagai pembantu kecil sang Jendral.
"Tuan putri! "
Suara serak sun Zie terdengar membuat lamunan lanlan buyar seketika. Dia terjerat dalam pemikiran sendiri. Sedikit malu jadi lanlan segera membalas.
"Jendral besar tian yang perkasa, ada apa? "
"ahem.. hem. Kedatangan ku kali ini membawa dekrit langsung dari Yang mulia Kaisar.Adapun isi dari dekret ini adalah penugasan tentara tiga ribu personel yang akan di pembantu kan sebagai keamanan bukit lapin.Pada dasarnya" kami" di tugas kan di bukit lapin dalam kurun waktu tiga tahun"
__ADS_1
Sebagai jendral besar ini sebenarnya adalah penghinaan besar.Di arahkan langsung sebagai kepala keamanan sebuah kota yang baru lahir, ada apa?
"Benar kah, ooh senang sekali jika begitu. Oh menantu perempuan. Buka kamar di kediaman kita. Ah ibu akan mempersiapkan nya dengan cepat hehehe"
Ibu mertua lanlan segera menepuk pahanya dengan senang hati,putranya akan di sini dalam waktu lama. Bersama keluarga besar lah kemungkinan untuk membuat dia ingat dengan masa lalu.Dia cukup senang tapi lanlan segera menghentikan nya.
"Ibu mertua,bukit lapin memiliki lahan yang luas jadi sebagai jendral yang akan mengambil tanggung jawab besar pastinya haris memiliki tempat nya sendiri, benar? "
Segera sun zie mengganguk setuju. Dia merencanakan lokasi di sisi bukit sebagai markas besarnya.Personel nya masih memerlukan waktu untuk datang jadi dia harus menatap lokasi terlebih dulu.
"Itu benar sekali, tapi izinkan wanita tua ini menjamu jendral besar. Lagipula kediaman kami memiliki banyak kamar dan ini tidak merepotkan sama sekali"
"Nyonya sun, maaf tapi tamu yang datang bukan hanya saya jadi jangan menumbuhkan rumor tidak bermutu" Sahut sun zie. Dia bisa melihat bagaimana wajah wanita tua ini berubah muram dan dia tiba tiba merasakan sesak di dada.
"Baik"
Ibu mertua segera mengerti meski kecewa tapi bukan kah masih ada waktu lain.Dia segera berubah pikiran lagi.
"Hohoho, ibu lupa, ayo nak jendral. Mari ibu bawa berkeliling kota. Mau kemana sekarang.Menantu perempuan kemana para tamu hari ini? "
"Itu pantai ibu mertua,juka sesuai dengan jadwal seharusnya saat ini para ramu masih di hotel tepi pantai untuk beristirahat.Satu jam lagi kemungkinan bergerak melihat ikan dan akan kembali ke hotel setelah itu mereka akan ada di sana sampai besok pagi'
" Hohoho,ibu akan menemukan mereka di hotel. Oh iya menantu perempuan jangan tunggu ibu untuk makan malam ya. Ibu pikir ingin tidur dan makan di hotel juga untuk menjamu jendral besar kita hahaha "
__ADS_1
"Ti.. tidak jangan.eh.. saya mengasuh putra mahkota" cegah sun zie cepat. Wanita tua ini mengapa seperti lem sungguh tidak nyaman.
"Jangan khawatir jendral, saat ini anak anak sudah pergi ke pantai terlebih dulu.A.long.oh putra mahkota masih perlu bersantai "
Lanlan menghabiskan waktu lebih dari satu jam bersama putra mahkota ketika bertemu. Anak itu sudah banyak berubah.Tapi dia masih antusiasme sekali ketika mendengar celotehan di saudara tentang indahnya bermain pasir di pantai. Jadi dia segera menarik dua bocah untuk pergi tak lupa mencari lanbaou kecil.
"Benar kah? kalau begitu mari saya tidak sopan. Keamanan putra mahkota penting dan ini tidak boleh main main" Sun zie bergegas berangkat pergi meninggalkan dua wanita beda usia.
"Zie 'er? "ibu mertua terlihat sedih di tinggal pergi. dia sedikit masam di hati.
"Ibu mertua kenapa bersedih. Mari persiapkan lebih banyak hal lagi. Aku punya air khusus untuk penyakit suami pertama.Tidak perlu waktu lama untuk dia mengingat kita bu"
"Oh begitu, jadi? "
"Hem hanya pasti dia meminumnya cukup sering, baik" ibu mertua kembali bersemangat.Dia selalu percaya pada lanlan. Mengatur air minum untuk sun zie bisa di tangani dengan mudah. Bukan kan tampilan nya sama seperti air putih biasa.
Lanlan kembali sibuk bermain dengan anak-anak. Si kembar sudah belajar merangkak sekarang. Dia terlalu sibuk untuk memperhatikan perkembangan anak anak. Hanya setelah kota berjalan di jalur nya, lanlan bisa nyaman fokus menjadi ibu rumah tangga. Lanlan adalah sosok pemalas yang tidak ingin repot. Hanya bekerja seperlunya dan menikmati hidup nyaman tanpa beban setiap hari.
Dua paman dan dua suami oh sekarang tiga suami yang tampan. Mereka sudah cukup untuk menangani masalah kota sementara biarkan lanlan bekerja di balik tirai.
Sementara Sun zie yang bergerak cepat segera bergerak ke arah pantai yang di maksud. Entah kenapa dia merasa perasaan aneh dan tidak nyaman untuk berlama-lama di sana.Wanita tua itu terlihat tidak jujur sama sekali.
Dia pasti memiliki motifnya sendiri.Jadi dia akan melakukan itu dengan sengaja.Tapi lemparan wanita tua ini segera membuat dia sakit kepala. Mungkin kah wanita tua ini setuju jika wanita serakah memutuskan untuk mengambil dirinya sebagai suami ke empat. Jadi dia mendukung nya.
__ADS_1
Kepala nya berdenyut denyut hingga sun zie merasakan sedikit mual di perut...