Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Penyesalan Sun Yat


__ADS_3

Sore hari Lanlan dan Sun Qie benar banar berjalan jalan di pantai dengan tangan Sun Qie yang merangkul pinggang ramping Lanlan.


Hari pertama pembukaan tapi sebenarnya sudah beberapa hati pulau lapin ini penuh dengan pengunjung dari berbagai negara.


Kebanyakan warga lokal datang untuk mencari pekerjaan sampingan selagi berlibur. Tapi hari pembukaan itu ada yang berbeda.Begitu banyak pembesar yang datang karena undangan tapi ada beberapa panti asuhan yang juga mendapat hak ekslusive ini.


Lanlan bisa melihat banyak anak anak yang berlari ke sana kemari dengan riang gembira. Terbesar keinginan kecil di hati untuk membangun sebuah wahana permainan di sini.


Bagaimana pun juga dia pernah membangun nya untuk anak anak di ruang angkasa mereka. Seiring waktu anak anak menjadi dewasa dan tua,tentu saja wahana itu di hapus karena tidak lagi di perlukan.


Tapi tetap saja ada hati yang tulus di sana.Ada cinta ibu untuk empat buah hati.


Lanlan jadi ingat itu hari ini entah kenapa.


"Kakak ke dua" satu suara yang familiar datang dari belakang dan Sun Yat datang dengan senyuman tipis. Dia semakin kurus saja meskipun itu tidak akan mengurangi ketampanannya.


Masih berondong tampan yang manis dan unyu-unyu.Tapi hati Lanlan sudah tidsk ada di sana,baginya ini tidak lebih dari adik ipar yang manis.


Sun Qie segera mememuk si bungsu dan memeluk punggungnya sedikit.Mereka memang sudah jarang bertemu tapi komunikasi masih lancar sama seperti sebelumnya.


Ketika kabar jika pulau lapin akan segera di buka,ada banyak kenangan indah yang datang di pemikiran tiga orang ini.Tapi kenangan itu hanya akan membuat Sun Yat bersedih hati.Ada orang yang selalu memamerkan piala yang tidak akan menang kan di kejuaraan yang anda impikan, kakaknya tidak ada hati nurani.


"Baru sampai?" tanya Sun Qie kepada si bungsu.Menguxar rambut Sun Yat sedikit agar ketampanan ala korea nya sedikit pudar.Tapi jika sudah tampan dengan rambut sarang semut pun masih tampan kok.


"Sejak tadi hanya duduk sebentar melihat lihat ke bukit itu "kata Sun Yat masam seraya melirik Dua detik ke arah "Kakak ipar" yang makin cantik.


Hati masih cinta coy,sakit...


Sun Qie sadar jika istrinya di lirik sang adik tapi dia hanya akan mengusik sedikit tanpa bisa marah.


"Hohoho bagus juga kau di sini sejak tadi,jika datang ke rumah pasti menggangu acara makanan daging nya " Kata Sun Qie yang masih mengipas kompor panas.


Lanlan pura pura tidak mendengar nya,dia jelas tidak enak dengan kata kata itu. Hanya mencoba berpaling ke sisi lain.


Cari sesuatu yang menarik minat mu.


"Kakak ke dua, berhenti lah menggoda ku, oke kalau aku nekat gimana?" ancam nya seolah olah itu serius sekali tapi siapa pun tau jika dia tidak akan berani melangkah terlalu jauh.


Sun Qie yang di ancam mau tak mau kecut juga, serius saja, sejak dia mengalami hal penghianatan cinta Lanlan di masa lalu, dia tidak begitu mengenal lagi watak dan perilaku si bungsu.Jadi dia tidak bisa menjamin apakah dia serius atau tidak.


Tapi demi harga diri seorang kakak lelaki ,dia harus membuat wajahnya tetap datar dan sumringah .


" Apa kau berani adik kecil ?" katanya menantang.


"Ya kalau khilaf sih"


"Hehehe sudah lah,ayo ke sana mari lihat bagaimana pulau lain kita"


Kata kita membuat Sun Yat mereka dia masih sangat di sambut di sini. Kakak pertama benar sekali selagi hati masih memiliki nya maka dia akan tetap sama.


Jaga persaudaraan yang diikat dengan perasaan jangan rusak hanya karena rebutan wanita.


Meski tidak ada wanita yang bisa menyaingi lanlan tapi jika hati sudah memulihkan diri pasti akan bertemu jodoh .


Carilah jodoh mu sendiri.


Mereka berdua pergi ke bukit kecil di mana pepohonan di tanam .Di saat itu Sun Yat mencurahkan isi hatinya.


Di masa lalu Sun Yat memang suka mengadukan segala nya kepada kakak ke dua di banding kakak pertama nya.

__ADS_1


Setelah kejadian yang menyakitkan itu,Riana marah besar .Dia sampai ingin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai sekretaris.


Sun Yat mengalah karena dia tau jika dia yang salah. Riana gadis baik yang hanya terjebak di wajah yang sama tapi sesungguhnya hati Sun Yat masih bisa membedakan antara yang asli dan tiruan.


Mereka sempat berbakat kembali tapi sesuatu yang sudah retak aja sulit untuk kembali mulus seperti sedia kala.


Sejak hari itu Riana menjadi berubah total dia kerap marah dan merajuk tanpa alasan.


Hari itu Riana marah lagi hanya gara gara Sun Yat yang lupa untuk memberikan dirinya sepatu yang dia suka.


Jadi dia menuding jari ke arah Sun Yat dengan berkata jika Sun Yat tidak tulus.Perilakunya sangat berbeda jauh dari Riana yang Sun Yat kenal.


Sun Yat masih sabar dengan ini dan membelinya dua pasang sepatu lagi tapi dia masih marah dan mengaos sesegukan di pojok.


Katanya Syn Yat tidak memandang dirinya dengan serius


"Kakak Sen tidak mencintai aku kan,padahal riana sayang sama kakak.hiks..tapi kakak nggak sayang hik..hiks.."


"Lana sayang jangan..


"Lana.lana ..lana,aku tu Ri..ANA.Bukan Lanlan kak.Cobalah mengerti aku sekali aja "pintanya dengan wajah menyedihkan penuh dengan airmata.


"Ya ya maaf kan kakak ya,nih kakak belikan sepatu yang kamu mau, ada dia lagi ,ayo" bujuk Sun Yat dengan lembut dan mencoba meraih nya kedalam pelukan tapi Riana menepisnya dengan satu sentakkan.


"Nggak mau..udah telat "tolaknya marah dan membuang sepatu ke luar kamarnya.Dia marah lagi dan mendorong Sun Yat keluar dari kamar lalu menutup pintu tidak dengan suara bantingan yang keras.


Sun Yat yang masih di pintu terkejut sekali dengan tingkah nya yang tidak biasa.Sadar jika dia di pihak yang salah,jadi Sun Yat hanya bersabar menunggu hati marah Riana menjadi dingin.


Hanya saja dia tidak akan pernah menyangka jika marah nya Riana akan berlarut-larut sehingga mereka kerap bertengkar setiap kali bertemu muka.


Sudahlah begitu lama kenal toai tidak begitu tu jiwa di dalam.Itulah kata orang.


Suatu hari Sun Yat merasa dia harus melakukan sesuatu agar hubungan mereka kembali ke masa itu.


Hari itu setelah mencari akhirnya dia membuat janji dengan teman perempuan yang masih berhubungan sejak dari universitas .Mereka bertemu di kafe milik Sun Yat tapi jelas wanita ini tidak tau itu.


"Riana kan yang kerja sekretaris itu, huh dengan siapa nya ya?" dia nya malah bertanya heran sampai wajah mengkerut seperti jeruk bali.


"Saya pacaran Raina, kami ada sedikit masalah jadi ingin tau sesuatu " jawab Sun Yat yang masih memamerkan senyum ramahnya.


"Pacar ?yang benar mas?" entah kenapa mendengar kata pacar wajah nya makin ke sini makin buruk saja, doa sampai bangun dari kursi karena nya


"Ya kenapa?"


"Mas ya,denger Riana itu pacarnya banyak, jadi mas yang mana lagi?" sanggah nya ,kali ini kata katanya sukses membuat Sun Yat terkejut balik.


"Banyak?maksudnya?"


" Mas ,aku tu cuman kasian sama mas nya,jadi gini.Riana itu sebenarnya...


Lalu bercerita dia tentang sepak terjang Riana selama di universitas yang membuat mereka tinggal di asrama yang sama.


Di universitas wajah Riana masih biasa biasa saja tapi pamor nya segera meningkat ketika dia mulai memakai pakaian bermerk yang terkadang adakah versi unlimited edition.


Dia segera masuk ke jajaran wanita sosialita dan bertingkah di sana. Banyak lelaki tampan yang berbasis untuk menjadi pacarnya dan dia menyambut alih alih menolak.


Dari satu pacar ke pacar yang baru itulah Riana di universitas .Yang menjalani kehidupan mentereng padahal hanya memiliki latar belakang tidak jelas.


Yang membuat temannya banyak yang tidak menyukai Riana adalah perilakunya yang suka makan teman.

__ADS_1


Jika dia sudah menyukai seseorang lelaki dia tidak akan peduli apakah lelaki itu memiliki pacar atau tidak.Tentang apakah pacarnya itu teman satu kamarnya atau tidak.


Riana tidak pernah memikirkan banyak hal di luar hanya memikirkan kepuasan pribadinya yang bisa memamerkan ke sana kemari bahwa jika dia dia yang terbaik.


Suatu hari teman yang sedang memberikan informasi kepada Sun Yat ini berkata, dia memiliki seorang pacar yang sudah bersama sejak SMA.


Tanpa diketahui pacarnya ini juga sudah menjadi target dari Riana. Jadi pacar nya dan Riana sudah berselingkuh di belakangnya dalam beberapa minggu sebelum dia tahu dan melihat dengan mata kepalanya sendiri.


Melihat semua yang sudah jelas di depan mata,dia marah besar dan bahkan menampar Riana di tempat.


Tapi kata-katanya hari itu telah memutuskan persahabatan mereka sejak di universitas sampai sekarang.


"Apa yang bisa kau beri kepadanya, hah,uang ? pakaian ?tubuh mu?"


Dari kata-katanya saja jelas mengatakan bahwa dirinya tidak akan bisa menyamai posisi Riana. Karena Riana mampu memberikan semua yang dikatakan itu tapi dia tidak bisa.


Alhasil dia putus dengan sang pacar dan berpaling setelahnya. Tak sampai di situ sang pacar akhirnya meminta akan hanya setelah dua bulanan.


Alasannya dia putus dengan riang karena gadis itu mendapatkan gandengan baru Tentu saja dia tidak mu menjadi pemulung cinta.Yang rela mengambil sampah cinta yang riana buang.


Sejak itu putus juga persahabatan antara mereka tapi Riana tidak pernah memasukkan ke dalam hati masalah itu ,bukan kah dia masih perlu seseorang untuk pamer. Jadi dia berkata bahwa mereka tetap berteman sampai akhir.


Riana masih terus menghubungi nya dari waktu ke waktu. Masih malas melayani tapi menarik keuntungan besar dari hubungan itu.


Berbagai jenis merk terkenal sempat mampir karena hubungan ini.Jadi hubungan ini hanyalah hubungan saling memanfaatkan saja.


Sekarang Riana ada mangsa baru yang akan dia telan. Tapi mangsa ini sangat manis dan tampan bak idola dari negeri gingseng .Merasa sayang jadi dia putuskan untuk bercerita tentang petualangan seorang Raina yang masih di lakoni sampai sekarang.


Mendengar cerita itu tentu saja Sun Yat tidak percaya begitu saja siapa tau teman ini adalah musuh dalam selimut seperti gunting dalam lipatan.


"Kakak ke dua, mungkin ini adalah jawaban dari dosa dosaku yang telah melukai Lan..kakak ipar" kata Sun Yat yang bersedih hati mengenangkan pedih nya rasa di selingkuhin.


Dia menyelidiki beberapa teman Riana yang lain dan hasilnya adalah sama seperti yang teman pertama itu sebutkan.


"Jadi kau tau dia selingkuh?"


"Ya kak,waktu itu,aku tidak sengaja membatalkan pertemuan penting dan pulang ke apartemen. Sampai di sana aku daoati dia sedang bercinta dengan lelaki yang aku tak tau siapa namanya. Setelah aku tanyakan rupanya pria ini kerap datang untuk sekedar menghangat kan ranjang nya.Dia tidak hanya tertarik dengan tubuh tapi juga uang yang selalu Riana beri kepadanya. Aku yakin sekali jika yang aku beri pasti mampir di kantong teman lelakinya itu "


Nyatanya lelaki itu hanya satu dari sekian banyak teman lelaki Riana. Ini yang dia ketahui di kemudian hari.


Hari itu juga Riana di pecat dan mereka putus dengan tragis.


Hari itu juga Sun Yat ingat dengan kata-kata nya sendiri. Perkataan telah dilontarkan kepada lanlan hari itu yang mengatakan bahwa betapa polos dan sucinya seorang Riana jika dibanding dengan dirinya yang telah melayani tiga saudara.


Perkataan kejam yang Nyatanya dia juga turut menikmati hubungan itu sejak lama tpi menghina dan bahkan tega merendahkan dia.


Bagaimana bisa perkataan itu berbalik kepada dirinya sendiri .Riana nyatanya melayani begitu banyak lelaki di dalam satu waktu bahkan tidak di dalam koridor hubungan suami istri yang sah.


Selama ini Riana hanya menganggapnya sebagai ATM berjalan .Sesuatu berharga uang yang tidak dia dapatkan dari begitu banyak teman pria.


Untuk kenyamanan itu lah Riana mempertahankan diri di posisi ini selama bertahun tahun lamanya.Berpura-pura nyaman dan setelah itu berpura-pura pura marah dan merajuk padahal niatnya hanya ingin meminta tambahan satu kartu kredit lagi.


Inilah hukuman karena menghina sang dewi.


"Kakak ke dua, aku telah dihukum secara menyedihkan karena dosa-dosaku .Seharusnya semua itu sudah bisa diampuni jadi bisakah aku kembali?" katanya dengan penuh harapan yang menggunung


"Kembali?"Apa yang di katakan oleh Sun Yat,kembali kemana, pulau lapin adalah rumah mereka bertiga plus Lanlan yang cantik.Tapi apa yang dia maksud dengan kembali.


" Kembali maksud nya adalah bisakah aku masuk lagi ke jajaran para calon suami ?"pinta Sun Yat dengan tulus.Matanya seperti mata kucing minta ikan,sangat menyedihkan.

__ADS_1


" Apa katamu ? enak aja ,sekali kakak ipar selamanya kakak ipar tau,siapa suruh selingkuh!" dengannya lagi.Sun Qie langsung pergi dengan kesal tapi Sun Yat tidak patah arang.Menarik perhatian sang kakak dan merengek manja


???


__ADS_2