
Sampai ke lokasi awal hari sudah begitu gelap, ini sekitar jam sebelas malam di dunia modern. Ketika mereka sampai raut wajah masing-masing orang sungguh tak sedap dipandang.Tak ada yang bertanya yang pasti mereka telah memastikan satu gal buruk terjadi pada sun zie.Tak ada tangisan atau pun tawa, semua sunyi bagai tak berpenghuni.
"Kalian sudah makan malam? "Hanya lanbou yang menjawab dengan gelengan kepala.Lanlan menarik nafas panjang, pastinya tidak ada yang bernafsu untuk makan saat ini.
Saat ini hanya paman pertama lah lelaki kuat dalam rombongan tapi tetap tidak mungkin melanjutkan perjalanan dengan beben orang sakit.
Paman ke tiga sakit dengan bahu hampir putus namun tidak tega mengeluh hanya berbaring menahan sakit yang terlalu.
Ibu mertua dan ayah mertua juga sun yat yang tak sekuat orang biasa apalagi nenek sun yang hilang akal. Ada juga tiga anak bukan tapi empat anak yang perlu di besarkan.Ada banyak orang lemah daripada orang kuat di sini, sekarang bahkan mereka tak punya kayu untuk membuat api unggun karena paman tadi pergi mencari sun zie.
"Lanlan kita tak tau harus bagaimana,tidak cukup orang tapi banyak mulut untuk di beri makan, ada baiknya yang kuat pergi tinggal kan yang lemah "kata ibu mertua Biarkan lanlan dan yang lain pergi, mereka orang tua sudah lama hidup jadi tidak ada penyesalan lagi.
" Aku tinggal, tidak ada gunanya aku ikut, tangan ku sudah tidak berguna lagi lagipula ini semua gara-gara keluarga ku jadi....
"adik.. kau tidak berpikir pendekkan, mari kita berjalan pelan pasti semua akan baik baik saja"
"Kakak aku.. aku.... baik baik saja. Aku tak mau jadi beban jadi tinggal kan aku lalu pergilah"Dia terlalu malu ikut di dalam kelompok ini lagi , dalam keadaan ini dia bahkan tidak bisa membantu siapa pun.
" Lanlan dengar, besok pergi dam bawa anak anak baik?" kata ayah, dia tak banyak berharap pada sun yat tapi malah meletakkan harapan nya pada menantu perempuan ini.
"Ya menantuku, tinggal kan sun Qie juga "kata ibu mertua menambahkan.
__ADS_1
" Ibu.. ayah.. kita kehilangan kakak pertama lalu kakak kedia jadi begini tapi sekarang kalian jiga jadi apa gunanya aku sebagai lelaki.. aku.. aku terlalu.. tak berguna "
"Yat'er, bukan begitu nak, kau masih ada dua keponakan sebagai beban mu di masa depan, semua harapan ada di pundak mu jadi kau harus kuat, tolong mengerti lah"kata nenek sun sedih,.
" Jadi sekarang ini terserah aku kan? "
Mata lanlan menatap semua orang yang mengangguk lemah.Tapi lanlan tak berpikir akan pergi, Sun zie akan kembali.
"Ayo pergi, temukan rumah kosong lalu bermalam untuk beberapa hari.Mari berangkat ketika semua nya baik baik saja"
"Lanlan ini..
" Ayo paman pertama, jangan berlama-lama lagi, cuaca dingin tidak baik untuk semua orang apalagi kita belum makan malam"
"Tentu saja paman, kami punya bekal lagi untuk beberapa minggu jadi ini akan baik baik saja"kata lanlan menunjukkan gerobak kecilnya dan bibi pertama mengangguk dam membisikkan sesuatu pada suaminya. Tiba-tiba mata paman berbinar dan dia bergegas bangun.
Masuk kan orang tua dan anak-anak ke gerobak lalu biarkan yang lain bergegas dalam salju yang dingin.Gerobak di tarik paman pertama sedang kan sun yat menolak nya dari belakang di bantu paman ke tiga dengan sebelah tangan.Rasa sakit yang di deritanya tak lebih besar dari rasa malu yang di timbul kan anak anak nya jadi dia tidak punya hak untuk mengeluh. Dan berharap selagi bisa dia akan membantu tanpa menjadi beban.
Tengah malam mereka menemukan rumah kosong tak jauh dari jalan. Ada beberapa kamar dengan dapur.Beruntung rumah ini termasuk rumah besar kemungkinan rumah orang berduit.Ada juga kamar dengan kang yang hangat.
Lebih beruntung ada gudang meskipun kosong ada beberapa ikat kayu bakar.Hingga bisa langsung membakar kang agar hangat.Semua orang di peras dalam satu kamar yang sama demi menghemat kayu bakar karena di perkiraan mereka akan menetap di rumah ini untuk beberapa waktu.Berharap tidak ada pemberontakan yang sampai ke tempat ini.
__ADS_1
Bibi menemukan bekal di bawah gerobak yang sebelumnya di letakan lanlan di sana.Jadi ketika panci mulai panas mereka memanggil orang orang untuk makan.
"Kalian makan aku akan berkeliling"katanya lalu pergi tanpa banyak kata.
Lanlan pergi ke samping dan mengeluarkan beberapa kg beras dan beberapa kg tepung dan tak lupa ubi jalar dari ruangan ajaib nya di satu ruangan kosong.Beberapa petak tomat dan cabe di letaknya juga.Kerena rumah orang besar maka tak akan di pertanyaan bagaimana bisa di temukan beberapa bumbu dasar dan selimut hangat.Beberapa barang juga segera di sebarkan mengingat mereka akan lama di sini. Seperti botol air dan panci rebusan juga beberapa mangkok dan sumpit.
Setelah di rasa cukup, lanlan bergabung kembali ke kelompok melaporkan penemuannya bahan makanan di kamar lain.
"Paman bibi, aku menemukan bahan makanan di kamar sana, mari mengemas nya dan temukan hal hal baik lain di beberapa tempat lagi baik? "Ucap nya ringan
"Benarkah? "kata bibi senang mendengar berita ini.
"Hemm jadi mari cari selimut ataupun beberapa baju ganti kalau ada.Meski pun yang punya pergi ke tempat yang aman tak mungkin mereka membawa semua barang pasti ada yang tertinggal seperti selimut misalnya ataupun baju musim dingin itu akan lebih baik"
"Baik lah, ayo makan malam dulu lanlan, kau sudah begitu capek di jalan kan"bibi pertama,dia sekarang menganggap lanlan berharga lebih dari sebelumnya karena dia menghargai nasi. Apalagi lanbou sekarang mulai berdaging karena akhirnya dia tau putra nya itu sudah makan begitu kenyang akhir akhir ini.
"Kalian makan dulu, aku menemukan kamar lain dengan ranjang kang, mari bantu memindahkan suami ke dua di sana.Aku perlu kamar sendiri untuk saat ini"Dia memerlukan alasan untuk bermain di ruangan selagi memikirkan situasi sun zie. Entah bagaimana kondisi suami pertama nya itu, entah hidup atau mati....
Di satu tempat yang jauh, Operasi besar yang di lakukan berjam jam yang lalu akhirnya sukses besar.Dua sosok yang menempel lekat pada anak panah berhasil di selamat kan.
Meski pun sulit tapi entah bagaimana anak panah tidak mengenai organ vital ke duanya namun yang menghawatirkan hanya lah sosok lain yang terluka juga di kepala karena jatuh tepat pada bebatuan tajam di salju.Kondisi nya agak menghawatirkan, berharap dia bertahan malam ini, jika benar maka semua akan baik baik saja tapi siapa kah dia..
__ADS_1
Dia lelaki dengan identitas yang tidak di kenal...