Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
selir Rong


__ADS_3

Neraka yang di rasakan bibi ke tiga nyatanya adalah surga bagi paman ke tiga.Pada awalnya perasan tidak berdaya untuk menolak "Hukuman" berat ini. Sekarang setelah mencicipi manisnya madu dunia dia masuk dan tenggelam lebih dalam.


Keduanya tidak keluar setelah makan siang.Paman memakannya lagi di siang hari bolong.Gadis ini telah dipanggil dengan selir Rong malah merasa terhormat dan lebih bahagia setiap kali dia melihat paman ke tiga bersemangat.


Paman ke tiga Lanlan ini sebenarnya baru berusia tiga pulih enam tahun. Di era modern masih muda sekali. Tapi dia telah menikah di usia belasan tahun jadi masih cukup muda ketika putra pertama nya lancahay menikah.


Di usia ini sebenarnya bagi seorang lelaki adalah masa puncak. Dia masih bersemangat dalam urusan ranjang.


Setelah berpisah dari istrinya lebih dari satu tahun dia tidak lagi produktif tapi sekali dua memiliki selir muda yang bisa mengimbangi kebutuhan nya. Tiba tiba saja dia menjadi seperti orang kelaparan yang belum makan daging satu tahun.


Hanya bergegas lincah tidak memberikan kesempatan selir mudanya untuk tidur sepanjang malam.Dia begitu bersemangat lebih dari ketiga dia baru pertama kali menikah dulu.


Selir Rong terpaksa harus makan siang dan makan malam di kamar. Hanya ketika Tuan muda pergi bekerja di pagi hari barulah dia bisa bernafas dan naik ke bak mandi.


Karena dia selir maka dia tidak memiliki hak untuk memanggilnya "Suami" hanya Tuan Muda.


Karena semua pekerjaan di bukit lapin telah berjalan di jalur nya maka paman ke tiga punya banyak waktu luang.Biasanya jika memiliki waktu maka dia memilih mengitari bukit lapin dan mengunjungi keluarga sun sesekali.


Tapi sejak memiliki selir Rong, dia berniat untuk pulang di jam makan siang dan tidak kembali sampai hari esok.


Pagi hari setelah sarapan ada waktu khusus untuk para selir. Mengunjungi ibu mertua.


Karena nenek Lan memiliki waktu yang tidak menyenangkan di masa lalu, dia lebih menyukai selir ini di banding menantunya, bibi ke tiga.Jadi dia menyambut selir baru lebih hangat dari menantu aslinya.


"Nenek "


Sapa selir Rong lembut dan Nenek Lan tersenyum puas. Matanya tak jauh dari perut sang selir Bila putra bungsunya ini lebih aktiv bukan tidak mungkin perut sang selir akan bergerak bulan depan.

__ADS_1


"Pagi, hahaha duduk duduk"Lambai nya santai.


Selir tidak diperbolehkan duduk sebenarnya.Hanya istri resmi yang duduk di samping nenek Lan selaku penetua Lan.


Nenek Lan sekarang bergerak bebas. Dia punya kamar di kediaman dua putra nya. Jika mau dia bisa tidur di rumah putra ini ataupun putra itu. Bahkan dia juga memiliki kamar di kediaman resmi Lanlan karena Lanlan adalah cucu perempuan nya yang paling mampu.Jadi erserah dia, sekarang dia tidak lagi memakai aturan lama yang menyebut hanya putra pertama lah tempat dia menutup mata.


Pengalaman telah mengajarinya banyak hal. Cucu baik itu lelaki ataupun perempuan masih lah kerabat darah dan dia telah menghargai ini lebih awal.


Adapun menantu ke tiga dia tidak begitu membenci hanya saja pengalaman membuat dia sedikit menarik garis.


Selir batu bahkan selir yang akan datang hanya lah produk baru yang bukan tidak mungkin menusukmu dari belakang di saat saat susah.


Hanya saja sekarang kondisi ekonominya sudah stabil jadi para selir pasti terlihat baik. Tapi kebaikan dari menantu asli sudah di rasa sejak masa sulit.


Nenek Lan sedikit iba dengan hukuman yang dia terima tapi hukuman tetap lah hukuman. Sebagai gantinya menantu ke tiga akan memiliki hak atas gaji yang di terima kelak. Agar tidak ada keraguan, gaji akan di berikan langsung pada menantu ke tiga alih-alih pada putra ke tiga nya.


Di masa lalu, nenek Lan yang akan mengelola keuangan tapi sekarang dia tidak lagi begitu peduli dengan uang. Serahkan saja pada yang muda, dia masih banyak waktu untuk bersantai.


"Ya ibu mertua! " menantu perempuan ini sebenarnya berhati lembut penuh kasih dan nenek Lan fi masa lalu sangat nyaman dengan dua menantu perempuan nua. Dia jelas melihat perbandingan antara menantu ini dengan Huangdi cucu menantu pilihannya dulu.


Karena kasus Huangdi, Nenek Lan hanya menyukai par a selir setengah hati. Takut nya dia membeli serigala bermata putih lainnya.


"Mulai sekarang, atur keuangan keluarga mu sendiri.Beri dana selir dua puluh perak setiap bulan. Untuk anak-anak di masa depan harus ada dana lain.Mereka kelak akan dapat dan terpisah.Nanti ibu akan minta asisten budak untuk membantumu" dia tak lupa mengajari menantu nya agar keluarga ini harmoni meski pun intrik para selir tidak bisa di hindari. Lanlan sudah mencuci otak neneknya terlebih dulu.


Nenek Lan jadi tau bahaya memiliki selir.Dia aslinya takut dengan mulut manis bermadu tapi serigala berbulu domba.


"Baik ibu mertua"

__ADS_1


"Bagus, adapun suami mu. Ibu akan menyusahkan mu di masa depan.Selir Rong? "


"Ya nenek"


"Pastikan kau tidak menerima Tuan muda mulai sekarang,Dia harus menyiapkan energinya untuk selir baru tiga haru lagi. Sekarang tugas mu lah untuk membantu menantu perempuan mempersiapkan kamar Selir baru, mengerti? "


"Ya nenek, selir kakan menyelesaikan semua nya"


"Bagus,Aku akan meminta empat budak pelayan lagi. Masing-masing selir akan dapat dua pelayan hanya saja gaji pelayan harus kalian bayar sendiri.Tapi jika tidak mau bisa menolak"


Meski sekilas tapi ada riak tidak senang di wajah selir Rong. Dengan biaya hidup Dua puluh koin perak ada yang bisa di raih. Gaji penjaga toko bahkan masih lebih besar.


Tapi sekarang masih harus membayar gaji pelayan. Bersama gaji pelayan di bukit lapin, ini dua koin perak sebulan. Pemboros besar jika harus memiliki dua.Harusnya biaya bulanan di tambah setengah nya, bukan.


Meski sekilas tapi Nenek Lan melihat itu dan dia tidak nyaman.


Sekarang untuk satu koin perak, anda bisa mendapatkan sepuluh kg daging babi berlemak.Banyak yang bisa di dapat dengan dua puluh koin perak tapi kelihatan nya selir batu ini tidak begitu senang.


Meskipun hanya dia puluh koin perak tapi selir juga masih mendapatkan biaya lain, seperti beras dan minyak juga berbagai bahan-bahan makanan lain secara rutin setiap bulannya. Berat nya harus sama untuk setiap selir. Kelebihan stok juga tidak akan di periksa lagi.


Ada juga bonus tambahan untuk setiap perayaan, mungkin kain ataupun perhiasan. Bila di pikir


lagi, uang bulanan masih akan tersisa di akhir bulan bila selir bisa hemat.


Meski pun gaji putra ke tiga masih hitungan koin emas, rumah masih ada banyak pelayan yang memerlukan gaji.Ada banyak perayaan yang memerlukan uang besar jadi menantu perempuan juga harus belajar hemat.


Kelak kata Lanlan ada kemungkinan mereka harus menjamu tamu di luar dugaan dan itu masih perlu uang.

__ADS_1


Melihat perilaku selir Rong, nenek Lan mengubah hati, menantu perempuan nya masih yang terbaik.Hanya saja dia melakukan kesalahan sekali dan itu masih bisa di perbaiki.


Selir memang tidak bisa di harap kan.


__ADS_2