Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
penolakan Kaisar


__ADS_3

Perjalanan pergi ke kediaman resmi Kaisar, berlangsung lebih dari setengah jam.Istana adalah tempat paling besar di Kekaisaran. Setiap selir, setiap pangeran dan beberapa individu yang lainnya, memiliki kediaman nya sendiri termasuk Along selaku putra mahkota.


Meskipun istana ini besar dan megah, namun bagi A. ling sekarang telah kehilangan kilauan nya.Perasaan nya sudah tidak senyaman sebelum nya.


Di depan kediaman resmi Kaisar, dia yang seorang Putra mahkota juga harus melaporkan diri dan menunggu sampai di izinkan untuk bertemu.


Seperti yang di perkiraan oleh A long, tidak muda untuk dia bertemu Kaisar. Dia sudah siap secara mental.Tapi hatinya masih terluka ketika dia tidak mendapat jawaban pasti. Jadi dia masih tinggal di aula depan tanpa jawaban.


"Putra mahkota, maaf, Kaisar sedang tidak enak badan dan dia tidak bisa bertemu dengan siapa siapa" kata kasim yang datang dua jam kemudian.


"baik, katakan pada Kaisar Yang agung, putra mahkota akan tetap menunggu nya di sini"jawab Along tegas


" Tapi..


"Sudah, sampai kan saja pada beliau!"Kata Along yang langsung pergi dalam posisi berlutut di tanah.Dia tau bagaimana kerasnya hidup di istana.Tapi berlutut di tanah adalah hal yang pertama baginya. Dulu ayah Kaisar selalu memprioritaskan dirinya sampai sampai dia merasa kan sakit yang sama jika dia sedikit terluka tapi sekarang dia tidak lagi peduli.Hatinya telah tertutup hanya saja A long masih harus memperbaikinya segala nya sebelum sesuatu terjadi.


"Baik" kasim tidak bisa berkata kata lagi, dia segera mundur dengan sopan. Lalu pergi ke dalam kediaman resmi Kaisar.


Kasim itu segera berjalan pelan sesuai dengan peraturan istana. Dia maju menghadap Kaisar tanpa mengangkat kepala.


"Apa dia pergi? "


"Tidak Kaisar Yang Agung,Putra mahkota bersikeras untuk menunggu di luar"


"Hemm, biarkan dia menunggu"Kaisar dengan acuh tak acuh melanjutkan membaca beberapa dokumen penting. Dia tidak lagi memikirkan tentang putra mahkota yang biasanya berlaku lembut dan sopan itu.


Dia yang tidak punya ambisi yang besar dalam hidup nya dan berpikir sesat.Seseorang yang seperti itu tidak layak duduk kursi tertinggi...


A long masih teguh pada posisi nya tanpa bergerak.Dia sudah mati rasa di kaki nya tapi sang ayah tetap tidak bergeming sedikit pun.

__ADS_1


Ketika itu, rombongan Ratu datang ken kediaman dengan alasan membawa makan siang.Dia dengan angkuh melirik putra mahkota dengan jijik yang tersembunyi.


"Putra mahkota, kenapa berlutut? " katanya dengan penuh perhatian.


"Tidak apa apa ibu Ratu,aku bersalah dan pantas berlutut" katanya lagi.Dia berbicara sopan tapi siapa pun tau itu adalah topeng.


Seorang Ratu wajib di panggil 'ibu' oleh semua pangeran.Tapi seorang selir bahkan tidak akan dipanggil ibu oleh putranya sendiri. Cukup selir saja.


"Begitu kah, ohh ibu Ratu akan membujuknya untuk mu, baik? "


"Terima kasih ibu Ratu tapi itu tidak perlu"


"Ohh sudah lah kalau begitu, Ibu Ratu akan pergi pada Kaisar dulu"


"Baik"


Ratu berjalan dengan penuh kemenangan di depan putra mahkota yang sedang berlutut.Dia menyeringai dan melirik dengan sinis. Hanya dua jam kemudian Ratu baru keluar datin kediaman resmi Kaisar. Dia lagi lagi menyapa dengan kata kata tidak bersalah. Menatap Putra mahkota dengan pandangan kasihan.


"Putra mahkota, sekarang Kaisar Yang Agung mengizinkan untuk bertemu"


Mendengar itu, beberapa pendamping putra mahkota segera membantu nya untuk bangun. Karena kelamaan berlutut, dia hampir saja tumbang tapi segera di bantu.


Dengan kaki menggigil, Along bergerak ke ruagan ayah nya. Di sana, Kaisar masih duduk di kursi Kekaisaran nya dengan arogan. Entah kapan rasa cinta nya pada A long semakin memudar.


"Ayah Kaisar! "


"Hemm cepat katakan apa maumu, ayah Kaisar sedang ingin berangkat tidur"


"Putra mu ingin bertanya, kenapa bukit lapin di ganggu" along bicara langsung ke intinya. Dia tidak pernah menyembunyikan apa pun pada ayahnya selama ini. Dia selalu berpikir ingin sebuah keluarga yang harmonis seperti keluarga Lanlan.Sebelum nya tidak apa apa, tapi kebelakang, inilah yang menjadi bumerang. Dia tidak tau itu.

__ADS_1


"Mengganggu? apa maksud nya dengan mengganggu?"


"Ayah Kaisar pasti tau maksud putra ini.Tidak bercanda tapi putra ini ingin mengingat kan, Putri lanniang adalah singa yang tertidur"


"Hahaha..Kaisar ini sungguh tidak percaya hanya hidup bersama selama dua tahun putra mahkota sudah banyak berubah. Apa dengan singa yang tertidur hahahaha itu masih saja seorang wanita yang bahkan tidak pantas di pandang sebelah mata"Kaisar menatap A Long seperti menatap musuh bebuyutan.


"Putra mahkota, Kaisar ini merasa kecewa dengan penampilan mu kebelakang ini. Seorang lelaki bisa menggenggam dunia tapi sebagai putra mahkota bisa berkata demikian tinggi tentang seorang wanita licik?"


"Auah Kaisar, katakan lah di mana yang salah dengan Putri lanniang?" ucap A long lagi.


"Harta dan tahta tidak akan di pandang oleh nya, tapi mari belajar bagaimana dia membangun sebuah kota yang awalnya tandus menjadi surga yang di dambakan oleh banyak orang! "tambahnya lagi. Kaisar masih diam membiarkan dia berbicara sesuka.


" Lihat lah teknologi yang dia terapkan, lihat lagi kehidupan rakyat yang maju terlepas dari status mereka. Jika kita mau berkerja sama dengan bukit lapin, tentunya negara ini alan juga berkembang pesat sehingga Kekaisaran lain tidak akan memandang kita begitu rendah "


"Apa pemikiran untuk menjadikan dia seorang selir, itu hanya akan membuat pergerakan nya terbatas, ayah Kaisar tau? "ujarnya berapi api.


Tapi Kaisar saat ini mendengus dengan penuh kebencian terhadap kata katanya yang di anggap begitu kasar. Dia tiba tiba melemparkan batu tinta ke arah putra mahkota yang dengan sengaja tidak di elakkan oleh A long. Kepala along langsung berdarah karena batu tinta.


Juka dulu, Kaisar pasti merasa tertekan melihat lukanya tapi lihat lah sekarang. Matanya tidak ada cinta lagi. Para kasim pendamping putra mahkota segera. menunduk kan kepala ketakutan melihat itu.


"Sebagai seorang Putra mahkota, kau seharusnya berpikir jernih.Dia hanya lah seorang wanita dengan pemikiran sesat.Lihat saja putra mahkota ku yang dulu pintar dan berperilaku baik berubah begitu besar" katanya marah.


Dia tidak pernah marah dengan putranya yang satu ini tapi dengan begitu banyak nya pemikiran,dia telah menumpuk kan banyak ketidaknyamanannya untuk nya.


"Wanita yang bisa membuat peraturan yang menentang tradisi lama sangat kah berbahaya bagi Kekaisaran kita. Pemikiran nya begitu kuat hingga Kekaisaran ini bisa saja terhapus oleh pesona nya itu"


"Tapi teknologi yang dia miliki begitu canggih sampai sayang untuk di sia siakan. Jika dia bisa menjadi selir kaisar maka gerak langkah nya akan di pantau dengan jelas dan teratur. Ini akan jadi keuntungan besar bagi Kekaisaran. Sudah banyak Kekaisaran lain yang mencoba menggalinya jika putra mahkota ini tidak tau"


"Tapi tidak kah bisa Kekaisaran mencoba berbincang, Putri lanniang mempunyai hubungan baik dengan kami, jadi sebenarnya itu bukanlah masalah besar" Ujar A ling lagi.

__ADS_1


Dia membuat perasaan tidak percaya pada pandangannya. Apa benar ini adalah ayah Kaisar nya atau orang lain....


"Tidak bisa...


__ADS_2