Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
icip icip


__ADS_3

Begitu kata-kata Itu jatuh,semua orang yang tadinya patuh untuk mendengarkan tiba-tiba menjadi riuh tak terkendali.Sepertinya semua orang ragu akan kemampuan dari seorang wanita. Ini karena mereka sebelumnya tidak pernah bekerja di bawah kepemimpinan seorang wanita.Apalagi mereka tidak begitu kenal dengan sosok lanlan dari bukit lapin.


Mendapati keadaan tidak sekondusif sebelumnya, Sun Qie merasa merasa marah dan berkata dengan mata yang merah.Tidak ada yang bisa meremehkan Lanlan nya, dia harus melewati mayatnya terlebih dulu.


"Apa kalian tidak puas dengan pengaturan ini? katakan saja jika tidak puas dan kalian bisa pergi sekarang juga!!"


Beberapa orang memandangnya dengan pandangan yang tidak bisa dipastikan.Mereka adalah orang-orang yang bekerjasama dengan Jenderal sejak awal dengan jujur dan patuh tanpa kepalsuan.Mereka telah bekerja keras begitu rupa dengan taruh harta dan nyawa tapi kenapa ketika saat-saat begini mereka bisa dilempar begitu saja seperti sampah yang tidak berarti.


"Tenang lah suami ku, wajar kalau mereka meragukan ku. Kita baru saja tiba kan? "kata Lanlan, dia tidak akan. membuat perpecahan di dalam tim.


Sun Qie selalu bicara tanpa berpikir, ini bisa memancing ke tidak sukaan yang akan mengakibatkan perpecahan yang buruk bagi perjuangan ini.


" Aku punya rencana yang bagus hanya saja aku memikirkan siapa yang cocok dengan satu pekerjaan yang tertentu. Aku tau kalian tidak begitu suka bekerja sama dengan ku tapi kurasa ada baiknya jika bisa mengabaikan gender seseorang. Bukan kah kita sedang dalam keadaan perang.Tujuan kita sekarang adalah menang terlepas dari sebab dan akibat benar?"


"kami tau tapi ada baiknya, semua hal ini menunggu jendral terlebih dahulu? 'Kata kepala babi.


" Ahh aku sudah ada di sini jadi bagaimana?" semua mata beralih kepada asal suara dan terkejut melihat Sun Zie yang segar bugar sama seperti sebelumnya tidak kurang suatu apapun.


"Jenderal, kau.. kau sudah sembuh?"kata kepala rusa dengan gemeteran, baru kemaren tabib dengan sedih mengatakan jendral bahkan tidak akan melewati malam. Tapi sekarang dia sudah bangun dan baik baik saja.


"Seperti yang kalian lihat, hohoho jendral ini tidak begitu mudah untuk mati!! "kata Sun Zie sombong


"Ohh syukur lah, kami semangat lagi, hehehe mari berjuang!! "kata kepala anjing


"Baik, mari kita berjuang dan menuju Kemenangan"kata kepala babi lagi. Semua orang menjadi terbakar dengan semangat penuh jadi mereka berteriak dengan sekeras mungkin.


"Mari....


Mari...


Mari...


" Tenang lah sebentar, kembali ke topik, aku setuju dengan pengaturan nyonya jendral, jadi siapa yang tidak akur??"


"Hah, hem.. baik, kalau begitu kami siap!! "


"Kami siap jendral!! '


"Kami siap patuh pada nyonya jendral!! "


Lanlan ingin tertawa keras, nyonya jendral lebih bagus daripada Tuan putri, benarkah?Hemm mati bertindak sesuai keadaan.

__ADS_1


"Jadi nyonya jendral, apa pengaturan mu?" tanya Sun Zie yang tiba tiba datang dengan melewati Sun Qie. Dengan tidak tau malu nya, dia merengkuh pinggang ramping Lanlan dan menciumnya sekilas.


Di era yang masih menggunakan sikap sopan terlepas dari jantina ini, seseorang bahkan tidak akan bergandengan tangan dengan istrinya sendiri di tempat umum. Semua orang terlepas dari pelakunya ataupun penonton nya,akan merasa malu layaknya seperti orang di zaman modern yang melihat seseorang melakukan hubungan intim di tempat umum.Luar biasa memalukan...


Jadi perilaku Sun Zie mendapat kan cemoohan di hati beberapa orang yang tersipu sipu di pinggir. Tapi pelakunya masih tenang dan acuh tak acuh, siapa yang berani membicarakan nya.


"Aku ingin seseorang mengawasi Along di masa depan, dia haris selamat karena aku ingin melakukan sesuatu di istana dalam waktu dekat ini"


"Apa yang akan kau lakukan?"


"Sesuatu jika kalian percaya penuh!! "


"Baik, cerita kan"


"Pertama tama panggil lah orang orang yang mengawal kami ke sini! "


"Baik" orang itu segera pergi mencari itu yang di maksud. Sementara menunggu, Lanlan menjelaskan lagi beberapa inti pokoknya.


Dia ingin menjelaskan sedetil mungkin dan menyerahkan segala penyelesaian pad ahli nya.


Beberapa poin harus bisa di kejar sebelum waktu pelantikan. Kendala pertama adalah senjata api. Dia telah meletakkan nya di sebuah rumah tak jauh dari rumah yang di alokasi untuk nya itu.


Langkah selanjutnya adalah bagaimana cara orang orang ini mengikis habis kekuatan Kaisar. Mereka harus membuat sesuatu untuk menekan kekuatan ini secepatnya agar trauma masa lalu pada pengungsi tidak terjadi kali ini.


beberapa waktu kemudian pria bertato dan beberapa orang bawahan yang naik balon udara bersama, datang untuk interogasi.


"Tuan putri jendral Zie, panjang umur!! " Pekik mereka.


"Bangunlah "


"Baik"


"Sekarang aku mai kalian cerita kan bagaimana cara kita sampai di sini dalam waktu singkat!! "


"Baik"


"begini tuan tuan , kami ke sini menggunakan balon udara yang membuat kami terbang dan sampai di sini hanya empat hati saja"


"Balon udara?"


"Ohh.maaf izinkan kami. menceritakan sesuatu yang lebih penting, ini tentang pertempuran tidak biasa di bukit lapin"

__ADS_1


"Pertempuran di bukit lapin? sayang kenapa tidak menceritakan ini lebih awal? "


"Tidak apa apa suami pertama, ini sudah berlalu"


kemudian orang orang ini bercerita tentang senjata api, dan bagaimana mereka menghancurkan seribuan orang seperti tumpukan semut kecil. Hanya saja balon udara dan senjata api itu telah ditinggal di hutan. Dan itu perlu waktu untuk pergi mengambilnya.


"Jangan khawatir tentang itu aku telah mengirimkan seseorang untuk mengambilnya dan sekarang barang barang itu di kumpul kan di rumah tak jauh dari sini"


Wahh benar kan tuan putri? kalau begitu mati pergi untuk melihat nya" kata kepala rusa tidak sabar. Cerita yang dia dengar barusan seperti cerita dongeng anak anak. Tapi jika dia bisa melihat nya sendiri ini mungkin akan jadi cerita lain.


Tunggu sebentar, selesai kan ini dulu"cegah Sun Qie tidak senang. Kenapa mereka terburu buru sekarang padahal tadi tidak ada yang merespon.


"Baik"para kepala binatang duduk lagi dengan hormat. Mereka menunggu perintah dari Lanlan dengan patuh.


"Karena kalian sudah tau bagaimana cara kerja senjata api itu, sekarang berbagi tugas.Ajari prajurit lain tentang ini dan pilih seseorang yang bisa mengajar kan tentang cara mengendalikan balon udara.Di masa depan balon udara bisa berguna"Kata Lanlan


"Baik"


Sekarang tidak ada lagi yang mengganggap remeh Lanlan. Mereka mengubah cara pandang nya dalam sekejab.


Setelah kelompok ini pergi Lanlan langsung berangkat.Lain hal nya dengan kelompok bertopeng itu, mereka langsung pergi ke rumah yang di tunjuk.


Mereka menggosok kan mata melihat tumpukan senjata api yang mengunung.Ada juga balon udara seperti yang di berita kan. Tapi tidak satu melain kan ada empat buah balon udara.


Lanlan telah memperbanyak volume nya sejak di atas balon udara. Dia memiliki banyak waktu luang di sana dan dia tidak akan menyianyiakan waktu yang terbuang.


"alat-alat ini hatus di pelajari ibi adalah Ilmu pengetahuan. hahaha ayo cepat perlihatkan bagaimana balon ini bisa terbang" seseorang dengan kepala kuda rupa nya memiliki obsesi tentang teknologi. Dia bergegas menarik satu dari anak buah pria bertatto untuk melihat bagaimana cara kerja balon udara ini.


Sesaat kemudian , satu balon udara telah tumbuh tegak hanya tinggal jangkar untuk mencegah balon terbang. Dia melihat lihat sekeliling keranjang dengan pandangan kagum.


Dia berpikir bahwa semua yang ada di keranjang adalah sesuatu yang berguna untuk bisa terbang tinggi.Tapi dia sedikit penasaran pada lubang kecil yang ada di dudi lain. Lubang aneh yang membuat penasaran tentang kegunaannya.


"Hei.. kau kesini sebentar" panggil nya pada pria bertatto yang datang mendekat dengan patuh.


"Apa kegunaan lubang ini, ohh ada sedikit gumpalan yang tertinggal, coba ku lihat" dia mencolek sedikit sesuatu gumpalan yang mengering di sisi lubang. Dengan ragu ragu dia menciumnya sedikit tapi menemukan bau yang aneh dan tajam.


Pria bertatto.. "haruskah aku bilang? " pikir nya.


Sebelum pria bertatto mencegah nya, orang ini mencicip nya sedikit dan meludahkan nya lagi sebelum mencicip nya sekali lagi. Dia merenung lama tapi tidak menemukan jawaban yang dia cari jadi dia ingin bertanya pada pria bertatto, anehnya pria itu menghilang tiba-tiba.


Dia marah dan mendengus kesal, dewa saja yang tau bagaimana penasaran nya dia tentang barang ini. Dia sedikit mengutuk pada pria bertatto itu. "Pelit "

__ADS_1


__ADS_2