Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Dunia berkabung


__ADS_3

Sekarang,mari kita mundur sepuluh menit sebelum nya di pihak Lanlan.


Di belakang punggung , pertarungan berdarah sedang berlangsung tapi tiga orang ini masih tidak menyadarinya.


Lanlan masih hanyut dalam kenangan tentang dunia modern yang dia tinggalkan. Dunia yang begitu indah hanya saja dia tidak pernah berpikir akan merindukan dunia itu lagi.


Entah kenapa sejak dia mengalami konflik batin dengan dua suami ini, dia merasa kehidupan di era ini tidak lagi indah.


Di dunia modern dia juga tidak memiliki keluarga yang sempurna jadi ketika dia menemukan keluarga besar Sun, dia merasa menemukan harta karun.


"Kalian begitu mengecewakan, kupikir tidak ada gunanya bersama lagi" raut wajah yang muram jelas menampakkan perasaan Lanlan yang kecewa. Dua suami mencoba mencari alasan lain tapi Lanlan tidak akan pernah lagi bergeming.


"Tidak, meskipun jika itu benar kau bukan Lanlan yang sama, tapi kita sudah menjalani pernikahan ini , bagaimana pun kita memiliki anak anak kan? "Bantah Sun Zie.


"Anak-anak akan mengerti kenapa kita berpisah, lagipula aku punya cara untuk selalu ada dengan mereka"Lanlan masih banyak bisa menjawab dengan ringan. Meskipun tanpa dia, akan ada banyak orang yang mau mengasuh empat anaknya. Dia tidak perlu khawatir tentang itu.


"Lanlan sayang, maaf kan kami, kami tau salah tapi mari kita kembali ke awal, baik? "kata Sun Qie yang mendekat mencoba meraih Lanlan ke dalam pelukan nya. Lanlan menolak inisiatif Sun Qie, dia tidak mau terpancing emosi.


"Kembali? bisakah?" kata Lanlan bertanya seperti tersesat.


Merasa mendapat angin segar,Sun Zie berkata dengan semangat."Tentu saja bisa sayang, kau tau,aku menyukai mu sejak menikah jadi itu kau bukan yang lama, benarkan?"


Lanlan mendengus,mereka masih berpikir dia akan berbalik dengan mudah.


"Aku tidak akan berubah pikirkan, maaf" Di era modern pernah ada kejadian pernikahan bisnis. Seorang ayah atau seorang ibu kandung yang rela menikah kan putrinya kepada pemilik perusahaan lain hanya karena takut bisnisnya gulung tikar.


Ketika itu terjadi, kemana kasih sayang orang tua itu pergi. Hanya demi bisnis putri tergadai kan.


Begitu juga dengan Sun Zie yang rela menjual istri demi negara. Jika ada yang pertama pasti akan ada yang kedua kalinya. Kali ini Lanlan masih bisa mengelak, tapi bagaimana dengan yang kedua kalinya.


Mereka bertengkar lagi, tidak sadar jika pensiunan kaisar datang dari belakang. Pensiunan kaisar saat ini sedang terluka parah, tapi tekad nya sangat kuat.

__ADS_1


Karena kalut, Sun Zie memeluk lanlan dengan paksa tapi bukan untuk bernostalgia. Kali ini dia menaburkan wewangian untuk membuat lanlan tidak sadarkan diri. Dia sudah siap jika Lanlan tiba tiba kabur pergi entah kemana. Jadi tangkap dulu baru bicara kan hal ini setelah dia sedikit tenang.


"Kau.. kau kurang.. a.. ajar..! " belum beberapa detik Lanlan sudah bisa merasakan reaksi obat terkutuk itu. Kepalanya mulai berat dan matanya mulai mengelap. Dia merasakan kantuk yang amat sangat.


Lanlan selalu tau jika Sun Zie adalah orang yang licik tapi tidak menyangka jika dia bisa melakukan ini.


"Lihat saja jika obat bius ini berhenti bekerja,Awas kau Sun Zie..tunggu lah pembalasan ku. "Kata Lanlan yang masih bisa melotot kepada Sin Zie.


" Maaf sayang, kita bicara kan lagi nanti, jika kau sudah lebih tenang, baik? "


"Kakak pertama, kau..


" Tenanglah, dia akan baik baik saja! "potong Sun Zie. Hati wanita paling bauk di bujuk dengan harta dan rayuan. Biarkan hati Lanlan dingin dan buat dia jatuh cinta lagi.


Lanlan masih bisa menampar Sun Zie dengan tenaga yang tersisa, kali ini dia membenci Sin Zie dengan sangat ,benci sekali.


Buk... buk.. buk..


"Sayang, aku melakukan ini karena aku mencintaimu dengan sepenuh hati"


"Cinta? hah persetan dengan cinta mu"kata Lanlan marah. Tenaganya makin hilang dan hilang.Dia tidak kuat lagi bertahan untuk tetap sadar. Sun Zie bau.. sial.


Sementara itu pensiunan kaisar sudah mendekat, dia juga bisa melihat jika Lanlan telah di bius. Ini adalah kebetulan yang bagus. Pensiunan kaisar semakin bersemangat lebih.


Dia tidak lagi peduli dengan rasa sakit yang mendera, sesekali dia kehilangan jarak pandang. Tapi segera dia menampar kepala nya sendiri agar bisa tetap sadar.


Jalannya terseok-seok dengan pakaian yang berlumuran darah segar.Jika ini orang lain, bisa dipastikan dia sudah pingsan dari tadi.


Tapi pensiunan kaisar masih bisa berjalan tegak meski pun lamban.Dia juga menahan nafasnya sendiri agar tiga orang yang sedang bersitegang ini tidak menyadari kedatangan nya. Sampai saat ini, itu berhasil.


Belum dia bisa menebas pedang, seseorang merangkul nya dari belakang dan mereka jatuh ke tanah dengan bunyi " boom " yang kuat.

__ADS_1


Bunyi itu tentu saja membuat ketiga nya memandang ke arah pensiunan kaisar yang jatuh bersama Lancahay.


Mereka terkejut setelah tau siapa orang yang jatuh, mereka masih berjalan dua meter dari musuh. Sun Zie segera akan menerjang pensiunan kaisar tapi pensiunan kaisar masih cukup tangguh. Dia menekuk kan kaki dengan gaya mengunci kaki Sun Zie ke tanah sedangkan tangan yang masih berkerja segera menikam ulu hati Lancahay yang sedang berbaring.


Itu hanya hitungan satu detik yang berharga, Lancahay langung tewas di tempat.


Tidak berhenti sampai di situ, Pensiunan kaisar menarik kunci bom yang dia dapat kan dengan mencurinya. Ketika melihat pensiunan menarik kunci pada bom tangan itu, mata Sun Zie melebar Kali ini di a tidak bisa menghindar lagi.


Segera dia menarik Sun Qie dan Lanlan untuk menjauh tapi pensiunan kaisar tidak akan melepaskan nya begitu saja. Dia memeluk Sun Zie dan melemparkan diri ke arah Sun Qie dan Lanlan yang melihat segala nya dengan buram.


Pensiunan kaisar masih sempat mengedip kan mata nakal nya kepada Lanlan yang melemah. Dia tersenyum dengan penuh kemenangan. Lanlan yang lengah tidak kuasa untuk menghindar jadi dia yang mengantuk memejamkan mata dengan pasrah.. Selamat tinggal dunia.. Selamat tinggal..


Boom....


Bom tangan itu meledek dengan bunyi keras yang membuat seisi desa panik.


Mantan kepala desa yang bergegas ke perkuburan leluhur bersama kakek Sun, segera terkejut mendengar suara itu. Ada ledakan api di sana, api yang merah menyala membakar beberapa pepohonan di pinggir nya.


"Putra ku! " Pekik kakek Sun. Dia berlari dengan cepat sampai tidak merasakan sakit jika kakinya berdarah di sepanjang jalan. Di hatinya mereka pasti baik baik saja. Lanlan bisa kabur dengan ruang angkasa .


Sementara Sun Zie dan Sun Qie pintar beladiri. Jadi mungkin saja masih ada harapan.


Tapi semua harapan segera raib, di balik kobaran api ada lima tubuh yang terbakar api. Kakek Sun merosot ke tanah tidak lagi berharap banyak.


Orang tua wang segera meminta beberapa orang yang datang untuk memadamkan api.Beruntung ada sumur khusus yang di buat di perkuburan ini. Dengan cepat api segera padam.


Setelah api berhasil di padam kan, lima sosok mayat yang terbakar di kenali dengan cepat.


Itu mayat Lanlan dan dua suami. Yang satu lagi bisa di pastikan adalah pensiunan kaisar karena dia masih cukup berani memakai mahkota nya demi gengsi. Sedangkan mayat tanpa satu lengan di yakini sebagai Lancahay.


Seluruh desa menangis dan meratapi kematian tidak terduga itu.

__ADS_1


Kekaisaran dalam keadaan berkabung...


__ADS_2