Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Berangkat


__ADS_3

hari masih gelap ketika keluarga sun berkumpul dengan keluarga lan.Pihak lanlan terdiri dari delapan jiwa sedang kan pihak lan memiliki sembilan jiwa.Nenek lan memegang beberapa bungkus yang penuh dengan makanan dan beberapa potong pakaian. Belum yang di gendong yang di pikul dan juga ada lagi di pelukan nya.


Ini sama dengan beberapa orang dalam keluarga mereka terkecuali Huangdi menantu baru. Dia masih sama sombong nya hanya menatap kakinya tanpa membawa beban di tubuh. Wanita ini tak sabar ingin naik ke gerobak sapi.


Lihatlah cara dia naik dengan kepala mendonggak penuh percaya diri.Suami tercinta nya juga menyambut tangan nya agar bebas naik ke atas.Dengan sombong memilih tempat paling nyaman di gerobak sapi seakan gerobak ini milik nya pribadi.


Meskipun masih satu desa tapi lanlan tak pernah sekalipun berinteraksi dengan menantu baru ini.Dia juga tak tau bagaimana cara dia bergaul dalam keluarga. Dan lanlan juga tak peduli tapi dia sungguh tak nyaman dengan tingkah nya pagi ini.


Kepergian mereka kali ini adalah tentang mengungsi tapi dia masih berpikir ini adalah tamasya keluarga dan dia adalah ratunya di sini. Dia berpakaian indah layak nya putri bangsawan dengan naik manik indah di kepala. Pakaian nya dari kain asap yang tipis nan lembut berwarna biru laut.Lengkap dengan gelang Giok dan anting-anting giok berbentuk kupu kupu yang lucu. Jepit rambut kristal milik nya bergoyang cantik ketika dia berjalan.Riasan nya juga tak kalah heboh,itu tebal sampai satu inci.Cantik tapi menurut nya mungkin. Bagi lanlan ini seperti badut di karnaval.Lucu sekaligus memuakkan.


Lanlan naik setelah semua nya di rasa cukup.Ada lebih ramai orang di gerobak dan ada beberapa beban makan lagi hingga sapi jantan mau tak mau melenguh pelan.


"Oooooueooo"


Ada tiga anak di bawah umur di sini, Sun dani dan sun lie ada juga Lanbaou sepupu lanlan yang baru berusia delapan tahun.Sun lie di pangku oleh sun Yat dan sun dani di pangku oleh lanlan sedang kan Lanbaou di pangku bibi Xi istri paman pertama.


Bibi Xi orang nya pendiam tapi bisa bekerja keras, dia hanya tersenyum tipis pada lanlan dan menundukka kepala setelah nya.Hanya bibi guan yang bicara tentang pemberontakan dengan suara riuhnya.Bibi guan adalah istri paman ke dua yang merupakan ibu dari sepupu lanlan, Lancihay.


Kondisi gerobak di buat dengan kursi rendah jadi perbekalan semua di susun di bawah kursi.Beberapa lagi ada dibawah nya agar mudah di tarik nantinya.Namun si cantik yang sombong itu sengaja meletakkan kaki panjang nya di atas nya yang memungkinkan barang bawaan itu di remas dan itu tak bagus jadi lanlan menyapa nya terlebih dahulu.

__ADS_1


"Kakak ipar, hati hati lah dengan kaki mu ada beberapa makanan di situ"


"Kaki ku keram" jawabnya singkat terlihat sekali dia tak peduli tentang barang orang lain.Dia menol, menarik kakinya lagi malah menetap tajam lanlan sebagai pemilik gerobak.


"Kakak ipar kemarikan barang nya biar ku bawa saja" kata lanlan meminta dengan sopan tapi wanita itu lagi lagi menolak malah nenek lan segera berinisiatif menarik barang agar menjauh dari kaki nya. Nenek lan agak canggung dengan lanlan sendiri dan dia tak banyak bicara.Hanya bertegur sapa dengan nenek sun yang duduk berdampingan dengan nya.


Perilaku ini tak wajar menurut lanlan tapi dia harus sopan meskipun tak rela. Perjalanan dengan gerobak sapi lancar tapi orang mulai ramai sejak masuk ke kota kabupaten. Orang orang berjalan dengan lesu bergerombol di sana sini.Dari pakaian mereka yang kuning bersalut debu tebal seakan menceritakan bagaimana perjalanan sulit yang di lalui sejak beberapa hari yang lalu. Mereka dari kota sebelah.


Jalan menuju gerbang masuk memang harus melewati kota kabupaten ini.Kemungkinan besar para pengungsi sudah berjalan puluhan hari dari rumah masing-masing. Dari kota kabupaten saja memerlukan satu bulan menggunakan kuda, bila menggunakan gerobak sapi makan di butuh kan tiga bulan perjalanan. Apalagi bila perjalanan di lakukan dengan jalan kaki, bisa di bayangkan bagaimana sulitnya itu.


"Kakak Hai, kakiku capek, mari istirahat dulu, baik? " kata Huangdi pada suami nya.Sepupu lanlan ini orang nya agak pendiam tapi menurut saja dengan kata-kata istri nya. Dia segera membuka tirai dan menyapa Sun Qie yang kebetulan duduk bersama sun Zie di luar.


"Ada apa? "


"Itu.. istri ku capek jadi mari kita berhenti sebentar! "


"Ahai... kita harus buru buru, pasti kita berhenti untuk istirahat tapi nanti saat jam makan siang bagaimana?" Sun qie merasa ingin meremas otak kecil sepupu lanlan ini dan ingin melihat apa isi nya.Apa dia tak berpikir sedikit pun bahaya yang ada di depan saat ini.Bukan nya bersyukur malah selalu merasa tak puas. Andai kan ibu dan ayah menolak pergi bersama pasti keluarga ini sudah di tendang dari tadi.


"Apa tidak bisa? "

__ADS_1


"Tidak"


"Tapi....


Suara paman ke dua membuat kata kata lancahay terpotong. Ayah nya memiliki kesan buruk pada Huangdi entah kenapa.Ini buruk bahkan membuat istrinya tak senang padahal dia sudah berbuat baik pada keluarga.


" Lancahay, apa kita sedang main main di sini? Qie'er


jangan pikirkan dia, ayo jalan "Kata kata paman ke dua membuat sun qie kembali fokus ke depan tanpa bertanya lagi pada Lancahay. Dia juga tak menyukai sepupu lanlan ini.


Postur tubuhnya cukup tegak lurus dengan istri baru yang manis tapi dia sedikit malas hanya membantu semaunya saja di ladang.Awalnya bisnis es di berikan padanya tapi dia menolak dengan keras. Hanya saja dia selalu ikut menghitung keuntungan dari es ini setiap malam dan berani meminta sebongkah es untuk istrinya setiap kali.Sungguh sampah yang buruk


"Ayah Huangdi capek, dia....


" Apa kau bodoh? lihat lanlan? lihat anak anak ini? ckckckck sungguh anak yang tidak berguna. Kita barusan keluar dari kota, anak anak saja tau betapa bahaya nya di luar tapi kau... Ah"


"Sudah lah, jangan ribut.Saat ini jangan pusing kan masalah kecil.Di'er,bersabarlah sebentar lagi baik? anak anak masih kuat jadi kau pasti bisa lagi pula perjalanan masih sangat jauh kita tidak bisa berhenti lebih kerap"Nenek lan berkata lembut pada menantu baru ini sangat sangat lembut hingga telinga lanlan gatal.


Huangdi diam saja dengan bibir nya yang mengerucut ke depan. Dia tak puas....

__ADS_1


__ADS_2