Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Rencana lainnya


__ADS_3

Kedatangan ayah dan anak sun disambut dengan antusias oleh gubernur kota yang menjabat sekarang. Kabarnya karena sukses besar kali ini, gubernur ini akan dipindahkan langsung ke kekaisaran dengan jabatan yang lebih tinggi. Bagaimana tidak dia bisa begitu menghormati ayah dan anak ini.


Mendengar permintaan mereka yang masih cukup mudah untuk mengikutinya. Maka dia meminta sekretaris memilah-milah asal dari para budak yang mereka dapatkan.


Tentu saja pekerjaan ini tidak sebentar,maka ayah dan anak itu pulang dengan perasaan baik.Nanti setelah beberapa surat dokumen berkaitan budak yang berasal dari desa mereka ditemukan, maka dokumen itu akan diantar langsung ke rumahnya secepat mungkin .Karena mereka akan berangkat esok hari bersama dengan para para budak yang ada.Dengan begitu banyak orang sekaligus,maka ada puluhan gerbong besar dari negara yang diturunkan kali ini.


Melihat begitu banyaknya budak, tidak mungkin bagi ayah dan anak untuk pergi melihat secara langsung siapa dan bagaimana kondisi mereka .Semuanya akan disusun setelah lan lan sampai ke daerah tersebut. Rencana awal hanyalah untuk membawa pergi para budak membersihkan beberapa lokasi yang layak huni.


Ketika hari mulai gelap tiba-tiba dua paman datang ke tempat lain dan setelah makan malam. Mereka dengan sabar duduk di ruang tengah menunggu lan lan datang. Tentu saja ayah mertua lan lan tahu dengan siapa sebenarnya dua paman itu datang untuk bertanya.


" paman ada apa?"tanya lalan ketika dia melihat dua pamannya datang untuk menemuinya.


"Begini keponakanku,kami telah berbincang dengan keluarga yang lain dan ibu juga setuju .Maka kami secara ikhlas akan ikut denganmu ke bukit lapin. Tetap aman bersama"


Paman ketiga juga mengangguk setuju dengan kata kata kakak nya ini.


"Benarkah kalian mau ikut kami?" kawasan itu kosong jadi benar benar memerlukan lebih ramai orang nanti. Bukan hanya pekerja tapi juga penduduknya.Begini banyak pekerjaan sekaligus.


"Tentu saja benar "kata paman pertama lagi dengan yakin.


"Oh kalau begitu aku ikut senang paman, sebenarnya aku ingin mengajak kalian juga tapi aku sedikit ragu. Ketika kita pergi itu artinya kalian akan harus melepaskan tanah asli kalian di desa"


"Tidak apa-apa jika kita akan memulai segalanya dari nol dan paman yakin kita akan sukses besar nanti"

__ADS_1


"Terima kasih karena paman begitu percaya kepadaku. Kalau begitu nanti aku akan memberikan tanah dengan sama banyaknya dengan tanah paman di desa bagaimana? "janji lanlan.Dia memerlukan tangan sekarang. Lebih ramai lebih baik.sungguh nyaman bekerja dengan orang yang kita kenal apalagi dua paman adalah orang yang jujur.


Dengan gelar putri daerah artinya lanlan memiliki hak penuh mengatur tanah yang ini di serahkan pada yang ini. Atau tanah ini di jual dengan yang ini.Mau di sewa ataupun di biarkan begitu saja. ini hak seorang putri daerah. Negara berlepas diri dari hak mengatur pertanahan kawasan putri daerah. Lanlan memiliki tanggung jawab membayar sepuluh persen pada negara setiap tahun, selain itu tidak ada lagi. Semua milik pribadi lanlan sebagai putri daerah.


"hahaha..baiklah kalau begitu pengaturannya .kami akan menunggu janjimu ya hahaha" paman ke-tiga tentu saja dia senang. Tidak akan rugi mengikuti lanlan di masa depan. Ini dia tahu ketahui ketika mengikuti lanlan dan dengan jujur saja di perjalanan itu dia jadi yakin bagaimana kemampuan anak itu.


Bisa melewati identitas saputri daerah adalah hal membanggakan dari keluarganya meskipun lanlan sudah menikah ,tapi jelas-jelas lanlan adalah anggota keluarga mereka. Jadi bagaimana mereka tidak akan bangga untuk berbicara kepada orang-orang kemudian hari.


"Jadi bagaimana pengaturan mu, apakah kami akan ikut dengan suami dan ayah mertua mu besok? "tanya paman.


" Boleh-boleh saja paman pertama,kalau itu yang paman mau.Maka biarkan lanbao nenek dan bibi mengikuti kami nantinya"


"baik "jawab paman pertama yang senang dengan keputusan ini.


"baik" jawab lanlan ikut bangkit untuk mengantarkan dua paman pergi. Tiba-tiba lanlan mendengar pintu diketuk dari luar.tentunya sun yat yang tidak melakukan apa-apa bergegas keluar untuk membuka pintu.Kemudian dia datang kembali dengan setumpuk dokumen. Lanlan benar, ada beberapa penduduk desa yang dijual atau menjual diri dan terjaring masuk ke dalam anggota budak di khusus untuk lanlan ini.


"oh ini kertas apa ?"tanya paman lanlan.


"paman pertama, begini paman. Sebenarnya mengenai seribu orang budak itu , lanlan telah meminta prioritas para budak dari desa kita. Jadi inilah dokumen-dokumen nya.Tinggal cap jari di sini maka mereka akan jadi milikku. hahaha .."


"Benarkah ini kalau begitu bisakah paman ikut melihat-lihat siapa siapa saja yang terjaring kali ini? "


"tentu saja paman, itu tidak salah, silahkan "jawab sun Qie segera. Mereka kembali duduk dan berkumpul di meja makan. Beberapa dokumen tersebar di sana.

__ADS_1


mereka memilih milih dan melihat satu persatu sambil mengenang wajah-wajah dari nama-nama yang ada. Terkadang mereka tertawa terkadang mereka sedih.kali ini yang paling menyedihkan adalah kepala desa wang dia benar-benar menjual dirinya kali ini entah bagaimana ini lengkap satu keluarga besar.


"Oh pasti nya kepala desa shok berat jika tau dia jadi bawahan kita, hahaha" ayah mertua sampai sakit perut tertawa.Lanlan tidak berpikir akan memperbudak orang orang. Jadi semua akan baik baik saja. Hanya saja keberadaan dokumen ini akan memastikan kesetiaan seseorang seumur hidup.


"Membolak balik beberapa dokumen membuat mereka mengenang kembali cerita masa lalu. Ini sedikit bernostalgia. Ada juga beberapa lelaki muda yang katanya adalah teman sepermainan Tiga suami di waktu kecil di desa.


" Hah lihat ini siapa? "


"Siapa? "


"Ini bukan kan gadis kerabat kulit suami ke tiga, namanya...


" Jangan sebut kan, aku jijik. oh bukan kah kita memiliki hak mengubah nama para budak?"Sun yat yang memilih diam sejak awal akhirnya buka suara.Dia tidak ingin mengingat masa lalu yang tidak enak.


"Ya"


"Nah cari nama lain, aku tidak menyukainya"katanya lagi. Semua orang tertawa hanya sun Qie yang panas dingin, apa jangan jangan 'dia' terjaring juga. Semoga tidak. Dia tidak ingin memicu kemarahan keluarga.


" Nanti begitu sampai di sana, mintalah para budak di kelompok mengikuti bakat masing-masing.Bukan ikut usia, ingat ini.Beberapa orang melek huruf juga akan menempati beberapa pos besar"


"Baik, katakan saja apa yang harus di lakukan nanti"


"Jalan harus di bersihkan terlebih dahulu setelah rumah besar"

__ADS_1


"Baik lah, itu pasti"


__ADS_2