
Mata penuh kebencian terpancar dari mata Lanlan dan dua suami tapi apa yang mau di kata.Kekuatan absolute ada di tangan Kaisar saat ini.
Andai pandangan bisa membunuh bukan tidak mungkin Kasim di depan nya ini akan sekarat.
"Segera bersiap karena selir lanniang akan berangkat ke ibu kota sekarang juga! " katanya acuh tak acuh. Dia melirik putri ohh Selir lanniang yang terlihat angkuh sebelum nya.
Sebagai seorang kasim yang selalu ada di sisi Kaisar, dia selalu tau apa apa yang menjadi pemikiran nya baik. secara langsung ataupun tidak.Jadi dia yang paling tau apa yang terjadi sebenarnya.
Kasim mendapat perintah agar Selir lanniang segera di bawa ke istana begitu dekret di baca tanpa ada penundaan.Sejatinya Kaisar telah membaca kekuatan Sun Zie dan itu tidak kecil sama sekali.
Hanya saja sekuat apa pun Sun zie di mata kaisar,itu adalah seekor semut yang bisa di pijak kapan pun dia suka.Semut ini telah berandai andai menjadi gajah.Sekarang Kaisar berlaku jujur dengan bertindak "Tunjukkan siapa tuannya."
Jika Sun zie benar benar setia, kenapa hanya karena wanita dia berpaling arah.Seseorang yang kesetiaan nya begitu besar maka bukanlah wanita tapi nyawa pun siap di korban kan kapan pun di manapun itu .Tapi kesetiaan Sun Zie tidak lebih besar dari keliman rok wanita rendahan.
Bukan Kaisar jatuh cinta atau terpana dengan kecerdasan nya tapi ini adalah ujian bagi sebuah kesetiaan dan kebenarannya terlalu pahit.Dulu di pikiran Kaisar tidak ada yang kesetiaan nya melebihi seorang jenderal besar tapi dia salah besar.
Maka jangan salah kan Kaisar berperilaku tidak adil karena momok sebenarnya adalah wanita licik di depannya ini.Kaisar Yang Agung sudah berbaik hati membawanya ke istana belakang tapi dia adalah wanita yang tidak pandai bersyukur.
Selain itu dia juga mampu membuat pangeran mahkota yang polos dan selalu mengikuti aturan jadi pemberontak dengan pemikiran anehnya. Sekarang ini di istana sudah tidak kondusif lagi.Anak dan ayah sedang perang dingin. Dan itu di sebab kan oleh seorang wanita muda dengan empat botol minyaknya.
Hidup ber mewah-mewahan setiap hari dan di keliling lelaki muda yang kuat.Martabat apa yang pantas untuk wanita yang memalukan seperti ini. ihh najis...
Mata nya memandang Lanlan seperti melihat kotoran di pinggir jalan.Adapun Lanlan memandang seperti Kanker yang harus di singkirkan.
__ADS_1
"be.. berangkat sekarang? "kata Lanlan gugup. Haruskah di pergi sekarang,ohh masih ada ruang ajaibnya untuk kabur.Tapi Sun Qie harus di beri tau agar tidak khawatir, jika tidak takut nya dia akan berbuat nekat.
"Ya sekarang juga"
"Ahh biarkan aku bersiap siap dulu, baik? "dia harus mencari celah agar bisa berbicara dengan Sun Qie tapi Kasim ini bersikeras.
"Tidak perlu, istana kami penuh dengan harta benda yang berharga jadi Selir tidak perlu repot repot. Jika memang mau minta saja gubenur baru mengirimkan nya ke ibu kota.Kita tidak punya waktu banyak jadi ayo pergi" dia bahkan tidak memberikan waktu untuk Lanlan berganti pakaian yang lebih layak.
Seorang gadis pelayan yang entah dari mana tiba tiba dayang mendekati nya dan mengulurkan tangan membimbing nya berjalan menuju gerbong kereta. Gerakan nya lembut tapi sedikit memaksakan kehendak nya pada Lanlan. Kulit putih Lanlan langsung memerah karena di tarik dengan kasar.
"Tidak benar, tuan izin kan aku untuk berpamitan dulu pada yang lain, baik? "Lanlan pikir dia kan menenangkan dua suami terlebih dulu. Dia yakin akan bisa kembali dalam sekejap mata.
Cari waktu sebentar dan kabur ke ruang angkasa lalu tunggu beberapa hari sebelum keluar. Itu aman dan tidak bisa di lacak orang. Tapi Kasim tidak akan mau repot mengizinkan dia pergi berbicara pada kedua nya. Dia hanya mendengus kesal.
"Selir adalah milik Kaisar sekarang, bertemu orang yang tidak relevan hanya nakan membuat rumor buruk, Selir ke lima, tolong perhatikan sopan santun anda"
Dia merasa kesetiaan nya juga di uji di sini. Kaisar memerintah kan agar wanita ini di bawa serta merta dari bukit lapin secepatnya agar segala yang di rencana kan terlaksana tanpa kendala apapun. Meski pun dia tidak mengerti tapi Kaisar adalah seseorang yang berpandangan ke depan, jadi dia lebih tau apa yang terbaik.
" Tidak, kami tidak punya waktu tersisa.Ayo cepat lah kita akan berangkat "dia melirik dan memberi isyarat kepada gadis pelayan agar segera masuk ke gerbong. Tak sampai semenit kusir segera menggertak kuda agar berlari dengan kencang.
Ini sebuah penculikan....
Semua terjadi dengan cepat, tidak ada sepuluh menitan.Sun Qie terkesiap dan bergerak untuk mengejar nya tapi tubuhnya begitu sakit. Jangan kan berlarian berjalan saja di sudah selambat keong.
__ADS_1
Hanya suara serak nya yang terdengar di alun alun.Dia menjerit tanpa malu dilihat orang lain.Sekarang dia begitu malu untuk melihat dunia lagi.Bagaimana bisa....
Dunia nya yang dulu indah sekarang telah runtuh tiba tiba tanpa bisa di cegah lagi. Kepala nya yang sudah pusing akibat kehilangan banyak darah membuat dia tidak bertenaga lagi. Hanya bisa terpuruk di alun alun, diam dalam waktu lama.
Tidak ada lagi Lanlan yang manis, tidak adalagi anak anak yang dia besarkan di telapak tangan.Tidak ada lagi orang tua yang selalu memberikan kata kata penyemangat dan sekarang harta yang din kumpul kan dengan susah payah juga pergi jadi apa lagi yang tertinggal. Apa lagi yang bisa hilang...
Tidak.. ini tidak mungkin benar terjadi..
Katakan ini hanya lah mimpi buruk, dewa. apa yang harus di lakukan lagi,tolong bantu ya dewa...
Tidak, ini mimpi, ayo bangun, bangunn....!!!
Pada suatu waktu dia di kejutkan oleh panggilan sekretaris nya yang datang dari samping dengan wajah pucat pasi. Dia tersadar karena panggilan ini.
"Tuan.. tuan ke tiga.. dia pingsan. tuan."itu suara sekretaris nya.Sun Qie berusaha mencerna apa yang di katakan sang sekretaris. Pada menit selanjut nya dia baru menyadari apa yang barusan di ucapkan nya. Dan dia terkejut sekali.
"Apa? pingsan?"Mata sun Qie melotot tidak percaya, dia melihat kesehatan Sun Yat memang menurut beberapa hati ini tapi dia masih kuat tidak mungkin untuk memicu kambuhnya penyakit lama yang sebenarnya hampir pulih ini.
"Ya tuan, itu dia. Wajahnya tidak sehat sejak kemaren dan hari ini seperti nya keadaan nya memburuk tuan" katanya keras, dia amat menyanjung keluarga ini. Meski pun kaya tapi tidak sombong dan menghargai para budak selayaknya seorang manusia biasa.
Jika keluarga ini jatuh, apa kabar para budak yang telah merasakan kenyamanan selama tinggal di bukit lapin ini. Dia adalah salah satu budak yang akan jatuh juga jika keluarga ini terancam bahaya.
"Bantu aku, cepat lah" Sun Qie yang terluka tidak bisa berjalan seperti biasanya.Tapi dia terlalu khawatir akan Sun Yat yang memang memiliki penyakit bawaan sejak dari lahir.
__ADS_1
Penyakit nya tidak pernah kambuh lagi sejak Lanlan masuk ke keluarga Sun jadi dia seperti melupakan suatu fakta bahwa adiknya ini tidak baik baik saja.
"Sun Yat adikku, bertahan lah sedikit lagi....