Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
nenek penjual jamu


__ADS_3

Gini menangis di pintu rumahnya,dia baru selesai di marahi oleh neneknya sepanjang pagi.Iyu benar gini pemuda desa yang sudah tua.


Di usia tiga puluhan dia masih belum bertemu dengan jodoh nya.


Bukan dia tidak punya uang ,dia maha memiliki lahan sawit sebanyak empat hektare di satu tempat .Masih di desa yang sama tempat dia tinggal.


Hanya saja dia berkulit hitam legam,hanya mata dan gigi saja yang putih. Dia juga mempunyai penyakit kulit bawaan .


Kulitnya akan melepuh jika terkena air dingin ,karena itu dia kerap takut untuk mandi.Jadi secara otomatis tubuhnya berbau tidak sedap.


Sudah jelek hitam,penyakit pula.Gadis mana yang akan kecantol.


Hanya gadis matre yang mau menandangnya tapi itu pun ada gelagat jijik di mata mereka.


Dia telah menolak beberapa calon, lebih tepatnya di tolak mentah mentah...


Jadi Gino selalu rela kehilangan banyak uang dari panen sawit demi untuk pengobatan kulit nya.Dia mau jika itu terdengar bagus.


Tapi satu minggu yang lalu, dia dengan iseng membeli beberapa bahan yang biasa di buat jamu oleh nenek nya.


Nenek begitu sayang kepada Gino meskipun dia penyakitan.Semua keluarga juga terkesan menghindari nya terkecuali di hari besar seperti lebaran,para saudara menutup hidung demi amplop merah besar.


Dia membenci para saudara tapi jika itu di balik mungkin dia juga akan bertindak sama dengan mereka.


Dia membeli kunyit yang bermasalah


Harga perkilo nya lima puluh ribu, di tambah ongkir masih sembilan puluh ribu sekian sekian...


Guno ingat betapa marahnya nenek ketika menerima kunyit termahal di dunia itu.


Itu hanya kunyit buka emas tau...


"Cucu bodohh mau maunya di bohongin.Kau pikir duit itu daun apa?"kata nenek ketika dia menerima paket itu .


"Nenek ini tidak mahal,katanya sangat mujarab,buka kunyit biasa!"kata Gino membeli diri.


Dia membeli bahan jamu termasuk lah daun sirih.Padahal nenek juga menanam sirih di sudut halamannya.


Dia sakit jadi nenek suka membuat jamu untuk mendukung kesehatan ya tapi itu semua dia sia belaka. Hanya demi menjaga hati nenek maka dia meminum jamu buatan nenek nya setiap hari.


"Dasar cucu bodoh,ahh sudahlah ,sini akan nenek bikin jamu yang pahit untukmu,biar tau rasa kau,cucu bodoh. Awas kalau di buang!"ancam nenek Gino .


Nenek pergi ke dapur untuk menarik jamu.


Biasanya Gino minum jamu setiap mau tidur Kata nenek akan lebih efektif jika di minum di malam hari.Jadi dia tidak menolak sama sekali.Ini adalah cinta nenek.


Tapi Gino terkejut ketika minum jamu,ini tidak pahit dan serat seperti jamu pada umumnya. Ada manis manisnya seperti di iklan...


Anehnya lagi,baunya sedikit istimewa...


Gino pikir ini lah keistimewaan barang mahal.Dia menghabiskan hampir satu juta hanya untuk bahan jamu ini.

__ADS_1


Ketika bangun tidur,hal pertama yang dia lakukan adalah mandi.Dia mandi seperti biasanya dan juga kerahasiaan seperti biasanya tapi ketika biasanya duduk di depan nenek untuk mengambil sarapan nya ,dia heran.


Neneknya melongo...


"Nenek ada apa?"


"Gin..apa mata nenek sudah buta ya,ini kenapa kulit mu lebih baik dari semalam?"


Gino tidak percaya tapi segera mencari cermin di kamar nya.Nenek juga berlarian untuk melihat reaksi sang cucu.


Memang kulit gino masih hitam sehitam pantat panci tapi kulit yang melepuh semakin kecil Anehnya lagi dia lupa,tadi di mandi air dingin.


Biasanya jika mau mandi, nenek harus memanaskan air trrlebih dulu tapi pagi tadi nenek lupa. Dia ketiduran , mungkin lelah dengan aktivitasnya semalam.


Nenek memiliki imsomnia, tapii kenapa dia tidur seperti pingsan sampai pagi.


Apa karena jamu itu,dia selalu ikut minum jamu yang dia sedih untuk cucunya Gino jafaai dia menyeduh satu gelas kecil untuk dirinya sendiri, tapi pada hanya karena jamu?


"Nenek..kulit ku tidak apa apa nenek,padahal ramai aku mandi air dingin lho?"


"Jamunya...ini pasti karena jamu itu,hahahaha tidak sia sia aku membelinya dengan mahal hahahaha "


Sejak itu di amin jamu setiap malam dan penyakit bawaan nya kian sembuh.tapi semua perlu waktu,gino masih harus minum jamu lagi untuk masa yang lama.


Dia masih punya stok jika dia hektare ini akan bisa menyeret untuk tiga bulan kedepan.


Rapi semalam nenek minta di pesanan lagi bahan jamunya.Padahal dia belum panen.Hatga sawit jatuh dengan tajam.


Kabarnya alami harga di toko itu,juga naik.Kemaren kunyit masih di kisaran 50 ribu taoi semalam ketiak dia ingin memesan sudah anak.mejadi 70 ribu.


Jika di tambah dengan ongkir , berapa duit..


Jadi dia tidak memesannnya dan itu membuat nenek nya marah lagi.


"Nenek tidak mau tau,ayo pesan lagi sana. Kali ini harus sepuluh kilo masing masing .Nah,untuk sirih nya pesan yang bubuk saja"kata nenek memaksa.


Ada item baru di toko itu bahan jamu dalam bentuk bubuk.Jika anda ingin minum jamu tinggal ambil bubuk ini ambil bubuk itu campuran dan sedih dengan air hangat.Beres dalam sekejap.


Masih bagus jika di pakai untuk masker wajah,ambil bubuk yang anda mau tambah kan putih telor dan setitik madu oles dan tunggu.Mudah ,tidak ribet dan masih hemat biaya.


Kata yang punya toko,rasa dan kualitas masih sama tidak jauh berbeda.


Ini murah dan mudah.


Tapi nenek bersikeras membeli bahan mentah ya saja kecuali daun sirih yang sekarang bisa di beli dalam bentuk bubuk.


Anehnya lagi,Gino tidak lagi minum jamu,tapi memakainya di tubuh saat akan tidur. ini mirip seperti wanita yang pergi untuk luluran.


Nenek bilang supaya meresap dan kulit bisa lebih putih.


Gino percayalah tapi kenapa stok isa cepat habis,apa segitu besarnya jarak antara di minum dengan di pakai untuk luluran.

__ADS_1


Gino mengeluh uangnya sudah tipis..


Jadi Gino mengalah dan pergi ke ruang tamu.Betapa heran nya gino ketika melihat beberapa tamu yang datang.Mereka umumnya adalah orang seusai dengan neneknya.


Yang membuat Gino heran bukan tamu,tapi pada gelas yang di meja.


Nenek menyambut tamu dengan jamu.


Serius..??


Demi wajah neneknya, Ginontidak bertanya , hanya fokus untuk memesan seperti yang neneknya minta. Meskipun sekarang dia sudah tidak punya uang tapi dia akan panen sawit dua hari lagi.Kemudian hasil bisa dia gunakan untuk membayar pesanannya itu .


Ini semuanya untuk nenek tersayang.Bokek...bokek deh..


satu persatu tamu kembali ke rumah masing-masing jadi gino bertanya kepada neneknya perihal jamu yang di suguh kan untuk menggantikan peran kopi dan teh itu.


Nenek malu malu menjawab pertanyaan Gino.


" itu tidak gratis ,nenek menjualnya kepada mereka dan mereka menyukainya"


"Apa,nenek jual jamu, oh nenekku sayang tidak akan enak tahu kau berapa harga pokoknya itu mahal dan tidak akan cukup untuk modal" pantas aja stok jamu cepat habis ,rupanya nenek menjual jamu di belakang punggungnya. Apa sekarang nenek kekurangan uang pikir gino.


" Tidak ,nenek pikir semua akan kembali dengan cepat. Lagi pula ini sangatmembantu para orang tua seperti nenek . lihatlah pak tua joni itu , lutut nya itu terkadang lemas dan berdenyut jika di malam hari tapi sekarang sejak dia meminum jamu buatan nenek ,dia tidak merasakan sakitnya sama sekali"


"Bagaimana dengan kakek tio mu,yang mengidap kencing manis. Tapi sejak minum jamu buatan yang nenek, penyakit kencing manisnya tidak pernah kambuh lagi .Padahal semalam dia tidak sengaja membuat luka di jari dan itu tidak menjadi masalah .Dia terkejut dan ingin terus melanjutkan minum jamu buatan nenek hahaha"


Gino tidak percaya dengan pendengarannya, kenapa neneknya sekarang menjadi lihai seperti seorang seles penjual jamu.


" baiklah, baiklah aku percaya apa kata nenek . Tapi berapa harga per gelas yang nenek jual ,bagaimana itu bisa membuatnya balik modal ?" tanya gino kepada neneknya.


Nenek menjawabnya ragu-ragu " ini 50.000 bergelas"


" apa ?50 ribu? tapi nenek apa mereka mau membayar sebanyak itu hanya untuk satu gelas jamu ?"


"Mereka memangbmau membayarnya" jawab nenek sumringah.


Kemudian nenek menjelaskan lagi. Sejak dia menjual jamu itu kepada para tetangganya ,dia telah menghasilkan lebih dari lima juta rupiah. Ini adalah lima kali lipat dari harga pembelian bahan.


Bukan hanya para lansia yang memberi jamu buatannya ,banyak juga wanita-wanita muda yang mempunyai keluhan untuk organ intim. Mereka memilih untuk membeli jamu dengan banyak ekstrak daun sirih.


Katanya itu ampuh untuk menyembuhkan penyakit organ intim wanita .Tapi itu juga ampuh untuk membuat organ intim kembali remaja dan semakin legit.


Jamu buatan nenek yang mahal menjadi obat mujarab.


Gino terpana sekaligus berbinar cerah..


Bisnis baru yang menjanjikan ayo pesan lagi jangan sepuluh kilo ,pesan lagi dua puluh kilo sekalian.


Yang dia tidak tahu adalah masalah lulur yang dia pakai setiap malam . Itu adalah sisa dari ampas jamu yang dibuat oleh neneknya .Jadi secara tidak sadar dia adalah tong sampah yang berharga...


Nenek yang dulu menyayanginya, sekarang tidak lagi berpikir untuk memberinya jamu demi kesehatan .Melainkan ampas jamu Neneknya berpikir, sayang juga memberikan 50 ribu secara sia-sia kepada cucunya ini .Sedangkan sisa ampas jamu juga memiliki efek yang sama.

__ADS_1


Hahaha ,gino yang malang,tidak tau jika neneknya sudah menjadi seorang nenek yang egois dan bermata duitan...


__ADS_2