Gadis Pertanian Ajaib

Gadis Pertanian Ajaib
Wajah lain bukit lapin


__ADS_3

Lebih dari satu minggu setelah hari pengangkatan kaisar yang baru berlangsung, sebuah kapal besar mendekat ke arah bukit lapin. Itu adalah kapal dari keluarga Sun dan anak-anak.


Melihat dari kejauhan kota bukit lapin, hati mereka tergerak dan merasa ingin menangis. Perjalanan ini sungguh sulit dan terasa jauh tapi pada akhirnya mereka bisa kembali dengan selamat.


Dua lansia saling berpelukan erat demi melihat kota bukit lapin ini.Mereka merasakan kerinduan yang teramat sangat. Betapa inginnya hati ini untuk melihat tiga putra terbaik itu. Hanya saja mereka tahu bahwa satu diantaranya sudah tidak ada lagi di dunia ini.Tapi itu tidak memutuskan harapan mereka untuk melihat dua yang lain.Apalagi dengan menantu perempuannya yang ternyata adalah titisan seorang dewi dari klan kura-kura yang memiliki berkah luar biasa. Satu ruang angkasa yang ajaib.


Bagaimana mereka tidak berterima kasih atas berkah yang mereka baru tahu ini karena ruang ajaib inilah mereka masih hidup sampai sekarang dan bisa pulang ke bukit lapin dengan selamat.


Dengan rahmat yang luar biasa ini,bukan tidak mungkin bagi mereka untuk menghindari semua malapetaka yang akan datang di masa depan. Hanya saja mereka pasti tidak menyangka bahwa bukit lapin sekarang sudah tidak lagi sama seperti sebelumnya.


" Bagaimana keadaan mereka sekarang? apakah dekrit Kaisar sudah tiba? "


" ku rasa begitu, tapi semua orang akan baik-baik saja. Bukan kah mereka cukup pintar.Apalagi dengan lanlan bersama mereka. Hanya saja kita telah kecolongan satu putra "kata kakek sedih .


Dia paling tidak menyangka bahwa putranya yang paling kecil akan pergi terlebih dahulu. Semua orang pasti mengerti perasaan ini. Perasaan ketika orang berambut putih mengirim orang berambut hitam ke akhirat.


"Kita tidak melihat dia pergi pada hari terakhirnya tapi akankah Lanlan menyimpan abunya untuk kita lihat? "


" Tentu saja benar begitu ,wanita tua"


" Suamiku aku masih ingat dulu, bagaimana Sun Yat begitu aktif belajar menjahit...hahaha, dia bilang dia tidak pandai melakukan sesuatu di luar rumah jadi berniat untuk belajar bersama ku , bersembunyi seharian demi menyulam dengan beberapa benang di tangan. Terkadang aku berpikir apakah ketika lahir dia memiliki jenis kelamin yang salah. Mungkin seharusnya dia lahir sebagai seorang wanita benarkan? " nenek Sun berkata sambil mengeluarkan air mata.Dia begitu ingat dengan memori bersama Sun Yat,itu seakan-akan terjadi baru semalam.


" Aku tidak tahu itu tapi aku hanya ingat bagaimana cara dia memasak.dia itu pintar memasak hingga mengalahkan keahlian mu di dapur. Apa kau ingat sejak menikah Lanlan belum pernah memasak makanan untuk kita selain dari menghasilkan uang ..hahaha. .!!"lelaki tua itu sedikit tertawa rapi juga merasa pedih di ulu hati.


"Bagaimana aku lupa, suamiku.Sejak aku sakit dia sudah mengambil alih tugas sebagai wanita tua di rumah. Aku sungguh beruntung bisa melahirkan putra sebegitu cakap, hanya saja ....dia berumur pendek"keluhnya lagi.

__ADS_1


Kedua negara berbicara tentang kisah masa lalu. Terkadang mereka tertawa tapi terkadang juga mereka menangis dalam diam. Tiga Putra yang telah menjadi bola mata pengarang jantung.satu telah pergi jangan sampai dua lagi mengalami hal yang sama begitu cepat.


Dengan kontrak yang telah ditandatangani bersama dengan dewa naga, mereka jelas bisa melihat bagaimana perkembangan putra dan para cucu mereka dalam waktu yang lama.Meskipun jiwa telah berpisah dari badan tapi mereka tetap ingin terbaik untuk semua keluarga.


Sekarang dua lansia ini bertekad akan mengumpulkan seluruh ilmu pengetahuan yang ada di setiap era dan menyimpannya di ruang angkasa. Agar kelak bisa digunakan oleh penerus mereka selanjutnya.


Kali ini Sun Lie dan Sun Dani juga ikut menonton dari tepi geladak kapal dan ingin melihat dengan jelas pantai bukit lapin. Di pantai inilah adalah posisi terakhir mereka berpisah bersama orang tua.Tetapi hari ini mereka akan kembali dan berkumpul untuk selama-lamanya.


Walaupun dengan kembali ke sini, berakibat dirinya harus tetap bersembunyi dari mata orang-orang,dia rela. Yang penting dia bisa berkumpul dan bertatap muka dengan ibu ayah dan dua paman.


Sekarang dia punya tempat persembunyian yang indah. Tempat dimana hanya dia dan keluarganya yang bisa masuk.


Di bukit lapin,dia punya begitu banyak teman dan kerabat. Tapi di negeri kekaisaran F dia tidak memilikinya sama sekali. Jadi seburuk buruknya tempat adalah di bukit lapin.


"Kakak perempuan, Akhirnya kita pulang! "kata Sun Dani pelan, dia meraih jemari kakak perempuan nya dan menggenggam nya dengan erat.Mata mereka saling bertemu dan mereka tersenyum karena nya.


"Ya, sungguh tidak sabar ingin bertemu ibu.Mari berharap semua akan baik baik saja! "


"Bagaimana wajah ibu nanti jika melihat kita pulang? apa dia akan marah besar? "


"Tidak akan, kita punya alasan untuk itu, bukan. Lagipula kakak belum pernah melihat ibu marah pada kita" Lanlan memang selalu memberi nasehat panjang lebar dan meminta mereka berdiri di lorong semalaman jika memang mereka membuat kesalahan. Tapi memukul secara fisik tidak pernah sama sekali.


"Ahh kakak perempuan, kau membuat aku bertambah rindu dengan ibu hahaha" mereka tertawa sepanjang hari sejak bisa melihat bukit lapin dari kejauhan.Ketika kapal akan mendekati pantai,mereka bergegas mengambil empat anak dari"kamarnya "


"Adik, kita pulang"

__ADS_1


"Benarkah, ada ibu?"


"Ya sayang, ada ibu, ayah dan paman juga"


"Hahaha kita pulang, horeee.. kita pulang" empat anak tertawa dan menari di lantai kapal dengan gembira. Mereka benar benar merindu rumah dan semua orang.


Ketika kapal berhenti tiba-tiba tapi tidak mencapai jembatan mereka saling berpandangan apa yang terjadi. jadi kakek datang bertanya kepada seseorang yang bertugas sebagai nakhoda kapal.


"Tuan besar, jembatan putus"


" apa putus jelaskan kepadaku? "


Nenek Sun bertanya tapi kakak Sun segera berlari ke ujung kapal yang lain. Dia terkejut melihat kenyataan bahwa jembatan itu memang telah putus seperti terbakar.


Jembatan ini dibangun begitu kuat, sekitar empat ratus meter dari bibir pantai. ini menjadi jembatan yang paling kokoh yang ada di kota bukit lapin tapi sekarang kondisinya sungguh menyakitkan sekali.Dia bahkan tidak bisa melihat di mana ujung jembatan yang asli.


Setelah boleh tanya pada akhirnya sebuah perahu kecil diturunkan. dengan perahu ini keluarga sunda run dan mendekati sipir pantai.


Betapa terkejutnya mereka ketika mereka melihat tidak hanya jembatan itu tapi juga kondisi pantai sangat menyedihkan.


Hotel tepi pantai yang begitu megah dan indah, sudah tidak ada lagi. Sekarang hanya meninggalkan sisa-sisa hotel dan puing-puing yang hitam legam menunjukkan mereka telah mengalami kebakaran yang parah.


Meskipun tidak ada asap yang tertinggal,tapi ini sudah jelas. Hanya saja kenapa suasana nya aneh, pantai sekarang dalam. keadaan kosong tanpa siapa pun. Seolah olah tempat ini tidak lagi berpenghuni.


"Nenek.. kakek.. apa yang terjadi?? "

__ADS_1


__ADS_2