
Akibat dari menonton sandiwara abal abal-abal, Lanlan melupakan semua rasa kesal di hatinya yang dia simpan selama berbulan-bulan.
Ingatan akan seorang gadis kecil yang kurus dengan rambut kuning dan kering membuat dia tersenyum dalam waktu yang lama.
Gadis yang entah kapan mampu membuat hatinya menghangatkan.Sun lie selalu berpikir jika Lanlan ibu yang baik dan sangat menyayanginya. Tetapi sebenarnya itu sangat bertolak belakang. Lanlan adalah seseorang yang anti sosial. Hanya ingin hidup mengikuti arus.
Di kehidupan sebelum nya dia tidak memiliki ikatan hati dengan siapa pun. Dia bukan anak yatim-piatu yang di temukan di panti asuhan.
Dia adalah seorang gadis desa yang hampir sama dengan Sun lie di masa lalu.
Lahir di desa yang berpenduduk jarang.Lokasinya sangat jauh dari desa lain. Sekitar dua jam jika anda memakai sepeda motor.Jalan nya juga tidak bagus, berlubang di mana mana.
Lanlan di besarkan oleh ibu yang sudah menikah lagi sejak usianya tiga tahun. Tetapi ayah memiliki sejumlah tanah yang telah di letakan di atas nama lanlan sebelum dia meninggal.
Jadi sebenarnya ibu dan ayah tirinya tinggal di rumahnya setelah menikah. Mereka punya satu anak lelaki yang lanlan lupa dengan namanya.
Ibu selalu berat sebelah, Lanlan adalah orang terakhir yang akan menerima barang seperti baju dan makanan enak. Dia tau tapi tidak berdaya.
Suatu hari ketika Lanlan lulus SMA, dia ingin melanjutkan ke jenjang berikutnya akan tetapi ibu menolak dengan alasan tidak punya uang. Biaya kuliah itu cukup mahal.
Lanlan langsung kecewa karena Ibu lebih memilih adik lelakinya, membeli kan nya sebuah laptop baru di saat yang sama.
Laptop dengan harga dua belas juta.Meskipun ada laptop dengan harga lebih murah tapi anak itu menangis seharian. Alasannya di SMA semua teman-teman nya memakai laptop dengan model itu.
Berapa harga laptop itu, sedangkan kuliah Lanlan masih mendapatkan tawaran Beasiswa.Inilah alasannya hati lanlan mulai acuh tak acuh terhadap orang sekeliling nya.
Meskipun Lanlan kecewa tapin dia juga tidak berdaya, sampai lah suatu pagi dia menemukan kop surat yang berisikan semua berkas tentang peninggalan ayahnya termasuklah rumah yang mereka tempati
Baru lah lanlan mengerti jika selama ini dia memiliki harta yang tidak sedikit. Tetapi ayah tirinya menjualnya sedikit demi sedikit demi menutup hutang bisnis nya yang merugi.
__ADS_1
Menurut catatan, ibu baru saja menjual tanah atas namanya dengan tanda tangan palsu. Harga nya masih lima puluh juta yang seharusnya cukup untuk Lanlan kuliah.
Tetapi ibu memilih membeli kan laptop dari pada kuliahnya sendiri.
"Ini harta ayah ku, milik ku sendiri"
Lanlan marah dan menangis seharian. Dia membenci ibu yang berbuat semena mena. Sejak kecil dia selalu mengalah untuk aduk lelakinya tetapi sekarang tidak lagi.
Setelah hari itu ,Lanlan pergi ke kota untuk meminjam uang kepada bank dengan jaminan semua sertifikat tanah dan rumahnya.
Dengan untuk pinjaman itu, Lanlan terbang ke ibu kota untuk mengambil kuliah dengan beasiswa. Sejak itu juga lanlan sama sekali tidak pernah pulang lagi ke kampung halaman nya.
Lanlan juga tidak pernah menelpon ke rumah dan tidak peduli dengan rumah dan tanah yang dia jadikan jaminan hutang.
Sampai lanlan bekerja dengan gaji mahal, dia lebih memilih tinggal di apartemen dari pada kembali berkumpul dengan keluarga besar yang tidak membantu nya sedikit pun.
Dia tetap dengan sikap anti sosial sejak itu. Bekerja dan pulang. Bekerja dan pulang. Hanya pergi ke luar kota jika mendapatkan tugas dari kantor.
Pasangan yang di maksud bukan dari era yang sama.Lanlan terkejut ketika baru sadar dirinya telah menyebrang ke dunia lain.
Tetapi dua bersyukur karena mendapatkan suami tampan tiga saudara sekaligus. Ada bonus dia bocah kecil yang selalu menganggapnya seorang ibu.
Sebenarnya Lanlan tidak pandai bergaul dengan orang lain.Dua anak ini sudah cukup pandai membawa dori sendiri jadi dia tidak pernah di repot kan.
Tetapi keluarga Sun membawanya seperti Giok mahal. Membiarkan kan nya bersantai seharian tanpa bekerja. Lanlan tahu, mereka memperlakukan nya dengan begitu banyak. Hanya karena dia bisa melemparkan ide-ide bagus yang bisa menghasilkan pundi pundi uang.
Itu tidak masalah karena lanlan memiliki banyak ide lagi yang dibagi. Toh bukan dia yang menciptakan, Lanlan adalah plagiat terbesar yang pernah ada.
Dia hanya ingin hidup santai tanpa khawatir tentang apapun.Sun dani dan Sun lie memandang nya sebagai ibu sungguhan. Tetapi Lanlan hanya menganggapnya sebagai hiburan pembunuh waktu.
__ADS_1
Di era ini tidak ada hiburan seperti televisi, radio atau pun pergi ke teater dan sebagainya. Jadi menghibur anak-anak sama seperti dia menghibur dirinya sendiri.
Tidak sampai dia memilki anak yang lahir dari rahimnya sendiri Rasanya sangat berbeda. Perasaan yang tidak pernah dia miliki sejak di kehidupan sebelum nya, bisa tumbuh hanya dengan melihat wajah mereka.
Begitu grlar di dapat dan bukit lapin di kuasai. Lanlan memiliki ide untuk mengembangkan nya lebih maju demi emat bayi nya kelak.
Sebab itulah lanlan menjadi serius dalam beberapa hal. dia melupakan Sun lie dan Sun dani di dalam perkembangan nya. Tetapi dua anak masih muda tapi sudah berpikir dewasa.
Alih alih marah, mereka memilih untuk menjaga adik adik dan bersekolah di saat yang sama. Mereka menghabiskan waktu tanpa mengganggu kesibukan Lanlan.
etika telanjang kehilangan anak-anak yang berangkat ke negeri orang baru di situlah dan dananya dari hatinya telah dipenuhi oleh keluarga sun.
Lanlan begitu merasakan rindu bukan hanya kepada empat anak yang dilahirkan nya dengan susah payah. dia entah bagaimana juga merindukan dua saudara itu. Begitu juga dengan ayah dan ibu mertua yang selalu baik.
Dua orang lansia itu tidak pernah mengangapnya sebagai seorang menantu melainkan seorang anak yang selalu dibelai di dalam rumah.
jika terjadi perselisihan dalam hubungannya dengan tiga suami dua lansia itu selalu lebih membela dirinya daripada anak-anaknya sendiri. lanlan selalu berpikir jika mereka melakukan itu karena mereka membutuhkan dirinya untuk hidup lebih kaya dan nyaman. .
Akan tetapi dia salah besar.
Semua perasaan itu jelas ketika dua lansia membawa pergi semua anak-anak dari sisi nya. Lanlan sebenarnya merindukan semua orang tanpa terkecuali.
Bukan keluarga Sun yang bergantung kepada dirinya melainkan dirinya lah yang bergantung kepada keluarga Sun. Seperti nya hidup tanpa keluarga Sun, seperti makan tanpa nasi. Selalu merasa ada yang kurang.
Itu benar.
Keluarga Sun sudah menjadi narkoba untuk dirinya ,dia sudah terlanjur ketagihan dan sulit untuk melepaskan diri. Tanpa keluarga Sun, hidupnya terasa monoton sama seperti di kehidupan sebelum nya. Bersama mereka hidupnya penuh dengan warna.
Lanlan membenci dua suami tetapi dia juga merindukan keduanya di saat yang sama. Benci dengan perilaku yang berputar putar tetapi rindu dengan sentuhan dan cara mereka melayani nya setiap hari.
__ADS_1
Meski pun dia lari menjauh tetapi dia tidak pernah bisa pergi. Entah kapan lanlan telah menjadi bagian dari keluarga Sun.
Mari pulang dan kembali pada keluarga mu...